cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Konstruksi Makna Nikah Muda pada Pasangan Nikah Muda di Jawa Barat Gianni Fathin Rabbani -
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.041 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4651

Abstract

Abstract.In Islam, it is obligatory to marry when you are physically and mentally able,but if you are not able to carry out marriage, it is recommended to replace the restraintof lust, namely by fasting. Young marriage is a phenomenon that is familiar inIndonesia, especially in Indonesia. West Java is one of the biggest contributors to thenumber of young marriages in Indonesia, especially Sukabumi which has the highestnumber of young marriages in West Java. Data shows that young marriages are oneof the biggest contributors to the divorce rate in Indonesia, but not all young marriagesend in divorce. There are many factors that cause young marriage, namely religion,economy, customs and culture. This study discusses how the meaning of marryingyoung is reconstructed by the perpetrators of young marriages themselves. The studyused by researchers is a phenomenological study to find out the meaning, motives andexperiences of young marriage actors. Data collection techniques were carried out bymeans of observation, interviews, and literature study. Researchers used the PurposiveSampling Technique because it matched what the researchers needed, namely sourceswhose criteria had been determined and in accordance with the phenomenon understudy, namely young marriage. In this study, the negative meaning of young marriagein general terms can be reconstructed by students who marry young in Sukabumi City.Keywords: Meaning construction, Phenomenological Studies, The meaning of youngmarriageAbstrak. Dalam agama islam wajib hukumnya untuk melakukan pernikahan bila sudahmampu baik lahir maupun batin, akan tetapi bila belum mampu melaksanakanpernikahan maka dianjurkan untuk mengganti penahan gejolak nafsu yaitu dengan caraberpuasa.Pernikahan muda merupakan sebuah fenomena yang sudah tidak asing lagidi Indonesia yang khususnya di Jawa Barat yang menjadi salah satu penyumbang angkaterbesar pernikahan muda di Indonesia, khususnya Sukabumi yang memiliki angkapernikahan muda tertinggi di Jawa Barat. Data menunjukan bahwa pernikahan mudamenjadi salah satu penyumbang angka terbesar perceraian di Indonesia, akan tetapitidak semua pernikahan muda berakhir dengan perceraian Adapun yang masih bertahansampai sekarang. Ada banyak faktor penyebab pernikahan muda yaitu agama,ekonomi, adat dan budaya. Penelitian ini membahas bagaimana makna menikah mudayang dikonstruksi ulang oleh pelaku pernikahan muda itu sendiri. Studi yang digunakanpeneliti ialah studi fenomenologi guna mengetahui makna, motif dan pengalaman daripelaku pernikahan muda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,wawancara, dan studi kepustakaan. Peneliti menggunakan Teknik Purposive Samplingkarena cocok dengan yang peneliti butuhkan yaitu narasumber yang sudah ditentukankriterianya dan sesuai dengan fenomena yang diteliti yaitu menikah muda. Dalampenelitian ini makna menikah muda yang negatif di kacamata umum bisadirekonstruksi ulang oleh mahasiswa yang menikah muda di Kota Sukabumi.Kata kunci: Konstruksi Makna, Studi Fenomenologi, Makna Pernikahan Muda
Manajemenin Krisis PR PT Eigrindo Multi Produk Industri dalam Memulihkan Citra Perusahaan Divya Rizky Kirana; Neni Yulianita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.4895

Abstract

Abstract. A company will not escape the crisis. Both large and small companies, at a certain time, must have experienced a crisis. In dealing with a crisis, a company or agency requires the role of PR to overcome the crisis that occurs as well as carry out proper crisis management so that the crisis can be resolved properly. The communication crisis that occurs can affect the company's image. As a result, the company will lose trust in the eyes of the community and other stakeholders. In this study will be discussed "PR Crisis Management PT. Eigerindo Multi Industrial Products in Restoring Company Image (Case Study on Youtuber Dian Widyanarko). The purpose of this study is to analyze how crisis management is carried out by PR PT. Eigerindo as well as analyzing the causes of the communication crisis and what approach was taken to find the company's image. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The subjects of this study consisted of three people who were key informants of PR PT. Eigerindo and two supporting informants, namely consumers of Eiger products and Twitter netizens who were involved in the Eiger issue with Youtuber Dian Widyanarko. Data collection techniques used are in-depth interviews, observation, documentation and literature study. Data analysis techniques are data reduction, data presentation and conclusions. This research is expected to result in how the implementation of crisis management is carried out by a PR so that the company's image can be recovered effectively. Keywords: Crisis Management, Communication Approach, Crisis Identification, Media Use, Cause of Communication Crisis Abstrak. Sebuah perusahaan tidak akan bisa lepas dari krisis. Baik perusahaan besar maupun kecil, dalam suatu waktu tertentu pasti pernah mengalami krisis. Dalam menghadapi kriris, sebuah perusahaan atau instansi memerlukan peran PR atau humas untuk menjalankan mengatasi krisis yang terjadi hongga melakukan manajamen kriris yang tepat sehingga krisis dapat teratasi dengan biak. Krisis komunikasi yang terjadi dapat berpengaruh terhadap citra perusahaan. Dampaknya perusahaan akan kehilangan kepercayaan dimata masyarakat maupun stakeholder lainnya. Dalam penelitian ini akan dibahas “Manajemen Kriris PR PT. Eigerindo Multi Produk Industri dalam Memulihkan Citra Perusahaan (Studi Kasus pada Youtuber Dian Widyanarko). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana manajemen krisis yang dilakukan oleh PR PT. Eigerindo serta menganalisis penyebab terjadinya krisis komunikasi dan pendekatan seperti apa yang dilakukan dengan tujuan untuk memulihkan citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yang merupakan informan kunci PR PT. Eigerindo serta dua informan pendukung yaitu konsumen produk Eiger dan netizen Twitter yang terlibat dalam isu Eiger bersama Youtuber Dian Widyanarko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Penelitian ini diharapkan akan menghasilkan bagaimana pelaksanaan manajemen krisis yang efektif oleh seorang PR agar citra perusahaan dapat kembali pulih. Kata Kunci : Pendekatan Komunikasi, Identifikasi Krisis, Pemanfaatan Media, Penyebab Krisis Komunikasi
Implementasi Cyber Public Relations dalam Mempertahankan Citra: Studi Deskriptif Data Kualitatif di BAZNAS Provinsi Jawa Barat Tasya Irvanti Novitasari; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5182

Abstract

Abstract. Public distrust of philanthropic institutions and the like after the misappropriation of funds by well-known philanthropic institutions in the country became warm in the middle of 2022. PR plays an important role in maintaining the image of the institution. Not on the West Java BAZNAS, which the West Java Provincial Government relies on. Dissemination of information by PR is very important because of the public's understanding of a large institution in the formation of institutions. The use of the internet makes the dissemination of information not limited by space and time. Therefore, Cyber Public Relations can be one way to maintain the image of the institution. This study aims to: (1) Know the content of the Interactive News Room; (2) Describe the preparation of Social Media News Releases; (3) Analyzing the use of Social Networks; and (4) Knowing the making of Audio Visual Communication as a form of cyber PR implementation by BAZNAS Jabar in maintaining the image. This study uses quantitative methods, descriptive approach with qualitative data collected through semi-structured interview, observation, and documentation. The results of this study are: (1) Website as an Interactive News Room which contains information on institutional information, publications, and ZIS services and programs; (2) Social Media News Release is prepared based on information from the DPP division and then visualized by design and/or video; (3) Facebook's social network is used for information media and closeness with the public; and (4) Audio Visual Communications are made in the form of ZIS programs and services video and edutainment videos that adapt popular trends. Abstrak. Ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga filantropi dan sejenisnya pasca penyelewengan dana oleh lembaga filantropi terkenal di tanah air menjadi isu hangat di pertengahan tahun 2022. PR berperan penting mempertahankan citra lembaganya, tidak terkecuali pada BAZNAS Jabar yang diandalkan Pemprov Jabar. Penyebaran informasi oleh PR merupakan hal yang sangat penting karena pemahaman publik mengenai suatu lembaga berperan besar dalam pembentukan citra lembaga. Pemanfaatan internet membuat penyebaran informasi tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Maka dari itu, Cyber Public Relations dapat menjadi salah satu cara dalam mempertahankan citra lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui konten Interactive News Room; (2) Mendeskripsikan penyusunan Social Media News Release; (3) Menganalisis pemanfaatan Social Networking; dan(4) Mengetahui pembuatan Audio Visual Communication sebagai bentuk implementasi cyber PR oleh BAZNAS Jabar dalam mempertahankan citra. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan deskriptif dengan data kualitatif yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) Website sebagai Interactive News Room berisi konten informasi kelembagaan, publikasi, serta layanan dan program ZIS; (2) Social Media News Release disusun berdasarkan informasi dari divisi DPP kemudian divisualisasikan dengan desain dan/atau video; (3) Jejaring sosial Facebook dimanfaatkan untuk media informasi dan menjalin kedekatan dengan publik; dan (4) Audio Visual Communication dibuat berbentuk video program dan layanan ZIS dan video edutainment yang mengadaptasi tren populer.
Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Meningkatkan Pengunjung Hudan Muhamad Muchlis; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5200

Abstract

Abstract. Daarus Sunnah Horse Stable is a Horse Stable that breathes Islam in the city of Bandung. Along with the rapid development of information technology, now social media has become a basic need for everyone. Therefore, to increase visitors to the horse stables, Daarus Sunnah carries out marketing activities through Instagram content. The researchers formulated the problem formulation as follows: Why does the Daarus Sunnah horse stable use Instagram social media in conveying information, what is the strategy for using social media in an effort to increase visitors and what are the obstacles faced by the Daarus Sunnah horse stable when carrying out the strategy of using social media. This study aims to answer the formulation of the problem. The research method used is a qualitative analytical descriptive method. The data sources used were primary data, namely data obtained directly from visitors to the stables of Daarus Sunnah and administrators of the stables of Daarus Sunnah through interviews and secondary data, namely through literature studies related to the object under study. Based on the research results, the conclusions obtained are that the reasons for using Instagram content include market needs, effective media and also as a means of branding. The content creation process begins with the planning, uploading, and finally evaluation stages. As for the obstacles in the process, there are no experts, no special budget for advertising costs and limited content creation equipment. Keywords: Marketing Communications, Instagram, Horses Abstrak. Istal Kuda Daarus Sunnah adalah Istal Kuda yang bernafaskan Islam di kota Bandung. Seiring dengan berkembang pesatnya teknologi Informasi sekarang media social sudah menajdi kebutuhan pokok bagi semua orang. Maka dari itu untuk meningkatkan pengunjung istal kuda Daarus Sunnah melakukan kegiatan pemasarannya melalui konten-konten Instagram. Adapun peneliti merumuskan rumusan masalah sebagai berikut: Mengapa istal kuda Daarus Sunnah menggunakan media sosial Instagram dalam menyampaikan informasi, bagaimana strategi pemanfaatan media sosial dalam upaya meningkatkan pengunjung dan bagaimana hambatan yang dihadapi istal kuda Daarus Sunnah ketika menjalankan strategi pemanfaatan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis secara kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari pengunjung istal kuda Daarus Sunnah dan Pengurus istal kuda Daarus Sunnah melalui wawancara dan data sekunder yaitu melalui studi kepustakaan yang berhubungan dengan objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, Simpulan yang diperoleh yaitu alasan penggunaan konten Instagram diantaranya karena kebutuhan pasar, media yang efektif dan juga sebagai sarana branding. Dalam proses pembuatan kontennya dimulai dengan tahap proses perencanaan, uploading, dan terakhir evaluasi. Adapun yang menjadi kendala dalam prosesnya yaitu tidak ada tenaga ahli, tidak ada anggaran khusus untuk biaya iklan dan terbatasnya peralatan pembuatan konten.. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Instagram, Kuda
Komunikasi Interpersonal Orang Tua Tunggal dengan Anak dalam Meningkatkan Intimacy Pasca Perceraian : (Studi Kasus Pada Ibu Tunggal yang Masih Bekerja di Kota Batam) Deane Putri Ramadhani; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5202

Abstract

Abstract. Being a single mother who has a double role in a family due to divorce is not easy. Replacing the role of father as head of family and breadwinner, a single mother or single mother must work to meet the needs of the small family. Because a mother has to work hard to meet the needs of the family, especially the child, sometimes lowering the quality of meeting with the child so that interconnected communication can be ineffective that can make intimacy with the child decrease. The study used De Vito's theory of interpersonal communication to examine interpersonal communication performed by single mothers with children after divorce with qualitative and case study as the method. The results of the study show that the communication patterns applied by single mothers have elements of empathy, supportive attitude and positive attitude, while the inhibition factors in interpersonal communication are changes in the personality of children, children who tend to be passive and defensive and also long working hours of mothers, supporting factors that are not always possibleThey are now living together as well as internal family factors. Interpersonal communication needs to be done by single mothers so that the goal of interpersonal communication is to foster intimate family relationships emotionally, physically, intellectually sharing, shared activities. Keyword: Interpersonal Communication, Single Mother and Child, Post Divorce, Intimacy Abstrak. Menjadi Ibu tunggal yang memiliki peran ganda dalam sebuah keluarga akibat perceraian tidaklah mudah. Menggantikan peran ayah sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah, seorang ibu tunggal atau single mother harus berkerja agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga kecil tersebut. Dikarenakan seorang ibu harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga terutama anak, terkadang menurunkan kualitas pertemuan dengan anak sehingga komunikasi yang terjalin bisa jadi tidak efektif yang dapat membuat intimacy dengan anak menurun. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi interpersonal De Vito untuk meneliti komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh ibu tunggal dengan anak pasca perceraian dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi yang diterapkan oleh ibu tunggal memiliki unsur empati,sikap mendukung dan sikap positif,, sedangkan faktor penghambat dalam komunikasi interpersonal yakni adanya perubahan dalam kepribadian anak, anak yang cenderung pasif dan defensive dan juga waktu bekerja ibu yang cukup lama, Faktor pendukung yakni tinggal bersama dan juga faktor internal keluarga. Komunikasi interpersonal perlu dilakukan oleh ibu tunggal agar tujuan komunikasi interpersonal tercapai yakni untuk membina hubungan keluarga secara intim secara emotional, physical , intellectual sharing,shared activities. Kata Kunci: Komunikasi interpersonal, ibu tunggal dan anak, pasca perceraian, keintiman
Representation, Reality, and Ideology in The Film Jersey Girl: A Qualitative Study Approach Logician John Fiske in Maintaining Talk on Codes of Conduct Public Relations Film Jersey Girl Prana Radhitya; M. E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5219

Abstract

REPRESENTATION REALITY AND IDEOLOGY IN THE FILM JERSEY GIRL A Qualitative Study Approach Logician John Fiske in Maintaining Talk on Codes of Conduct Public Relations Film Jersey Girl Abstract. Research is called, representation , reality and the ideology in the film Jersey Girl (a qualitative study approach logician John Fiske in talk to the code of conduct public relations film jersey girl). Research objectives to study and analyze representation code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. To study and analyze relation code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. To study and menganalisia ideology code of conduct public relations in maintaining talk in a movie jersey girl. Research objectives examining and analyzing representation code of conduct public relations in maintaining talk in film Jersey Girl. Examining and analyzing relation code of conduct public relations in maintaining talk in the jersey girl. Reviews and menganalisia ideology code of conduct public relations in maintaining talk in the Jersey Girl. Methods used in this research is a method the qualitative study with the perspective of a logician john fiske. The data acquired obtained through, textual analysis, interview and study of literature available. Drawing conclusions: representation code of conduct public relations in maintaining talk in film culture as the code appearance, dress costume, environment, behavior, dialogue speech code, code gesture movement, and the code expression the prominent role of ollie in expression. Relation codes of conduct relations the public in maintaining talk in film camera, addressed to code lighting, code conflict, code music, dialogue and the code.More prominent in this level, first on codes camera and lighting who memvisualkan profession humas who played by ollie of sod used by a director the individualism profession a professional relations the public to keep codes of conduct pr in speaking. Abstrak. Penelitian ini berjudul Representasi, Realitas, dan Ideologi Dalam Film Jersey Girl (Studi Kualitatif Pendekatan Semiotika John Fiske dalam Bicara pada Kode Etik Public Relations Film Jersey Girl). Tujuan penelitian untuk mengkaji dan menganalisis representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Untuk mengkaji dan menganalisis relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Untuk mengkaji dan menganalisia ideologi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Tujuan penelitian mengkaji dan menganalisis representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film “Jersey Girl”. Mengkaji dan menganalisis relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Mengkaji dan menganalisia ideologi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film Jersey Girl. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan perspektif semiotika John Fiske. Data yang di peroleh didapatkan melalui analisis tekstual, wawancara, dan studi kepustakaan. Simpulan: representasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film yaitu kode budaya seperti penampilan (appearance), kostum (dress), lingkungan (environment), kode kelakuan (behavior), kode dialog (speech), kode gesture (gerakan), dan kode expression (ekspresi) pembahasan dalam ekspresi peran utama Ollie. relasi kode etik public relations dalam menjaga bicara di film ditujukan kepada kode kamera, lighting, kode konflik, kode musik, dan kode dialog. Yang lebih menonjol dalam level ini, pertama pada kode kamera dan lighting yang memvisualkan profesi public relations yang diperankan oleh Ollie Ideologi yang digunakan oleh sutradara yaitu individualisme (individualism) profesi seorang professional public relations yang harus menjaga kode etik PR dalam berbicara.
Komunikasi Interpersonal Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak saat Pembelajaran Online Ikhsan Fadillah Natamiharja; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5412

Abstract

ABTRACT, interpersonal communication is a communication between individuals that is commonly carried out by a group of people through face-to-face media between two or more people, therefore this interpersonal communication is needed to increase children's learning motivation when online learning is carried out. The qualitative method used by the researcher with this case study approach is in accordance with what the researcher wants to make regarding interpersonal communication in influencing children's learning motivation during online learning. SDN Panggilingan II is one of the schools that implements online learning caused by covid-19. This study shows that children's learning motivation affects when parents communicate interpersonal with their children, so that the child can learn well and optimally even though the learning is only done at home. ABSTRAK, Komunikasi interpersonal merupakan suatu komunikasi antar individu yang dilakukan secara tatap muka antara dua orang atau lebih dan biasanya dilakukan oleh sekelompok orang, oleh karenanya komunikasi interpersonal sangat diperlukan guna meningkatkan motivasi belajar anak saat pembelajaran daring dilaksanakan. Metode kualitatif yang digunakan oleh peneliti tersebut dengan pendekatan studi kasus ini sangat sesuai dengan apa yang ingin peneliti buat mengenai komunikasi interpersonal dalam mempengaruhi motivasi belajar anak saat pembelajaran daring. SDN Panggilingan II adalah salah satu sekolah yang menerapkan pembelajaran daring yang diakibatkan oleh covid-19. Penelitian ini menghasilkan bahwa motivasi belajar anak berpengaruh ketika orang tua melakukan komunikasi interpersonal terhadap anaknya, sehingga anak tersebut bisa belajar dengan baik dan maksimal walaupun belajarnya hanya dilakukan dirumah.
Strategi Marketing Public Relation Brand Lokal Hijab Bandung: (Studi Kasus pada Kisera Indonesia Melalui Event Inacraft 2022 untuk Meningkatkan Brand Image Perusahaan) Nadhia Syafiyyah Setiady; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5432

Abstract

Abstract The Muslim fashion business competition in getting consumers affects the way a company carries out its promotion and marketing through public relations. The MPR strategy is one of the ways that can contribute to improving the company's brand image. Kisera uses the MPR strategy in facing the fashion business competition to increase the number of products sold in the market. One way to do this is by participating in events in Indonesia.This study aims to identify the planning process, implementation, and obstacles in applying the MPR strategy carried out by Kisera in the 2022 Inacraft Event to improve the brand image. This study uses a qualitative method with a case study approach based on the Three Ways Strategy theory by Rosady Ruslan. Data were collected by conducting interviews, non-participant observations, taking documentation and literature studies. Interviews were conducted by taking the Owner, PIC and one of the visitors of Kisera booth as the resources. The results showed that at the planning stage, Kisera used a pull strategy to encourage the public to visit the Kisera booth stage. At the implementation stage, Kisera carried out a strategy according to the plan, namely uploading posters on social media Instagram and broadcast chat to its customers via WhatsApp. As for the obstacle faced by Kisera is the limited number of human resources at the stage booth so that customers are not served quickly. However, this can be overcome with the presence of a storekeeper. Through optimizing the MPR strategy, Kisera proved to be able to run the event effectively and efficiently. Abstrak Persaingan bisnis fashion muslim dalam memperebutkan konsumen berkaitan dengan cara perusahaan untuk melakukan promosi dan pemasarannya melalui public relations. Strategi MPR dapat berkontribusi dalam meningkatkan brand image perusahaan. Kisera menggunakan strategi MPR dalam menghadapi persaingan bisnis fashion untuk meningkatkan jumlah produk yang terjual di pasaran, salah satu cara yang dilakukannya dengan mengikuti event di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses perencanaan, implementasi dan hambatan dalam strategi MPR Kisera melalui Event Inacraft 2022 untuk meningkatkan brand image. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Three Ways Strategy oleh Rosady Ruslan. Dengan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus, penulis mengumpulkan data berupa wawancara, observasi non-partisipan, dokumentasi dan studi pustaka. Penulis mewawancarai narasumber yaitu Owner, PIC dan salah satu pengunjung stage booth Kisera. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menemukan perencanaannya Kisera menggunakan pull strategy dengan tujuan mendorong public untuk mengunjugi stage booth Kisera, implementasinya Kisera melakukan strategi sesuai dengan rencana yaitu menggunggah poster di media social Instagram dan broadcast chat kepada customernya melalui whatsapp, hambatan yang terjadi ialah keterbatasan SDM di stage booth sehingga customer tidak terlayani secara cepat, akan tetapi storekeeper dapat mengatasinya secara baik. Melalui optimalisasi strategi MPR Kisera terbukti bahwa Kisera mampu menjalankan event secara efektif dan efisien.
Marketing Public Relations dalam Membangun Brand Awareness Aliyah Salma Dwi Pratiwi; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5517

Abstract

Abstract. The development of technology in this era dramatically affects the lives of Indonesian people, one of which is the ease in the field of information dissemination. The success of antidote.reseau as one of the UMKM in the fashion industry in marketing its products has attracted the interest of researchers to explore Marketing Public Relations activities which are used in the hope that it will have a good impact on other UMKM. Three issues are discussed in this study, namely: (1) the Management of Instagram @antidote.reseau in conveying information to the public; (2) The intensity of information delivery by the antidote.reseau through Instagram in increasing public knowledge about the brand; (3) The reasons for the antidote.reseau using Instagram to build brand awareness. In examining these three issues, researchers used a case study research method with a qualitative approach. The author uses a conceptual framework in the form of theories and concepts as an analytical knife in answering the problem formulation that has been determined. Theories and concepts used by the author are Marketing Public Relations theory, Public Relations theory, brand awareness theory, new media theory, and the Instagram concept. Abstrak. Dengan berkembangnya teknologi pada zaman ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah kemudahan di bidang penyebaran informasi. Keberhasilan Antidote Reseu sebagai salah satu UMKM di bidang industri Fashion dalam memasarkan produknya menarik minat peneliti untuk mendalami kegiatan Marketing Public Relation yang digunakan dengan harapan dapat memberikan dampak baik bagi UMKM lainnya. Terdapat tiga permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yakni tentang : (1) Pengelolaan Instagram @antidote.reseau dalam menyampaikan informasi kepada publik; (2) Intensitas penyampaian informasi oleh antidote.reseau melalui Instagram dalam meningkatkan pengetahuan khalayak tentang brand; (3) Alasan antidote.reseau menggunakan Instagram dalam membangun brand awareness. Dalam meneliti terhadap tiga persoalan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penggunaan kerangka konseptual berupa teori dan konsep digunakan sebagai pisau analisis oleh penulis dalam menjawab rumusan masalah yang telah ditentukan. Teori dan konsep yang digunakan penulis yaitu teori Marketing Public Relations, teori Public Relations, teori brand awareness, teori new media dan konsep Instagram.
Implementasi Kegiatan CSR Vaksinasi Gotong Royong Oleh PT Bio Farma Kota Bandung Saat Pandemi: Studi Kasus di PT Bio Farma Kota Bandung Fina Pebriana; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5534

Abstract

Abstract—This research is motivated by the existence of the COVID-19 pandemic in Indonesia. This study aims to find out how the implementation of Gotong Royong CSR activities by PT Bio Farma Bandung city changed during a pandemic. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Researchers obtained data sources from informants, who were four people who were involved in and affected by PT Bio Farma's CSR program and are still in the city of Bandung. The results of this study began with PT Bio Farma's planning of Gotong Royong Vaccination CSR activities by collaborating with external parties as well as internal parties from the company to disseminate information and assist the Gotong Royong Vaccination program when it is implemented on the spot. The program was then carried out by involving several divisions, including the security division, the admin team, the data verification team, the medical team, the VGR team, and the consumption team. The implementation was carried out for one week by providing a quota for five hundred participants per day. After the implementation was completed, an evaluation was carried out for the participants using the questionnaire method while the implementation team on duty in the field evaluated each end of the Mutual Cooperation Vaccine implementation session. PT Bio Farma overcame the obstacles by way of a joint solution from each of its divisions and continues to maximize the Gotong Royong Vaccination program to assist government programs in spreading and accelerating vaccination. Abstrak—Penelitian ini di latar belakangi atas adanya pandemi Covid-19 yang berada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan CSR Vaksinasi Gotong Royong oleh PT Bio Farma kota Bandung saat pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti mendapatkan sumber data dari informan yang merupakan empat orang yang terlibat dan terkena dampak dari program CSR PT Bio Farma dan masih di daerah kota Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah diawali dengan perencanaan kegiatan CSR Vaksinasi Gotong Royong oleh PT Bio Farma adalah melakukan kerjasama dengan melibatkan pihak eksternal dan juga pihak internal dari perusahaan untuk penyebaran informasi dan membantu program Vaksinasi Gotong Royong saat pelaksanaannya di tempat, selanjutnya dilakukan pelaksanaan dengan melibatkan beberapa divisi untuk ditempat dari divisi keamanan, tim admin, tim verifikasi data, tim medis, tim VGR dan tim konsumsi. Pelaksanaan dilakukan selama satu minggu dengan menyediakan kuota untuk lima ratus peserta per harinya, setelah pelaksanaan selesai dilakukan evaluasi untuk peserta dengan metode penyebaran angket sedangkan untuk tim pelaksana yang bertugas di lapangan dilakukan evaluasi setiap akhir sesi pelaksanaan Vaksin Gotong Royong, PT Bio Farma mengatasi hambatan yang ada dengan cara solusi bersama dari setiap divisinya, PT Bio Farma tetap memaksimalkan program Vaksinasi Gotong Royong untuk membantu program pemerintah penyebaran dan percepatan vaksinasi.