cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcssb@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcssb@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Syariah Banking
ISSN : -     EISSN : 28282574     DOI : https://doi.org/10.29313/bcssb.v2i2
Core Subject : Religion, Economy,
Bandung Conference Series Syariah Banking (BCSSB) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta  berfokus pada Perbankan Syariah dengan ruang lingkup adalah Agreement,  Akad, Syirkah, Ba’i Salam,  Bank Syariah,  Etika Bisnis, Fatwa DSN-MUI, Fikih Muamalah,  Gharamah, Investment,  Inflation,  Jaminan, KPS MUI Fatwah,  Lelang, Mudharabah,  Penyelesaian Sengketa, Piutang, Modal, Qardh Pola konsumsi,  Sewa-Menyewa, Sukuk,  Tasir Al-jabari, Zakat Perdagangan, Surrogacy Sukuk Ritel, Mudharabah,  Fikih Muamalah.  Jurnal ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 58 Documents
Pengaruh Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Islamic Social Reporting Meli Merlina; Eva Misfah Bayuni; Irma Yulita Silviany
Bandung Conference Series: Syaria Banking 155-164
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25023

Abstract

Abstract.This research is motivated by the incompatibility between the corporate governance structure and the level of Islamic Social Reporting (ISR) disclosure which is still fluctuating in Sharia Commercial Banks in Indonesia. This study aims to analyze the influence of the Board of Independent Commissioners, the Board of Directors, and the Sharia Supervisory Board on Islamic Social Reporting (ISR) in Sharia Commercial Banks in Indonesia for the period 2015–2024. This study uses a quantitative approach by utilizing secondary data obtained from the annual report of Sharia Commercial Banks. Data analysis was carried out using panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM) model. Furthermore, hypothesis testing was carried out using the t-test and the F-test. The results showed that the Independent Board of Commissioners, the Board of Directors, and the Sharia Supervisory Board partially had no effect on Islamic Social Reporting. However, simultaneously these three variables have an effect on Islamic Social Reporting. The Adjusted R-squared value of 0.370898 shows that the research model is able to explain the variation in Islamic Social Reporting by 37.09%, while the remaining 62.91% is influenced by other factors outside the research model. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara struktur corporate governance dengan tingkat pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) yang masih berfluktuasi pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Islamic Social Reporting (ISR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan Bank Umum Syariah. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan uji Chow dan uji Hausman. Selanjutnya, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap Islamic Social Reporting. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Islamic Social Reporting. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,370898 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan variasi Islamic Social Reporting sebesar 37,09%, sedangkan sisanya sebesar 62,91% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
Peran Ekuitas dan Makroekonomi terhadap Pertumbuhan Pembiayaan Fintech Syariah Haikal Alif Sya'bani; Zaini Abdul Malik Zaini Abdul Malik; Yayat Rahmat Hidayat Yayat Rahmat Hidayat
Bandung Conference Series: Syaria Banking 165-172
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25046

Abstract

Abstract. The development of Islamic Financial Technology (Fintech) in Indonesia has contributed significantly to improving financial inclusion by providing technology-based financing services that comply with Islamic principles. Although financing continues to increase, its growth has fluctuated, indicating the influence of both internal and macroeconomic factors. This study aims to examine the effects of equity, exchange rate, and Gross Domestic Product (GDP) on the growth of Islamic Fintech financing in Indonesia. A quantitative approach was employed using quarterly secondary data covering the period 2021–2025, obtained from the Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia (BI), and Statistics Indonesia (BPS). The data were analyzed using the Ordinary Least Squares (OLS) method, preceded by classical assumption tests. The findings reveal that equity, exchange rate, and GDP each have a positive and significant effect on the growth of Islamic Fintech financing. Simultaneously, these variables significantly affect financing growth, with a coefficient of determination of 93.25%, indicating that most of the variation in financing growth can be explained by the proposed model. These findings suggest that strengthening firms' internal capital alongside maintaining favorable macroeconomic conditions is essential to supporting the sustainable growth of Islamic Fintech financing in Indonesia. Abstrak. Perkembangan Financial Technology (Fintech) Syariah di Indonesia telah menjadi salah satu pendorong peningkatan inklusi keuangan melalui penyediaan layanan pembiayaan berbasis teknologi yang sesuai dengan prinsip syariah. Meskipun nilai pembiayaan terus meningkat, laju pertumbuhannya masih menunjukkan fluktuasi yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor internal maupun kondisi makroekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekuitas, nilai tukar, dan Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap pertumbuhan pembiayaan Fintech Syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder triwulanan periode 2021–2025 yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) yang didahului dengan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekuitas, nilai tukar, dan PDB secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan pembiayaan Fintech Syariah. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan pembiayaan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 93,25%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan pembiayaan mampu dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas internal perusahaan serta kondisi makroekonomi yang stabil berperan penting dalam mendukung pertumbuhan pembiayaan Fintech Syariah di Indonesia.
Pengaruh Mindfulness Keuangan terhadap Perilaku Keuangan Jemaah Pengajian Daerah Rahayu Dea Putri Ananda; Ifa Hanifia Senjiati; Akhmad Yusup
Bandung Conference Series: Syaria Banking 173-180
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25131

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the influence of financial mindfulness on the financial behavior of Islamic study group members at Yayasan Pesantren Islam Daerah Rahayu. This research is motivated by the phenomenon of structured financial behavior that has not been optimal among Muslim communities, despite the potential of financial awareness as a psychological factor in shaping responsible financial management habits. This study employs a quantitative method with a survey approach. The population consisted of all Islamic study group members at Yayasan Pesantren Islam Daerah Rahayu, totaling 70 people, with a sample of 60 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through a questionnaire tested for validity and reliability, and analyzed using simple linear regression with SPSS. The results indicate that financial mindfulness has a positive and significant effect on financial behavior, with a t-value of 19.132 > t-table 2.002 and a significance value of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 0.863 shows that 86.3% of the variation in financial behavior is explained by financial mindfulness. These findings confirm that the higher the level of financial awareness among study group members, the better their financial behavior in budgeting, saving, debt management, and sharia financial compliance. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mindfulness keuangan terhadap perilaku keuangan jemaah pengajian di Yayasan Pesantren Islam Daerah Rahayu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku keuangan yang belum optimal di kalangan masyarakat Muslim, meskipun kesadaran finansial berpotensi besar sebagai faktor psikologis pembentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh jemaah pengajian di Yayasan Pesantren Islam Daerah Rahayu berjumlah 70 orang, dengan sampel 60 responden menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, dengan nilai t hitung 19,132 > t tabel 2,002 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,863 menunjukkan bahwa 86,3% variasi perilaku keuangan dijelaskan oleh mindfulness keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kesadaran finansial jemaah pengajian, semakin baik perilaku keuangan mereka dalam perencanaan anggaran, menabung, pengelolaan hutang, dan kepatuhan keuangan syariah.
Kesadaran, Pengetahuan, dan Motivasi terhadap Keputusan Menggunakan Layanan Keuangan Syariah Khoerunnisa Nuraisyah Jamilah; Yayat Rahmat Hidayat; Nanik Eprianti
Bandung Conference Series: Syaria Banking 181-190
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25170

Abstract

Abstract. The shift toward Islamic financial behavior among Muslim youth is often assumed to be driven mainly by religious awareness. This study examines the effect of religious awareness, Islamic financial knowledge, and religious-economic motivation on the decision to use Islamic financial services among alumni of Darul Arqam Muhammadiyah Garut, class of 2022. Using a quantitative survey method, data were collected from 122 respondents (Slovin formula, 5% margin of error, population of 175) through a Likert-scale questionnaire, then analyzed using multiple linear regression. The results show that Islamic financial knowledge (β = 0.522) and religious-economic motivation (β = 0.361) have a significant positive effect on the decision, while religious awareness has a significant negative effect (β = −0.147, p = 0.021). Simultaneously, the three variables significantly affect the decision (F = 25.015, p < 0.001) and explain 38.9% of its variance (R² = 0.389). The negative effect of religious awareness suggests that highly religious respondents tend to critically evaluate the sharia compliance of financial products rather than adopt them uncritically. These findings imply that religiosity alone is insufficient to drive Islamic financial inclusion without adequate financial literacy. Abstrak. Pergeseran perilaku keuangan generasi muda Muslim ke arah layanan keuangan syariah kerap diasumsikan semata didorong oleh kesadaran religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesadaran religius, pengetahuan keuangan syariah, dan motivasi keagamaan dan ekonomi terhadap keputusan menggunakan layanan keuangan syariah pada alumni Darul Arqam Muhammadiyah Garut angkatan 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan dari 122 responden (rumus Slovin, margin of error 5%, populasi 175 orang) melalui kuesioner skala Likert, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan syariah (β = 0,522) dan motivasi keagamaan dan ekonomi (β = 0,361) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan, sedangkan kesadaran religius justru berpengaruh negatif dan signifikan (β = -0,147, p = 0,021). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan (F = 25,015, p < 0,001) dan mampu menjelaskan 38,9% variasinya (R² = 0,389). Pengaruh negatif kesadaran religius mengindikasikan bahwa responden dengan kesadaran religius tinggi justru bersikap kritis terhadap kesesuaian syariah produk keuangan, bukan menerimanya begitu saja. Temuan ini menunjukkan bahwa religiusitas semata tidak cukup untuk mendorong inklusi keuangan syariah tanpa disertai literasi keuangan yang memadai.
Pengaruh BOPO dan NPF terhadap Net Profit Margin (NPM) Bank Muamalat Tasya Caroline; Ifa Hanifia Senjiati; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Syaria Banking 191-200
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25623

Abstract

Abstract. The extreme fluctuation in profit margin income at Bank Muamalat during 20182025 underlies this research, with Net Profit Margin (NPM) changing by only 0.5% over eight years indicating the bank’s limited capacity to increase net profit. This condition is influenced by BOPO (Operating Expenses to Operating Income), which tends to rise up to 98% (indicating inefficient cost management), and NPF (Non-Performing Financing), which has declined sharply yet fluctuated. This study aims to analyze the effect of BOPO and NPF on NPM, both partially and simultaneously. This research employs a quantitative method with an associative approach, using secondary data from Bank Muamalat’s quarterly financial reports for 2018–2025. Data analysis includes descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, the coefficient of determination (R²) test, the partial test (t-test), and the simultaneous test (F-test). The results show that BOPO has a negative and significant effect on NPM (regression coefficient -0.019408; probability 0.0011), and NPF also has a negative and significant effect on NPM (regression coefficient -0.017325; probability 0.0016). Simultaneously, BOPO and NPF significantly affect Bank Muamalat’s NPM. These findings confirm that operational efficiency and financing quality control are key factors in improving profitability, so the bank needs to maintain cost efficiency and minimize non-performing financing for optimal financial performance. Abstrak. Fluktuasi ekstrem pendapatan margin keuntungan Bank Muamalat periode 20182025 menjadi latar belakang penelitian ini, di mana Net Profit Margin (NPM) hanya berubah 0,5% dalam 8 tahun menunjukkan keterbatasan bank dalam memperbesar laba bersih. Kondisi ini dipengaruhi oleh BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) yang cenderung meningkat hingga 98% (indikasi pengelolaan biaya belum efisien), dan NPF (Non Performing Financing) yang menurun tajam namun fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BOPO dan NPF terhadap NPM, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, menggunakan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan Bank Muamalat periode 2018–2025. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPM (koefisien regresi -0,019408; probabilitas 0,0011), begitu pula NPF (koefisien regresi -0,017325; probabilitas 0,0016). Secara simultan, BOPO dan NPF berpengaruh signifikan terhadap NPM Bank Muamalat. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional dan pengendalian kualitas pembiayaan merupakan faktor kunci profitabilitas Bank Muamalat, sehingga bank perlu menjaga efisiensi biaya serta meminimalkan pembiayaan bermasalah demi kinerja keuangan yang optimal.
Pengaruh Pemahaman Akad Rahn terhadap Keputusan Nasabah Menggunakan Produk BSI Gadai Emas Derwana Sari; Irma Yulita Silviany; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Syaria Banking 201-208
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25635

Abstract

Abstract. This study aims to determine customers’ understanding of the Rahn contract and analyze its effect on their decisions to use BSI Gold Pawn at PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pajajaran Sub-Branch Office. This quantitative research used a causal associative design. The population consisted of 509 BSI Gold Pawn customers, with 100 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using EViews for validity, reliability, classical assumptions, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination (R²). The results show that customers’ understanding of the Rahn contract was not evenly distributed: 35% had a good level of understanding, 18% had a moderate level, and 47% had a low level. The regression results indicate that understanding of the Rahn contract has a positive and significant effect on customers’ decisions to use the BSI Gold Pawn product. This is supported by t-value 25.14951 > t-table 1.984 and significance 0.0000 < 0.05. The R² value of 0.865845 indicates that understanding of the Rahn contract explains 86.58% of the variation in decisions, while 13.42% is explained by other factors. Therefore, better understanding of the Rahn contract strengthens customers’ decisions to use the BSI Gold Pawn product. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman nasabah mengenai akad rahn serta menganalisis pengaruh pemahaman akad rahn terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan produk BSI Gadai Emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Pajajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri dari 509 nasabah BSI Gadai Emas, dengan sampel 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan EViews melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nasabah terhadap akad rahn belum merata, dengan 35% responden memiliki pemahaman baik, 18% sedang, dan 47% rendah. Hasil regresi menunjukkan bahwa pemahaman akad rahn berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menggunakan produk BSI Gadai Emas. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung sebesar 25,14951 > t-tabel 1,984 dan signifikansi 0,0000 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,865845 menunjukkan bahwa pemahaman akad rahn menjelaskan 86,58% variasi keputusan nasabah, sedangkan 13,42% dijelaskan faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik pemahaman akad rahn, semakin kuat keputusan nasabah menggunakan produk BSI Gadai Emas.
Pengaruh Herding Behavior, Fluktuasi Harga Emas, dan Literasi Keuangan terhadap Minat Investasi Emas Hernawati Hernawati; Zaini Abdul Malik; Popon Srisusilawati
Bandung Conference Series: Syaria Banking 209-216
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25659

Abstract

Abstract. Economic uncertainty and the growing trend of gold investment have encouraged people to choose relatively safe investment instruments, one of which is Bank Syariah Indonesia's (BSI) Gold Installment (Cicil Emas) product. However, the significant national growth of this product has not been reflected in its level of utilization at BSI KCP Soreang. This study aims to analyze the influence of herding behavior, gold price fluctuations, and financial literacy on customers' interest in investing in the BSI Gold Installment product at BSI KCP Soreang. This research employed a quantitative method with customers of BSI KCP Soreang as the research object. Primary data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents selected using purposive sampling. After outlier treatment, the final dataset consisted of 92 respondents. Data were analyzed using IBM SPSS Statistics through validity testing, reliability testing, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, the coefficient of determination, the F-test, and the t-test. The results indicate that herding behavior, gold price fluctuations, and financial literacy have a positive and significant effect on customers' interest in investing in the BSI Gold Installment product, both partially and simultaneously. Financial literacy was found to be the most dominant influencing variable. These findings suggest that increasing customers' interest in the BSI Gold Installment product requires strengthening financial literacy, providing transparent information on gold prices, and implementing marketing strategies that leverage social influence. Future research is recommended to expand the scope of the research object and incorporate additional relevant variables to obtain more comprehensive findings. Abstrak. Ketidakpastian ekonomi serta meningkatnya tren investasi emas mendorong masyarakat untuk memilih instrumen investasi yang relatif aman, salah satunya melalui produk Cicil Emas BSI. Namun, tingginya pertumbuhan produk secara nasional belum sejalan dengan tingkat penggunaan produk Cicil Emas di BSI KCP Soreang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh herding behavior, fluktuasi harga emas, dan literasi keuangan terhadap minat investasi Cicil Emas pada nasabah BSI KCP Soreang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan objek penelitian nasabah BSI KCP Soreang. Data diperoleh dari sumber primer melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Setelah dilakukan penanganan outlier, data yang dianalisis berjumlah 92 responden. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herding behavior, fluktuasi harga emas, dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi Cicil Emas, baik secara parsial maupun simultan. Literasi keuangan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat investasi Cicil Emas memerlukan penguatan literasi keuangan, penyediaan informasi harga emas yang transparan, serta strategi pemasaran yang memanfaatkan pengaruh sosial. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian dan menambahkan variabel lain yang relevan agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Pengaruh Pembiayaan Syariah terhadap Profitabilitas PT Bank Victoria Syariah Periode 2020–2025 Siti Nurchalisha; Yayat Rahmat Hidayat; Akhmad Yusup
Bandung Conference Series: Syaria Banking 2017-224
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.26025

Abstract

Abstract. Islamic banks channel financing based on contracts with different risk and return characteristics, so profitability is expected to move in line with the volume of financing disbursed. This study examines the effect of Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, and Ijarah financing on the Return On Assets (ROA) of PT Bank Victoria Syariah Tbk during the period of the first quarter of 2020 to the second quarter of 2025. A quantitative associative approach was used with secondary time-series data drawn from the bank's published quarterly financial statements. Data were processed through multiple linear regression using EViews, preceded by classical assumption tests covering normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation. The results show that the regression model is free from classical assumption violations. Partially, Murabahah and Mudharabah financing have no significant effect on ROA, while Musyarakah and Ijarah financing have a significant negative effect. Simultaneously, the four financing instruments significantly affect ROA, with an R-squared of 0.593452, meaning 59.35% of ROA variation is explained by the model. These findings suggest that the volume of financing alone does not guarantee profitability; financing quality and risk management play a more decisive role, particularly for partnership-based (profit-and-loss sharing) and lease-based contracts. Abstrak. Bank syariah menyalurkan pembiayaan berdasarkan akad-akad dengan karakteristik risiko dan imbal hasil yang berbeda, sehingga tingkat profitabilitas idealnya bergerak sejalan dengan volume pembiayaan yang disalurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, dan Ijarah terhadap Return On Assets (ROA) PT Bank Victoria Syariah Tbk selama periode Triwulan I 2020 hingga Triwulan II 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa data deret waktu yang bersumber dari laporan keuangan triwulanan bank yang dipublikasikan. Data diolah melalui analisis regresi linier berganda berbantuan EViews, didahului dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil pengujian menunjukkan model regresi terbebas dari pelanggaran asumsi klasik. Secara parsial, pembiayaan Murabahah dan Mudharabah tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan pembiayaan Musyarakah dan Ijarah berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, keempat jenis pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai R-Squared sebesar 0,593452, yang berarti 59,35% variasi ROA dijelaskan oleh model. Temuan ini mengindikasikan bahwa besarnya volume pembiayaan semata tidak menjamin profitabilitas, sementara kualitas pembiayaan dan manajemen risiko memegang peran yang lebih menentukan, terutama pada akad berbasis kemitraan (bagi hasil) dan sewa.