Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan is a peer-reviewed journal published by School of Nursing at the Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Malang (UMM), which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published on 2010, and it is published twice a year, issued on January and July.
Articles
626 Documents
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK PADA PASIEN POST STROKE DI RSUD GAMBIRAN
Kun Ika Nur Rahayu
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (50.699 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2864
Stroke adalah sindrom klinis berupa gangguan fungsi otak sebagian atau seluruhnya yang diakibatkan oleh gangguan suplai darah ke otak. Stroke dapat berdampak pada berbagai fungsi tubuh diantaranya adalah defisit motorik berupa hemiparese (kelemahan satu sisi tubuh). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh latihan Range of Motion terhadap kekuatan otot pasien post stroke di RSUD Gambiran Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimental dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 17 responden dansampel 16 responden yang diberikan latihan range of motion 2x sehari selama 7 hari. Evaluasi penelitian ini dilakukan pada hari pertama dan ketujuh. Teknik pengambilan sampel, purposive sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat (Paired Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian latihan range of motion terhadap kemampuan motorik pada pasien post stroke di RSUD Gambiran Kediri 2014. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penelitian lebih lanjut dan penggunaan latihan ini sebagai salah satu intervensi mandiri perawat dalam asuhan keperawatan pasien stroke.
UPAYA KELUARGA UNTUK MENCEGAH PENULARAN DALAM PERAWATAN ANGGOTA KELUARGA DENGAN TB PARU
Nur Lailatul M;
Rohmah S;
Azar Yoga Wicaksana
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.742 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2865
Indonesia merupakan negara keempat dengan insiden kasus terbanyak untuk tuberkulosis (TB) paru didunia..Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan case study research, bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang upaya keluarga untuk mencegah penularan dalam perawatan anggota keluarga dengan TB Paru. Dari hasil analisa data, didapatkan tiga tema dan tujuh subtema yaitu: (1) Modifikasi lingkungan dengan subtema modifikasi ventilasi yang memadai dan menjaga kebersihan. (2) Upaya memutus transmisi penyakit dengan subtema membuang dahak, pengunaan masker, dan menutup saat batuk. (3) Konsumsi obat dan kontrol rutin ke puskesmas dengan subtema pemantauan dari keluarga dalam minum obat (PMO), serta kontrol rutin ke Puskesmas.Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan Puskesmas dapat menambah dan memodifikasi program penanggulangan tuberkulosis (TB). Selain itu perlu dilakukan pengawasan secara berkala atau kunjungan rumah secara rutin untuk memantau pengobatan dan pencegahan penularan Tuberkulosis (TB) yang dilakukan keluarga di rumah.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MENARCHE SISWI DI SMPN 31 SEMARANG
Priharyanti Wulandari;
Dwi Nur Aini;
Suprapti Wiji Astuti
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.121 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2866
Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita, dimana secara fisik ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor–faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian menarche pada siswi di SMP 31 Semarang. Jenis penelitian ini yaitu study korelasi dengan metode pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 176 sisi yang terdiri dari kelas VII,VIII dan IX. Data dianalisa dengan uji korelasi rank spearman.Ada hubungan antara status menarche ibu (genetik), keterpaparan media massa, gaya hidup, nutrisi, status gizi dengan kejadian menarche siswi di SMPN 31 Semarang, dinyatakan dengan p value 0,000 < 0,05 Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMPN 31 Semarang didapatkan hasil kejadian menarche siswi mayoritas normal >11-15 tahun
HUBUNGAN MOTIVASI DAN STRES KERJA PERAWAT RUANG RAWAT INAP RSUD SRAGEN
Retno Purwandari
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.039 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2867
Layanan yang diberikan oleh perawat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan klien. Penampilan perawat dalam bekerja dipengaruhi dorongan mengapa perawat melakukan suatu tindakan. Ketika perawat tidak mampu memenuhi pelayanan keperawatan, kondisi tersebut akan mengakibatkan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi perawat dan tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Sragen. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross- sectional, dengan menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan 45 perawat dengan teknik sampling simple random sampling. Analisa hubungan motivasi dengan stres menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi sedang 88,9 % dan perawat yang mempunyai motivasi tinggi sejumlah 11,1 %. Tingkat stres perawat berada pada tingkat rendah 77, 8 %; tingkat sedang 20 % dan tingkat tinggi 1,1 %. Hasil uji menunjukkan nilai p 0,883 dengan r -0,023. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan antara motivasi dengan stres kerja perawat. Ttanpa motivasi perawat, tujuan yang diharapkan oleh rumah sakit tidak akan tercapai. Bekerja dengan beban menyebabkan perawat stres dan tidak menyukai pekerjaannya, sehingga pekerjaan dianggap sebagai rutinitas yang membosankan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK USIA PRASEKOLAH DI POS PAUD PERLITA VINOLIA KELURAHAN MOJOLANGU
Rossyana S. Hermawan;
Widya Warastuti;
Kasianah .
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.673 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2868
Kesehatan gigi dan mulut anak merupakan hal yang harus diperhatikan sejak pertumbuhan gigi susu untuk menghindari masalah gigi dan mulut seperti karies gigi, sariawan, atau bau mulut pada anak prasekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak usia prasekolah di Pos PAUD Perlita Vinolia Kelurahan Mojolangu. Desain penelitian adalah desktiptif survei dengan 24 responden. Data diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini dilakukan pada Oktober–Juni 2015.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sistem pelayanan kesehatan gigi dan mulut sangat berpengaruh sebesar 38%, faktor usia sangat berpengaruh sebesar 83%, faktor budaya kurang berpengaruh sebesar 67%, faktor lingkungan sangat berpengaruh sebesar 75%, faktor upaya ibu dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak cukup berpengaruh sebesar 50%, faktor cara menyikat gigi yang benar oleh ibu terhadap anak sangat berpengaruh sebesar 54%, faktor kebiasaan anak yang tidak baik kurang berpengaruh sebesar 79%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan bagi peneliti berikutnya untuk mengidentifikasi lebih dalam masing-masing faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak usia prasekolah.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRESS KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG IGD RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN
Suratmi .;
Arie Satria Wisudawan
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (13.08 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2869
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan ruang dengan ritme kerja yang komplek. Stress kerja yang direspon positif akan menghasilkan inovasi dan kreativitas. Namun jika direspon negatif akan dapat mengganggu dalam melakukan aktivitas. Hal ini tentunya akan mempengaruhi mutu pelayanan yang dilakukan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat pelaksana di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Desain yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang diambill sebanyak 23 orang perawat pelaksana dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. Data peneltian diambil menggunakan lembar kuesioner dan observasi work sampling pada bulan Maret – April 2014. Setelah dianalisis data ditabulasi menggunakan uji spearman rank dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja perawat pelaksana di RSUD Dr. Soegiri Lamongan hampir seluruh responden atau sebanyak 18 orang (78%) mengalami beban kerja ringan atau merasa tidak terbebani Untuk stres kerja hampir seluruh responden atau sebanyak 18 orang (78%) mengalami stres kerja ringan . hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan yang sangat signifikan antara beban kerja dengan stres kerja perawat pelaksana dengan tingkat signifikansi r = 0,000 (r<0,05).
HUBUNGAN TIM DINAMIS DENGAN KEMAMPUAN PERAWAT IGD MELAKUKAN CPR DI RUMAH SAKIT RUJUKAN PERTAMA NUSA TENGGARA BARAT
Tony Suharsono;
Lalu Aries Fahrozi;
Djanggan Sargowo
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (35.065 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2870
Latar Belakang Peran penting perawat dalam penanganan cardiac arrest dan kemampuan kemampuan melakukan high quality CPR adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh perawat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tim dinamis dengan kemampuan perawat IGD dalam melakukan CPR. Metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 52 perawat IGD dari tiga rumah sakit rujukan pertama di NTB. Alat ukur lembar observasi dan manequin GD/CPR180S, untuk mengetahui kemampuan CPR dan parameter tim dinamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata responden hanya melakukan 4 hal dari indikator CPR yang berkualitas dan 5 dari 6 indikator tim dinamis dalam proses CPR. Hasil analisa bivariat dengan menggunakan korelasi pearson menunjukkan Pv 0,000 dan r 0,637. Tim dinamis mempunyai hubungan yang erat dengan kemampuan perawat melakukan CPR. Berdasar dari penelitian ini, sebaiknya pelatihan CPR dilakukan dengan pendekatan tim.
MItra Bestari, Petunjuk penulisan, dll
DPPM Editor
Jurnal Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2015): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.278 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v6i2.2873
Naskah yang dimuat dalam Jurnal Keperawatan telah ditelaah oleh para mitra bestari (peer reviewer) sebagai berikut:1. Dr. Yati Afiyanti, S.Kp, MN (Universitas Indonesia)2. Dr. Tri Hartiti, SKM, M.Kep (Universitas Muhammadiyah Semarang)3. Dr. Ahsan M.Kes (Universitas Brawijaya)4. Dr. Titin Andri Wihastuti, S.Kep, M.Kes (Universitas Brawijaya)5. Prof. Dr. Sujono, M.Kes (Universitas Muhammadiyah Malang)6. Dra. Setyowati ,SKp, M.App.Sc., Ph.D (Universitas Indonesia)7. Dr. Dessy Hermawan, Ns, M.Kes (Universitas Malahayati Lampung)Penyunting Jurnal Keperawatan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Mitra Bestari.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG
Aryanti Wardiyah
Jurnal Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2016): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.498 KB)
|
DOI: 10.22219/jk.v7i1.3236
Abortus menunjukkan pengeluaran hasil kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan, Komplikasi yang terjadi saat persalinan merupakan penyebab utama terjadinya kematian pada bayi yang semula hidup pada saat proses persalinan dimulai, tetapi kemudian lahir mati. Tujuan penelitian untuk diketahuinya hubungan anemia dengan kejadian abortus di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD DR. H. Abdul Moeloek dari bulan Oktober-Desember 2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang dirawat ≤ 28 minggu, baik yang abortus maupun yang tidak abortus yakni sebanyak 1.834 persalinan. jumlah sampel sebanyak 95 responden penelitian. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan anemia dengan kejadian abortus di RSUD Abdul Moeloek Tahun 2013. Menganjurkan kepada ibu untuk berupaya menjaga diri dari penyakit-penyakit yang memiliki resiko tinggi terhadap penyulit persalinan yang memerlukan tindakan Abortus. dan dapat memberikan motivasi ibu untuk melakukan antenatal care secara rutin serta melaksanakan perawatan kehamilan.Abortion shows expenditure pregnancy outcomes before the fetus can live outside the womb, complications that occur during labor is a major cause of death in infants who originally lived on when labor starts, but then stillbirth.The aim of research for known relationship between anemia and incidence of abortion in hospitals DR. H. Abdul Moeloek Lampung Province in 2014. This research was a quantitative research design analytic survey research with cross sectional approach. The study was conducted at Hospital DR. H. Abdul Moeloek of the month from October to December 2014. The population in this study were all pregnant women who were treated ≤ 28 weeks, both the abortion or not abortion that as many as 1,834 births. the total sample of 95 respondents of the study. Sampling techniques in this study using random sampling.The results showed no association of anemia with the incidence of abortion in hospitals Abdul Moeloek 2013. Suggestion: Advise the mother to seek to protect themselves from diseases that have a high risk of childbirth complications that require action abortion. and can provide maternal motivation to perform routine antenatal care and carry out maintenance of pregnancy.