cover
Contact Name
Dwi Agus Kurniawan
Contact Email
dwiagus.k@unja.ac.id
Phone
+6282380245589
Journal Mail Official
jiituj@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Jambi-Ma.Bulian, KM.15 Mendalo Indah
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25802240     EISSN : 25802259     DOI : https://doi.org/10.22437/jiituj.v6i2
JIITUJ publish the result of research on applied science and education (Research of applied science and education) such as: the research result on applied science and education such as curriculum development and learning, character education, technology and instructional innovation, and learning evaluation. the research result on applied science and technology such as the development of applied technology and applied arts, appropriate technology, designing information systems, the research result on applied science and economic development the research result on applied science and public health. JIITUJ is a double-blind peer-reviewed journal, published three (3) times a year by Research Institutions and Community Service (LPPM), Universitas Jambi, Indonesia. JIITUJ is open to academic circles and university researchers, research institutes, librarians, graduate and postgraduate students to share information on research results.
Articles 383 Documents
Pewilayahan Komoditas Pertanian Berdasarkan Zona Agroekologi Skala 1: 50.000 Di Kabupaten Batanghari Jambi Saidi, Busyra Buyung; Suryani, Erna
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.426 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8192

Abstract

Penelitian pewilayahan komoditas pertanian berdasarkan Zona Agroekologi (ZAE) skala 1:50.000 di Kabupaten Batanghari, bertujuan: mengidentifikasi potensi sumberdaya lahan untuk pengembangan pertanian; menyusun informasi tipe penggunaan lahan untuk sistem pertanian yang tepat; menyusun peta pewilayahan komoditas pertanian berdasarkan ZAE skala 1:50.000. Penelitian dilakukan dengan pendekatan desk study, observasi dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Batanghari mempunyai tipe iklim tergolong A dengan nilai Q < 14,3%, mempunyai bulan basah (curah hujan > 100 mm/bulan) rata-rata selama 12 bulan. Hasil analisis landform menunjukkan bahwa Kabupaten Batanghari terdiri atas grup Aluvial, Volkan, dan Tektonik/Stuktural. Bentuk wilayah 44,01% merupakan relief bergelombang, dengan lereng 8-15%.. Hasil identifikasi peta tanah dan verifikasi lapangan menunjukkan bahwa kabupaten Batanghari terdiri atas 30 Satuan Peta Tanah, jenis tanah digolongkan ke dalam 4 ordo tanah, yaitu: Histosol, Inceptisols, Ultisols dan Oxisols. Pewilayahan komoditas pertanian ditetapkan dengan 4 sistem pertanian, yaitu sistem pertanian lahan basah untuk tanaman padi sawah, palawija dan sayuran (Zona IV/Wr dan IV/Wrh), pertanian lahan kering tanaman pangan dan hortikultura (Zona IV/Dfh-1, IV/Dfh-2, IV/Dfh-3, dan IV/Dfeh-4); pertanian lahan kering, tanaman tahunan berbasis tanaman pangan (Zona III/Defh-1 dan III/Defh-2), pertanian lahan kering tanaman tahunan/perkebunan (ZonaII/Deh).
Sekuestrasi Karbon Beberapa Jenis Vegetasi Sebagai Basis Pengembangan Hutan Kota Jambi Endriani, Endriani; Sunarti, Sunarti
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.953 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8194

Abstract

Ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) di perkotaan sangat penting untuk menanggulangi dampak pemanasan global yang menjadi isu penting saat ini, terutama dalam menurunkan kadar gas CO2 sebagai hasil pembakaran bahan bakar fosil dari kenderaan bermotor dan asap pabrik.Tujuan penelitian untukmengevaluasi sekuestrasi karbon beberapa jenis vegetasi di hutan kota berbasis vegetasi; dan menyeleksi jenis pohon lokal Indonesia ekosistem dataran rendah kering yang berpotensi tinggi dalam sekuestrasi karbon dan memproduksi O2.Penelitian lapangan dilaksanakan pada Hutan Kota Muhammad Sabki Jambi, sedangkan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Fisika dan Mineralogi Tanah dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertania UNJA. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, dari Mei hingga Oktober 2019. Penelitian dilaksanakan dengan metode Survay, dan penempatan plot percobaan dilakukan dengan metode Purposive Sampling. Pengambilan data vegetasi dan biomassa, serta tanah pada masing-masing lokasi dibuat plot berukuran 10 x 10 m sebanyak 3 plot untuk pohon dan 5x5 m untuk sapling sebanyak 20 plot, sehingga terdapat 60 plot pada semua lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Kota M Sabki memiliki sifat fisik tanah bervariasi menurut areapemanfaatan lahan, di antaranya terdapat variasi terhadap bobot volume tanah, dan porositas tanah. Area pemanfaatan rendah memiliki kerapatan pohon lebih tinggi dibandingkan zona pemanfaatan sedang dan pemanfaatan intensif. Hutan kota M Sabki pada area pemanfaatan rendah memiliki biomassa atas permukaan sebesar350,60 ton/ha, stok karbon 164,78 ton/ha, sekuestrasi CO2 sebesar 604,20 ton/ha dan mampu memproduksi O2 sebesar 441,06 ton/ha. Biomassa pada area pemanfaatan sedang sebesar 305,72 ton/ha, stok karbon sebesar 143,69, sekuestrasi CO2 sebesar 526,86, serta mampu memproduksi O2 sebesar 384,561 ton/ha. Biomasapada area pemanfaatan intensif sebesar 225,66 ton/ha, stok karbon sebesar 106,06, sekuestrasi CO2 sebesar 389.24, serta mampu memproduksi O2 sebesar 284,15 ton/ha.
Upaya Pengendalian Hama Gudang Sitophilus oryzaeL.Dengan Penggunaan Pestisida Nabati Indriyani, Indriyani; Rahmayani, Irma; Wulansari, Dian
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.47 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8196

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh campuran serbuk pestisida nabati antara daun pandan wangi, sukun dan jambu biji dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus oryzae L. serta untuk mengetahui campuran serbuk pestisida nabati yang paling efektif dalam mengendalikan Siotphilus oryzae L. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan melihat pengaruh dari perlakuan berikut P1 : campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun, P2 : campuran serbuk daun sukun dan daun jambu biji dan P3 : campuran serbuk daun pandan wangi dan daun jambu biji. Parameter dalam penelitian ini adalah kadar air, uji fitokimia secara kualitatif, persentase penolakan, mortalitas, efikasi serta kecepatan kematian. Hasil penelitian menunjukkan pestisida nabati campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun, daun sukun dan daun jambu biji serta daun pandan wangi dan daun jambu biji berpengaruh sebagai pengendali hama gudang Sitophilus oryzae L. Pestisida nabati paling efektif dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus oryzae L. adalah campuran serbuk daun pandan wangi dan daun sukun dengan nilai kadar air 3,04%, positif mengandung senyawa alkaloid flavonoid, polifenol, dan steroid, persentase penolakan 45%, mortalitas 63,33%, efikasi 63,33%, dan kecepatan kematian 4,3 ekor/2 hari.
Analisis Finansial Perbanyakan Benih Jagung Hibrida Adri, Adri; Mildaerizanti, Mildaerizanti; Suharyon, Suharyon
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.587 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8197

Abstract

Kebutuhan terhadap jagung semakin meningkat, baik untuk pangan, pakan ternak, maupun bahan baku industri. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah dalam peningkatan produksi jagung menuju swasembada berkelanjutan. Varietas unggul merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan hasil dengan nyata, varietas hibrida memiliki potensi hasil lebih tinggi dibanding komposit sehingga penggunaan benih jagung hibrida mampu meningkatkan hasil jagung persatuan luas panen. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan varietas-varietas jagung hibrida dengan potensi hasil yang tinggi, yang tidak kalah bersaing dengan jagung hibrida swasta lainnya, hanya saja belum terdiseminasi dengan baik. Guna memperoleh nilai tambah bagi petani dan terdesiminasinya benih jagung Balitbangtan, maka dilakukan rintisan penangkaran benih jagung hibrida tingkat petani. Penelitian dilaksanakan di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2017 seluas 1 ha. Rintisan ini dikemas dalam Model Sekolah Lapang Kedaulatan Pangan Terintegrasi Desa Mandiri Benih Jagung. Hasil penelitian diperoleh benih jagung sebanyak 1 ton/ha. Usahatani perbanyakan benih jagung hibrida ini layak dan menguntungkan secara ekonomi, hal ditunjukkan oleh nilai R/C 1,69, TIP 591 kg/ha dan TIH Rp 14.775/kg. dilihat dari biaya produksi maka biaya tenaga kerja lebih tinggi 14,8 % dibandingkan biaya untuk pembelian saprodi.
Analisis Rekayasa Sub Sistem Penujang Pada Kegiatan UPBS Kedelai Di Lahan Kering (Studi Kasus di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo Jambi) Suharyon, Suharyon; Yarda, Yarda
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.767 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8198

Abstract

Dalam upaya mengembangkan sistem usahatani di suatu wilayah diperlukan pendekatan hubungan antara kelompok tani dengan kelembagaan lain yang mendukung. Dengan terjalinnya kerja sama kelembagaan yang mantap, masalah yang dihadapi petani bisa diserahkan sekaligus diharapkan terjadi difusi teknologi melalui lembaga atau institusi terkait di daerah. Dengan memberdayakan kelembagaan yang mendukung adopsi teknologi yang diberikan kepada kelompok tani FSA (Farming System Analysis) dalam bentuk kerja sama akan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi petani. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka perlu dilakukan kajian analisis rekayasa kelembagaan penunjang teknologi usahatani. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo dengan tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah SWOT ANALYSIS yaitu identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini dengan menerapkan metode Participatory Research Appraisal (PRA), untuk menggali masalah yang dihadapi oleh petani. Alternatif intervensi yaitu dibentuknya beberapa kelompok tani atau dapat disebut Gapoktan yang diberi nama Poktan Sukajaya, diskusi singkat tentang sistem usaha tani kedele, meneliti kebutuhan mendesak kelompok tani, dan menghubungkannya dengan lembaga pendukung. Bedasarkan hasil PRA maka permasalahan yang diperioritaskan adalah (1) jadwal pertemuan kelompok masih kurang, (2) jalan usahatani kelokasi masih jalan tanah, kalau datang hujan agak sedikit terganggu, (3), cuaca/iklim, (4) hama dan penyakit (hama kepik pada daun) , dan (5) Modal. Tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan.
Hubungan Senam Hamil Terhadap Kadar Vitamin D Pada Ibu Hamil Hamil di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Mulyani, Sri; Mekeama, Luri
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.53 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8199

Abstract

Latar belakang :Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan.Wanita hamil dianjurkan untuk senam hamil secara teratur. Paparan sinar matahari pagi bermanfaat bagi proses pembentukan vitamin D. Pada ibu hamil kebutuhan vitamin D sangat diperlukan dikarenakan sangat diperlukan bagi proses pertumbuhan tulang terutama bagi janin yang dikandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan senam hamil terhadap kadar vitamin D pada ibu hamil. Metode : Penelitian ini menggunakan tehnik quasy eksperimental design dengan pendekatan pre dan post test dan pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi.Hasil : Hasil uji statistik dengan uji wilcoxon didapatkan sig. sebesar 0,093 hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan kadar vitamin D sebelum dan sesudah dilakukan senam hamil. Simpulan : Tidak ada hubungan senam hamil terhadap kadar vitamin D pada ibu hamil hamil.
Kinerja Kelompok Tani Dalam Sistem Usahatani Padi Lahan Rawa Dan Metode Pemberdayaannya: Studi Kasus Pada Kegiatan Padi Sawah Di Lahan Sub Optimal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi Firdaus, Firdaus; Suharyon, Suharyon
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.743 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8200

Abstract

Terdapat 17 kelembagaan dalam usahatani padi dimana kelompok tani mempunyai peran yang cukup penting dalam hampir setiap tahapan usaha tani. Namun mayoritas kelompok masih dalam tingkatan pemula dengan kinerja yang rendah. Indikator kinerja kelompok tani berdasarkan SK Mentan No. 41/Kpts/OT.210/1992 mendekati sempurna sehingga implementasinya menuntut usaha yang serius. Dari hasil pengamatan di lapangan diketahui bahwa faktor-faktor yang menentukan kinerja kelompok tani adalah jumlah anggota, struktur dan aset kelompok, status anggota kelompok dalam pemilikan lahan, kredibilitas pengurus, dan kelembagaan penunjang. Tiga metode pemberdayaan kelompok yang dapat diterapkan meliputi : 1) sosialisasi program yang diawali dengan perkenalan antara fasilitator dan petani dan dilajutkan dengan penjelasan enam isu penting tentang program yaitu : apa, siapa, kapan, dimana, bagaimana; 2) menerapkan pendekatan partisipatif dan bottom up; 3) mengikutsertakan ibu tani yang berperan sebagai motivator dalam adopsi serta sosialisasi teknologi.
Efektivitas Koagulan Deo Rubber Pada Beberapa Tingkat Konsentrasi Dan Dosis Terhadap Mutu Bahan Olah Karet Rakyat Armando, Y. G.; Maryani, Anis Tatik
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.535 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i2.8201

Abstract

Salah satu permasalahan bahan olah karet saat ini adalah rendahnya mutu bahan olah karet. Untuk menghasilkan bahan olah karet yang bermutu baik maka lateks dapat dibekukan dengan bahan pembeku/koagulan anjuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari aplikasi Deorub pada beberapa kombinasi konsentrasi dan dosis terhadap mutu bahan olah karet rakyat dan mendapatkan konsentrasi dan dosis Deorub yang menghasilkan mutu bahan olah karet rakyat terbaik khususnya pada klon yang banyak digunakan oleh masyarakat petani karet (BPM 1). Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik petani karet di Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan perancangan lapangan dengan menempatkan perlakuan secara acak dalam satuan-satuan percobaan yang terdiri dari 10 perlakuan yaitu : Tanpa menggunakan deorub (asam semut/K0), Deorub konsentrasi 2,0% dengan dosis 50 ml (K1), Deorub konsentrasi 2,0% dengan dosis 100 ml (K2), Deorub konsentrasi 2,0% dengan dosis 150 ml (K3), Deorub konsentrasi 2,0% dengan dosis 200 ml (K4), Deorub konsentrasi 3,0% dengan dosis 50 ml (K5), Deorub konsentrasi 3,0% dengan dosis 100 ml (K6), Deorub konsentrasi 3,0% dengan dosis 150 ml (K7), Deorub konsentrasi 3,0% dengan dosis 200 ml (K8), Deorub konsentrasi 3,5% dengan dosis 150 ml (K9) masing-masing diberikan pada 1 liter lateks. Dilakukan beberapa tahapan analisis data seperti uji normalitas, uji homogenitas, uji anova dan uji lanjut DMRT 5%. Jika data tidak teruji normal dan homogen maka dilakukan analisis data kruskal wallis dan uji lanjut paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Deurob pada beberapa kombinasi konsentrasi dan dosis berpengaruh nyata terhadap mutu bahan olah karet rakyat klon BPM 1. Perlakuan Deurob konsentrasi 3,5% dengan dosis 150 ml merupakan kombinasi konsentrasi dan dosis yang menghasilkan mutu bahan olah karet rakyat terbaik dalam mempercepat koagulasi, meningkatkan KKK, kadar kotoran yang rendah dan nilai PRI yang tinggi pada tanaman karet klon BPM 1.
Analisis Aspek Pasar Dan Finansial Pengolahan Air Kelapa Di Kecamatan Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi Yulia, Ade; Lisani, Lisani
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.069 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v4i1.9782

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan Pengolahan Air Kelapa dilihat dari Aspek Pasar dan finansial. Penelitian ini menggunakan Metode analisis data meliputi Analisis kualitatif secara deskriptif, yaitu mengkaji kelayakan rencana usaha pengolahan nata de coco didaerah penelitian yang dilihat dari aspek pasar dan Analisis kuantitatif untuk menganalisa aspek finansial di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan bahan baku air kelapa 2.160 ton pertahun dengan satu kali produksi memerlukan sekitar 180 ton air kelapa yang akan menghasilkan 120 ton Nata de coco. Target pasar untuk Nata de coco ini adalah industri minuman kemasan. Kelayakan aspek finansial meliputi nilai NPV yang lebih besar dari nol yaitu 40.211,677.541, nilai IRR lebih besar dari MARR 7% yaitu 89,52 %, payback periode selama 1,10 tahun, net B/C lebih besar dari 1 yaitu 1.77. Keseluruhan kriteria kelayakan secara Aspek pasar dan finansial didapatkan bahwa Nata de coco dari pengolahan air kelapa layak untuk didirikan.
Analisis Titik Impas Usahatani Penangkaran Benih Padi Inpara 3 Adri, Adri; Firdaus, Firdaus
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.044 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v4i1.9783

Abstract

Jumlah produksi persatuan luas dan harga per kg dapat dijadikan indikator apakah usahatani menguntungkan, impas atau merugi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik impas produksi dan titik impas harga dari usahatani penangkaran benih padi Varietas Inpara 3. Penelitian dilaksanakan bulan Maret – Agustus 2018 di Desa Lubuk Benteng, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Data seluruh input produksi dan output produksi untuk menghitung titik impas produksi dan titik impas harga diperoleh dari kegiatan on-farm seluas 1 ha. Inovasi teknologi yang diterapkan adalah konsep pengelolaan tanaman terpadu (PTT) padi sawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa titik impas memproduksi benih padi Varietas Inpara 3 sebanyak 1.290, 5 kg/ha dan titik impas harga sebesar Rp 1.444,6/kg. produksi benih yang dihasilkan sebanyak 3.700 kg/ha dan harga jual sebesar Rp 7.500/ kg. Penerimaan petani dari produksi berbentuk benih sebesar Rp 27.750.000 dan dari produksi yang tidak bisa dijadikan benih sebesar Rp 10.896.000, sehingga penerimaan total petani sebesar Rp 38.646.000. R/C dari produksi benih 2,87 dan R/C dari keseluruhan produksi 3,99.

Page 6 of 39 | Total Record : 383