cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsifl@unisba.ac.id
Phone
+6282321980947
Journal Mail Official
bcsifl@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Family Law
ISSN : -     EISSN : 28282051     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsifl.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Family Law (BCSIFL) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada hukum keluarga islam dengan ruang lingkup sebagai berikut, Batasan Usia Perkawinan, Dampak Perkawinan, Fikih Mawaris. Fikih Munakahat, Habaib Kebiasaan, Harta Bersama, Hukum adat, Hukum Islam Diskresi, Hukum Islam, Keluarga Sakinah, Kompilasi Hukum Islam, Kursus Pra Nikah, Legislasi, Penetapan Hakim Wali Nikah, Perceraian, Perkawinan Beda Agama, Saksi, Suami mafqud, Syiqaq, Talak, Walimatul urs. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "95-102" : 1 Documents clear
Analisis Putusan Nomor 53/Pdt.G/2024/Pta.Pbr mengenai Hadhanah menurut Maqashid Syariah dan KHI Abdullah Khairul Fikri; Amrullah Hayatudin; Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani
Bandung Conference Series: Islamic Family Law 95-102
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsifl.v6i2.25309

Abstract

Abstract. This study examines the decision of the Pekanbaru Religious High Court Number 53/Pdt.G/2024/PTA.Pbr, which granted custody of two non-mumayyiz children to their father after divorce. The decision is significant because Article 156 of the Compilation of Islamic Law (KHI) generally grants custody of non-mumayyiz children to the mother. This research aims to analyze the application of Article 156 of the Compilation of Islamic Law in the decision and to examine it from the perspective of Maqashid Sharia, particularly the principle of Hifz al-Nasl. A qualitative method with a normative juridical approach was employed through case and statutory approaches. Data were collected through library research using primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings show that the decision is consistent with Article 156(c) of the Compilation of Islamic Law, as the mother's narcotics abuse justified the transfer of custody to the father. The decision also reflects the principle of Hifz al-Nasl, a necessity (dharuriyyat), by prioritizing the prevention of harm to protect the child's best interests.   Abstrak. Penelitian ini mengkaji putusan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Nomor 53/Pdt.G/2024/PTA.Pbr, yang menetapkan hak asuh atas dua orang anak yang belum mumayyiz kepada ayah mereka pasca-perceraian. Putusan ini dinilai signifikan karena Pasal 156 Kompilasi Hukum Islam (KHI) pada umumnya memberikan hak asuh anak yang belum mumayyiz kepada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pasal 156 KHI dalam putusan tersebut serta mengkajinya dari perspektif Maqashid Syariah, khususnya prinsip Hifz al-Nasl (pemeliharaan keturunan). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif, melalui pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan tersebut sejalan dengan Pasal 156 huruf c KHI, mengingat penyalahgunaan narkotika oleh sang ibu menjadi alasan pembenar bagi pengalihan hak asuh kepada ayah. Putusan tersebut juga mencerminkan prinsip Hifz al-Nasl yang merupakan suatu kebutuhan pokok (dharuriyyat) dengan mengedepankan upaya pencegahan kemudaratan demi melindungi kepentingan terbaik anak.  

Page 1 of 1 | Total Record : 1