cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@umm.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Malang Kampus II Jalan Bendungan Sutami 188A Kota Malang Postal Code: 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 20863071     EISSN : 24430900     DOI : 10.22219/jk
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan is a peer-reviewed journal published by School of Nursing at the Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Malang (UMM), which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published on 2010, and it is published twice a year, issued on January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 626 Documents
PERBEDAAN PENURUNAN SKALA NYERI ANTARA BEKAM KERING, KOMPRES PANAS KERING DAN INFRARED RADIASI PADA PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH Dina Dewi SLI; Alfrina Hany; Dion Kuntho Adi
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.037 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.416

Abstract

PERBEDAAN PENURUNAN SKALA NYERI ANTARA BEKAM KERING, KOMPRES PANAS KERING DAN INFRARED RADIASI PADA PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAHThe Diffrence of Pain Scales Decrease Between Dry Bekam, Dry Heat and Radiation of Infrared on Lower Back PatientsDina Dewi SLI1, Alfrina Hany2, Dion Kuntho Adi31,2)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya3)Alumni Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 65145*)e-mail: umidina1@yahoo.comABSTRAKNyeri pinggang bawah merupakan keluhan yang sering dijumpai di masyarakat, yaitu timbulnya rasa pegal, linu, ngilu, atau tidak enak pada daerah lumbal berikut sakrum. Intervensi nyeri dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu intervensi non farmakologis adalah kompres panas dan terapi radiasi infra merah termasuk juga terapi bekam merah. Namun seiring dengan biaya pengobatan yang semakin mahal masyarakat banyak yang mencari alternatif dalam menangani nyeri salah satunya adalah terapi bekam kering yang sampai saat ini belum diketahui perbedaannya dengan kompres panas dan radiasi infra merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan skala nyeri antara bekam kering, kompres panas kering, dan radiasi infra merah pada penderita nyeri punggung bawah. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah quasy experiment dengan tehnik purposive sampling. Dari hasil uji Anova diperoleh informasi adanya perbedaan yang signifikan ketiga intervensi dengan p = 0,00 dan alpha 0,05. Setelah dilakukan uji Tukey didapatkan informasi bahwa terapi radiasi infra merah memberikan pengaruh paling baik dalam menurunkan nyeri punggung bawah dengan p = 0,00 dan alpha 0,05. Berdasarkan penelitian ini disarankan menggunakan terapi bekam kering sebagai alternatif mengurangi nyeri karena lebih efisien dari segi waktu dan biaya.Kata kunci : nyeri, bekam kering, kompres panas kering dan infrared radiasiABSTRACTWaist pain in bone under is the sigh often met in society, that is incidence of feeling stiff, fierce shooting, rugged, or not comfortable at lumbal area following sacrum. Intervention pain in bone can be done by pharmacologist and non pharmacologist. One of the intervention is non pharmacologist is hot compress and infrared radiation therapy. But with the expense of medication is costly progressively society a lot look for the alternative in handle the pain in bone one of them is dry bekam therapy that until now not yet been known by its difference with hot compress and infrared radiation. This research purpose to know difference of degradation of pain in bone scale between dry bekam, hot dry compress and infrared radiation at pain patient in back bone under. Design used in research is quasi experiment with purposive sampling technique. Result from Anova testing obtained by the information is one of the treatment give the result degradation of different pain in bone scale with p = 0,00 and alpha 0,05. Tukey test after being obtained information that the infrared radiation therapy gives the best effect in reducing low back pain with p = 0,00 and alpha 0,05.So that can be taken by the conclusion is difference of degradation of real pain in bone. Pursuant to this research is suggested use the dry bekam therapy as alternatively lessen the pain in bone.Keywords : pain, dry bekam, hot dry compress and infrared radiation
PERBEDAAN PENYEMBUHAN PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR ANTARA YANG DIRAWAT ALKOHOL 70% DAN TANPA ALKOHOL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN Kasiati, .; Mustayah .; Ririn Anantasari
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.751 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.417

Abstract

PERBEDAAN PENYEMBUHAN PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR ANTARA YANG DIRAWAT ALKOHOL 70% DAN TANPA ALKOHOLDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOSARI KABUPATEN PASURUANDifferences In Placenta Cords Healing on Newborn Between Treated With or Without Alcohol 70% In Purwosari, PasuruanKasiati1, Mustayah2, Ririn Anantasari31,2,3)Program Studi Keperawatan Lawang Poltekkes Kemenkes MalangJl. A. Yani No 1 Lawang 65218*)e-mail: kasiatilawang@yahoo.comABSTRAKKesehatan bayi merupakan modal dalam pembentukan generasi yang kuat, berkualitas dan produktif. Upaya untuk mewujudkannya perlu perawatan bayi yang baik dan benar, khususnya perawatan tali pusat supaya terhindar dari Tetanus neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyembuhan pusat pada bayi baru lahir antara yang dirawat alkohol 70% dengan tanpa alkohol di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian yang digunakan adalah komparatif’jumlah sampel adalah 30 bayi. Sample dibagi menjadi 2 bagian: 15 bayi dilakukan perawatan tali pusat dengan alkohol 70 %, dan 15 bayi perawatan talipusat dengan kering tertutup dan cara pengumpulan datanya dengan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan pusat bayi yang dirawat dengan alkohol 70% dan non alkohol (kering tertutup) sama-sama tidak menimbulkan infeksi adalah sebanyak 15 bayi (100%),tapi pada perawatan non alkohol ditemukan tali pusatnya berbau busuk 2 bayi, sedangkan lama pelepasan tali pusat pada bayi dengan perawatan kering tertutup lebih cepat (70.105) selisih waktu 35 jam dibandingkan dengan perawatan dengan alkohol. Untuk perbedaan berdasarkan analisis uji statistik independent T test dengan p 2,04 > 0,05 maka t hitung lebih kecil dari t tabel, artinya tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap penyembuhan pusat pada bayi baru lahir antara yang dirawat alkohol 70% dengan non alkohol. Kesimpulannya adalah pelaksanaan perawatan sistem kering tertutup memerlukan pelaksanaan yang baik dan benar sehingga terhindar dari infeksi dan bau busuk, perawatan ini aman, efektif dan ekonomis. Bila tidak yakin keadaan tali pusat bayi baru lahir tidak baik dan pelaksanaan selama perawatan di rumah tidak bisa terjamin, maka perawatan tali pusat menggunakan antiseptik atau antimikrobial seperti alkohol 70% akan lebih baik dilakukan untuk menghindari infeksi tali pusat seperti Tetanus neonatorum.Kata kunci: bayi, tali pusat, alkohol 70% dan tanpa alkoholABSTRACTThe babyhealth is an important thing of the development of strong, qualified, and productivegeneration. The right baby’s care is needed in order to make it, especially the treatment on navel in order to get avoided from Tetanus neonatorum. The objective of this research is to know the differencesbetween the usage of alcohol 70% and no alcohol in healing baby’s navel in Puskesmas Purwosari Pasuruan. A comparative research design was used as the design of the study. The subjects of this study were 30 babies as the sample. The sample are divided into two, first sample consist of 15 babies who their navel was healed by using alcohol 70%, and the last 15 babies was healed using no alcohol. The writer used only an instrument to collect the data, namely observation. The result of the study showed that there were the similar result of healing the baby’s navel in two ways; using alcohol 70% and without using alcohol, that is no infection in healing 15 baby’s navel (100%). How ever, in healing without using alcohol is found that two baby’s navels were smell putrid odor. The release of navels without using alcohol is 35 hours faster than using alcohol. T-test independent statiscal analysis was used in this research with p 2,04 > 0,05 so t counted smaller that t on the column, means that there were no significant different between the usage of alcohol 70% and no alcohol in healing of baby’s navel. Then it can be justified that the alcohol dry healing navel system needs the right ways and procedures in order to get avoided from infection and putrid odor. Beside that, this treatment is save, and effective. The usage of antiseptic and antimicrobial such like alcohol 70% is better used in order to get avoided from Tetanus neonatorum if we are not sure of the no alcohol dry healing treatment.Keywords: baby, navel, alcohol 70% and no alcohol
Sampul Jurnal VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2011 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.342 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.474

Abstract

JURNAL KEPERAWATAN Diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang. Pelindung : Tn Lestari Handayani Imam Kurdi Penanggung Jawab : Yoyok Bekti Prasetyo Pemimpin Umum : Kushariyadi Pemimpin Redaksi : Risa Herlianita Wakil Pemimpin Redaksi : Erwanto Anggota Redaksi : Indah Dwi Pratiwi Sri Sunaringsih Ika Wardojo Rudi Handoko Siti Masamah Kumboyono Promosi dan Distribusi : Edi Purwanto Setyo Harsoyo Bagong Priyantono Euis Kumala Sekretariat : Henik Tn Rahayu Alamat Redaksi :Kampus II Ji. Bendungan Sutami 188A Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur Teip. (0341) 552443, 551149 Fax. (0341) 582060 e-mail: jk_umm@yahoo.com Alamat Organisasi Profesi :Ji. Ijen 77C Malang Teip. (0341) 566075 Fax. (0341) 571388 e-mail: contact@poltekkes-malang.ac.id Jadual Penerbitan : Terbit dua kali dalam setahun (Januari-Juni dan Juli-Desember) Penyerahan Naskah : Naskah merupakan hasil penelitian Ilmu Keperawatan yang belum pemah dipublikasikan!diterbitkan paling lama 5 (jima) tahun terakhir. Naskah dapat dikirim melalui e-mail atau diserahkan langsung ke Redaksi dalam bentuk rekaman Compact Disk (CD) dan print-out 2 eksemplar, ditulis dalam MS Word atau dengan program pengolahan data yang kompatibel. Gambar, ilustrasi, dan foto dimasukkan dalam file naskah. Penerbitan Naskah : Naskah yang layak terbit ditentukan oleh Dewan Redaksi setelah mendapat rekomendasi dan Mitra Bestari. Perbaikan naskah menj adi tanggung jawab penulis dan naskah yang tidak layak diterbitkan akan dikembalikan kepada penulis jika disertai perangko secukupnya.
Daftar Isi Jurnal Keperawatan Volume 2 Number 1 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.346 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.475

Abstract

1. Komponen Sistem Hematopoitik Sebagai Bioindikator Tingkat Keterpaparan Radiasi Pada Pekerja/Operator Radiologi. Terubus........................................................................................................... 1 2. Apendisitis Akut (Bagaimana Seharusnya Dokter Umum Dan Perawat Dapat Mengenali Tanda Dan Gejala Lebih Dini Penyakit ini?). Mochamad Aleq Sander.................................................................................. 15 3. Analisis Hubungan Respons Emosional Dengan Intoleransi Aktivitas Klien Psikogeriatrik Di Ruang Psikogeriatrik RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang. Kushariyadi..................................................................................................... 21 4. Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Gangguan Jiwa Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Berobat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Kabupaten Ponorogo. Nurul Puji Astuti, Farida Halis, Andi Muhadi.................................................... 30 5. Hubungan Motivasi Perawat Dengan Terlaksananya Standar Operasional Prosedur Pencegahan Dekubitus Di Ruang 25 Instalasi Rawat map I RSU Dr Saiful Anwar Malang. Sarimun .......................................................................................................... 39 6. Hubungan Perkembangan Kecerdasan Emosional Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan. Henny Dwi Susanti ......................................................................................... 48 7. Dampak Pemberian Susu Kedelai (Glycine spp) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2. Titin Andri Wihastuti........................................................................................ 58 8. Hubungan Defisiensi Asupan Magnesium Dengan Perkembangan Kumulatif Pada Anak Autism Spectrum Disorder Di Pusat Terapi Anak Dengan Kebutuhan Khusus A Plus Malang. Rona Sari Mahaji Putri, Indrawati, Meirina....................................................... 66 9. Efek Buah Pisang Terhadap Skor Respirasi Tikus Putih Kecanduan Nikotin. Moch. Agus Krisno Budiyanto......................................................................... 84 10. Pengalaman Seksualitas Pada Wanita Menopause (Studi Fenomenologi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wuluhan Kabupaten Jember Jawa Timur). Diyan mndriyani, Wahyudi Widada.................................................................. 94 11. Efek Ekstrak Buah Pepaya (Carica papaya 1) Dalam Mempercepat Proses Pengangkatan Jaringan Nekrotik Luka Bakar Derajat III Pada Tikus (Rattus norvegicus). Yulian Wiji Utami, Anna Qona’ah.................................................................... 105 12. Promosi Kesehatan Pencegahan Kebisingan Bagi Keluarga Yang Tinggal Di Tepi Jalan Raya. Moch. Maftuchul Huda.................................................................................... 114
Daftar Isi Jurnal Keperawatan Volume 1 Number 2 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.81 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.476

Abstract

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan pada Ibu Saat Menghadapi Hospitalisasi pada Anak di Ruang Anak RSUD Pare Kediri Tahun 2008Anas Tamsuri1, Helena Lenawati2, Hendrit Puspitasari3       83 - 90Perbedaan Penurunan Skala Nyeri Antara Bekam Kering, Kompres Panas Kering dan Infrared Radiasi pada Penderita Nyeri Punggung BawahDina Dewi SLI1, Alfrina Hany2, Dion Kuntho Adi3         91 - 96Analisis Pengetahuan Konsep Discharge Planning Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah MalangIndah Dwi Pratiwi                     97 - 102Perbedaan Penyembuhan Pusat pada Bayi Baru Lahir Antara Yang Dirawat Alkohol 70% dan Tanpa Alcohol di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten PasuruanKasiati1, Mustayah2, Ririn Anantasari3Pengaruh Pelaksanaan Fungsi Manajerial Kepala Ruang dalam Metode Penugasan Tim Terhadap Kinerja Ketua Tim Di RSU Dr Saiful Anwar MalangKuswantoro Rusca Putra1 & Irwan Subekti2Hubungan Antara Kebiasaan Menggunakan Masker dengan Terjadinya Batuk pada Pekerja Industri Mebel di Desa Karangsono Kecamatan Sukorejo Kabupaten PasuruanMarsaid1, Hurun Ain2, Nurul Hidayah3Orelasi Antara Status Gizi Ibu Menyusui dengan Kecukupan ASI di Posyandu Desa Karang Kedawang Kecamatan Sooko Kabupaten MojokertoNurul PujiastutPengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Perubahan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik pada Penderita Hipertensi di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Malang Tahun 2007Priyo RaharjoPerbedaan Pengaruh Pemakaian Kontrasepsi Suntik (Cyclofem Dan Depoprogestin) Terhadap Peningkatan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji MalangRirin HariniKrisis HipertensiRisa HerlianitaHubungan Pola Makan dengan Timbulnya Gastritis pada Pasien di Universitas Muhammadiyah Malang Medical Center (UMC) Rona Sari Mahaji Putri1, Hanum Agustin2, Wulansari3Enghangatan Daerah Insersi Jarum Injeksi Intravena pada Pasien Anak dengan Terapi Fenitoin Intravena untuk Mencegah Terjadinya Pembengkakan dan Kemacetan Injeksi Intravena Tahun 2008Siti Masamah1 & Andreas Supriyanto2Efektivitas Pelaksanaan Praktek Pembangunan Kesehatan Masyarakat Sekolah (Pkms) Tahun Akademik 2009/2010 Terhadap Peningkatan Skill Mahasiswa D3 KeperawatanSri Sunaring Ika WardojoFaktor-faktor yang berkontribusi terjadinya peritonitis pada Pasien Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) Di Rumah Sakit Umum Dr Saiful Anwar MalangSuponoPengaruh Terapi Keperawatan Keluarga Terhadap Tingkat Kemadirian Keluarga dengan Permasalahan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Kelurahan Ratujaya Kecamatan Pancoran Mas Kota DepokTantut SusantoPerbedaan Kemampuan Bersosialisasi pada Anak Prasekolah dengan Riwayat PAUD dan Tanpa Riwayat Paud di Desa Sumber Porong LawangTrinataliswati1, Kasiati2, Lucia Retnowati3Penerapan Family-Center Nursing Theory pada Kasus Keluarga dengan Balita Sulit Makan (Studi Kasus)Yoyok Bekti Prasetyo   103 - 109 110 - 117 118 - 125 126 - 137 138 - 143 144 - 150151 -155 156 - 164 165 - 174 175 - 179 180 -189 190 - 198 199 -206 207 - 221      
Sampul Jurnal VOLUME 1, NOMOR 2, JULI 2010 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3840.856 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.477

Abstract

JURNAL KEPERAWATAN Diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang. Pelindung : Tn Lestari Handayani Imam Kurdi Penanggung Jawab : Yoyok Bekti Prasetyo Pemimpin Umum : Kushariyadi Pemimpin Redaksi : Risa Herlianita Wakil Pemimpin Redaksi : Erwanto Anggota Redaksi : Indah Dwi Pratiwi Sri Sunaringsih Ika Wardojo Rudi Handoko Siti Masamah Kumboyono Promosi dan Distribusi : Edi Purwanto Setyo Harsoyo Bagong Priyantono Euis Kumala Sekretariat : Henik Tn Rahayu Alamat Redaksi :Kampus II Ji. Bendungan Sutami 188A Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur Teip. (0341) 552443, 551149 Fax. (0341) 582060 e-mail: jk_umm@yahoo.com Alamat Organisasi Profesi :Ji. Ijen 77C Malang Teip. (0341) 566075 Fax. (0341) 571388 e-mail: contact@poltekkes-malang.ac.id Jadual Penerbitan : Terbit dua kali dalam setahun (Januari-Juni dan Juli-Desember) Penyerahan Naskah : Naskah merupakan hasil penelitian Ilmu Keperawatan yang belum pemah dipublikasikan!diterbitkan paling lama 5 (jima) tahun terakhir. Naskah dapat dikirim melalui e-mail atau diserahkan langsung ke Redaksi dalam bentuk rekaman Compact Disk (CD) dan print-out 2 eksemplar, ditulis dalam MS Word atau dengan program pengolahan data yang kompatibel. Gambar, ilustrasi, dan foto dimasukkan dalam file naskah. Penerbitan Naskah : Naskah yang layak terbit ditentukan oleh Dewan Redaksi setelah mendapat rekomendasi dan Mitra Bestari. Perbaikan naskah menj adi tanggung jawab penulis dan naskah yang tidak layak diterbitkan akan dikembalikan kepada penulis jika disertai perangko secukupnya.
Komponen Sistem Hematopoitik Sebagai Bioindikator Tingkat Keterpaparan Radiasi Pada Pekerja/Operator Radiologi Terubus Terubus
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7224.337 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.478

Abstract

Pemantauan dosis radiasi secara biologi memberikan kontribusi penting terhadap perkiraan dosis kumulatif paparan radiasi dalam studi epidemiologi khususnya dalam kasus tanpa keberadaan dosimeter fisika. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat paparan radiasi pada operator radiologi dengan menganalisis kompartemen darah, yang meliputi jumlah total sel darah putih, limfosit, monosit, neutrofil, eosinofil, basofil, total sel darah merah, PCV, hemoglobin, dan trombosit. Secara statistik tidak ada perbedaan bermakna antara variabel kompartemen darah dengan umur, jenis kelamin, masa kerja, frekuensi paparan. Sample pada penelitian adalah semua operator (radiographer) di Instalasi radiodiagnostik RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto. Hasil analisis sistem hematologi dibandingkan dengan petugas adsminitrasi (non paparan). Dan ada perbedaan bermakna antara variabel frekuensi paparan dengan diagnostik colon in 1oop, di mana jumlah analisis leukosit p = 0,041 < alfa = 0,05 dan hemoglobin p = 0,044 < alfa = 0,05. Dan hasil pemantauan paparan radiasi lingkungan kerja = 0,37 miuSv miuSv/jam, sudah memenuhi standar yang berlaku. Hal ini telah sesuai dengan surat keputusan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir nomor: O1/KA-BAPETEN/ V-99. Di mana dosis lingkungan kerja adalah < 25 miuSv miuSv/jam (2,5 mRem/Jam). Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa dosis paparan pada operator radiologi berupa penurunan jumlah kompartemen leukosit, eritrosit, PCV dan hemoglobin. Sistem proteksi radiasi harus ditunjang dengan sistem manajemen proteksi radiasi dan perbaikan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan yang ada.
APENDISITIS AKUT: BAGAIMANA SEHARUSNYA DOKTER UMUM DAN PERAWAT DAPAT MENGENALI TANDA DAN GEJALA LEBIH DINI PENYAKIT INI ? Mochamad Aleq Sander
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3157.419 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.479

Abstract

Apendisitis akut adalah salah satu kasus kegawatdaruratan di bidang abdomen dengan keluhan utama nyeri perut kanan bawah yang menetap dan sernakin bertambah nyeri. Keluhan awal penyakit ini hampir rnenyerupai keluhan gastritis yaitu nyeri di ulu hati yang kemudian berpindah dan menetap di perut kanan bawah. Diagnosis ditegakkan dengan mengenal tanda dan gejala penyakit ini sejak dini untuk menghindari perburukan dan apendisitis akut menjadi apendisitis perforasi yang menimbulkan peritonitis. Metode penghitungan skor dengan melihat tanda dan gejala berdasarkan Alvarado score sangat membantu para dokter umum dan perawat yang bertugas dibaris terdepan dan pelayanan kesehatan masyarakat untuk menegakkan diagnosis apendisitis akut dan segera melakukan rujukan ke rumah sakit yang terdapat spesialis bedah untuk dilakukan pengangkatan apendiks. Penatalaksanaan apendisitis akut sampai sekarang adalah berupa appendectomy yang dapat dilakukan dengan teknik minimal invasive yaitu laparoskopi ataupun bedah terbuka. Kata kunci : apendisitis akut
ANALISIS HUBUNGAN RESPONS EMOSIONAL DENGAN INTOLERANSI AKTIVITAS KLIEN PSIKOGERIATRIK DI RUANG PSIKOGERIATRIK RSJ Dr RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG MALANG Kushariyadi Kushariyadi
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4487.209 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.480

Abstract

Fakta yang ada menunjukkan bahwa keadaan emosional klien psikogeriatrik dapat mempengaruhi seluruh kepribadian dan fungsi kehidupan, terutama yang berhubungan dengan masalah intoleransi aktivitas. Sehingga dapat mengalami kesedihan atau perasaan berduka yang berkepanjangan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan respons emosional (afektif, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik. Metode penelitian dengan menggunakan uji analisis statistik spearman rank correlation dengan taraf signifikansi rho = 0,05. Hasil analisa statistik didapatkan respons emosional (afektif&rsquo;, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik dengan taraf signifikansi berturut-turut adalah (rho) 0,006, (rho) = 0,020, dan (rho) = 0,020. Kesimpulan dari penelitian bahwa klien psikogeriatrik di ruang psikogeriatrik RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang terdapat hubungan yang signifikan antara respons emosional (afektif, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik, yang berarti ada hubungan secara statistik.Kata kunci : respons emosional, afektif, kognitif, psikomotor, intoleransi aktivitas, psikogeriatrik
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG GANGGUAN JIWA DENGAN KEPATUHAN PASIEN DALAM BEROBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAUMAN KABUPATEN PONOROGO Nurul Pujiastuti; Farida Halis; Andi Muhadi
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v2i1.491

Abstract

Pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa yang tidak adekuat dapat memperlambat proses penyembuhan dan kekambuhan yang lebib parah. Salah satu penyebab utaMa kegagalan pengobatan dan seringnya kekambuhan adalah pasien tidak disiplin Mengkonsumsi obat dengan teratur, mengeluh bosan, jenuh dan merasa tidak sembuh-seMbuh. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dengan kepatuhan pasien dalam berobat dan menggunakan desain korelasi dengan jumlah responden 51 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuisioner. Pengumpulan data untuk pernyataan yang berbentuk positif Menggunakan jawaban &ldquo;ya&rdquo; dengan nilai 1, &ldquo;tidak dengan nilai 0, sedangkan pernyataan yang berbentuk negatif menggunakan jawaban &ldquo;tidak&rdquo; dengan nilai 1, &ldquo;ya&rdquo; dengan nilai 0. Analisis data Menggunakan uji statistik korelasi spearman&rsquo;s rho dengan derajat kemaknaan alfa < 0,05. Hasil penelitian didapatkan 65% responden pengetahuannya baik tentang gangguan jiwa. Berdasarkan kepatuhan pasien dalam berobat, 33% kepatuhan pasien tidak baik dalam berobat. Dan hasil uji analisis statistik diketahui p = 0,000 (alfa < 0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dengan kepatuhan pasien dalam berobat dengan hubungan yang sedang (r = 0,490) berpola positif. Disarankan untuk membuat program penyuluhan pada keluarga mengenai gangguan jiwa dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan kontrol bagi keluarga yang menderita gangguan jiwa

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2026): January Vol. 16 No. 1 (2025): January Vol. 15 No. 02 (2024): July Vol. 15 No. 01 (2024): January Vol. 14 No. 02 (2023): July Vol. 14 No. 01 (2023): January Vol. 13 No. 2 (2022): July Vol. 13 No. 1 (2022): January Vol. 12 No. 2 (2021): July Vol. 12 No. 1 (2021): January Vol. 11 No. 2 (2020): Juli Vol 11, No 2 (2020): Juli Vol. 11 No. 1 (2020): Januari Vol 11, No 1 (2020): Januari Vol 10, No 2 (2019): Juli Vol. 10 No. 2 (2019): Juli Vol 10, No 1 (2019): JANUARI Vol. 10 No. 1 (2019): JANUARI Vol 9, No 2 (2018): JULI Vol. 9 No. 2 (2018): JULI Vol 9, No 1 (2018): JANUARI Vol. 9 No. 1 (2018): JANUARI Vol 8, No 2 (2017): JULI Vol. 8 No. 2 (2017): JULI Vol. 8 No. 1 (2017): Januari Vol 8, No 1 (2017): Januari Vol. 7 No. 2 (2016): Juli Vol 7, No 2 (2016): Juli Vol 7, No 1 (2016): Januari Vol. 7 No. 1 (2016): Januari Vol 6, No 2 (2015): Juli Vol. 6 No. 2 (2015): Juli Vol 6, No 1 (2015): Januari Vol. 6 No. 1 (2015): Januari Vol. 5 No. 2 (2014): Juli Vol 5, No 2 (2014): Juli Vol 5, No 1 (2014): Januari Vol. 5 No. 1 (2014): Januari Vol 4, No 2 (2013): Juli Vol. 4 No. 2 (2013): Juli Vol. 4 No. 1 (2013): Januari Vol 4, No 1 (2013): Januari Vol. 3 No. 2 (2012): Juli Vol 3, No 2 (2012): Juli Vol 3, No 1 (2012): Januari Vol. 3 No. 1 (2012): Januari Vol. 2 No. 2 (2011): Juli Vol 2, No 2 (2011): Juli Vol 2, No 1 (2011): Januari Vol. 2 No. 1 (2011): Januari Vol 1, No 2 (2010): Juli Vol. 1 No. 2 (2010): Juli Vol. 1 No. 1 (2010): Januari Vol 1, No 1 (2010): Januari More Issue