cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsp@unisba.ac.id
Phone
+6289691247094
Journal Mail Official
bcsp@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 28282116     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsp.v2i2
Core Subject : Health, Science,
Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi (Ascaris suum Goeze), Contact Bioautography TLC, Daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers), Daun kelor (Moringa oleifera Lam), Diabetes mellitus, DPPH Flavonoid, Fenilpropanolamin, Fermentasi, Flavonoid, Flavonol,Iles-iles, Isolasi, Lichen, Malassezia furfur, Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), Obat antidiabetes (OAD) Propionibacterium acnes, Obat tradisional, Parkia Speciosa Antibakteri, Pektin, Propionibacterium Acnes, Pseudoefedrin, Saccharomyces Cerevisiae, Spektrofotometri uv sinar tampak, Staphylococcus epidermidis, uji aktivitas antibakteri, Uji sitotoksik, Usnea baileyi. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 412 Documents
Tinjauan Farmakologi Batang dan Daun Sembung (Blumea balsamifera L.) sebagai Antidiabetes 10060321017, Tarisa Perolin; Umi Yuniarni; Ratih Aryani
Bandung Conference Series: Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Pharmacy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsp.v5i2.18931

Abstract

Abstract. Diabetes melitus (DM) is a degenerative disease associated with disturbances in carbohydrate, fat, and protein metabolism, characterized by hyperglycemia due to decreased insulin secretion and sensitivity, which can lead to various complications. Natural ingredients that have been proven to have antidiabetic activity and can be used as medicinal plants are Blumea balsamifera L. This study aims to examine the pharmacological activity of the stems and leaves of sembung as an antidiabetic. The method used is a systematic review of systematic literature conducted by searching for articles in the last 10 years using the PubMed and Science Direct databases. Then the articles were filtered using Mendeley. There are a total of 5 articles discussing the pharmacological activity of the stems and leaves of sembung as an antidiabetic that meet the inclusion and exclusion criteria. The results of the literature study of the five articles discuss the activity of the stems and sembung with the mechanism of inhibiting the alpha amylase enzyme, the glucosidase enzyme, and reducing blood glucose levels in test animals that have been induced by Streptozocin and Alloxan.Abstrak. Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, ditandai dengan hiperglikemia akibat menurunnya sekresi dan sensitivitas insulin, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Bahan alam yang telah terbukti memiliki aktivitas antidiabetik dan dapat digunakan sebagai tanaman obat adalah Blumea balsamifera L. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah aktivitas farmakologi batang dan daun sembung sebagai antidiabetes. Metode yang digunakan yaitu kajian sistematik literatur sistematik yang dilakukan dengan pencarian artikel dalam 10 tahun terakhir menggunakan database PubMed dan Science Direct. Kemudian dilakukan penyaringan artikel menggunakan Mendeley. Terdapat total 5 artikel yang membahas mengenai aktivitas farmakologi batang dan daun sembung sebagai antidiabetes yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil studi literatur dari ke lima artikel membahas mengenai aktivitas batang dan sembung dengan mekanisme penghambatan enzim alfa amilase, enzim glukosidase, dan menurunkan kadar glukosa darah hewan uji yang telah di induksi Streptozocin dan Aloksan.
Profil Pasien DM Tipe 2 dengan Neuropati Pengguna OAD di RSUD Bandung Kiwari 10060321003, Dela Kurniasih; Umi Yuniarni; Bambang Tri Laksono
Bandung Conference Series: Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Pharmacy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsp.v5i2.18934

Abstract

Abstract. Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease that can cause various complications, one of which is diabetic neuropathy. This complication is common in patients with type 2 DM and requires long-term treatment, including the use of oral antidiabetic drugs (OAD). This study aims to determine the profile of patients with type 2 diabetes mellitus with neuropathy complications who use OAD at Bandung Kiwari Regional Hospital. This is an observational study conducted at Bandung Kiwari Regional Hospital from February to May 2025. Data were obtained through demographic data and review of patient medical records. The results obtained stated that the majority of respondents were female (78.95%), aged 56–65 years (39.47%), had an elementary school/Islamic elementary school education (36.84%), worked as housewives (60%), and had suffered from DM for 1–5 years (47.37%). Absrtrak. Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah neuropati diabetik. Komplikasi ini umum terjadi pada pasien DM tipe 2 dan memerlukan penanganan jangka panjang, termasuk penggunaan obat antidiabetes oral (OAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi neuropati yang menggunakan OAD di RSUD Bandung Kiwari. Penelitian ini merupakan studi observasional yang dilakukan di RSUD Bandung Kiwari pada Februari hingga Mei 2025. Data diperoleh melalui data demografi dan telaah rekam medis pasien. Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (78,95%), berusia 56–65 tahun (39,47%), berpendidikan SD/MI (36,84%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (60%), dan telah menderita DM selama 1–5 tahun (47,37%).