cover
Contact Name
Candra Mecca Sufyana
Contact Email
candra.mecca.sufyana@piksi.ac.id
Phone
+6285624415347
Journal Mail Official
candra.mecca.sufyana@piksi.ac.id
Editorial Address
Jl. Holis Cibuntu Barat No. 87 Bandung
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27976394     EISSN : 27973905     DOI : https://doi.org/10.56689/padma.v2i2
Padma Publication (Journal of Community Service) is a source of information that aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. Padma (Journal of Community Service) specifically focuses on the main problems in the scientific development of community service as follows: Community Service, Community, Local Food Security; Education for Sustainable Development; Community Empowerment, Social Access; Border Areas, Less Developed Areas; Student Community Services; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Cek dan Konseling Kesehatan di Lingkungan Lapangan Tegalega Bandung Andini Kusdiantini; Sri Setia Tjahjati; Agus Sudrajat; Nurul Dwi Ariani; Candra Mecca Sufyana
PADMA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v3i1.1023

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Cek dan Konseling Kesehatan merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan fokus pada cek kesehatan rutin dan konseling yang berkaitan dengan aspek kesehatan. Melalui kegiatan ini, tujuan utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara preventif dan memberikan informasi serta dukungan yang dibutuhkan untuk mewujudkan gaya hidup sehat. Metode yang digunakan dalam PKM Cek dan Konseling Kesehatan meliputi pemeriksaan fisik, pengukuran parameter kesehatan seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan indeks massa tubuh, serta penyuluhan dan konseling individu atau kelompok mengenai pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik, manajemen stres, dan upaya pencegahan penyakit tertentu. Tim yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari tenaga medis yang berkualifikasi dan berpengalaman dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Hasil dan pembahasan dari PKM Cek dan Konseling Kesehatan akan mencakup evaluasi kondisi kesehatan masyarakat, identifikasi risiko penyakit, serta rekomendasi tindakan preventif yang dapat diambil untuk meningkatkan kualitas hidup. Dalam pembahasan, akan ditekankan pentingnya adopsi gaya hidup sehat melalui pola makan yang seimbang, olahraga teratur, manajemen stres, dan pemantauan kesehatan secara rutin. Selain itu, akan dijelaskan pula manfaat konseling dalam memberikan dukungan psikologis dan edukasi kepada individu atau kelompok dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan. Diharapkan melalui PKM Cek dan Konseling Kesehatan, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mengadopsi gaya hidup sehat. Tingkat Kepuasan Peserta menyatakan 60 % sangat puas, 30 % puas dan 10 % cukup puas.
Pelatihan dan Penerapan Sistem Informasi Resume Rekam Medis di Klinik Prima Husada Bandung Adhita Arif Setyawan; Muhammad Prakarsa Al Qadr Saleh; Ardi Taryanto; Edi Suharto; Rini Suwartika; Karina Wahyu Noviyanti; Dwi Robiul Rochmawati; Wahyu Trimastuti
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.1554

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di era digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Dalam era digital yang berkembang pesat, UMKM menghadapi tantangan baru dalam mengelola SDM secara efektif dan efisien. Untuk itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pengelolaan SDM, termasuk penggunaan teknologi digital, pemanfaatan alat manajemen SDM, dan strategi pengembangan karyawan. Metode pelatihan meliputi sesi teori, praktik langsung, dan diskusi kasus yang relevan dengan konteks UMKM. Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar pengelolaan SDM, penerapan teknologi digital dalam manajemen SDM, penggunaan perangkat lunak HRIS (Human Resource Information System), dan strategi pengembangan SDM yang efektif. Evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam menggunakan teknologi digital untuk manajemen SDM. Sebagian besar peserta merasa lebih siap untuk mengimplementasikan alat manajemen digital dan strategi pengembangan SDM dalam usaha mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan SDM di UMKM, mendukung pertumbuhan usaha, dan mendorong adaptasi yang lebih baik terhadap tuntutan era digital. Dengan keberhasilan pelatihan ini, diharapkan UMKM di wilayah Maleer dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing mereka, serta menjadi contoh bagi UMKM lainnya dalam penerapan manajemen SDM yang modern dan efektif.
Gebyar Skrining Kimia Klinik Berbasis POCT sebagai Upaya Deteksi Dini Diabetes Mellitus pada Masyarakat Perkotaan Kelurahan Maleer, Kota Bandung Ramdhan Gunawan; Wahyu Trimastuti; Edi Suharto; Syaikhul Wahab; Desy Widyaningrum; Mochammad Padhil Zaelani; Milla Anjani
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2640

Abstract

Diabetes Mellitus is a non-communicable disease with an increasing prevalence, especially in urban areas due to changes in diet, lack of physical activity, and sedentary lifestyles. Early detection through blood glucose testing is crucial to prevent complications such as nephropathy, neuropathy, and cardiovascular disease. Point of Care Testing (POCT) enables rapid, practical, and accurate testing at the community level. This community service activity was carried out in Maleer Village, Batununggal District, Bandung City, involving 30 participants aged 30–65 years. Blood glucose testing was performed using a POCT glucometer, accompanied by education on risk factors, healthy lifestyles, and diabetes mellitus prevention. The results showed that 21 participants (70%) were in the normal category (<140 mg/dL), 6 participants (20%) were prediabetic (140–199 mg/dL), and 3 participants (10%) were ≥200 mg/dL, indicating suspected diabetes mellitus. Overall, 30% of participants had a risk of hyperglycemia and were recommended for further examination at a health facility. POCT-based screening proved to be effective as an early detection strategy and an educational medium to increase public awareness and vigilance regarding the risk of diabetes mellitus.
Edukasi dan Interpretasi Hasil Pemeriksaan Kolesterol dan Trigliserida bagi Kader Posyandu di Kecamatan Batununggal, Kota Bandung Andini Kusdiantini; Yayang Ayu Nuraeni; Ai Susi Susanti; Shinta Elvira; Seva Arodi Do Hina; Dinda Aulia
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2646

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti dislipidemia menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular di Indonesia. Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam deteksi dini dan edukasi kesehatan masyarakat, namun masih terbatas dalam kemampuan interpretasi hasil pemeriksaan kolesterol dan trigliserida. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memahami serta menginterpretasikan hasil pemeriksaan lipid darah. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pelatihan interpretasi hasil laboratorium, serta pemeriksaan kolesterol total dan trigliserida menggunakan alat point of care testing (POCT). Peserta berjumlah 25 kader Posyandu di Kelurahan Maleer, Kota Bandung. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 58,4 (pre-test) menjadi 84,6 (post-test). Sebanyak 36% peserta pemeriksaan memiliki kadar kolesterol total ≥200 mg/dL dan 28% memiliki kadar trigliserida ≥150 mg/dL. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader dalam edukasi dan deteksi dini faktor risiko PTM di masyarakat.
Pembuatan dan Diseminasi Konten Edukasi Digital tentang Pemeriksaan Kimia Klinik untuk Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Klinik Prima Husada Bandung Edi Suharto; Andini Kusdiantini; Sali Setiatin; Rosita Rosita; Fadila Amanda; Siti Insani; Zulpa Lutfiyyah; Novita Krisnawati
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2647

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, dislipidemia, dan gangguan fungsi ginjal merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Deteksi dini melalui pemeriksaan kimia klinik menjadi langkah strategis dalam pencegahan komplikasi. Namun, literasi masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan laboratorium masih rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membuat dan mendiseminasikan konten edukasi digital mengenai pemeriksaan kimia klinik untuk deteksi dini PTM di Klinik Prima Husada Bandung. Metode yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pembuatan konten (video edukasi, infografis, dan e-book digital), diseminasi melalui media sosial dan penyuluhan langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 30 orang (usia 25–60 tahun). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,3 (pre-test) menjadi 82,7 (post-test), dengan peningkatan sebesar 46,9%. Sebanyak 78% peserta menyatakan lebih memahami pentingnya pemeriksaan glukosa darah, profil lipid, dan fungsi ginjal secara berkala. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan digital.