cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnaldimensidkv@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25027425     EISSN : 25497766     DOI : https://doi.org/10.25105/jdd
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain was published by Faculty of Art and Design Trisakti University in 2016. This journal is published regularly 2 (two) times a year, every April and October. Articles in Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain include knowledge, studies, research, intellectual ideas and ideas related to the science of art, culture especially those related to Visual Communication Design, such as advertising, graphic design, digital multimedia, typography, illustration and photography. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa is published both in print and online versions. The aim of Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain to publish original papers , conceptual frameworks, analytical and simulation models, case studies, empirical research, and book reviews .Also to develop and communicate widely the development of art and design theoretical and pragmatic.
Articles 163 Documents
PERIODISASI TEMA LUKISAN KACA BAMBANG SONJAYA Akkapurlaura Akkapurlaura
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.898 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v1i2.1357

Abstract

Abstract Periodization Theme of Bambang Sonjaya’s Glass Painting. Glass painting is one of the distinctive artwork in Cirebon. This kind of painting is using glass as a medium to paint. The development of glass painting in Cirebon showed a significant improvement since the launch of coaching program of small and medium enterprises by local government. One of the small business craft that had been building is glass painting in Cirebon. Thisstudy aims to identify the object’s changes of glass paintings by Bambang Sonjaya. This study is using a qualitative approach with literature methods and interview to collecting data. The results show that Bambang Sonjaya is different from other artists in Cirebon in the rule of painting and the technical approach to paint. Bambang Sonjaya is using glue to create texture in his painting. Also Ustad Buya Yahya’s large impact to BambangSonjaya is giving the influence of Islamic hadiths in the work so Bambang’s painting style is more to syar’i. It is shown through periodization of Bambang Sonjaya’s glass painting that existed in 1999-2014.AbstrakPeriodisasi Tema Lukisan Kaca Bambang Sonjaya. Lukisan kaca merupakan salah satu karya seni khas Cirebon. Lukisan ini menggunakan kaca sebagai media untuk melukis. Perkembangan lukisan kaca Cirebon memperlihatkan peningkatan yang cukupberarti, sejak pemerintah daerah melalui instansi terkait banyak meluncurkan program pembinaan usaha kecil dan menengah. Salah satu usaha kecil kerajinan yang terusdibina adalah lukisan kaca Cirebon. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahanobjek pada lukisan kaca karya Bambang Sonjaya. Metode yang digunakan adalahpendekatan kualitatif dengan metode literatur dan wawacara untuk pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukan bahwa Bambang Sonjaya adalah seniman yang berbedadari seniman lainnya di Cirebon dari aspek aturan berkarya dan teknis pembuatan karya.Bambang Sonjaya memiliki teknis berupa penggunaan lem yang dapat membuat teksturpada sebuah lukisan. Selain itu adanya pengaruh Ustad Buya Yahya terhadap BambangSonjaya, membawa pengaruh hadist Islam dalam berkarya sehingga gaya lukis BambangSonjaya lebih ke syar’i. Hal ini ditunjukan melalui periodisasi yang ada pada lukisankaca karya Bambang Sonjaya tahun 1999-2014.
FESYEN SEBAGAI GAYA HIDUP MASYARAKAT KOTA Studi Kasus: Gaya Hijabers Community Yayah Rukiah
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1660.878 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v1i2.1358

Abstract

AbstractFesyen as City Lifestyle (Study Case: Hijabers Community Style). Hijab or veil in Islam is very obliged to all women or muslim. Today the veil or hijab is a lifestyle to urban women. According to David Chaney, lifestyle function as style, ordinances, or how to use the goods, place and time, typical of particular groups of people, which relies heavily on cultural forms, although it is not the totality of social experience. Lifestyle describe the “whole person” in interacting with the environment. Lifestyle describethe entire pattern of someone in the act and interact in the world. Currently the veil or hijab phenomenon is no longer enough simply be understood solely as an expression ofpiety. However, for some people the modern, muslim clothing itself does not change as the turn of the fesyen sense to dress. Hijabers Community is a community of people whosparked the veiled hijab style today. Due to the existence of this Community Hijabers many styles or how to use the hijab is more modern but still syar’i.AbstrakFesyen sebagai Gaya Hidup Masyarakat Kota (Studi Kasus: Gaya Hijabers Community). Hijab atau berjilbab dalam agama Islam sangat diwajibkan untuk semua wanita atau muslimah. Saat ini jilbab atau hijab menjadi gaya hidup wanita perkotaan.Menurut David Chaney, gaya hidup merupakan gaya, tata cara, atau cara menggunakan barang, tempat dan waktu, khas kelompok masyarakat tertentu, yang sangat bergantungpada bentuk-bentuk kebudayaan, meskipun bukan merupakan totalitas pengalaman sosial. Gaya hidup menggambarkan “keseluruhan diri seseorang” dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi di dunia. Saat ini fenomena kerudung atau jilbab tidak cukuplagi hanya dipahami semata-mata sebagai ungkapan takwa. Akan tetapi, bagi sebagian kalangan orang modern, busana muslimah itu sendiri tidak ubahnya seperti pergantianselera mode berpakaian saja. Hijabers Community adalah suatu komunitas orang-orang berjilbab yang mencetuskan gaya hijab saat ini. Dengan adanya Hijabers Community inibanyak gaya atau cara menggunakan hijab yang lebih modern tapi tetap syar’i
TIPOGRAFI VERNAKULAR PADA WARUNG TENDA KAKI LIMA DI JAKARTA Taufiq Akbar; Agung Zainal Muttakin Raden
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.43 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v1i2.1359

Abstract

AbstractVernacular Typhography on Street Market Tents in Jakarta. Jakarta is the capitol city of Indonesia, which became one of urban destination for people from supporting district like Bogor, Tangerang, Bekasi, and Depok. Before and after colonialism, there is lots of culture assimilation from many ethnic and parts of nation. One the effect of vernacularism is typography vernacular that spread out at tents of street market.This research is analyzing the hierarchy, contrast, and main principles of typography (readability, legibility, clarity, and visibility) of the banner of street market’s tents. Thisanalysis is to know the vernacular typography in street market’s tents which are applying indirectly the hierarchy system, contrast, and main principles of typography. The resultof this research is the banner of the street market is one of the specific identities of street market’s food vendor from time to time.AbstrakTipografi Vernakular pada Warung Tenda Kaki Lima di Jakarta. Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia yang telah menjadi tujuan bagi masyarakat urban yang bermukim di kota-kota penyangganya seperti Bogor, Tangerang, Bekasi danDepok serta daerah-daerah lain di Indonesia. Sejak zaman sebelum kolonial dan setelah kolonial banyak asimilasi budaya dari berbagai etnis dan suku bangsa. Pengaruh sertabudaya yang dibawa oleh masyarakat urban multietnis tersebut memberi pengaruh yang sangat besar. Karya-karya vernakular di Jakarta, salah satunya adalah tipografi vernakular yang terpampang pada tenda-tenda pedagang kaki lima. Dalam penelitian ini dianalisis spanduk pada tenda pedagang kaki lima berdasarkan hirarki dan kontras serta prinsip pokok tipografi (readability, legibility, clarity, dan visibility). Analisis iniuntuk mengetahui tipografi vernakular pada spanduk tenda pedagang kaki lima yang secara tidak langsung telah menerapkan sistem hirarki dan kontras serta prinsip pokoktipografi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa spanduk kaki lima merupakan salah satu cirri dan identitas pedagang kaki lima sejak dulu hingga sekarang
TREN FLAT DESIGN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Marsha Anindita; Menul Teguh Riyanti
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.322 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v1i1.1816

Abstract

AbstractFlat Design Trend in visual Communication Design. Visual communication design is how human being is communicating with visual image.Every designer has characteristic in their work, but in the last few years flat design appeared in visual communication design artworks. Many big and reputable companies used flat design such as Microsoft, Apple, Google , KOmpas , and many more. The flat design is very different from previously existing trend beacuse it formed simplicity by removing all forms of graduation effect, shadows, glossy and other. There are some who assume flat design is the implementation of a minimalist stykle and linked it with the famous Swiss Style in the 1940s until the 1950s. This paper expalined more about the development and application of a flat design in visual communication design  AbstrakTren Flat Design Dalam Desain Komunikasi Visual. Desain Komunikasi Visual menjelaskan tentang bagaimana manusia berkomunikasi melalui citra visual. Setiap desainer memiliki ciri khas berbeda dalam setiap karyanya. Dalam beberapa tahun belakangan flat design atau desain datar cukup banyak muncul pada karya-karya desain komunikasi visual. Banyak perusahaan-perusahaan besar dan ternama menggunakan flat desain dalam karya-karyanya, seperti Microsoft, Apple, Google, KOmpas dan lain-lain. Flat desain jauh berbeda dari tren yang sudah ada sebelumnya karena gaya desain ini membentuk kesan sederhana dengan membuang segala bentuk efek gradasi, bayangan, glosy dan lain-lain. Ada yang menganggap flat design adalah implemenatsi dari h=gaya minimalis dan mengaitkannya dengan The Swiss Style yang terkenal pada tahun 1940-an sampai 1950-an. Makalah ini memaparkan lebih dalam mengenai perkembangan maupun penerapan flat design dalam desain komunikasi visual 
MODEL PELUKISAN ILUSTRASI DI DALAM SERAT BABAD SINDUJOYO M.Wahyu Putra Utama
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1388.898 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1874

Abstract

Abstrak Ilustrasi di dalam babad Sindujoyo merupakan hasil kebudayaan masyarakat Jawa yang memiliki karakteristik visual dalam perwujudannya. Karakteristik di dalam ilustrasi dapat diidentifikasi dari penggambaran figur yang meliputi: penggambaran figur manusia, binatang, tumbuhan dan alam sekitar, bahasa komunikasi gambar, serta penyusunan bentuk (figur) ke dalam bidang gambar. Identifikasi penggambaran ilustrasi di dalam babad Sindujoyo menunjukkan karakteristik model penggambaran yang memiliki konsep pelukisan di dalamnya. Model pelukisan yang memiliki kaidah dalam menggambar dapat memberikan pemahaman serta pengetahuan mengenai gaya pelukisan etnik khususnya di Jawa, karena model pelukisan yang sama juga terdapat di dalam naskah-naskah kuno Jawa lain yang tersebar di berbagai daerah. Melalui pendekatan penelitian berbasis seni (art base research) dan metode dalam menganalisis menggunakan interaksi analisis kesimpulan adalah penggambaran yang terdapat di dalam ilustrasi babad Sindujoyo memperlihatkan ciri dari pelukisan etnis yaitu berbeda tempat, berbeda jarak, dan berbeda waktu, dilukiskan dalam satu bidang gambar dengan spesifikasi adegan dan setting pendukungnya. AbstractIllustrations in the Chronicle Sindujoyo is the result of culture of Javanese people who have visual characteristics in its realization. Characteristics in the illustration can be identified from the depiction of the figures include: the depiction of human figures, animals, plants and natural surroundings, the language of communication, as well as images of the preparation shape (figures) into the area of the image. Identification of the depiction of the illustration in the Chronicle of Sindujoyo shows the characteristics of a model that has a depiction of a metaphorical concept in it. Model representations that have rules in drawing can provide understanding and knowledge about ethnic painting style, especially in Java, because the same model representations are also found in ancient Javanese texts other that spread over a wide area. Through research-based approach to art (art research base) and methods in analyzing use interaction analysis of conclusion is the depiction of the illustration showed a Sindujoyo Chronicle of the representations of different places, namely the ethnic, different distances, and different time, painted in one area of an image with the specifications setting the scene and his supporters.
PERAN KOMPOSISI PADA FOTO EDITORIAL DISNEY DREAM PORTRAIT SERIES¬ KARYA ANNIE LEIBOVITZ Yana Erlyana
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.206 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1875

Abstract

Abstrak Dunia kreatifitas dalam fotografi adalah sebuah petualangan pencapaian visi dari sang fotografer. Setiap orang melihat dan mengartikan dunia secara berbeda-beda. Dalam fotografi bukanlah sekedar merekam sebuah sisi dari subyek atau sekedar menangkap momen yang tepat akan tetapi juga mengolah unsur-unsur estetik dari subyek dengan mengatur pencahayaan dan komposisi yang baik. Komposisi terdiri dari beberapa format elemen visual. Sebuah fotografi dapat dihasilkan dengan lebih efektif dan bermakna dengan pemahaman komposisi yang baik. Pada kajian ini penulis akan mengangkat Annie Leibovitz, seorang fotografer yang paling berpengaruh di dunia, yang membuat editorial sebuah seri editorial photography berjudul "Dream Portrait" yang berkolaborasi dengan para selebriti pada dongeng disney untuk mempromosikan Disney Parks "Year of a million Dreams." Kajian ini menganalisis jenis-jenis komposisi yang digunakan dan menilai komposisi yang paling banyak digunakan pada seri fotografi ini. Pengumpulan data dilakukan melalui buku dan artikel yang membahas tentang teori fotografi, buku tentang fotografi, serta sumber dari Internet mengenai teori yang berkaitan dengan materi pembahasan serta yang berhubungan dengan seri fotografi tersebut. Penulis menguraikan penggunaan komposisi pada tiap foto yang Annie Leibovitz gunakan dalam mendukung keberhasilan dan penyampaian pesan dan makna foto. Dengan demikian kajian ini dapat menambah pengetahuan tentang teori maupun prinsip fotografi lainnya yang dapat membantu untuk membuat suatu cerita editorial foto yang lebih baik.  AbstractPhotography is not only a simple record of the real world, but becomes a complex creation of art and an image medium that also gives meaning and message. The quality of a good photo is not only beauuse of its clear picture but also because of its proper lighting and also its good composition. Composition contains the elements of an image in a format. An image can be produced more effectively and meaningfully with an understanding of good composition. Composition is an instrument for a photographer to take the viewer beyond the experience of “peeking through someone else’s window". Since 2007, Annie Leibovitz is one of the most influential photographer in the world, has created an editorial photography series name "Dream Portrait", featuring celebrities in Disney fairy tale scene to promote Disney Parks " Year of a million Dreams". The purpose of this paper is to find what kind of compositions in this series used mostly and how it works influencing the image and story in each of photographs. With qualitative research method in this study, the authors search the data and information from books, the electronic media associated with the photography series. Based on this research, we clarify the use of composition in each photographs that results that we are looking to add insight about the various theories and principles of photography that help us to make editorial story photography better
KAJIAN MOTIF TENUN SONGKET MELAYU SIAK TRADISIONAL KHAS RIAU Sasya Lestari; Menul Teguh Riyanti
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.441 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1876

Abstract

AbstractThe Analysis of Malay Siak Traditional Songket Weaving Motifs from Riau. Riau is one of the provinces in Indonesia that have Malay culture which still maintained and preserved until now. One of the cultures is the Malay Songket Weaving. Songketis from Siak and has a variety of motifs, colors and meanings that reflect way of life of the mankind. However, the times make people choose songket in terms of beauty, so the philosophy contained in songket is not considered. Songket is supposed to be the pride of Riau society, especially the younger generation which is expected to be the successor to the Malay culture. The lack of love for the culture and lack of adequate information makes the younger generation are less interested in this songket cloth. Knowledge on the meaning of motifs and colors on songket is needed so that Riau society and futuregenerations will not forget the philosophy that contained in the songket. The analysis of the traditional Melayu Siak weaving use descriptive qualitative method and source of references. Data collecting method is observation and interview. The result of thisanalysis is the knowledge of philosophy and value in the Melayu Riau weaving motifs.AbstrakKajian Motif Tenun Songket Melayu Siak Tradisional Khas Riau. Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki kebudayaan Melayu yang masih terjaga hingga sekarang. Salah satu dari kebudayaannya adalah Tenun Songket Melayu Riau. Kainsongket ini berasal dari Siak dan memiliki beragam motif, warna serta makna yang mencerminkan pandangan hidup umat manusia. Namun, perkembangan zaman membuat masyarakat memilih kain songket dari segi keindahan, sehingga falsafah yang terdapat dalam kain songket tidak lagi diperhatikan. Minimnya kecintaan akan budaya serta kurangnya informasi yang memadai membuat para generasi muda kurang tertarikakan kain songket ini. Pengetahuan akan makna dari motif serta warna pada kain songket diperlukan agar masyarakat Riau serta generasi penerusnya tidak melupakan falsafah yang terdapat didalamnya. Kajian motif tenun songket Melayu Siak tradisional ini dilakukan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan referensi kepustakaan. Pencarian data ditunjang dengan observasi dan wawancara. Hasil dari kajian ini adalahpemahaman terhadap falsafah dan nilai yang terkandung dalam motif tradisional tenun songket Melayu Riau tersebut.
KEINDONESIAAN DALAM STIKER SOEKIRMAN TUKANG PARKIR Riky Azharyandi Siswanto; Lingga Agung
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.887 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1877

Abstract

Abstract Line Stickers is used in order to simplify texting communication in Line Messenger app. The message simplification will be more effective if the stickers design has a cultural value that suitable with the users. Because of that, in 2015, LINE messanger Indonesia held a competition on Line stikers Design contest with “Indonesian locality” as the theme. Among the 10 finalist choosen, Soekirman The Parkingman is the most interesting character due to the way the designer shows the “indonesian locality” in a very different way, compared to the common assumption on the theme. The Researchers saw the complexity on “power” and “knowledge” in the character. Soekirman The Parkingman is design upon a very unique value of Indonesian locality which is show the very “genuine “. Abstrak                                                              Stiker adalah salah satu peringkas pesan dalam messenger apps. Peringkasan pesan melalui stiker tersebut akan menjadi efektif jika stiker tersebut memiliki nilai kebudayaan yang sesuai dengan penggunanya. Oleh sebab itu, pada tahun 2015, LINEMessangerIndonesia mengadakan kompetisi desain karakter stiker yang bertema keindonesiaan.Dari 10 finalis yang terpilih, stiker Soekirman Si Tukang Parkir adalah stiker yang paling menarik perhatian karena menampilkan keindonesiaan melalui karakter Tukang Parkir. Stiker tersebut secara tidak langsung menampilkan sesuatu yang beda dalam visi keindonesian yang umum. Peneliti melihat adanya perkelidanan yang kompleks antara kuasa dan pengetahuan di dalamnya. Dengan kata lain,stiker Soekirman Si Tukang Parkir merupakan sebuah kontruksian berdasarkan kuasa dan pengetahuan keindonesiaan yang dianggap berbeda tersebut. Sehingga keindonesiaan yang ditampilkan secara subtil ke dalam bentuk stiker Line tersebut secara tidak langsung justru menampilkan keindonesiaan yang berbeda, bahkan yang ‘sesungguhnya’
ANALISIS ILUSTRASI BARONG PADA MEDIA PROMOSI JAVA JAZZ 2015 Teuku Giara Gaesaro Syah; Elda Franzia Jasjfi
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.702 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1878

Abstract

AbstractThe development of music industry marked by the increasing number of the music event held nowadays. In terms of music festival that was held every year, the development of updates in social media which help publish those events. One of the biggest event held annually is Java Jazz Festival. Java Jazz Festival 2015 with the theme "Exploring Indonesia" with Barong Bali as it’s icon. Barong used as icon to represent the island of Bali that is full of culture and art. This theme became the purpose of the organizers who wanted to show Indonesian culture to international musicians. This paper explores the promotion media of Java Jazz Festival 2015 which used the barong illustrated in it. The method is visual element analysis. The result is that the Barong illustrated using vector techniques and using contemporary color tones. The successful existence of a brand cannot be separated from the company's success in communicating the culture and values of the company to the members of the organization.  AbstrakPerkembangan industri musik saat ini ditandai dengan semakin banyaknya terselenggara acara  musik. Ditinjau dari festival musik yang digelar setiap tahunnya, tidak luput dari perkembangan berita terkini di media sosial yang bantu mempublikasikan acara-acara tersebut. Salah satu event terbesar yang digelar setiap tahunnya yaitu Java Jazz Festival. Java Jazz Festival 2015 mengangkat tema “Exploring Indonesia” dengan Barong Bali sebagai ikonnya. Barong dijadikan ikon untuk merepresentasikan pulau Bali yang penuh dengan budaya dan seni. Tema ini menjadi maksud tujuan pihak penyelenggara yang ingin memperlihatkan budaya Indonesia kepada para musisi internasional. Makalah ini membahas media promosi Java Jazz Festival 2015 yaitu ilustrasi barong yang terdapat pada media promosi tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis elemen visual. Hasil dari analisis adalah bahwa barong diilustrasikan dengan menggunakan teknik vektor dan menggunakan nada warna yang kekinian. Keberhasilan eksistensi suatu brand atau acara tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan perusahaan dalam mengkomunikasikan budaya dan nilai-nilai yang dimiliki perusahaan kepada masyarakat. 
RELASI NILAI PERUSAHAAN PERIKLANAN DENGAN HASIL KARYA KREATIF IKLAN Budi Sriherlambang; Angela Oscario; Fithor Faris
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.661 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v2i1.1880

Abstract

AbstractThe Relation of Advertising Agency’s Value to Creative Advertising. Every advertising company, multinational or national, has different value as their characteristic. Those value impact the way of view and working system of division in the agency and in the end impact to the advertising output. In the literature, the corporate value only connects to the advertising communication strategy. But the advertising production has not stop in the advertising communication strategy phase. It is also important to translate the communication strategy to creative idea and execute visually. Creative idea and visual execution is the pinpoint of brand communication to the consumer. In advertisingagency, the creative idea and visual execution from creative team is also in the corridor of corporate value. But in the meantime, there is no literature talk about the relation ofadvertising agency value to creative idea and visual execution of advertising although it can help Visual Communication Design students to explore advertising world as the corridor in understanding idea process and visual exploration. This research will explore the values of multinational and national advertising agency and analyzed it to find the relation of value to creative idea and advertising visual execution.AbstrakRelasi Nilai Perusahaan Periklanan dengan Hasil Karya Kreatif Iklan. Tiap perusahaan iklan, baik multinasional maupun nasional, menganut nilai yang berbeda, yang merupakan ciri khasnya. Nilai tersebut mempengaruhi cara pandang dan cara kerja seluruh divisi yang pada akhirnya mempengaruhi output karya iklan. Dalam literatur yang sudah ada, nilai perusahaan hanya dikaitkan dengan strategi komunikasi iklan yangdihasilkan. Padahal proses pembuatan iklan tidak hanya berhenti di tahap perancangan strategi komunikasi iklan. Hal yang tak kalah penting ialah menerjemahkan strategikomunikasi menjadi ide kreatif dan kemudian dieksekusi secara visual. Ide kreatif dan eksekusi visual merupakan ujung tombak komunikasi sebuah brand terhadap konsumen. Dalam perusahaan iklan, ide kreatif dan eksekusi visual sebuah iklan adalah tanggung jawab tim kreatif, khususnya seorang art director. Secara logika, ide kreatif dan eksekusi visual yang dihasilkan tim kreatif tentu juga berada dalam koridor nilaiyang dianut perusahaan. Namun demikian, selama ini belum ada buku yang membahas relasi nilai perusahaan dengan ide kreatif dan eksekusi visual karya iklan. Padahal pembahasan tersebut dapat membantu mahasiswa/i Desain Komunikasi Visual yang mendalami dunia iklan sebagai koridor dalam memahami proses ideasi dan eksplorasi eksekusi visual. Oleh sebab itu penelitian ini akan mengupas nilai-nilai yang dianutperusahaan iklan multinasional maupun nasional dan kemudian menganalisanya untuk menemukan relasi nilai dengan ide kreatif dan eksekusi visual karya iklan.

Page 2 of 17 | Total Record : 163