cover
Contact Name
Jeperson Hutahaean
Contact Email
jepersonhutahean@gmail.com
Phone
+6281266157563
Journal Mail Official
jepersonhutahean@gmail.com
Editorial Address
Jl. Acces Road Kuala Tanjung Inalum No. 29, Dusun: Bahagia, Kelurahan: Pakam Raya Selatan, Kecamatan: Medang Deras Kabupaten: Batubara, KP. 21258, Provinsi : Sumatera Utara
Location
Kab. batu bara,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Healthy Purpose
ISSN : -     EISSN : 29623170     DOI : https://doi.org/10.56854/jhp.v1i2
Core Subject : Health,
Journal Healthy Purpose merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Mei dan November dan dipublish oleh PT Bangun Harapan Bangsa Dengan E-ISSN: 2962-3170 (media online) dan SK: 0005.29623170/K.4/SK.ISSN/2022.08
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1: Mei 2024" : 5 Documents clear
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact vs Senam Asma Indonesia pada VO2 Max Mahasiswa Helvetia Baiduri Siregar, Riani; Purwana, Rudi; Kapabella Siregar, Harrijun; Haryanti Butar-Butar, Maria
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i1.354

Abstract

Mahasiswa merupakan manusia yang memiliki aktifitas yang menyangkut proses pekuliahan. Mahasiswa yang memiliki jadwal perkuliahan yang padat, terkadang kurang memeperhatikan kesehatannya. Komponen kebugaran lainnya adalah fleksibilitas, yaitu kemapuan sendi untuk melakukan gerakan dalam ruang gerak sendi secara maksimal. Kebugaran dapat diukur dengan volume maksimal O2 atau VO2 maks. Volume maksimal O2 adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan.Uji normalitas data untuk mengetahui apakah data yang dianalisa berdistribusi normal atau tidak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang berditribusi normal karena nilai mean, modus, dan median memiliki nilai yang mendekati.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Rezeki, Sri; M. Putri Br. Sembiring, Ninsah; Padilla Siregar, Erin; Wartika Sihombing, Beni
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i1.355

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini adalah terjadinya perubahan pola penyakit yang semula didominasi oleh penyakit menular beralih pada penyakit tidak menular (PTM). Umumnya didominasi oleh penyakit tidak menular dengan sebaran pada kasus penyakit jantung dan pembuluh darah sebesar 35 % total kematian, kanker sebesar 12 % total kematian, PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis) sebesar 6 % total kematian, Diabetes Mellitus tipe 2 sebesar 6 % total kematian, penyakit tidak menular lainnya sebesar 15 %. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah cross sectional. Kegiatan ini bertujuan mengetahui adanya Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Desa Selemak Kecamatan Hamparan Perak Tahun 2023. Kegiatan ini hanya terbatas mengenai pengetahuan tentang analisis statistik deskriptif yang meliputi pengetahuan, sikap dan karakteristik (umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan) dan hipertensi pada WUS, cara menganalisis statistik deskriptif dan cross tabulasi.
Hubungan Pengetahuan WUS tentang Kanker Serviks dengan Papsmear di Desa Helvetia 2024 Frinsiska Siahaan, May; Damanik, Syahroni; Rosa Br Sembiring, Elya; Haryanti Butar-Butar, Maria
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i1.356

Abstract

− Berdasarkan data World Health Organization (WHO), pada tahun 2015 di seluruh dunia terdapat 14,1 juta kasus kanker baru, 8,2 juta kematian perempuan akibat kanker serviks (kanker mulut rahim), 36,2 juta orang yang hidup dengan kanker dan hampir 87% kasus terjadi di Negara berkembang. Dari survei awal yang dilakukan oleh peneliti pada tahun 2024 di Dusun IV Desa Helvetia Medan diketahui bahwa didusun tersebut terdapat Jumlah WUS sebanyak 265 orang. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS tentang kanker serviks dengan pemeriksaan Papsmear di Dusun IV Desa Helvetia Helvetia. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai penambah pengetahuan WUS tentang kanker serviks dengan pemeriksaan papsmear. Metode : Penelitian ini menggunakan metode desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh WUS yang datang ke posyandu Desa Helvetia tahun 2016 sebanyak 265. Berdasarkan hasil jumlah sampel dengan rumus slovin sebanyak 72 orang. Data penelitian adalah data primer. Pengelolah data menggunakan uji statistik chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil : Hasil penelitian pengetahuan kurang dengan tidak melakukan pemeriksaan papsmear adalah sebanyak 45 responden (62.5%) dan pengetahuan baik dengan melakukan pemeriksaan papsmear adalah 7 responden (9.7%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan WUS tentang kanker serviks dengan pemeriksaan Papsmear di Desa Helvetia Medan Tahun 2018 nilai p = 0.004 (<0.05). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan WUS tentang Kanker Serviks dengan pemeriksaan Papsmear.
Peran Bahasa dalam Menyampaikan Empati dan Dukungan Emosional oleh Perawat Purwana, Rudi; Mariana, Mariana; Baiduri Siregar, Riani; Saputra, Heri; Asrul, Asrul; Haryanti Butar-Butar, Maria
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa dalam menyampaikan empati dan dukungan emosional oleh perawat kepada pasien. Empati adalah komponen kunci dalam praktik keperawatan, yang tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan pasien tetapi juga memperkuat hubungan antara perawat dan pasien. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap perawat di sebuah rumah sakit umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang empatik dan mendukung secara signifikan berkontribusi terhadap perasaan nyaman dan dihargai oleh pasien. Perawat yang mampu mengidentifikasi kebutuhan emosional pasien melalui penggunaan kata-kata yang tepat, nada suara yang lembut, dan ungkapan empati yang tulus, cenderung berhasil menciptakan lingkungan perawatan yang lebih positif dan responsif. Selain itu, temuan juga menunjukkan bahwa perawat yang memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik lebih efektif dalam menyampaikan empati kepada pasien dari latar belakang budaya yang beragam. Bahasa, baik verbal maupun non-verbal, memainkan peran penting dalam mendukung interaksi ini. Studi ini merekomendasikan pelatihan komunikasi yang lebih intensif bagi perawat untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menyampaikan empati dan dukungan emosional, dengan penekanan pada sensitivitas budaya dan penggunaan bahasa yang sesuai. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya peran bahasa dalam keperawatan dan implikasinya untuk praktik keperawatan yang lebih efektif dan manusiawi.
Hubungan BBLR dengan Stunting pada Anak Usia 1-5 di Dusun III Riau Mariana Butar-Butar, Fine; Ratna Sari Sembiring, Dessy; Mandala Putri Sembiring, Ninsah
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i1.362

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan dimana tinggi badan anak yang terlalu rendah dua standar deviasi (<-2SD) dari tabel status gizi WHO child growth standard (WHO, 2012). Tujuan ini untuk mengetahui adanya Hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Desa Kelurahan Kemenangan Tani sebanyak 287 balita. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan simple random samling, dengan jumlah sampel sebanyak 74 balita, dengan 38 balita kasus dan 38 balita kontrol. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Chi square denganɑ=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai berat badan lahir rendah (BBLR) kasus 22 (57,9%) dan yang tidak menderita BBLR adalah 16 (42,1%). Sedangkan nilai berat badan lahir rendah (BBLR) kontrol adalah 6 (15,8%) yang BBLR dan yang tidak BBLR sejumlah 32 responden (84,2%). Analisis uji statistik dengan menggunakan chi-square didapatkan nilai p value 0,00 < = 0,05 dan OR 7,333 yang menunjukan bahwa adanya hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun di Desa Ketandan. Kesimpulan Balita yang menderita berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki resiko 7,333 lebih besar untuk mengalami stunting dibandingkan balita yang mengalami BBLR. Disarankan kepada ibu untuk memberikan asupan nutrisi yang bergizi kepada balita.

Page 1 of 1 | Total Record : 5