cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Kegiatan Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam Meraih Penghargaan di Masa Pandemi Shabilla Restu Yuniawatie; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.982 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4136

Abstract

Abstract. The decline in passenger volume due to the spread of the delta variant of Covid-19 has become a crisis for PT Kereta Api Indonesia (Persero) that needs to be addressed. Through this research, the researcher aims to find out and examine what PR activities are carried out by PT Kereta Api Indonesia (Persero) PR to successfully deal with the crisis so that it can win the Best Crisis Management award with Diamond predicate in The 3rd Asean PR Excellence Awards 2021. This research using a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used are interviews, observations, and written sources. This research will examine the process of PR activities of PT Kereta Api Indonesia (Persero) which is associated with the PR Operational Process Theory from Cutlip, Center, and Broom in Yulianita (2012). In the public relations activities carried out, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Public Relations carries out the stages of the PR Operational process, namely Defining Public Relations Problems, Planning and Programming, Taking and Communicating, Evaluating the Program so that the activities carried out successfully handle the crises faced and produce awards in the future. pandemic. The research subjects were three people who were Manager of External Relations, Assistant Manager of External Relations, and Executor of Web Corporate, BUMN Portal and Social Media who were responsible for the continuity of the PR activities. Abstrak. Penurunan volume penumpang akibat penyebaran Covid-19 varian delta menjadi krisis bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang perlu ditangani. Melalui penelitian ini, peneliti bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kegiatan PR kegiatan apa yang dilakukan oleh PR PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk berhasil menghadapi krisis sehingga dapat meraih penghargaan Best Crisis Management predikat Diamond dalam ajang The 3rd Asean PR Excellence Awards 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan sumber tertulis. Dalam penelitian ini akan diteliti mengenai proses dari kegiatan PR PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang dikaitkan dengan Teori Proses Operasional PR dari Cutlip, Center, dan Broom dalam Yulianita (2012). Dalam kegiatan humas yang dilakukan, Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjalankan tahapan proses Operasional PR yaitu Defining Public Relations Problem, Planning and Programming, Taking and Communicating, Evaluating the Program sehingga kegiatan yang dilakukan berhasil menangani krisis yang dihadapi dan membuahkan penghargaan di masa pandemi. Subyek penelitian berjumlah tiga orang yang merupakan Manager External Relations, Assistant Manager External Relations, dan Pelaksana Web Corporate, Portal BUMN and Social Media yang bertanggung jawab atas keberlangsungan kegiatan PR tersebut.
Pola Komunikasi Vertikal Antar Etnik di Perusahaan Indonesian Oil Palm Research Institute Chika Salsabilla Kusumah; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.135 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4141

Abstract

Abstract. Indonesian Oil Palm Research is a multi-national company that has employees from various ethnic groups from different regions. The diversity of ethnic cultures makes the Indonesian Oil Palm Research company strive to be able to adapt to these cultures. Vertical communication between superiors and subordinates in Indonesian Oil Palm Research is important to study because the communication takes place in conditions of ethnic and cultural differences. This study uses a qualitative research method with a symbolic interaction study approach. Data collection techniques used in this study were in-depth interviews and literature. The result of this research is that verbal communication is more widely used than nonverbal communication. Many terms from the local language are used in the company and agreed to be understood by all. The equation of meaning and perception is formed in the daily activities carried out at the Indonesian Oil Palm Research company such as having breakfast and lunch together, having casual discussions and eating together after work. The use of formal and informal communication will adjust according to the situation. Meetings and data collusions must use formal communication. Breaks and meals together will use informal communication. Abstrak. Indonesian Oil Palm Research merupakan perusahaan multi nasional yang memiliki karyawan dari berbagai macam suku dari daerah berbeda. Keberagaman suku budaya menjadikan perusahaan Indonesian Oil Palm Research berupaya untuk bisa beradaptasi dengan budaya-budaya tersebut. Komunikasi vertikal antara atasan dan bawahan di Indonesian Oil Palm Research menjadi hal penting untuk diteliti karena komunikasinya berlangsung dalam kondisi perbedaan suku dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan kepustakaan. Hasi dari penelitian ini adalah komunikasi verbal yang lebih banyak digunakan dibandingkan komunikasi nonverbal. Banyak istilah-istilah dari bahasa daerah yang digunakan dalam perusahaan dan disepakati untuk dipahami oleh bersama. Penyamaan makna dan persepsi dibentuk dalam kegiatan sehari-hari yang dilakukan di perushaan Indonesian Oil Palm Research seperti makan pagi dan siang bersama, berdiskusi santai dan makan bersama sepulang kerja. Penggunaan komunikasi formal dan informal akan menyesuaikan sesuai situasi. Rapat dan kologium data pasti menggunakan komunikasi formal. Jam istirahat dan makan bersama akan menggunakan komunikasi informal.
Proses Re-branding Blishful Indonesia Aninda Nisya Fitrina; Wulan Tri Gartanti Gartanti
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.626 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4158

Abstract

Abstract. Micro, small and medium enterprises or MSMEs created by the community, especially millennials, are an important pillar in the Indonesian economy. One of them is Blishful Indonesia, a local business in the beauty sector since 2015 which still maintains its home-made products using natural ingredients. Blishful is re-branding in 2021 and requires a strategy from public relations to achieve the goals that have been set. The purpose of this study was to determine the re-branding process carried out by PR Blishful Indonesia through Instagram social media. Using the theory and concept of Public Relations, Public Relations strategy and re-branding process. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. Data collection uses in-depth interviews, observations, and literature studies. The results of this study indicate that the PR strategy used is the strategy of publicity and strategy of persuasion. By using four elements of re-branding, namely repositioning, renaming, redesign and relaunching. Abstrak. Usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM yang diciptakan oleh masyarakat khususnya kaum milenial menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah Blishful Indonesia merupakan bisnis lokal di bidang kecantikan sejak tahun 2015 yang masih mempertahankan pembuatannya secara home made menggunakan bahan-bahan natural. Blishful melakukan re-brandingpada tahun 2021 dan membutuhkan strategi dari public relations untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses re-branding yang dilakukan oleh PR Blishful Indonesia melalui media sosial Instagram. Menggunakan teori dan konsep Public Relations, strategi Public Relations dan proses re-branding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan kajian Pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi PR yang dipakai adalah strategy of publicity dan strategy of persuation. Dengan menggunakan empat elemen re-branding yaitu repositioning, renaming, redesign dan relaunching.
Strategi Campaign “Smiling West Java” dalam Meningkatkan Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Bagas Hagy Prasetio; DADAN MULYANA
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.848 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4180

Abstract

Abstract. One of the Government Offices in Indonesia, namely the West Java Province Tourism and Culture Office, in December 2019 held a "Smiling West Java" campaign. The purpose of the campaign is to increase and attract visitors from outside the province of West Java and abroad to come. Through this research, it can be seen how the campaigns used by an institution to achieve its organizational goals. Research objectives to know the campaign strategy “Smiling West Java” in cultural and economic creative promote tourism.To know a occurring on strategic campaign “Smiling West Java” in cultural and economic creative promote tourism.To see if of tourism and culture west java created this campaign strategy “Smiling West Java”. The research uses a qualitative methodology approach case study robert k .Yin type 1 cases one analysis .The technique of using interviews data, observation, documentation and the study of literature. This research has two main subject speakers from department which handle and has made the campaign “Smiling West Java” promote tourism in culture and creative economy. The theory used grand strategy (Botan & Hazelton). Drawing conclusions: strategy campaign “Smiling West Java” in promote tourism culture and creative economy as a form of efforts to create, brending and rebuilding brand awareness the community in west java. tourist destination. Disparbud Jabar strategy created with the aim of enhancing back and revive tourism destination in west java covid-19 had a decline in visitors to the tourism in West Java. Abstrak. Salah satu Dinas Pemerintahan di Indonesia yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada bulan Desember 2019 mengadakan kampanye “Smiling West Java.” Tujuan dari kampanye tersebut diadakan adalah untuk meningkatkan dan menarik pengunjung luar provinsi Jawa Barat maupun mancanegara untuk datang. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk strategi campaign “Smiling West Java” dalam meningkatkan pariwisata kebudayaan dan ekonomi kreatif. Untuk mengetahui hambatan yang terjadi pada strategi campaign “Smiling West Java” dalam meningkatkan pariwisata kebudayaan dan ekonomi kreatif. Untuk mengetahui mengapa dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi Jawa Barat (Disparbud) menciptakan strategi campaign “Smiling West Java”. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus Robert K. Yin tipe 1 satu kasus satu analisis. Teknik pengambilan data berupa menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Penelitian ini memiliki subjek utama dua narasumber dari Disparbud yang bertanggungjawab dan berperan menciptakan strategi campaign “Smiling West Java” dalam meningkatkan pariwisata kebudayaan dan ekonomi kreatif. Teori yang digunakan grand strategy (Botan & Hazelton). Simpulan: strategi campaign “Smiling West Java” dalam meningkatkan pariwisata kebudayaan dan ekonomi kreatif sebagai bentuk upaya menciptakan brending, serta membangun kembali brand awareness masyarakat pada destinasi wisata Jawa Barat. Pihak Disparbud Jabar menciptakan strategi dengan tujuan meningkatkan kembali serta menghidupkan kembali destinasi wisata daerah Jawa Barat yang selama covid-19 sempat adanya penurunan pengunjung ke tempat wisata yang ada di Jabar
Strategi Public Relations dalam Mempertahankan Citra Positif: Studi Kasus RRI Bandung Annisa Oktaviani Dewi; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.2 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4182

Abstract

Abstract. Various kinds of Private Radio Competitors made RRI Radio Government devise a strategy to maintain its image so that it remains the leading one. The many public stigmas regarding RRI's image seemingly old-fashioned and left behind give researchers a deep sense of curiosity about the strategies used by RRI Bandung PR. Therefore, the author conducted a study entitled "RRI Bandung PR Strategy in Maintaining a Positive Image (Case Study at LPP RRI Bandung)." The purpose of this study is to find out attempt the strategies used in following the development of radio, improving radio quality, improving radio imagery from internal pr, and improving radio imagery from external pr. The research uses Image Theory with Qualitative Methods using Qualitative Data Analysis Techniques where in the data collection using Literature Studies, Field Observations, Interviews and Literature. RRI Bandung has two factors that affect the image, namely, Internal and External. Internally through the views of employees while External is through listeners of RRI Bandung according to the Informant of the Head of Broadcasting. Based on the results of the interview, the PR Strategy carried out has been running well but is still not optimal in the public relations section of lpp held by the Head of LPU. The type of image taken is the image of Frank Jefkins in the form of Characters from each Program, Segmentation, Image Branding and Marketing using the concept strategy of rosady Ruslan Strategy. Abstrak. Berbagai macam Kompetitor Radio Swasta membuat RRI Radio Pemerintah menyusun strategi mempertahankan citra agar tetap menjadi yang terunggul. Banyaknya stigma masyarakat mengenai citra RRI terkesan kuno dan tertinggal memberi rasa keingintahuan yang mendalam bagi peneliti mengenai strategi yang digunakan oleh PR RRI Bandung. Oleh karena itu, penulis mengadakan penelitian yang berjudul “Strategi PR RRI Bandung Dalam Mempertahankan Citra Positif (Studi Kasus di LPP RRI Bandung).” Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana upaya yang digunakan dalam mengikuti perkembangan radio, meningkatkan mutu radio, meningkatkan citra radio dari pr internal, dan meningkatkan citra radio dari pr eksternal . Penelitian menggunakan Teori Citra dengan Metode Kualitatif memakai Teknik Analisis Data Kualitatif dimana dalam pengumpulan datanya menggunakan Studi Kepustakaan, Observasi Lapangan , Interview dan Literature. RRI Bandung memiliki dua faktor yang mempengaruhi citra yakni, Internal dan Eksternal. Internalnya melalui pandangan karyawan sedangkan Externalnya melalui pendengar RRI Bandung menurut Informan Ketua Bidang Siaran. Berdasarkan hasil wawancara bahwa Strategy PR yang dilakukan sudah berjalan dengan baik namun masih belum maksimal di humas bagian LPP yang dipegang oleh Ketua Bidang LPU. Jenis citra yang diambil adalah Citra dari Frank Jefkins berupa Karakter dari setiap Program,Segmentasi, Image Branding dan Marketing dengan memakai strategi konsep dari Strategi Rosady Ruslan.
Komunikasi Pendidikan Karakter Anak pada Keluarga Pekerja Migran : (Studi Kasus pada TKW Indramayu yang Bekerja di Taiwan) Lika Poernamasari Poernamasari; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.417 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4233

Abstract

Abstrak. Peran ibu dapat menjadi panutan bagi anak dalam kehidupan sehari-hari. Namun, perempuan yang menjadi ibu dan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri membuat anak-anaknya secara fisik jauh dari ibunya. Sehingga pendidikan karakter seorang ibu tidak dapat berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi, hambatan komunikasi, pendekatan komunikasi, dan komunikasi. Pendidikan karakter anak dilakukan pada tenaga kerja wanita (TKW) Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif paradigma konstruktivis dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari 4 orang ibu dari Indramayu yang masih bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Mengacu pada Teori Skema Hubungan dalam Keluarga, yang diciptakan oleh Marry Anne Fitzpatrick dan Koerner. Hasil penelitian ini (1) Pola komunikasi keluarga masing-masing narasumber adalah pola komunikasi interaksi, (2) Hambatan yang terjadi dari keempat narasumber adalah hambatan teknis dan semantik, (3) Pendekatan komunikasi pendidikan karakter yang dilakukan oleh keempat nara sumber tersebut adalah dengan selalu berusaha untuk memulai menghubungi anak dan anggota keluarganya dari berbagai keterbatasan yang ada, (4) dalam upaya untuk dapat menyalurkan posisinya sebagai seorang ibu, pelaksanaan komunikasi pendidikan karakter anak juga dibantu oleh anggota keluarga lain di rumah. Abstrak. Peran ibu dapat menjadi panutan bagi anak dalam kesehariannya. Namun wanita yang menjadi seorang ibu dan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri menjadikan anak jauh dari ibunya secara fisik. Sehingga pendidikan karakter dari seorang ibu tidak dapat berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi, hambatan komunikasi, pendekatan komunikasi, dan komunikasi pendidikan karakter anak yang dilakukan pada Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif paradigma konstruktivis dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari 4 orang ibu dari Indramayu yang masih on staybekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Hasil penelitian ini (1) Pola komunikasi dari tiap keluarga narasumber yaitu pola komunikasi interaksi, (2) Hambatan yang terjadi dari empat narasumber yaitu hambatan teknis dan semantik, (3) Pendekatan komunikasi pendidikan karakter yang dilakukan empat narasumber dengan selalu berusaha anak dan anggota keluarganya dari berbagai keterbatasan yang ada, (4) dengan usaha untuk dapat memanfaatkan sebagai seorang ibu, maka Implementasi komunikasi pendidikan karakter anak dibantu oleh para anggota keluarga yang lain di kampung halaman.
Strategi Brand Repositioning Pietro Coffee di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Yusfriza Setia Wibawa Riza; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.401 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4270

Abstract

Abstract. Companies in the midst of the covid-19 pandemic has resulted in changes in the pattern of life and activities that are very large and making impacts on the companies’ aspects. This makes companies had to be adjusting to new habits that were different from usual. The company's brand in the midst of the covid-19 pandemic situation is one of the most important aspects and identities to show credibility inherent in public. Position of the brand becomes important among consumers by showing the characteristics and superior values offered by the company with a product in a high value compared to another competitors. The company's goal of carrying out a positioning strategy is to create a competitive advantage and to survive during a pandemic to maintain the advantages that have been previously achieved and to make products that are better than competitors that can provide more value for consumers. In the digital era like in the present time, repositioning a brand in a state of the covid-19 pandemic is a very supportive thing to do as a place to build and strengthen of brand. Social media platforms that support brand repositioning is Instagram, as Instagram has a big influence on business development with various interesting and more specific features and unique characteristics that are easy to use. A brand repositioning strategy is a good step in trying to position the brand in the eyes of costumers. This strategy consists of all the moves and approaches taken by the company to attract consumers, withstand competitive pressures and improve position during pandemi covid-19 The contents that are provided are informative and educative which is accessible by the audience in the form of feeds posts packed with eye-catching visual designs. Abstrak. Perusahaan ditengah pandemi covid-19 telah mengakibatkan perubahan pola kehidupan dan aktivitas yang sangat besar serta berdampak terhadap aspek perusahaan. Hal itu membuat perusahaan harus beradaptasi dengan kebiasaan baru yang sebelumnya berbeda daripada biasanya. Brand suatu perusahaan ditengah kondisi pandemi covid-19 ini menjadi salah satu aspek dan identitas yang sangat penting untuk menunjukan kredibilitasnya agar melekat di kalangan umum. Posisi sebuah merk menjadi hal yang penting di kalangan umum dengan menunjukan karakteristik dan nilai-nilai keunggulan yang ditawarkan oleh perusahaan dengan produknya dalam nilai yang tinggi daripada pesaing lainnya. Tujuan perusahaan melakukan strategi positioning untuk menciptakan keunggukan kompetitif dan mampu bertahan di tengah adanya pandemi dalam mempertahankan keunggulan yang sudah di raih sebelumnya serta membuat produk yang baik daripada merk pesaing lainnya. Di era digital seperti sekarang melakukan brand repositioning dalam kondisi pandemi covid-19 merupakan suatu hal yang sangat mendukung untuk dilakukan sebagai langkah membangun, memperkuat dan memperkokoh brand. Platform media sosial yang mendukung untuk brand repositioning adalah instagram karena instagram memberikan pengaruh besar dalam perkembangan usaha dengan berbagai fitur yang menarik dan lebih spesifik. Strategi brand repositioning menjadi langkah yang baik untuk memposisikan brand di benak audiens dengan tujuan untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Strategi ini terdiri dari semua pergerakan dan pendekatan yang diambil oleh perusahaan untuk menarik daya tarik pembeli, menahan tekanan persaingan, dan memperbaiki posisinya di masa pandemi covid-19. Strategi brand repositioning yang dilakukan Pietro Coffee berupa program El Fact melalui konten media sosial Instagram sebagai informatif dan edukatif yang bisa dibaca oleh audiens dalam berbentuk postingan feeds yang dikemas dengan design visual.
Manajemen Reputasi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Barat Arief Rachman Lumban Batu; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.694 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4306

Abstract

Abstract. The function of management, especially public relations, is to build and maintain good relations between the company and other institutions or the community. In addition, to create a brand image of the company, in order to provide a positive image and be able to resolve the crisis experienced by the company. Public relations is responsible for predicting threats and finding solutions so the company's reputation can be maintained properly. Action oriented to social responsibility is CSR (Corporate Social Responsibility). In this study, the author looks at how the Bank Indonesia West Java Representative Office conducts MSME Assistance as a Reputation Management Activity. This research is a qualitative approach in the form of a case study with a sampling technique that is in accordance with predetermined criteria. Based on the results, MSME assistance is one of the important pillars in Bank Indonesia's social program where this program is same as CSR for private companies. MSME assistance is one of the programs promoted by Bank Indonesia because it is continuous with the function of Bank Indonesia, namely maintaining the stability of the foreign exchange economy and monetary policy. In the research, it is known that good MSME financial management will affect program performance in the field which can have an impact on Bank Indonesia's reputation. The program can be managed properly through Planning, Organizing, Actuating and Controlling which refers to aspects that support the growth of reputation at Bank Indonesia. There are also obstacles that come from the resistance of MSMEs themselves. Keywords: Management, Public Relations, Reputation, MSME. Abstrak. Fungsi manajemen, terutama public relation adalah untuk membangun dan melestarikan hubungan baik antara perusahaan dengan lembaga lainnya atau masyarakat. Selain itu, untuk menciptakan brand image perusahaan, agar meberikan citra positif dan dapat menyelesaikan krisis yang dialami oleh perusahaan. Public relations bertanggung jawab untuk memprediksi ancaman serta menemukan solusi agar reputasi perusahaan dapat terjaga dengan baik. Tindakan yang berorientasi pada tanggung jawab sosial adalah CSR (Corporate Social Responsibility). Pada penelitian ini, penulis melihat bagaimana Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat melakukan Pendampingan UMKM sebagai Kegiatan Manejemen Reputasi. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif berbentuk studi kasus dengan teknik pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, pendampingan UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam Program sosial Bank Indonesia dimana program ini sama dengan CSR untuk perusahaan Private. Pendampingan UMKM menjadi salah satu program yang di usung oleh Bank Indonesia karena berkesinambungan dengan fungsi Bank Indonesia yaitu menjaga kestabilan ekonomi devisa dan kebijakan moneter. Dalam penelitian, diketahui bahwa pengelolaan keuangan UMKM yang baik akan berpengaruh terhadap kenerja program di lapangan yang dapat memberikan dampak terhadap reputasi Bank Indonesia. Program dapat dikelola dengan baik melalui Planning, Organizing, Actuating dan Controlling yang merujuk pada aspek-aspek yang menunjang tumbuhnya reputasi di Bank Indonesia. Adapula hambatan yang berasal dari resistensi UMKM itu sendiri. Kata Kunci: Manajemen, Public Relations, Reputasi, UMKM.
Peran Public Relations pada Program Pangalengan Adventure sebagai Kegiatan Corporate Social Responsibility Raissa Azzahra Fachya; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.688 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4324

Abstract

Abstract. Corporate Social Responsibility (CSR) is an activity that must to do by companies in Indonesia. Star Energy Geothemal Wayang Windu Ltd (SEGWWL) as the largest geothermal energy producer in Indonesia carries out CSR activities as well. From the CSR activities, SEGWWL has received various awards. One of which is the CSR Partner Company award from the West Java provincial government. This research aims to know the role of Public Relations especially in Pangelangen Adventure program. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The data obtained from this research used the methods of interview, observation, documentation, and literature study. The results of this research are: 1) The External Relations Team as a communication mediator between the company and the community regarding Pangalengan Adventure program, communication between the ER and the PA is usually done through whatsapp or informal meetings. 2) The External Relations team as a problem solver in Pangalengan Adventure program bases all decisions and solutions taken to solve problems by conducting discussions between the company and the Pangalengan Adventure team. 3) The External Relations team works on publications for Pangalengan Adventure program by giving advice and editing about the production that carried by the Pangalengan Adventure team. The Pangalengan Adventure team mostly worked on publications for the Pangalengan Adventure. 4) The External Relations team must be involved in CSR activities, especially Pangalengan Adventure program because this is included in the main functions of the External Relations team itself. Abstrak. Corporate Social Responsibiltity (CSR) atau dalam bahasa indonesia disebut Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh perusahaan di Indonesia. Star Energy Geothemal Wayang Windu Ltd (SEGWWL) sebagai perusahaan produsen energy panas bumi terbesar di Indonesia tentunya melaksanakan kegiatan CSR juga. CSR yang diselenggarakan SEGWWL mendapatkan penghargaan salah satunya adalah penghargaan Perusahaan Mitra CSR dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Public Relations SEGWWL dalam program Pangalengan Adventure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang didapatkan dari penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Tim External Relations selaku mediator komunikasi antara perusahaan dan masyarakat mengenai program Pangalengan Adventure. Komunikasi yang terjalin antara tim ER dan tim PA biasanya dilakukan melalui media sosial whatsapp atau pertemuan informal. 2) Tim External Relations sebagai pemberi solusi terhadap masalah pada program Pangalengan Adventure mendasarkan seluruh keputusan dan solusi yang diambil untuk menyelesaikan masalah dengan melakukan diskusi antara pihak perusahaan dan tim Pangalengan Adventure. 3) Tim External Relations mengerjakan publikasi untuk program Pangalengan Adventure dengan cara memberikan saran dan masukan mengenai produksi yang telah dilakukan oleh tim Pangalengan Adventure. Tim Pangalengan Adventure lebih banyak mengerjakan publikasi untuk program Pangalengan Adventure sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. 4) Tim External Relations harus terlibat dalam kegiatan CSR khususnya program Pangalengan Adventure karena hal ini termasuk ke dalam tugas pokok dan fungsi dari tim External Relations sendiri.
Program "Bandung Menjawab" Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkot Bandung: Studi Kasus mengenai Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada 330 Sekolah di Kota Bandung Melalui Media Online Google Meeting Bersama Wartawan Lokal dan Nasional Novia Mustika; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.417 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4367

Abstract

Abstract. The Bandung city government plants to implement a regulation regarding Limited Face-to-Face Learning (PTMT), which is based on the Regulation of the Minister of Home Affairs No. 35, SKB 4 Ministers and Regulation of the Mayor of Bandung No. 83. This regulation raises the pros and cons among the people of Bandung City. Therefore, the operation team of Bandung Menjawab (BM) program held a discussion session with the theme of PTMT Preparation to answer public doubts. The event, attended by local and national journalists, was held by the Bandung City Education Office through a Google Meeting on Thursday, September 2, 2021, due to the high number of COVID-19 cases. This study aims to determine the process as well as the obstacles faced in conducting the discussions sessions on PTMT regulations. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection methods used are interviews, observation, documentation and literature study. The results of this study indicate that: 1) The event management uses a public relations process that implements good coordination in order to create a positive image of the Bandung City Government. 2) There are technical barriers and time constraints occured before the activity starts. 3) The preparation of PTMT is socialized in the Bandung Menjawab (BM) program because this program is a superior program that is trusted by the Bandung City Regional Apparatus Organization (OPD) and journalists to socialize the Bandung City Government program. This is done because the Bandung City Government Public Relations, have to create a positive image of the Bandung City Government, especially regarding the issue of Limited Face-to-Face Learning (PTMT) preparation. Abstrak. Pemerintah kota Bandung merencanakan aturan mengenai Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas, berlandaskan dari peraturan Inmendagri No.35, SKB 4 Menteri dan Peraturan Wali Kota Bandung No.83. Akibatnya, menimbulkan pro dan kontra pada masyarakat kota Bandung. Maka, tim pelaksana Program Bandung Menjawab mengangkat tema pembahasan mengenai Persiapan PTMT untuk menjawab keraguan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui google meeting pada Kamis, 2 September 2021 oleh Dinas Pendidikan kota Bandung kepada para wartawan lokal dan nasional, karena kondisi covid-19 yang tinggi tidak memungkinkan melaksanakan secara tatap muka. Adapun tujuan peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana proses implementasi, hambatan dari pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Proses Implementasi menjalankan proses PR dengan menerapkan koordinasi yang apik agar menciptakan citra positif Pemkot Bandung. 2) Terdapat hambatan teknis dan hambatan waktu sebelum kegiatan dimulai. 3) Persiapan PTMT disosialisasikan pada program BM karena Bandung Menjawab adalah program unggulan dan dipercayai oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Bandung dan wartawan untuk mensosialisasikan program Pemkot Bandung, karena Humas Pemkot Bandung, harus senantiasa menciptakan citra positif Pemkot Bandung khususnya mengenai adanya isu Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).