cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 124 Documents
Praktik Mobile Journalism dalam Peliputan Jurnalis Voice of America di Indonesia Aryana Catur Rangga; Firmansyah; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5605

Abstract

Abstract: The rapid development of the times, affecting all forms of change and progress for society. Technological transformation in the field of communication and information dissemination is one of those affected by these changes. Cellphones or cell phones are a means of communication technology in the production of content. Mobile Journalism (MOJO) can be unique in terms of convergence and multimedia in journalistic practice professionally. MOJO practice is implemented by media companies with different practices, one of which is the Voice of America media, the Indonesian bureau. Using a qualitative research methodology and a constructivist paradigm, researchers explore how technology determines VOA journalists in the Reductionistic, Monistic, Neutralizing, and Technological Imperative spheres. MOJO is dissected through the case study method according to Robert E. Stake. Qualitative data analysis was carried out by interviews, document analysis, and observation. The results of the study show that MOJO helps journalists simplify their tasks, especially in the technical aspects. But it's not without drawbacks, for example coverage using a smartphone result not as good as if using a professional camera. In addition, the use of smartphones during coverage often gives an unprofessional impression, thereby affecting the trustworthiness of the informants during coverage. Abstrak: Perkembangan zaman secara pesat, memengaruhi segala bentuk perubahan dan kemajuan bagi masyarakat. Transformasi teknologi di bidang komunikasi dan penyebaran informasi menjadi salah satu yang terkena dampak perubahan tersebut. Handphone atau telepon genggam menjadi salah satu alat teknologi komunikasi dalam produksi sebuah konten. Mobile Journalism (MOJO) dapat menjadi keunikan tersendiri dari segi konvergensi dan multimedia pada praktik jurnalis secara profesional praktik MOJO diimplementasikan oleh perusahaan media dengan praktik yang berbeda-beda, salah satunya media Voice of Amerika biro Indonesia. Penelitian berparadigma konstruktivis dengan metodologi penelitian kualitatif, yakni mengeksplorasi bagaimana praktik mobile journalism pada jurnalis VOA. MOJO dibedah melalui metode studi kasus menurut Robert E. Stake. Analisis data kualitatif dilakukan dengan wawancara, analisis dokumen, dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa MOJO membantu para jurnalis menyederhanakan tugas mereka khususnya dalam aspek teknis, melalui smartphone, seorang jurnalis bisa merekam dan/atau menyiarkan langsung peristiwa dari smartphone mereka. Namun bukan tanpa kekurangan, misalnya liputan menggunakan smartphone hasil video dan audionya tak sebagus jika menggunakan kamera profesional. Selain itu penggunaan smartphone saat liputan seringkali memberikan kesan tidak profesional sehingga mempengaruhi kepercayaan narasumber saat liputan.
Persepsi Mahasiswa Bandung pada Konten Podcast Deddy Corbuzier Rifqi Slamet; Tia Muthiah Umar
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5645

Abstract

Abstract. The development of internet technology plays an important role in modern communication. The number of internet users is increasing rapidly every year. Human life is greatly helped by the internet, such as in business, shopping to education. Then everyone can position themselves as communicators through their own media such as blogs, youtube or internet radio. This study aims to find out how Bandung students perceive the content of Deddy Corbuzier's podcast through their respective perceptions. This research is a qualitative descriptive research, namely research that reveals certain social situations by correctly describing the reality formed by words based on relevant data collection and data analysis techniques, while in this study using the number of sources 5 [five] people. Data collection techniques used are in-depth interviews (online) and observation. This research on the perceptions of Bandung students will also look at the effects of mass communication directly or indirectly, see and analyze the psychological, socio-cultural and language barriers to communication, especially for students who have very diverse cultural backgrounds as part of the program. Indonesian society. Students as part of those who are educated in an academic environment, of course have the intellectual power to analyze a mass media in the form of podcasts; in addition to the figure and communication style of Deddy Corbuzier as a public figure and host who has a strong influence and allure for students and the user community as well as podcast connoisseurs. Students can also see and analyze Deddy Corbuzier's behavior in the podcast as a good, polite, and friendly personal figure even though under certain conditions he looks like an athlete in tight clothes but of course it is adjusted to the speakers and the content he is facing. This can have a positive effect on the development and creativity of students in general. Abstrak. Perkembangan teknologi internet memegang peranan penting dalam komunikasi jaman modern ini. Jumlah pengguna internet semakin bertambah dengan cepat tiap tahunnya. Kehidupan manusia banyak terbantu dengan adanya internet seperti dalam berbisnis, berbelanja hingga pendidikan. Kemudian semua orang dapat berposisi sebagai komunikator melalui medianya sendiri seperti blog, youtube atau radio internet. Penelitian ini telah menemukan bagaimana persepsi Mahasiwa Bandung tentang konten podcast Deddy Corbuzier melalui persepsinya masing-masing. Penelitian ini merupakan deskripstif kualitatif yakni Penelitian yang mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan data dan analisis data yang relevan, Adapun dalam Penelitian ini menggunakan jumlah narasumber 5 [lima] orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam (secara online) dan observasi. Penelitian atas persepsi Mahasiswa Bandung ini pun akan melihat efek-efek komunikasi massa secara langsung maupun tidak langsung, melihat dan menganalisa hambatan-hambatan berkomunikasi secara psikologis, sosio kultural dan hambatan berbahasa terutama bagi Mahasiswa yang memiliki latar belakang budaya yang sangat beragam sebagai bagian dari bagian masyarakat Indonesia. Mahasiswa sebagai bagian dari kalangan yang di didik dalam lingkungan akademis, tentu memiliki daya intelektual untuk menganalisa sebuah media massa berupa podcast; selain terhadap sosok dan gaya berkomunikasi Deddy Corbuzier sebagai “public figure” dan “host” yang memiliki daya kuat pengaruh dan daya pikat bagi Mahasiswa dan masyarakat pengguna maupun penikmat “podcast”. Mahasiswa pun dapat melihat dan menganalisa sikap Deddy Corbuzier dalam “podcast” tersebut sebagai sosok pribadi yang baik, sopan, dan ramah meskipun dalam kondisi tertentu terlihat berpakaian layaknya seorang atlet dengan baju ketat namun tentu disesuaikan dengan narasumber dan konten yang berada dihadapannya. Hal ini dapat memberikan efek secara positif bagi pengembangan dan kreatifitas atas diri Mahasiswa pada umumnya.
Pengaruh Fashion Influencer Thrift @rayiputra26 terhadap Gaya Busana Followers Instagram @rayiputra26 Dila Putri Fatharani; Dian Widya Putri
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5714

Abstract

Abstract. The Instagram account @rayiputra26 is often associated by many people as a fashion influencer account and how to dress luxuriously which is often uploaded, but in reality the photo uploads that are often uploaded by @rayiputra26 in highlighting the style of dress are the result of thrifting, the research method used in research This is with a quantitative approach. The sample in this study was 100 respondents, namely Instagram Followers @rayiputra26. Data collection techniques are by distributing questionnaires and observation. The data analysis technique used descriptive analysis, validity test, reliability test and hypothesis testing. The purpose of this study is to find out and analyze whether there is an influence of Fashion Influencer Thrift on the Instagram account @rayiputra26 on the fashion style of Instagram followers @rayiputra26. The results of the research on the influence of Thrift Fashion Influencers have a significant and significant influence on the Instagram account @rayiputra26 on the fashion style of Instagram followers @rayiputra26. Abstrak. Akun Instagram @rayiputra26 sering dikaitkan oleh banyak orang sebagai akun fashion influencer dan cara berpakaian mewah yang sering di unggah, akan tetapi dalam kenyataanya unggahan foto yang sering diunggah oleh @rayiputra26 dalam menonjolkan gaya berpaikan itu adalah hasil dari thrifting, Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yaitu Followers Instagram @rayiputra26. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara penyebaran kuesioner dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliablititas dan uji hipotesis. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui dan menganalisis Apakah terdapat pengaruh Fashion Influencer Thrift Pada Akun Instagram @rayiputra26 terhadap Gaya Busana Followers Instagram @rayiputra26. Hasil penelitian mengenai pengaruh Fashion Influencer Thrift memperoleh pengaruh dan signifikan Pada Akun Instagram @rayiputra26 terhadap Gaya Busana Followers Instagram @rayiputra26.
Hubungan Media Online Kampus Suara Mahasiswa dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Mahasiswa Nadyta Hana Radhiyah; Ferry Darmawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5743

Abstract

Abstract. Information is like daily food that cannot be separated from human needs. Humans access information with various motives and different goals for each individual. Currently, all mediums to access information have been made easier from various platforms. Thus, this study discusses the relationship between Suara Mahasiswa campus online media and meeting student information needs. Researchers want to know the relationship related to several aspects of news value which include extraordinaryness, actuality, and news information in the campus online media of the Suara Mahasiswa with meeting student information needs which are reviewed by four aspects according to McQuail, namely diversion needs, personal relationships, personal identity, and supervision. This study uses a quantitative approach with the correlational method, and uses the SPSS application to help calculate the data distributed through questionnaires. Researchers strengthen the research by looking for objects using random cluster sampling technique. This study uses the Uses and gratification theory as the basis for its work. The results of this study prove that there is a significant relationship between the campus online media coverage of the Suara Mahasiswa and the fulfillment of the needs of students of the Faculty of Communication Sciences class of 2019, which is supported by seven related indicators. Abstrak. Informasi ibarat makanan sehari-hari yang tak lepas dari kebutuhan manusia. Manusia mengakses informasi dengan berbagai motif dan tujuan yang berbeda-beda tiap individunya. Kala ini segala medium untuk mengakses informasi telah dipermudah dari berbagai platform. Dengan begitu penelitian ini membahas tentang hubungan media online kampus Suara Mahasiswa dengan pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa. Peneliti ingin mengetahui hubungan terkait beberapa aspek nilai berita yang diantaranya keluarbiasaan, aktualitas, dan informasi berita dalam media online kampus Suara Mahasiswa dengan pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa yang ditinjau oleh empat aspek menurut McQuail yaitu kebutuhan diversi, hubungan personal, identitas personal, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, serta menggunakan aplikasi SPSS untuk membantu menghitung data yang disebarkan melalui kuesioner. Peneliti memperkuat penelitian dengan mencari objek menggunakan teknik random cluster sampling. Penelitian ini menggunakan teori Uses and gratification sebagai landasan pengerjaannya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pemberitaan media online kampus Suara Mahasiswa dengan pemenuhan kebutuhan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi angkatan 2019 yang didukung oleh tujuh indikator terkait.
Partisipasi Citizen Journalism dalam Mengembangkan Informasi Seni Ketangkasan Domba Garut Tannia Meirina Anwar; Atie Rachmiatie
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5899

Abstract

Abstract.This research is motivated by citizen journalism or known as Citizen journalism has an active role in the process of collecting, reporting, analyzing, and disseminating news and information owned. The purpose of this study was to determine the contribution, role, and expectations of citizen journalism in the development of Sundanese cultural information, the art of dexterity of the Garut sheep on social media Instagram. This relates to the nature of humanity that needs and is accustomed to telling "story" to others. Today's culture has a lot of acculturation and many foreign cultures come. As many cultures enter, people begin to forget about it. Garut Sheep Dexterity Art which has begun to dim and is almost extinct. With the help of citizen journalism Through social media Instagram, friendship and friendship then become very easy to access, this cultural art is starting to be spread again and it can be said that this culture has increased in level from previous years. Not only in Garut, this art has also spread to several cities, for example: Bandung, Sumedang, Bogor, Tasikmalaya. This research uses a qualitative method with an explanatory case study approach. By using interview data collection techniques with informants and administrators of HPDKI (Indonesian Goat Sheep Breeders Association), observation, and content analysis or Instagram content about the art of garut sheep agility. The results of the study found that citizen journalism has an important role in developing information on the art of garut sheep agility on Instagram social media. It's just that there has been no more contribution for HPDKI or the Indonesian Sheep Goat Breeders Association as the organization that houses the art of arrowroot sheep agility. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi oleh citizen journalism atau dikenal dengan Jurnalisme Warga mempunyai peran aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, analisis, dan menyebarkan berita serta informasi yang dimiliki. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kontribusi, peran, dan harapan citizen journalism dalam pengembangan informasi budaya sunda seni ketangkasan domba garut di media sosial Instagram. Hal ini berkaitan dengan sifat kemanusiaan yang membutuhkan dan terbiasa menyampaikan “kisah” kepada sesama. Kebudayaan saat ini telah banyak akulturasi dan banyak budaya asing berdatangan. Seiring banyaknya budaya yang masuk, masyarakat pun mulai melupainya. Seni Ketangkasan Domba Garut yang sudah mulai redup dan hampir punah. Dengan dibantu oleh citizen journalism Melalui sosial media Instagram, maka perkawanan dan persahabatan lalu menjadi sangat mudah untuk diakses, Seni kebudayaan ini pun mulai terjamak lagi dan dapat dikatakan bahwa budaya ini naik tingkatannya dari taun taun sebelumnya.Tak hanya di Garut, kesenian ini pun sudah menyebar ke beberapa kota, contohnya: Bandung, Sumedang, Bogor, Tasikmalaya. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatoris. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dengan informan dan pengurus HPDKI (Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia), observasi, serta analisis isi atau konten Instagram tentang seni ketangkasan domba garut. Hasil penelitian menemukan bahwa citizen journalism memiliki peran penting dalam pengembangan infomasi seni ketangkasan domba garut di media social Instagram. Hanya saja belum ada kontribusi lebih untuk HPDKI atau Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia selaku organisasi yang menaungi seni ketangkasan domba garut.
Gaya Penulisan Media Ormas Islam Alif Gibran; Askurifai Baksin
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5938

Abstract

Abstract. The media of Islamic organizations in Indonesia can now be said to be an online media that is needed by the community, especially those who are involved in these Islamic organizations. The presence of information that feels closer personally and geographically makes Islamic mass media media the community's choice of media when the need for valid information is difficult to find. Of the various types of Islamic media organizations in Indonesia, each has its own characteristics, ranging from the variety of websites they manage to different writing styles, one of which is the style of the environment. This research focuses on how the diversity of writing between NU Jabar and Persis media can be written so as to produce the finding that how a media can determine the language style / style of its environment which is so diverse, even though it is still in the same source or rule, namely Islam. The method used in this research is qualitative with a case study approach, and uses data collection techniques in the form of observations, interviews, and literature studies. The results of the research are 1) The writing format on the West Java and Persis NU media there are some basic differences, such as the difference in the font used where NU uses the Metropolis Semibold Family font, while Persis.or.id uses the Trebuchet MS font. In the West Java NU media, they set a standard number of words for each article, which is 300 words, while in Persis they are more flexible by not specifying a minimum number of words. 2) There are differences in the mention of religious figures in the NU Jabar and Persis media, NU Jabar uses the words H. (Haji) and KH. (Kyai Haji) for the designation of religious figures, while Persis mentions Ustad or Al-Ustad. There are also many differences regarding the mention of events, for example, the mention of the word Ramadan, Prayer, Pupils and so on. 3) Basically, the West Java and Persis NU media still refer to the KBBI in determining each word choice they use. However, both of them agreed that some differences in words or what is commonly called the selingkung style is a natural thing considering this is the hallmark of an organization which eventually becomes the hallmark of the media. Abstrak. Media ormas Islam di Indonesia saat ini bisa dibilang menjadi media online yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama mereka yang berkecimpung di organisasi Islam tersebut. Hadirnya informasi yang terasa lebih dekat secara personal maupun geografis menjadikan media ormas Islam menjadi media pilihan masyarakat ketika kebutuhan akan informasi yang valid sulit ditemukan. Dari berbagai jenis organisasi media Islam di Indonesia, masing-masing memiliki ciri khasnya tersendiri, mulai dari keberagaman website yang mereka kelola hingga gaya penulisan yang berbeda-beda, salah satunya adalah gaya selingkungnya. Penelitian ini berfokus kepada bagaimana keberagaman penulisan antara media NU Jabar dan Persis dapat ditulis sehingga menghasilkan temuan bahwa bagaimana sebuah media bisa menentukan gaya bahasa/gaya selingkungnya yang begitu beragam, walaupun masih dalam sumber atau kaidah yang sama yaitu agama Islam. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Adapun hasil penelitiannya yaitu 1) Format penulisan pada media NU Jabar dan Persis terdapat beberapa perbedaan yang mendasar, seperti perbedaan font yang digunakan dimana NU menggunakan font MetropolisSemibold Family, sedangkan Persis.or.id menggunakan font Trebuchet MS. Pada media NU Jabar, mereka menetapkan standar jumlah kata tiap tulisan yaitu 300 kata, sedangkan pada media Persis mereka lebih fleksibel dengan tidak menentukan minimal jumlah kata. 2) Terdapat perbedaan penyebutan tokoh keagamaan pada media NU Jabar dan Persis, NU Jabar menggunakan kata H. (Haji) dan KH. (Kyai Haji) untuk sebutan tokoh keagamaan, sedangkan Persis menyebutkan Ustad atau Al-Ustad. Terdapat pula banyak perbedaan terkait penyebutan peristiwa contohnya seperti penyebutan kata Ramadhan, Sholat, Murid dan sebagainya. 3) Pada dasarnya, media NU Jabar dan Persis masih merujuk kepada KBBI dalam menentukan setiap pemilihan kata yang mereka gunakan. Namun keduanya bersepakat bahwa beberapa perbedaan kata atau yang biasa disebut gaya selingkung merupakan hal yang wajar mengingat hal ini merupakan ciri khas suatu organisasi yang akhirnya menjadi ciri khas pada media tersebut.
Literasi Digital dalam Menanggulangi Perundungan Siber di Dunia Olahraga Jufadli Rachmad; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5957

Abstract

Abstract. As a celebrity in sports, athletes usually use social media to maintain relationships with their fans. But it's not uncommon for an athlete to experience bullying, not infrequently social media accounts belonging to athletes and football clubs are flooded with scathing comments and even insults. This insult has a negative impact on the mentality and performance of athletes and the perpetrators of bullying themselves so that education regarding digital literacy related to cyberbullying in the world of sports is something that is considered important. As one of the teams with the largest supporter base in Indonesia, Persib's management and players' social media accounts are certainly not free from criticism. Some of these criticisms even lead to cyberbullying. The research discusses digital literacy efforts carried out by the Persib Bandung football club regarding cases of cyber bullying in the world of sports. The research was conducted using a case study analysis approach by interviewing a number of sources, namely Persib's Creative Director, Persib’s Head of Communication, Persib's Content Manajer, and Persib's Vice President of Commercial. The research results show that the digital literacy efforts carried out by Persib Media are influenced by various pressures and negative comments received by the club, based on Persib's vision in shaping the mentality of its supporters, as well as the view that Persib is a platform that can be used to educate and build society. through character development. Abstrak. Sebagai seorang selebritas di bidang olahraga, atlet biasanya menggunakan media sosial untuk menjaga hubungan dengan para penggemarnya. Namun tak jarang seorang atlet mengalami perundungan, tak jarang akun media sosial milik atlet maupun klub sepak bola dibanjiri oleh komentar-komentar pedas bahkan cacian. Cacian tersebut berdampak buruk pada mental hingga performa atlet maupun pelaku perundungan itu sendiri sehingga adanya edukasi mengenai literasi digital terkait perundungan siber di dunia olahraga menjadi hal yang dirasa penting. Sebagai salah satu tim dengan basis supporter terbesar di Indonesia, akun media sosial milik manajemen maupun para pemain Persib tentunya tak terlepas dari kritikan. Beberapa dari kritikan tersebut bahkan mengarah pada perundungan siber. Penelitian membahas terkait upaya literasi digital yang dilakukan oleh klub sepak bola Persib Bandung terkait kasus perundungan siber di dunia olahraga. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan analisis studi kasus dengan mewawancarai sejumlah narasumber yakni Creative Director Media Persib, Head of Communication Persib, Content Manajer Media Persib, dan Vice President Commercial Persib. Hasil Penelitian menunjukan bahwa upaya literasi digital yang dilakukan Media Persib dipengaruhi oleh berbagai tekanan dan komentar negatif yang diterima oleh klub, didasari oleh visi Persib dalam membentuk mental suporternya, serta pandangan bahwa Persib sebagai platform yang dapat digunakan untuk yang dapat digunakan untuk mengedukasi serta membangun masyarakat melalui pembangunan karakter.
Hubungan antara Daya Tarik Celebrity Endorser terhadap Minat Beli Followersnya Sheilla amanda Putri; Ivan Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6086

Abstract

Abstract. In Indonesia thrifting culture has become a pop culture. which people will be frugal in spending their money on secondary goods, especially clothing. The existence of thrifting culture is considered to be a counterweight to fast fashion. Currently the city of Bandung is phenomenal with a thrifting event (used clothing), one of which has become phenomenal with events held in recent years and can bring in thousands every year, several artists and celebgrams are always involved in thrifting activities at several points in the city of Bandung. . Thrift culture in the city of Bandung is able to attract people's interest in used clothing because it has an essential value with quality and brands that have high value in various countries, several well-known brands are always provided by every business actor in this field to be offered to consumers. One of the famous Celebgrams or influencers is in the city of Bandung and likes thrifting culture named Abimanyu. Abhimanyu has its own value in the community and several business actors endorse him because he has special influences and characteristics in his fashion style which leads to Japanese culture or workwear, this lifestyle fits the culture of young people and adults in the city of Bandung. This study aims to find out how strong the relationship is between the dimensions of Truthworthiness, Expertise, Attractiveness, Respect, on endorsers on Instagram social media on the buying interest of their followers. The research method used in this research is descriptive and verification with a quantitative approach. The sample in this study was 100 respondents, namely followers from the Instagram account @Abimanyu in Bandung. The data collection technique is by distributing questionnaires and observation. Data analysis techniques using descriptive analysis, validity and reliability test. Abstrak. Di Indonesia budaya thrifting sudah menjadi pop culture. yang mana orang akan berhemat dalam membelanjakan uangnya untuk barang-barang sekunder terutama sandang. Adanya budaya thrifting ini dinilai menjadi penyeimbang dari fast fashion. Saat ini Kota Bandung sedang fenomenal dengan sebuah acara Thrifting (Pakaian Bekas) salah satu yang menjadi fenomenal adanya acara yang diadakan dalam beberapa tahun terakhir dan dapat mendatangkan masa ribuan setiap tahunnya, beberapa artis dan juga selebgram selalu ada dalam kegiatan thrifting di beberapa titik Kota Bandung. Budaya thrift di Kota Bandung mampu menyedot minat masyarakat kepada pakaian bekas karena memiliki nilai esensi dengan kualitas dan merek yang memiliki nilai tinggi diberbagai negara, beberapa brand ternama selalu disediakan oleh setiap pelaku usaha pada bidang tersebut untuk ditawarkan kepada konsumen. Salah satu Selebgram atau influencer yang ternama berada di Kota Bandung dan menyukai budaya thrifting bernama Abimanyu. Abimanyu memiliki nilai tersendiri di masyarakat dan beberapa pelaku usaha melakukan endorser kepada dirinya karena memiliki pengaruh dan karakteristik khusus dalam gaya busananya yang mengarah pada gaya busana culture japan atau gaya busana workwear, lifestyle tersebut cocok dengan culture anak muda dan dewasa di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Seberapa kuat hubungan antara dimensi Truthworthiness, Expertise, Attractiveness, Respect, pada endorser di media sosial instagram terhadap minat beli followersnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yaitu followers dari akun Instagram @Abimanyu di Bandung. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara penyebaran kuesioner dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas dan uji reliabilitas.
Komodifikasi Ruang Privat dalam Tayangan Pernikahan Atta Halilintar & Aurel Hermansyah Fakhrizal Octaviana; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6198

Abstract

Abstract. At the beginning of 2021, the Indonesian television world was enlivened by a series of broadcasts of the weddings of top Indonesian artists. Atta Halilintar and Aurel Hermansyah. The popularity of both is an important source when the media displays a broadcast because it will be the center of attention of the audience. One of the highlights is the broadcast "Ikatan Cinta Atta & Aurel Special Akad and Thanksgiving Akad" on RCTI on April 3, 2021. In this broadcast, the wedding ritual has been commodified with private space. This research seeks to reveal the commodification efforts made by RCTI. This study uses the Norman Fairclough model of critical discourse analysis. Norman Fairclough's critical discourse analysis uses three stages, namely text analysis, Discourse Practice Analysis, and Sociocultural Practice Analysis. This broadcast is suspected of commodifying public space or public interests for the sake of the political economy of the media by showing the wedding of a phenomenal figure which takes quite a long time. Abstrak. Pada awal tahun 2021, dunia pertelevisian Tanah Air diramaikan oleh serangkaian tayangan acara pernikahan artis papan atas Indonesia. Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Popularitas keduanya menjadi salah satu sumber penting ketika media menampilkan sebuah tayangan karena akan menjadi pusat perhatian khalayak. Salah satu yang menarik adalah tayangan “Ikatan Cinta Atta & Aurel Spesial Akad dan Syukuran Akad” di RCTI pada 3 April 2021. Pada tayangan ini ritual pernikahan telah dikomodifikasi dengan ruang privat. Penelitian ini berusaha mengungkap upaya komodifikasi yang dilakukan oleh RCTI. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Analisis wacana kritis Norman Fairclough menggunakan tiga tahap yaitu analisis teks, Analisis Discourse Practice, Analisis Sociocultural Practice. Tayangan ini diduga mengkomodifikasi ruang publik atau kepentingan publik demi kepentingan politik ekonomi media dengan cara menayangkan pernikahan sosok fenomenal yang memakan waktu cukup lama.
Media Sosial Twitter sebagai Sarana Mendiskusikan Kasus Kekerasan Seksual Rhein Rahmahsya Reshany; Santi Indra Astuti
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6224

Abstract

Abstract. This research is entitled Twitter Social Media as a Means of discussing cases of Sexual Violence (A Study of Twitter User Reception Analysis in Accessing Threads on the @KOMAHI_UR Account). This research focuses on how the audience of Twitter users interprets or perceives the messages contained in the thread and knows the hypothetical position of each audience when interpreting each message they get. In addition, this study also aims to determine the activities and responses of Twitter users when accessing information on cases of sexual violence through a thread. The informants in this study were 5 Twitter users who accessed a thread on the @KOMAHI_UR account. This research method is descriptive qualitative with Stuart Hall's reception analysis method by collecting data through observation and interviews. The results showed that the activity of using Twitter to access information on cases of sexual violence on the @KOMAHI_UR account, including the form of replies to threads in the form of negative and positive comments and spreading the information as a form of solidarity to support victims with features like, retweet, and copy thread links to share. through other social media. Abstrak. Penelitian ini berjudul Media Sosial Twitter Sebagai Sarana Mendiskusikan kasuskekerasan Seksual (Studi Analisis Resepsi Pengguna Twitter dalam Mengakses Threadpada Akun @KOMAHI_UR). Penelitian ini memfokuskan kepada bagaimana khalayak pengguna Twitter dalam menafsirkan atau merepsikan pesan yang terkandung dalam thread dan mengetahui posisi hipotekal tiap khalayak saat memaknakan tiap pesan yang didapatnya. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan respon pengguna Twitter saat mengakses informasi kasus kekerasan seksual melalui sebuah thread. Informan dalam penelitian ini adalah lima orang pengguna Twitter yang mengakses sebuah thread pada akun @KOMAHI_UR. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode analisis resepsi milik Stuart Hall dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penggunaan Twitter dalam mengakses informasi kasus kekerasan seksual pada akun @KOMAHI_UR, diantaranya seperti bentuk balasan thread yaitu berupa komentar negatif dan positif serta menyebarkan informasi tersebut sebagai bentuk solidaritas mendukung korban dengan fitur like, retweet,dan salin link thread untuk dibagikan melaluimedia sosial lainnya.

Page 5 of 13 | Total Record : 124