cover
Contact Name
Wiwiek Fatmawati
Contact Email
wiwiek@unissula.ac.id
Phone
+628122857551
Journal Mail Official
jurti@unissula.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung Jl Kaligawe KM 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURTI Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20897561     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURTI (Jurnal Teknik Industri UNISSULA) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah dibidang teknik industri yang mecakup manufaktur, manajemen industri dan sistem infromasi manajemen industri. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. JURTI menerima artikel ilmiah dari penelitian yang berkualitas baik dari peneliti, dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template yang jurnal JURTI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022)" : 7 Documents clear
Analisis Tekno-Ekonomi pada Produksi Nanopartikel Emas (AuNP) dengan Metode Biosintesis menggunakan Sargassum horneri pada Skala Industri Thyta Medina Salsabila Erlangga; Asep Bayu Dani Nandiyanto; Meli Fiandini
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.489 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.103-110

Abstract

Biosintesis nanopartikel emas (AuNP) menggunakan ekstrak Sargassum horneri (SH) dinilai lebih ekonomis dan terbukti menghasilkan nanopartikel emas yang berperan sebagai katalis dalam degradasi zat warna. Oleh karena itu, produksi nanopartikel emas perlu dikembangkan dalam skala industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek biosintesis nanopartikel emas menggunakan ekstrak Sargassum horneri dalam skala industri. Metode evaluasi ekonomi menggunakan analisis terhadap beberapa parameter evaluasi ekonomi seperti Gross Profit Margin (GPM), Break Even Point (BEP), Cumulative Net Present Value (CNPV), Payback Period (PBP), dan Profitability Index (PI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skala industri, jumlah produksi Nanopartikel Emas dalam setahun adalah 132 L. Total harga yang dibutuhkan untuk produksi nanopartikel emas dalam setahun adalah USD 8.573.006,05, dengan penjualan tahunan USD 13.200.000, sehingga total biaya adalah USD 4.626.993,95 USD per tahun. Dalam kondisi ideal, analisis PBP menunjukkan bahwa proyek akan menguntungkan pada tahun ke-3, dan analisis PI menunjukkan bahwa biaya modal awal dapat diperoleh kembali dari tahun ke-3. Analisis terhadap beberapa kondisi tidak ideal menunjukkan bahwa kerugian proyek dapat terjadi. Berdasarkan evaluasi ekonomi, proyek ini dapat dilakukan dengan mengantisipasi kerugian yang akan terjadi akibat perubahan beberapa kondisi ideal.
Analisis Beban Kerja Menggunakan Metode Workload Analysis (WLA) Untuk Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja Optimal Wahyu Widhiarso; Nasyith Fahmi Ramadhani Zein; Maria Gratiana Dian Jatiningsih
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.026 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.70-80

Abstract

Terdapat suatu usaha manufaktur yang berjalan dibidang produk minuman jahe kemasan botol kaca. Dalam proses pengolahan produksi telah terjadi ketidaksamarataan beban kerja yang diterima oleh pekerja. Ketidaksamarataan ini dipengaruhi adanya aktivitas pada para pekerja yang berbeda-beda dari segi lamanya waktu pengerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beban kerja dan menentukan kebutuhan jumlah pekerja optimal berdasarkan beban kerja pada bagian produksi sirup wedang jahe. Penelitian ini menggunakan workload analysis. Perhitungan waktu siklus menggunakan stopwatch time study yang dilakukan secara repetitive timing. Selain itu, ditentukan juga rating factor dan allowance pada setiap kegiatan proses yang dikerjakan oleh pekerja. Berdasarkan hasil perhitungan, maka didapatkan pada proses pencucian jahe diusulkan penambahan 1 pekerja, proses penggilingan dan penyaringan jahe diusulkan menambah 4 pekerja, sedangkan proses labeling dan pengemasan diusulkan penambahan 1 pekerja. Diagram fishbone digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab beban kerja tinggi.
Perencanaan Preventive Maintenance Mesin Crane Dengan Pendekatan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Aufansyah Nurroif; Dini Retnowati
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.182 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.111-119

Abstract

Tingginya waktu downtime mesin crane di salah satu perusahaan manufaktur produsen baja billet menyebabkan terganggunya kelancaran proses produksi. Untuk mengatasi hal ini serta untuk mencapai kestabilan performa crane, maka perlu adanya tindakan perawatan yang intensif pada setiap komponen crane. Metode Reliability Centered Maintenance (RCM), digunakan untuk mengetahui interval waktu perawatan dan untuk mengetahui dampak positif dilakukannya perawatan terencana. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada 4 komponen kritis pada mesin Crane Abus yang perlu memperoleh prioritas tindakan perawatan dengan periode waktu interval perawatan untukmasing-masing komponen sebesar 44,5 jam untuk motor 3 phase, 13,6 jam untuk komponen brake, 149,16 jam untuk komponen MCB 1 Phase dan 101,69 jam untuk komponen. Dengan adanya tindakan perawatan terencana juga dapat memberikan penghematan biaya perawatan sebesar ± 88%.
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) Dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) Rini Ayu Puspita Puspita; Akhmad Syakhroni; Nuzulia Khoiriyah
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.073 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.120-127

Abstract

Penelitian ini dilakukan padah perusahaan yang bergerak di bidang furniture dengan berbagai macam produk seperti meja, kursi, lemari, sofa, tempat tidur dll. Sistem yang digunakan perusahaan yaitu sistem make to order diterapkan berdasarkan permintaan konsumen. Perusahaan ini sering mengalami beberapa kendala dalam pelaksanaan kegiatan supply chain berupa keterlambatan pengiriman bahan baku, proses produksi, hingga pengiriman produk ke konsumen mengalami keterlambatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengukuran kinerja rantai pasok perusahaan yang bertujuan untuk mengetahui kinerja rantai pasok perusahaan, mengidentifikasi masalah, dan mengidentifikasi perbaikan kinerja. Metode yang digunakan adalah SCOR (Supply Chain Operation Reference) DAN Fuzzy AHP (Fuzzy Analytical Hierarchy Process). Dalam metode SCOR, pengukuran didasarkan pada lima proses inti, yaitu Plan. Source, Make, Deliver, Return dan dijelaskan oleh indikator kinerja utama yang dinyatakan dalam bentuk atribut individu dan indikator kinerja utama (KPI). Selain itu, setiap indikator ditimbang menggunakan metode AHP fuzzy. Hasil penelitian ini terhadap kinerja keseluruhan CV Sekar Langgeng memperoleh nilai akhir kinerja SCM sebesar 88 dengan kategori skala > 80 (baik). Namun, masih terdapat beberapa indikator yang masuk dalam kategori rata-rata, seperti Timly delivery performance supplier dengan skor 66,8, Kepatuhan terhadap jadwal produksi dengan skor 60, Kinerja pengiriman tepat waktu oleh perusahaan dengan skor 74,4.
Evaluasi Pengendalian Risiko pada Pengujian Remotely Operated Vehicle (ROV) dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Chandra Putra; Nurul Ilmi; Taufiq Rahman
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.686 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.81-93

Abstract

Remotely Operated Vehicle (ROV) merupakan teknologi bawah air untuk pekerjaan seperti investigasi, pengendalian dan pemeliharaan infrastruktur yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Industri minyak dan gas lepas pantai menggunakan ROV untuk pengerjaan pengeboran dan layanan konstruksi bawah laut. Oceaneering Internasional Incorporated dengan fokus utama pada industri minyak dan gas dituntut untuk memastikan ROV yang dikirim ke bawah laut berfungsi dengan baik dan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pengguna jasa. Pada pengujian ROV teridentifikasi pengujian ROV dengan tingkat risiko rendah hingga ekstrim. Penelitian ini menggunakan Metode HAZOP untuk mempelajari pengujian ROV dari aspek operasional kemudian melakukan identifikasi bahaya dan mengkategorikan bahaya berdasarkan hazard wheel. Melalui metode ini juga dapat menentukan tingkat risiko serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko berbasis hirarki kontrol. Hasil penelitian ini diketahui persamaan kategori bahaya berbasis hazard wheel dengan pengujian saat ini dan data insiden hingga kecelakaan kerja selama 5 tahun terakhir dengan kategori bahaya gravity yang paling mendominasi. Berdasarkan penilaian risiko pada pengujian ROV, didapati pekerjaan dengan risiko sedang memiliki presentase 28 persen, risiko tinggi 25 persen, risiko rendah 25 persen dan ekstrim 22 persen. Rekomendasi pengendalian risiko agar dapat diterapkan untuk mengurangi potensi bahaya.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index Terhadap Kedai Kopi X di Kabupaten Tasikmalaya Halim Qista Karima; Dina Rachmawaty; Encep Fauzi Sidik
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.827 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.94-102

Abstract

Perkembangan bisnis kedai kopi dipengaruhi oleh perkembangan sosial ekonomi masyarakat dan pergeseran gaya hidup. Kondisi inilah yang memacu untuk tumbuhnya kedai-kedai  kopi  dengan mengusung  berbagai macam konsep  dalam  upaya  meningkatkan  kepuasan  konsumen. Kedai kopi X merupakan salah satu kedai kopi yang berada di kabupaten Tasikmalaya yang termasuk dalam tahap perkembangan. Terjadinya penurunan jumlah konsumen di Kedai kopi X membuat usaha ini tidak mencapai target yang telah ditentukan dan semakin dituntut agar bergerak lebih cepat dalam hal menarik konsumen. Guna meningkatkan hal itu, perlu dilakukan analisis yang bertujuan dapat mengetahui kepuasan konsumen terhadap Kedai kopi X. Tingkat  kepuasan konsumen dapat diukur dengan mengunakan  instrumen  dimensi  bukti  fisik  (tangible),  kehandalan (reliability),  ketanggapan  (responsiveness),  jaminan  (assurance),  dan perhatian (empathy). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan metode CSI didapatkan hasil sebesar 36.12% yang berarti konsumen kurang puas terhadap pelayanan yang telah disuguhkan.
Penerapan Metode Six Sigma dalam Menganalisis dan Menanggulangi Defect Rate pada Pengelasan Tubular Febriansyah Febriansyah; Nurul Ilmi; Ansarullah Lawi
Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.436 KB) | DOI: 10.30659/jurti.1.2.128-137

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan general contractor untuk manufacturing, refinery, industrial, marine, oil and gas, yang menjalankan proyek welding tubular. Target untuk mencapai sasaran mutu perusahaan menjadikan PT XYZ selalu berusaha untuk mencapai dan menghasilkan produk yang berkualitas, aman, dan dapat memenuhi persyaratan pelanggan dengan harga yang kompetitif. Diketahui PT XYZ memiliki tingkat repair rate yang sangat tinggi berdasarkan record data per welder yang dilakukan pada pengujian ultrasonic test (UT). Hal ini sangat merugikan perusahan karena tingginya biaya dan waktu yang diperlukan untuk repair. Usaha untuk menurunkan defect rate hingga mencapai zero defect, dilakukan dengan menerapkan metode Six Sigma dalam sistem welding produksi. Tingkat proporsi defect yang terjadi dalam pengelasan tubular ini adalah sebesar 21% pada periode pengelasan selama 6 (enam) minggu.  Pada penelitian ini dilakukan 5 (lima) tahapan analisis six sigma yaitu DMAIC atau define, measure, analyze, improve dan control. Hasilnya diketahui penyebab terjadinya tingginya defect, hasil analisis, dan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan dalam menanggulangi defect serta mengetahui nilai rata-rata sigma sebesar 3.30 setelah dilakukannya analisis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7