Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis dan hasil penelitian konsep pemikiran inovatif pada bidang kesehatan guna turut serta mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Jurnal ini terdiri dari berbagai bidang kesehatan meliputi:Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, dan Penelitian Kesehatan Secara umum.
Articles
189 Documents
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Janin Dalam Rahim di RSUD Haji Makassar Tahun 2018
Darmiati Syarif
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.572 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.80
Berdasarkan data pelaporan dan pencacatan RSUD Haji Makassar tahun 2016 jumlah ibu hamil 540 dan yang mengalami KJDR 36, pada tahun 2017 jumlah ibu hamil 400 dan yang mengalami KJDR 35 ,dan pada bulan Januari s.d Juni jumlah ibu hamil 177. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saktor-faktor yang hubungan dengan kejadian kematian janin dalam rahim di RSUD Haji Maksassar Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian janin dalam rahim di RSUD Haji Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 177 orang dan jumlah sampel 177 orang dengan menggunakan Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test) diperoleh untuk variabel hubungan status gizi ibu dengan kejadian KJDR nilai ρ (0,01) < ɑ (0,05), artinya hubungan antara paritas ibu dengan kejadian plasenta previa menolak H0 dan menerima Ha yang berarti ada hubungan antara status gizi ubu dengan kejadian KJDR, di peroleh untuk variabel hipertensi dengan KJDR nilai p (0,000) < a (0,05) artinya hubungan antara hipertensi dengan kejadian KJDR menolah Ho dan menerima Ha yang berarti ada hubungan antara hipertensi dengan kejadian KJDR, dan untuk variabel hubungan preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR nilai p (0,412) < a (0,05) artinya hubungan antara preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR menerima Ho dan menolak Ha yang berarti tidak ada hubungan antara preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR Kesimpulan : ada hubungan antara status gizi ibu dan hipertensi dengan kejadian KJDR, dan tidak ada hubungan antara preeklamsia/eklampisa dengan KJDR
Hubungan Pengetahuan dan Kolestrol Terhadap Disfungsi Seksual Wanita Premenapause di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar
Dian Maharani;
Nurhaedar Jafar;
Multazam Multazam
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.86 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.81
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kolestrol dengan disfungsi seksual wanita premenapause di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan desain cross sectional dan dilakukan di wilayah kerja puseksamas kassi-kassi.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita premenapuse (45-55 thn) berjumlah 352 orang.teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling,dengan jumlah 78 orang.penelitian dilakukan dari bulan oktober s.d september 2018.Data dianalisis dengan menggunakan uji chIsquare. Dari hasil analisi data didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap disfungsi seksual dimana nilai p value 0,029<0,05 ,begitu juga dengan variabel kolestrol dimana nilai p value 0,012 < 0,05 menyatakan ada hubungan antara kolestrol dengan disfungsi seksual,dimana wanita premenopause yang berpengetahuan kurang lebih banyak mengalami disfungsi seksual,dan wanita premenopause yang memiliki kolestrol tinggi lebih banyak mengalami disfungsi seksual
Hubungan Umur dan Obesitas dengan Kejadian Peeklampsia di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2018
Ayatullah Harun
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.328 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.82
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dan obesitas terhadap Preeklamsia di RSIA Sitti Khadijah I Makassar 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan umur dan obesitas dengan kejadian Preeklamsia di RSIA Sitti Khadijah I Makassar dengan jumlah populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang mengalami preeklamsia dan yang tidak mengalami preeklamsia sebanyak 1291 orang dan jumlah sampel 306 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling dengan menggunakan data sekunder, pengolahan data menggnakan program komputer analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1291 ibu hamil, terdapat 55 orang yang mengalami preeklamsia. Berdasarkan hasil uji statistik (Excat Fisher Test) diperoleh untuk variabel hubungan antara umur dengan kejadian preeklamsia nilai P (0,96) > α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian preeklamsia. Untuk variabel hubungan antara obesitas dengan kejadian preeklamsia nilai P (0,00) < α = 0,05 artinya ada hubungan antara obesitas dengan kejadian preeklamsia. Kesimpulan dari dua variabel yaitu umur dan obesitas, hanya variabel obesitas yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia di RSIA Sitti Khadijah I Makassar 2018
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Jongaya Makassar Tahun 2018
Ikrawanty Ayu Wulandari
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.12 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.83
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil terhadap kejadian anemia Di Puskesmas Jongaya Makassar 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study, dengan jumlah populasi pada tahun 2018 sebanyak 334 ibu hamil dan jumlah sampel 40 orang ibu hamil pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat pengumpulan data untuk mengukur tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diketahui tingkat pengetahuan ibu memilki hubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai P = (0,026), dimana P < α = (0,05) artinya Ho ditolak dan Ha di terima. Kesimpulan variabel diatas yaitu terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jongaya Makassar 2018
Perbandingan Pijat Oketani dan Oksitosin terhadap Produksi Air Susu Ibu pada Ibu Post Partum Hari Pertama sampai Hari Ketiga di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar
Suharti Buhari;
Nurhaedar Jafar;
Multazam Multazam
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.574 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.84
Pijat oketani dan oksitosin merupakan salah satu metode perawatan payudara dalam meningkatkan produksi ASI. Pijat oketani dapat menstimulus kekuatan otot pectoralis untuk meningkatkan produksi ASI, payudara menjadi lebih lembut dan elastis sehingga memudahkan bayi untuk mengisap ASI. Pijat oketani memberikan rasa nyaman dan menghilangkan rasa nyeri pada ibu post partum, mengurangi masalah laktasi yang disebabkan oleh flat nipple dan inverted. Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang dan merupakan usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, yang dapat menenangkan ibu sehingga ASI otomatis keluar.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pijat oketani dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum hari pertama sampai hari ketiga di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar. Digunakan indikator frekuensi menyusui, frekuensi BAB dan frekuensi BAK. Digunakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan rancangan post test design. Sampel sebanyak 50 ibu post partum (25 sampel untuk pijat oketani dan 25 sampel untuk sampel pijat oksitosin), dengan teknik purposive sampling. Data diuji dengan Mann-whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh intervensi pijat oketani dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI dengan indikator frekuensi menyusui, frekuensi BAB dan frekuensi BAK bayi meningkat. Ditemukan bahwa intervensi ibu post partum dengan metode pijat oketani, lebih baik dibandingkan dengan pijat oksitosin. Kesimpulan bahwa perlu dilakukan intervensi pijat oketani dan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum. Direkomendasikan agar semua bidan dan perawat menguasai teknik pemijatan oketani dan oksitosin
Hubungan antara Ibu Pengidap Diabetes dengan Kelahiran Bayi Makrosomia di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018
Idha Farahdiba;
Agussalim Gassing
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.728 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.85
Berdasarkan pengambilan data awal yang diperoleh di RSUD Syech Yusuf Gowa, pada tahun 2016 jumlah ibu hamil yang mengalami Diabetes sebanyak 510 dari jumlah kunjungan ibu hamil sebanyak 1840, pada tahun 2017 jumlah ibu hamil yang mengalami Diabetes sebanyak 543 dari jumlah kunjungan ibu hamil 1243, dan pada bulan Januari s/d juli tahun 2018 jumlah kunjungan ibu hamil sebanyak 308 orang (Profil RSUD Syech Yusuf Gowa). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengidap Diabetes Dengan Kelahiran Bayi Makrosomia di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui Hubungan Antara Pengidap Diabetes Dengan Kelahiran Bayi Makrosomia di RSUD Syekh Yusuf Gowa dengan jumlah populasiDari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test) diperoleh nilai P (0,518) < α (0,05), yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara ibu pengidap Diabetes dengan kelahiran bayi Makrosomia di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2018. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara ibu pengidap Diabetes dengan Kelahiran bayi Makrosomia di RSUD Syekh Yusuf Gowa sehingga diharapkan pada ibu hamil rutin untuk memeriksakan kehamilannya untuk mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan dan persalinan
Hubungan Paritas Ibu (Primipara Dan Multipara) Terhadap Kejadian Solusio Plasenta Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018
Ikrawanty Ayu Wulandari
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (377.694 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.86
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas ibu (primipara dan multipara) terhadap kejadian solusio plasenta di RSUD Syekh Yusuf Gowa pada bulan Januari sampai dengan April 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan paritas ibu (primipara dan multipara) terhadap kejadian solusio plasenta di RSUD Syekh Yusuf Gowa dengan jumlah populasi sebanyak 204 orang dan jumlah sampel 204 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel paritas ibu nilai ρ = 1.000 > α = 0.05 artinya tidak ada hubungan antara paritas terhadap kejadian solusio plasenta. Kesimpulan dari variabel tersebut yaitu bahwa paritas ibu tidak memiliki hubungan terhadap terjadinya solusio plasenta baik pada ibu dengan paritas primipara maupun ibu dengan paritas multiparadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2018
Hubungan Hipertensi Dan Gestsi Dengan Kejadian Oligohidramnion Pada Ibu Hamil Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018
Darmiati Syarif
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.305 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.87
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Hipertensi dan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil di RSUD Syekh Yusuf Gowa 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik yaitu dengan melakukan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui hubungan antara Hipertensi dan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di RSUD Syekh Yusuf Gowa dimana peneliti megambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 204 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk Hipertensi diperoleh nilai = 0.00 < α = 0.05 artinya ada hubungan Hipertensi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil di RSUD Syekh Yusuf Gowa dan untuk variabel Gestasi di peroleh nilai p = 0.00 < α = 0.05 artinya ada hubungan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil.Kesimpulan dari kedua variabel yakni Hipertensi dan Gestasi masing-masing memiliki hubungan dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hami di RSUD Syekh Yusuf Gowa sehingga diharapkan kepada ibu hamil memeriksakan kehamilannya demi mencegah secara dini terjadinya Oligohidramnion.
Peran Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Berobat Pasien Skizofrenia Rawat Jalan Di Rumah Sakit Pelamonia Tahun 2016
Basmalah Harun;
Arman Arman
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.488 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.97
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali informasi secara mendalam mengenai dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional keluarga terhadap kepatuhan berobat pasien skizofrenia rawat jalan di Rumah Sakit Pelamonia Tahun 2016.Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui proses wawancara mendalam, observasi mendalam dan pendokumentasian. Keseluruhan informan berjumlah 11 orang, yaitu 8 oranng informan biasa yang merupakan keluarga pasien skizofrenia dan 3 orang informan kunci yaitu orang yang merawat dan memiliki informasi tentang pasien skizofrenia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. dukungan informasional masih sangat perlu dilakukan pemberian informasi kepada masyarakat khususnya keluarga pasien tentang penyakit skizofrenia. 2. dukungan penilaian pada prinsipnya keluarga telah melakukan seperti sebagian besar yang dilakukan oleh keluarga lain. 3. dukugan instrumental juga telah dilakukan keluarga seperti penyediaan dana dan dukungan finansial. 4. dukungan emosional berupa ungkapan kasih sayang, empati dan sikap menghargai telah diberikan keluarga kepada pasien skizofrenia. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan adanya sosialisasi dan pelatihan dari semua pihak yang terkait kepada masyarakat dan khususnya kepada keluarga penderita skizofrenia tentang penyakit skizofrenia itu sendiri serta cara perawatannya sehingga masyarakat dan keluarga tidak salah dalam melakukan penanganan.
Hubungan Antara Anemia Dan Usia Ibu Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RSUD Labuang Baji Makassar 2019
Yoan Putri Susanto;
Junanti Darto
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.204 KB)
|
DOI: 10.37337/jkdp.v3i2.106
Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSUD Labuang Baji Makassar, pada tahun 2017 terdapat 445 bayi yang lahir, pada tahun 2018 terdapat 337 bayi yang lahir dan pada tahun 2019 dari periode Januari sampai dengan Maret terdapat 120 bayi yang lahirl. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia dan usia pada ibu terhadap kejadian BBLR di RSUD Labung Baji Makassar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan anemia dan usia ibu terhadap kejadian BBLR di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2019 dengan jumlah populasi adalah dari keseluruhan bayi yang lahir pada bulan Januari sampai dengan Maret 2019 di RSUD Labunag Baji Makassar sebanyak 120 bayi dengan besar sampel yang di ambil sebanyak 120 dengan menggunakan tekhnik total sampilng. Responden yang mengalami anemia terdiagnosa sebanyak 28 orang (23,3%) dan yang memiliki usia yang beresiko sebanyak 39 orang (32,5%). Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh variabel anemia dengan niali p (0,130) > nilai α (0,05). Maka Ho diterima dan Ha di tolak, dan variabel usia Setelah dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-square diperoleh niali p (0,013) < nilai α (0,05). Kesimpulan dari kedua variabel yaitu paritas dan umur, tidak terdapat hubungan anemia terhadap kejadian BBLR dan terdapat hubungan usia terhadap kejadian BBLR di RSUD Labunag Baji Makassar 2019