cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 119 Documents
Representatif Jurnalisme Investigasi dalam Buku Bandung Pop Darlings Bikry Praditya Nur Alam; Septiawan Santana Kurnia
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.025 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4148

Abstract

Abstract. Almost three decades have passed after indies became an anomaly in Bandung underground music scene, their growth and development slowly but surely; never really famous, but never really die. In 2019, the book Bandung Pop Darlings appeared, which slickly reviews the history of the growth and development of the indiepop scene in Bandung from 1995 to 2015. Of course, long research and investigation was required in its production, given the lack of music archiving in Indonesia, especially regarding indiepop.Departing from these concerns, this study intends to review how the representation of investigative journalism in the book Bandung Pop Darlings? This study uses a qualitative method with an explanatory case study approach as described by Robert K. Yin. Researchers also matched Paul Williams eleven investigative reporting steps.The results of this study found that in its production, the Bandung Pop Darlings book uses the workings of journalism, especially investigative journalism which is indicated by people trails and paper trails activities, in addition to its reporting techniques it also contains eleven steps of reporting on Paul Williams investigative journalism, so that this book in addition to representing journalism investigative journalism but also as a product of investigative journalism itself. Due to the minimal historical record of the indiepop scene in Bandung, this book is one of the first and main historical sources of the Bandung indiepop scene.Abstrak. Hampir tiga dekade berlalu setelah indies menjadi anomali di skena musik bawah tanah Bandung, tumbuh kembangnya perlahan namun pasti; tidak pernah benar-benar tenar, namun tidak pernah pula benar-benar mati. Di tahun 2019, muncul buku Bandung Pop Darlings yang secara apik mengulas kembali tentang sejarah tumbuh kembang skena indiepop di Bandung mulai dari tahun 1995 hingga 2015. Tentu dalam pembuatannya dibutuhkan riset dan investigasi panjang mengingat minimnya pengarsipan musik di Indonesia terkhusus tentang indiepop. Berangkat dari keresahan-keresahan tersebut, penelitian ini bermaksud untuk mengulas bagaimana representasi jurnalisme investigasi dalam buku Bandung Pop Darlings? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatoris seperti yang dijelaskan oleh Robert K. Yin. Peneliti juga mencocokan dengan sebelas langkah pelaporan investigasi milik Paul Williams. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwasanya dalam pembuatannya, buku Bandung Pop Darlings menggunakan cara kerja jurnalistik khususnya jurnalisme investigasi yang ditunjukkan dengan kegiatan people trails dan paper trails, selain itu teknik peliputannya pun mengandung kesebelas langkah pelaporan jurnalisme investigasi Paul Williams, sehingga buku ini selain merepresentasikan jurnalisme investigasi tapi juga merupakan sebagai produk dari jurnalisme investigasi itu sendiri. Dikarenakan catatan sejarah skena indiepop di Bandung yang begitu minim, buku ini menjadi salah satu sumber sejarah yang pertama dan utama dari skena indiepop Kota Bandung.
Hubungan antara Pesan Persuasif dengan Sikap Followers di Media Sosial Refika Noorkesuma Mukti; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.442 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4156

Abstract

Abstract. The process of delivering messages in this digital era continues to grow and becomes easier, of course the development of the internet affects it. The media that is the main stream of message delivery today is social media, and one of them is Instagram. Instagram is not only used by individuals but also organizations that have an impact on society. Including Greenpeace Id as a non-governmental environmental organization who spreads information about the environment on their Instagram. The spread of messages carried out by Greenpeace is persuasive which aims to provide awareness to their Instagram followers. In accordance with the identification of the problem, this study aims to see how the relationship of persuasive messages on Instagram @greenpeace.id through aspects of the central route and peripheral route with the attitude of their followers. This research uses correlational study method. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires, literature studies and online data searches. To dissect this research, cognitive psychology theory, S-O-R theory, elaboration possibility theory and attitude theory are used. The sampling technique used is purposive sampling with several criteria that the authors have determined. For sampling author using slovin and obtained as many as 100 respondents. In testing the validity and reliability of questions distributed questionnaires can be said to be valid and reliable. The results in this study have a significant relationship between persuasive messages on Instagram @greenpeace.id and the attitude of taking care the environment of their followers. Abstrak. Proses penyampaian pesan di era digital ini terus berkembang dan menjadi semakin mudah tentu saja perkembang internet mempengaruhi hal itu. Media yang menjadi arus utama penyampaian pesan saat ini adalah media sosial salah satu platformnya yaitu Instagram. Instagram tidak hanya digunakan oleh individu tetapi juga organisasi yang mempunyai pengaruh untuk masyarakat. Termasuk Greenpeace Id sebagai organisasi lingkungan non Pemerintah yang menyebarkan infromasi mengenai lingkungan hidup dari platform Instagramnya. Penyebaran pesan yang dialkukan oleh greenpeace bersifat persuasif yang memang bertujuan untuk memberikan awareness kepada para pengikut Instagramnya. Sesuai dengan identifikasi masalah, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan pesan persuasif dalam Instagram @greenpeace.id melalui aspek central route dan peripheral route dengan sikap para followersnya. Penelitian ini menggunakan metode studi korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, studi pustaka dan penelusuran data online. Untuk membedah penelitian ini digunakan teori psikologi kognitif, teori S-O-R, teori elaborasi likelihood dan teori sikap. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah penulis tentukan. Pengambilan sampel menggunakan slovin dan didapatkan sebanyak 100 responden. Pada uji validitas dan reliabilitas pertanyaan untuk penyebaran angket dapat dikatakan valid dan reliabel. Hasil dalam penelitian ini adanya hubungan yang signifikan hubungan antara pesan persuasif dalam Instagram @greenpeace.id dengan sikap menjaga lingkungan followersnya.
Hubungan Pesan Moral dalam Lagu Beyond The Scene (BTS) dengan Sikap Penggemarnya Sarah Aprilia Lukman; Ratri Rizki
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.801 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4168

Abstract

Abstract. Many musicians make a song with various messages implied in it, one example is a boy band from South Korea with hundreds of millions of fans from various countries, namely Beyond The Scene or familiarly called BTS. It is undeniable that the attitude of a time has a correlation with the song being listened to. In accordance with the identification of the problem, this study aims to see how the moral message in BTS songs through prosocial and anti-social aspects relates to the attitude of BTS fans, namely ARMY. This research uses correlational study method. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires, literature studies and online data searches. To dissect this research, mass communication, cognitive psychology theory, S-O-R theory and social cognitive theory are used. The respondents in this study were ARMYs in Indonesia. Sampling using the Slovin formula and obtained as many as 99 respondents. In testing the validity and reliability of the questions for distributing the questionnaire, it can be said to be valid and reliable. The results in this study are there a significant relationship between the moral message in the BTS song Permission to Dance with the social attitudes of Adorable Representative MC For Youth (ARMY) in Indonesia. Abstrak. Banyak musisi membuat suatu karya lagu dengan berbagai macam pesan yang tersirat di dalamnya salah satu contohnya boyband asal Korea Selatan dengan ratusan juta penggemar dari berbagai macam negara yaitu Beyond The Scene atau akrab disebut BTS. Tidak dipungkiri sikap suatu waktu mempunyai korelasi dengan lagu yang didengarkan. Sesuai dengan identifikasi masalah, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan pesan moral dalam lagu BTS melalui aspek Prososial dan Anti Sosial dengan sikap para penggemar BTS yaitu ARMY. Penelitian ini menggunakan metode studi korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, studi pustaka dan penelusuran data online. Untuk membedah penelitian ini digunakan teori komunikasi massa, teori psikologi kognitif, teori S-O-R dan teori kognitif sosial. Responden yang menjadi penelitian ini adalah ARMY yang berada di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan sebanyak 99 responden. Pada uji validitas dan reliabilitas pertanyaan untuk penyebaran angket dapat dikatakan valid dan reliabel. Hasil dalam penelitian ini adanya hubungan yang signifikan hubungan antara pesan moral dalam lagu BTS Permission to Dance dengan sikap sosial penggemarnya Adorable Representative MC For Youth (ARMY) di Indonesia.
Model Jurnalisme Naratif dalam Novel Sang Pewarta Annisa Nur Tiara; Alex Sobur
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.101 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4176

Abstract

Abstract. Novel is a form of writing which is a mass media of journalistic products wrapped and packaged using literary language. This research on “The Model of Narrative Journalism in the Novel Sang Pewarta” aims to determine the structure of the 3-act narrative according to Tzevetan Todorov’s theory. To be later linked and distributed in scene o gram. Using qualitative research methods, with a narrative analysis approach and using the theory of narrative structure according to Tzevetan Todorov. Observation, Literature Study, and Document Study were conducted to collect data, and analyze it in 3 stages, namely data reduction, data presentation and then drawing conclusions. Finally, to test the validity of the data, it is done by triangulating the theory, linking the data with the existing theory. This study resulted in 3 research points, firstly that a narrative has an initial balancing act which is aimed at the initial 6 chapters of the novel describing the initial situation, secondly there are 17 chapters on conflict patterns where the main character is experiencing a lot of disturbances, the last there are 3 chapters in the novel. the final balance pattern, when the main character tries to restore balance. Abstrak. Novel, salah satu bentuk tulisan yang merupakan media massa produk jurnalistik yang dibalut dan dikemas menggunakan bahasa sastra. Penelitian tentang “Model Jurnalisme Naratif dalam novel Sang Pewarta” ini bertujuan untuk mengetahui struktur narasi 3 babak menurut teori Tzevetan Todorov. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan analisis naratif dan menggunakan teori struktur narasi menurut Tzevetan Todorov, untuk kemudian dikaitkan dan didistribusikan menggunakan scene o gram. Observasi, Studi Pustaka, dan Studi Dokumen dilakukan untuk mengumpulkan data, dan menganalisisnya dengan cara 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Terakhir, untuk menguji keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi teori, mengaitkan data dengan teori yang ada. Penelitian ini menghasilkan 3 poin penelitian, pertama bahwa sebuah narasi memiliki babak keseimbangan awal yang ditujukan dengan 6 bab awal pada novel yang menggambarkan situasi awal, yang kedua terdapat 17 bab pada pola konflik dimana tokoh utama sedang mengalami banyak gangguan, yang terakhir terdapat 3 bab pada pola keseimbangan akhir, saat tokoh utama berusaha mengembalikan keseimbangan.
Pengaruh Literasi Digital pada Media Online Youtube terhadap Perilaku Generasi Z dalam Mencari Informasi Kesetaraan Gender pada Lingkup Mahasiswa Ambar Abiyan Gunawan; Doddy Iskandar
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.071 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4345

Abstract

Abstract. Along with the rapid development, many aspects of human life are changing, one of which is seeking information. Today's digital media and information technology provide various challenges for their users, such as accessing, analyzing, selecting, and utilizing various available information. This goes hand in hand with digital literacy in online media such as YouTube which is very important in this era. Youtube is a channel to find information that is widely used today. Generation Z (digital native) is the generation closest to information technology and is active in using the internet. Digital literacy is a must for everyone. Technology can also distinguish behavior in seeking information, sources of information accessed through gadgets or other ICT devices. The purpose of this study was to determine the effect of digital literacy on online media on the behavior of Generation Z in seeking information. The theory used in this study is the uses and gratification theory. This study uses a quantitative approach with a simple linear regression descriptive method. To get the results of the study, 192 samples were taken from 371 students of Fikom Unisba 2018. The results showed that respondents gave a fairly good response regarding the influence of digital literacy variables on information seeking behavior. Based on the calculation results, there is a fairly strong relationship between digital literacy variables and information seeking behavior variables. Meanwhile, based on the value of the coefficient of determination, it is explained that the digital literacy variable has a significant influence on information seeking behavior. Abstrak. Seiring dengan perkembangan yang begitu pesat banyaknya aspek-aspek kehidupan manusia yang berubah, salah satunya mencari informasi. Media digital dan teknologi informasi saat ini memberikan berbagai tantangan bagi penggunanya seperti mengakses, menganalisis, memilih, dan memanfaatkan berbagai informasi yang tersedia. Hal ini beriringan pula dengan adanya literasi digital pada media online seperti youtube yang sangat penting di era seperti saat ini. Youtube menjadi salah satu kanal untuk mencari informasi yang banyak digunakan saat ini. Generasi Z (digial native) merupakan generasi yang paling dekat dengan teknologi informasi dan aktif dalam menggunakan internet . Literasi digital menjadi salah satu keharusan yang dimiliki oleh setiap orang. Teknologi pula dapat membedakan perilaku dalam mencari informasi, sumber-sumber informasi yang diakses melalui gadget atau perangkat TIK lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi digital pada media online terhadap perilaku generasi Z dalam mencari informasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori uses and gratification. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif regresi linier sederhana. Untuk mendapatkan hasil penelitian, diambil 192 sample dari 371 mahasiswa Fikom Unisba 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden memberikan respon yang cukup baik mengenai pengaruh variabel – variabel literasi digital terhadap perilaku pencarian informasi. Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat hubungan yang cukup kuat antara variabel literasi digital terhadap variabel perilaku pencarian informasi. Sedangkan berdasarkan nilai koefisien determinasi menjelaskan bahwa variabel literasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pencarian informasi.
Implementasi Layout Desain Grafis pada Konten Fanpage Gameqoo di Diarium Internal Telkom aulia berliani; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.172 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4384

Abstract

Abstract. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) is a State Owned Enterprise State-owned enterprises (BUMN) engaged in information technology services and communication (ICT) and telecommunications networks in Indonesia. In an attempt transformed into a digital telecommunication company, TelkomGroup implement the company's business and operational strategies that customer-oriented (customer-oriented). The transformation will make the TelkomGroup organization more lean (lean) and agile (agile) in adapting to changes in the telecommunications industry which is going very fast. For 6 months undergoing a certified internship with an independent campus and PT Telkom Indonesia as a partner, is a challenge for the participants to help partners (companies/startups/communities) to work on graphic design needs. Participants will be equipped with the ability Design Testing, Design Evaluation, Design UI/UX and others. Besides Therefore, participants will be given hands-on experience in a team to create several marketing campaigns that require design needs. This program has a mission, namely to improve work abilities/skills and job readiness for participants by equipping (soft skills, graphic design, UI/UX, layout design, problem analysis, etc.), provide experience as a graphic designer and connect participants to partners company for job opportunities. Participants are given the opportunity to learn about workflows, job desks and others for 2 weeks, then the remaining 22 weeks are used for real project work on partners. Abstrak. PT Telkom I ndonesia (Persero) Tbk (Telkom) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Dalam upaya bertransformasi menjadi digital telecommunication company, TelkomGroup mengimplementasikan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented). Transformasi tersebut akan membuat organisasi TelkomGroup menjadi lebih lean (ramping) dan agile (lincah) dalam beradaptasi dengan perubahan industri telekomunikasi yang berlangsung sangat cepat. Selama 6 bulan menjalani magang bersertifikat bersama kampus merdeka dan PT Telkom Indonesia sebagai mitra, merupakan tantangan tersendiri bagi para peserta untuk membantu mitra (perusahaan/startup/komunitas) untuk mengerjakan kebutuhan design grafis. Peserta akan dilengkapi dengan kemampuan Desain Testing, Desain Evaluation, Desain UI/UX serta yang lain-lain. Selain itu, peserta akan diberikan pengalaman langsung didalam sebuah tim untuk membuat beberapa campaign marketing yang memerlukan kebutuhan desain. Program ini memiliki misi yaitu meningkatkan kemampuan kerja/skill dan kesiapan kerja bagi peserta dengan membekali (soft skill, desain grafis, desain UI/UX, desain layout, problem analysis dan lain-lain), memberikan pengalaman sebagai desainer grafis dan menghubungkan peserta ke mitra perusahaan untuk peluang kerja. Peserta diberikan kesempatan untuk belajar mengenai workflow, jobdesk dan lain-lain selama 2 minggu, kemudian sisa 22 minggu digunakan untuk pengerjaan proyek nyata pada mitra.
Artsteps.com sebagai Media Apresiasi Karya Foto Muhammad Hilmy Ashshiddiq; Kiki Zakiah Darmawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.087 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4466

Abstract

Abstract. This research is based on the development of the internet which is supported by the Covid-19 pandemic. In this case, KMJ UNISBA held a virtual photo exhibition. The media used is the website from ArtSteps.com. The object of research is the virtual photo exhibition “The Other Side Of Pandemic” KMJ UNISBA. The author uses qualitative research methods as a tool to complete this research case study. The data collection techniques of this research are observation, interviews, documentation, internet searching. After that, the validity of the data was tested by triangulation of sources and data collection. The purpose of this research is to determine the role, management and handling of obstacles in presenting virtual photo works. The results of this study are based on 3 simultaneous ones contained in the Social Construction Theory. Simultaneously, these are interconnected, the process of externalizing ArtSteps.com as a medium of appreciation for holding virtual exhibitions. In the process of objectification ArtSteps.com as a social product has several advantages that can be a means of support. Internalization process is a direct understanding and interpretation of an objective event as the expression of a meaning. Abstrak. Penelitian ini berlatar belakang perekembangan internet yang didukung dengan kondisi pandemic Covid-19. Dalam hal ini KMJ UNISBA mengadakan pameran foto yang diadakan secara virtual. Media yang digunakan adalah website dari ArtSteps.com. Objek penelitian pameran foto virtual “The Other Side Of Pandemic” KMJ UNISBA. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai alat untuk menyelesaikan studi kasus penelitian ini. Teknik pengambilan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, internet searching. Setelah itu dilakukan uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan pengumpulan data. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui peran, pengelolaan dan penangan kendala dalam menyajikan karya foto virtual. Hasil dari penelitian ini didasari oleh 3 simultan yang terdapat pada Teori Konstruksi Sosial. Simultan ini saling berhubungan, proses eksternalisasi ArtSteps.com sebagai media apresiasi untuk mengadakan pameran virtual. Pada proses objektivasi ArtSteps.com sebagai produk sosial memiliki beberapa kelebihan yang dapat menjadi sarana pendukung. Proses Internalisasi merupakan pemahaman dan penafsiran yang langsung dari suatu peristiwa objektif sebagai pengungkapan suatu makna.
Pendekatan Framing Pann dan Kosicki pada Jurnalisme Advokasi dalam Pemberitaan Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Edgina Rizqon Thoyiban; Doddy Iskandar
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.485 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4493

Abstract

Abstract. This study aims to find out how Advocacy journalism relates to the framing of reporting on corruption cases in the online Tribune and Minds of the People online media in handling corruption cases in West Bandung Regency. Framing analysis uses Pann and Konsicki framing in which there are four structures analyzed, namely syntax, script, theme and rhetoric. In this research, the researcher uses constructivism paradigm with qualitative method. The subjects in this study were the online Tribune media and the online Pikiran Rakyat. Data collection techniques were carried out by interviewing and studying literature. Then the data analysis technique used Pan and Kosicki framing analysis, and tested the validity of the data by data triangulation. This study resulted in three conclusions, namely; (1) The three news articles published in the Online Tribune put forward accurate and actual facts and data. Based on the framing analysis, the syntactic, script, and thematic structures were fulfilled well, while the rhetorical structure was not used too much; (2) The three news articles published in the Pikiran Rakyat Online, on the syntactic structure, lack of attention to leads, on the thematic structure of the use of detail, and lack of coherence, and on the rhetorical element of the repeated use of idioms and photos that do not match the content of the news; (3) The Tribune Advocacy Journalism Model is more of a distributor of information and law enforcement. The Pikiran Rakyat, whose advocacy model puts more pressure on the accused. Here the role of the Pikiran Rakyat provides sanctions in the form of community sanctions. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana jurnalisme Advokasi terhadap framing pemberitaan kasus korupsi di media Tribun online dan Pikiran Rakyat online pada penanganan kasus korupsi di Kabupaten Bandung Barat. Analisis framing menggunakan framing Pann dan Konsicki yang mana ada empat struktur yang dianalisis, yaitu sintaksis,skrip,tematik dan retoris. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah media Tribun online dan Pikiran Rakyat online Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan studi pustaka. Kemudian teknik analisis data menggunakan analisis framing Pan dan Kosicki, dan uji keabsahan data dengan triangulasi data. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan yaitu; (1) Tiga berita yang dimuat di Tribun Online mengedepankan fakta dan data yang akurat dan actual. Berdasarkan analisis framing, struktur sintaksis, skrip, dan tematik terpenuhi dengan baik, sedangkan struktur retoris tidak terlalu banyak digunakan; (2) Tiga berita yang dimuat di Pikiran Rakyat Online, pada struktur sintaksis, kurang memperhatikan lead, pada struktur tematik penggunakan detail, dan koherensi yang kurang, dan pada unsur retoris penggunaan idiom yang berulang kemudian foto yang tidak sesuai dengan isi berita; (3) Model Jurnalisme Advokasi Tribun lebih kepada penyalur informasi dan penegakkan hukum. Pikiran Rakyat, yang model advokasinya lebih menekan terdakwa. Disini peran Pikiran Rakyat memberikan sanksi berupa sanksi masyarakat.
Jurnalisme Advokasi dalam Film Dokumenter Tenggelam dalam Diam Denis Purna Eka Putra; Santi Indra Astuti
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.241 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4529

Abstract

Abstract. Start from the interest of researchers in WatchDoc Docummentary Makers researchers view WatchDoc as an alternative media in voicing the rights of marginalized communities in addition they are also sensitive about environmental damage issues. One of his works Drowning In Silence is one of the works of WatchDoc Docummentary Makers that reveals the impact of abrasion that increasingly threatens residents around the coast. The research aims to find out the practice of advocacy journalism in the film Drowned In Silence by WatchDoc Docummentary Makers. This study uses qualitative research methods, researchers use qualitative data collection, namely in-depth interviews, used to find out the experiences or opinions of informants regarding issues that occur to prove the information or information that has been obtained. The focus of the film Drowning In Silence, The impact of the climate crisis is a disaster, especially for cities located around the island of Java, the cause can be concluded in programs that build roads, buildings and agricultural land. The issue raised in this documentary, this film tries to relate various climate crisis issues such as police narratives, or deforestation. The main resource persons in this research are the people who are in the most impacted areas caused by the flood disaster due to human activities. Documentary films are immersed in silence every minute presenting the facts of the impact of abrasion along with the views of the people who have suffered economic losses. It is hoped that the government will be able to provide solutions to coastal areas that have experienced and felt the impact of rising sea levels every year as well as disasters caused by heavy rains that cause flash floods that harm all aspects of the community elements who are usually the lower middle class. Journalism in this research is provocative in nature, there are several violations which have been determined regarding the policy of conserving Mangrove plants in order to restrain the rate of abrasion. Abstrak. Berawal dari ketertarikan peneliti terhadap WatchDoc Docummentary Makers peneliti memandang WatchDoc sebagai media alternatif dalam menyuarakan hak-hak masyarakat yang termarjinalkan selain itu mereka juga peka mengenai isu-isu kerusakan lingkungan. Salah satu karyanya Tenggelam Dalam Diam merupakan salah satu karya WatchDoc Docummentary Makers yang mengungkap dampak dari abrasi yang kian mengancam warga sekitar pesisir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jurnalisme advokasi dalam film Tenggelam Dalam Diam karya WatchDoc Docummentary Makers. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, peneliti menggunakan pengambilan data dengan cara kualitatif yaitu wawancara mendalam, digunakan untuk mengetahui pengalaman atau pendapat informan mengenai isuisu yang terjadi untuk membuktikan informasi atau keterangan yang telah diperoleh. Titik Berat dalam film Tenggelam Dalam Diam, Dampak dari krisis iklim menjadi bencana terutama bagi kota yang berada disekitaran pulau jawa, penyebab tersebut dapat disimpulkan pada program yang membangun jalanan, gedung sampai lahan pertanian. Isu yang diangkat dalam film dokumenter ini, Film ini mencoba mengaitkan berbagai permasalahan krisis iklim seperti narasi polisi, atau penggundulan hutan. Narasumber utama pada penlitian ini merupakan masyarakat yang berada didaerah paling berdampak yang dikarenakan oleh bencana banjir karena ulah manusia. Film dokumenter tenggelam dalam diam setiap menitnya menghadirkan fakta dari dampak abrasi disertai pandangan masyarkat yang mengalami kerugian ekonomi. Harapannya pemerintah mampu memberikan solusi kepada wilayah pesisir pantai yang sudah mengalami dan merasakan dampak dari kenaikan air laut setiap tahunnya serta bencana yang diakibatkan karena hujan deras yang menimbulkan banjir bandang yang merugikan seluruh aspek yang dimiliki oleh elemen-elemen masyarakat yang biasanya merupakan masyarakat menengah kebawah. Jurnalisme dalam penelitian ini bersifat provoaksi terdapat beberapa pelanggaran yang dimana sudah ditetapkan mengenai kebijakan melestarikan tanaman Mangrove guna menahan laju abrasi.
Strategi Peliputan Berita di Masa Pandemi Muhammad Ridlo Abdulrahman; rita gani
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.016 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4544

Abstract

Abstract. The purpose of this research is to find out the process of news coverage about Covid-19 conducted by tribunjabar.id journalists during the Covid-19 pandemic in Bandung, to find out how to pack news reports about Covid-19 conducted by tribunjabar.id journalists during the Covid-19 pandemic in Bandung, to find out the obstacles faced during the news coverage about Covid-19 conducted by tribunjabar.id journalists during the Covid-19 pandemic in Bandung , and to find out important factors related to the reason tribunjabar.id journalists are still doing news coverage about Covid-19 during the Covid-19 pandemic in Bandung. The research method used is qualitative method, research approach using case study, data collection technique using in-depth interview, documentation, and observation. The subject of this research is the Editor-in-Chief of tribune jabar, journalist of tribune jabar, and journalistic expert. The results of this study are about the process of news coverage, how to pack news reports, the obstacles faced at the time of news coverage about Covid-19, and knowing important factors related to the reasons for journalists jabar.tribunnews. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses peliputan berita mengenai Covid-19 yang dilakukan oleh jurnalis tribunjabar.id pada masa pandemic Covid-19 di Bandung, untuk mengetahui cara pengemasan laporan berita mengenai Covid-19 yang dilakukan oleh jurnalis tribunjabar.id pada masa pandemic Covid-19 di Bandung, untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi pada saat peliputan berita mengenai Covid-19 yang dilakukan oleh jurnalis tribunjabar.id pada masa pandemic Covid-19 di Bandung, dan untuk mengetahui faktor-faktor penting terkait dengan alasan jurnalis tribunjabar.id masih melakukan peliputan berita mengenai Covid-19 pada masa pandemic Covid-19 di Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, pendekatan penelitiannya menggunakan studi kasus, teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Subjek penelitian ini adalah Pimpinan redaksi tribun jabar, jurnalis tribun jabar, dan ahli jurnalistik. Hasil penelitian ini adalah mengenai proses peliputan berita, cara pengemasan laporan berita, kendala-kendala yang dihadapi pada saat peliputan berita mengenai Covid-19, dan mengetahui faktor-faktor penting terkait dengan alasan jurnalis jabar.tribunnews.

Page 3 of 12 | Total Record : 119