cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsifl@unisba.ac.id
Phone
+6282321980947
Journal Mail Official
bcsifl@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Family Law
ISSN : -     EISSN : 28282051     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsifl.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Family Law (BCSIFL) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada hukum keluarga islam dengan ruang lingkup sebagai berikut, Batasan Usia Perkawinan, Dampak Perkawinan, Fikih Mawaris. Fikih Munakahat, Habaib Kebiasaan, Harta Bersama, Hukum adat, Hukum Islam Diskresi, Hukum Islam, Keluarga Sakinah, Kompilasi Hukum Islam, Kursus Pra Nikah, Legislasi, Penetapan Hakim Wali Nikah, Perceraian, Perkawinan Beda Agama, Saksi, Suami mafqud, Syiqaq, Talak, Walimatul urs. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "159-166" : 1 Documents clear
Nafkah Anak Pasca Perceraian Perspektif Q.S. Al-Baqarah:233 (Analisis Putusan No. 1411/Pdt.G/2025/PA.Sby) Annisa Sofi Irchamni; Muhammad Yunus; Encep Abdul Rojak
Bandung Conference Series: Islamic Family Law 159-166
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsifl.v6i2.26097

Abstract

Abstract. The enforcement of child support obligations following divorce aims to ensure the fulfillment of children's rights despite the dissolution of their parents' marriage. In judicial practice, determining the amount of child support is often conducted despite the father's financial capacity not being fully established, requiring judges to consider statutory provisions, the best interests of the child, and the principles of Islamic law. This study aims to analyze the enforcement of post-divorce child support through the legal reasoning of judges in Decision Number 1411/Pdt.G/2025/PA.Sby and its conformity with Qur'an Surah Al-Baqarah verse 233. This research employs a normative juridical method using statutory and case approaches. Legal materials were collected through library research and document analysis and were examined using qualitative legal analysis. The findings indicate that the enforcement of law in the decision is reflected in the application of statutory regulations, the Compilation of Islamic Law, and judicial consideration of the facts presented during the trial in determining child support obligations. The decision upholds the father's responsibility to provide child support and reflects the principles of bil ma'ruf, lā tukallafu nafsun illā wus'ahā, the best interests of the child, and justice as embodied in Qur'an Surah Al-Baqarah verse 233.   Abstrak. Penegakan hukum terhadap kewajiban nafkah anak pasca perceraian merupakan upaya untuk menjamin terpenuhinya hak anak meskipun hubungan perkawinan orang tuanya telah berakhir. Dalam praktik peradilan, penetapan besaran nafkah sering dilakukan ketika kemampuan ekonomi ayah tidak diketahui secara pasti sehingga hakim dituntut mempertimbangkan ketentuan hukum positif, kepentingan terbaik bagi anak, serta prinsip-prinsip hukum Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis penegakan hukum nafkah anak pasca perceraian melalui pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Surabaya Nomor 1411/Pdt.G/2025/PA.Sby serta kesesuaiannya dengan Q.S. Al-Baqarah ayat 233. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dalam putusan tersebut diwujudkan melalui penerapan ketentuan peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta pertimbangan terhadap fakta persidangan dalam menetapkan kewajiban nafkah anak. Putusan tersebut pada prinsipnya telah menempatkan ayah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas nafkah anak dan mencerminkan prinsip bil ma'ruf, lā tukallafu nafsun illā wus'ahā, kepentingan terbaik bagi anak, serta keadilan sebagaimana terkandung dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 233.  

Page 1 of 1 | Total Record : 1