cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023)" : 32 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Widi Aurelia Mirmaningtyas; Nanang Miftah Fajari; Mohammad Bakhriansyah; Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati; Dona Marisa
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10016

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang dapat mengakibatkan beberapa komplikasi salah satunya berupa stroke. Indeks massa tubuh (IMT) diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke pada pasien DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian stroke pada pasien DM. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 52 data pasien stroke yang dipilih menggunakan metode total sampling dan 52 data pasien tidak stroke yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data pasien diperoleh dari pangkalan data Borneo Wetland Study on Diabetes 2 (BEST-DIAB 2) milik Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara IMT dengan kejadian stroke pada pasien DM di RSUD Ulin Banjarmasin (p=0,377).
PERBEDAAN AKTIVITAS SGOT DAN SGPT PADA DERAJAT CEDERA FRAKTUR TERBUKA PASIEN DI RSUD ULIN BANJARMASIN Noventri Andika; Husna Dharma Putera; F.X Hendriyono
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10000

Abstract

Fraktur terbuka merupakan fraktur dengan kontak jaringan dan lingkungan luar melalui kulit sehingga terjadi kontaminasi bakteri yang dapat menimbulkan infeksi. Fraktur terbuka diklasifikasi berdasarkan derajat trauma jaringan di sekitarnya menggunakan klasifikasi Gustillo-Anderson. Semakin tinggi derajat trauma, memungkinkan terjadinya gangguan keseimbangan homeostasis yang memicu penurunan fungsional organ (MODS) terkhususnya hati, terlihat melalui SGOT dan SGPT. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan aktivitas SGOT dan SGPT pada derajat fraktur terbuka pasien di RSUD Ulin Banjarmasin periode Januari 2019 - Juni 2022. Penelitian bersifat retrospektif analitik dengan metode cross-sectional. Dengan teknik total sampling, didapatkan 38 sampel yang sesuai kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Kruskall-Wallis. Hasil penelitian didapatkan aktivitas SGOT pada tipe I sebanyak 26 U/L, tipe II dengan rerata 26±3,03 U/L, dan tipe III dengan median 36 U/L, nilai terendah 13 U/L nilai tertinggi 182 U/L. Aktivitas SGPT didapatkan pada tipe I sebanyak 28 U/L, tipe II dengan median 15,5 U/L, nilai terendah 13 U/L nilai tertinggi 36 U/L, dan tipe III dengan median 23 U/L, nilai terendah 10 U/L, nilai tertinggi 150 U/L. Tidak terdapat perbedaan bermakna (p = 0,129) aktivitas SGOT dan SGPT pada derajat cedera fraktur terbuka pasien di RSUD Ulin Banjarmasin periode januari 2019 – juni 2022.
HUBUNGAN OBESITAS DAN KONSTIPASI DENGAN DERAJAT KEPARAHAN HEMOROID INTERNA Khairini Putri; Ika Kustiyah Oktaviyanti; Lena Rosida; Agung Ary Wibowo; Maria Ulfah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9984

Abstract

Hemoroid merupakan bantalan jaringan submukosa di saluran anus yang mengalami pembesaran dan penonjolan. Hemoroid interna diklasifikasikan oleh Goligher dalam derajat I hingga derajat IV. Hemoroid dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, seperti obesitas dan konstipasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan obesitas dan konstipasi dengan derajat keparahan hemoroid interna tinjauan kasus di RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh periode Agustus-Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan didapatkan 36 sampel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis menggunakan uji regresi logistik ordinal. Berdasarkan hasil penelitian, 75% pasien hemoroid interna mengalami obesitas, 52,78% pasien memiliki riwayat konstipasi, dan derajat hemoroid interna terbanyak yaitu 38,89% derajat II. Nilai p variabel obesitas sebesar 0,03 dan variabel konstipasi sebesar 0,01 (< 0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dan konstipasi dengan derajat keparahan hemoroid interna.
HUBUNGAN FREKUENSI DAN JUMLAH PENGGUNAAN COTTON BUD PADA TOILET TELINGA TERHADAP KELUHAN TELINGA BERDENGING BERDASARKAN NILAI Alfyonika Oktaviani Br Bukit; Nur Qamariah; Noor Muthmainah; Achmad Rofi’i; Siti Kaidah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9974

Abstract

Menjaga kebersihan telinga sangat penting dilakukan. Cotton bud adalah alat yang paling sering digunakan. Penggunaan cotton bud dapat menyebabkan trauma di liang telinga sehingga mudah menimbulkan tanda radang yang menyebabkan keluhan telinga berdenging. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud pada toilet telinga terhadap keluhan telinga berdenging berdasarkan nilai VAS. Penelitian dilakukan dengan observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Hasilnya didapatkan frekuensi penggunaan cotton bud yang paling banyak adalah sering sebanyak 69,2%. Jumlah penggunaan cotton bud yang paling banyak adalah jumlah sedikit sebanyak 76,9%. Intensitas keluhan telinga berdenging yang paling banyak adalah ringan. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square Fisher Exact Test. Kesimpulannya adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna, baik pada variabel frekuensi penggunaan cotton bud dengan keluhan telinga berdenging berdasarkan nilai VAS (p value=1,00), maupun pada analisis hubungan jumlah cotton bud dengan keluhan telinga berdenging berdasarkan nilai VAS (p value=1,00).
HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP NILAI UJIAN BLOK MAHASISWA PSKPS FK ULM Raditya Raditya; Pandji Winata Nurikhwan; Didik Dwi Sanyoto; Mohammad Bakhriansyah; Sherly Limantara
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10005

Abstract

Mahasiswa adalah orang yang sedang menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembangan sangat pesat. Mahasiswa juga dituntut untuk mengikuti berkembangan tersebut dalam proses pendidikannya. Stres mahasiswa dapat disebabkan oleh faktor akademik dan non-akademik, seperti faktor persoalan dalam keluarga, faktor ekonomi, faktor tempat sosial dan lain-lain. Jika mahasiswa tidak dapat mengatasi stresnya dengan baik, hal ini akan mengakibatkan pengaruh terhadap hasil belajarnya. Stres merupakan suatu tekanan yang terasa pada diri seorang manusia. Stres pada seseorang mungkin disebabkan adanya konflik antara harapan dan kenyataan yang diinginkan seseorang, baik berupa jasmani maupun rohani. Pengumpulan data tingkat stres pada mahasiswa PSKPS FK ULM dilakukan dengan menggunakan kuesioner MSSQ (Medical Student Stressor Questionnaire) dan data nilai ujian blok mahasiswa PSKPS FK ULM. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional. Metode penarikan sampael pada penelitian ini adalah stratified total sampling. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji non-parametrik Spearman’s dengan nilai signifikansi p<0,01. Sampel penelitian berjumlah 141 orang. Hasil penelitian didapatkan mahasiswa yang mengalami tingkat stres ringan sebanyak 16%, tingkat stres sedang sebanyak 50%, tingkat stres berat sebanyak 31% dan stres sangat berat sebanyak 3%. Mahasiswa dengan nilai lulus ujian blok sebanyak 57% dan yang tidak lulus 43%. Berdasarkan uji Spearman’s didapatkan r = -0,251. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang lemah antara tingkat stres dan nilai ujian blok mahasiswa PSKPS FK ULM. 
HUBUNGAN PENGGUNAAN COTTON BUD UNTUK TOILET TELINGA DENGAN DERAJAT KELUHAN GATAL BERDASARKAN NILAI VAS Nadiya Alifa Nur Istiqomah; Nur Qamariah; Rahmiati Rahmiati; Alex Syamsuddin; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9996

Abstract

Cotton bud merupakan alat yang sering digunakan untuk mengorek telinga. Penggunaan cotton bud di liang telinga menimbulkan trauma lokal, sehingga memudahkan terjadinya iritasi, inflamasi, hingga infeksi yang dapat menimbulkan keluhan telinga gatal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud untuk toilet telinga dengan derajat keluhan gatal berdasarkan nilai VAS. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Pengambilan sampel secara purposive sampling menggunakan kuesioner didapatkan 52 sampel mahasiswa FK ULM angkatan 2019-2021. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi penggunaan cotton bud terbanyak adalah jarang (≤1 kali seminggu), dan mayoritas mahasiswa menggunakan cotton bud dengan jumlah banyak (>1 batang). Intensitas keluhan gatal terbanyak yang dirasakan adalah derajat ringan, diikuti sedang, dan berat. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna, baik pada analisis frekuensi penggunaan, maupun jumlah cotton bud dengan derajat keluhan gatal pada telinga berdasarkan nilai VAS.
PROFIL PASIEN KONFIRMASI COVID-19 YANG DIRAWAT DI RSD IDAMAN BANJARBARU PERIODE 2020-2021 Fasya Nur Adilah; Noor Muthmainah; Nika Sterina Skripsiana; Rina Yuniarti; Rahmiati Rahmiati
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9979

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pasien konfirmasi COVID-19 yang dirawat di RSD Idaman Banjarbaru periode 2020-2021 berdasarkan karakteristik demografi, penyakit komorbid, dan manifestasi klinis. Metode penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan pengambilan data melalui rekam medis pasien. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 317 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien konfirmasi COVID-19 yang dirawat di RSD Idaman Banjarmasin paling banyak laki-laki (53,6%), kelompok usia 46-59 tahun (39,1%), pendidikan terakhir SMA/MA (40,4%), dan pekerjan sebagai karyawan swasta (27,4%). Sebagian besar pasien mempunyai penyakit komorbid (50,8%). Penyakit komorbid pasien paling banyak adalah hipertensi (67%). Berdasarkan gejala klinis, lebih banyak pasien mengalami batuk (68,5%).
KORELASI JUMLAH SEL GOBLET DENGAN JUMLAH SEL RADANG LIMFOSIT PADA GAMBARAN HISTOPATOLOGI KANKER KOLOREKTAL Widya Noor Haliza; Agung Ary Wibowo; Ika Kustiyah Oktaviyanti; Winardi Budiwinata; Lena Rosida
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10018

Abstract

Kanker kolorektal merupakan penyakit yang berasal dari polip yang merupakan hasil dari sel epitel pelapis kolon dan rektum yang mengalami mutasi sehingga tumbuh menjadi polip yang merupakan lesi prekursor neoplastik. Mutasi ini menyebabkan hiperproliferasi, penipisan musin, dan disintegrasi sel goblet sehingga homeostasis usus terganggu dan proses inflamasi terus menerus terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi jumlah sel goblet dengan jumlah sel radang limfosit pada sediaan histopatologi kolorektal di RSUD Ulin Banjarmasin pada tahun 2021-2022. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan sampel sebanyak 35 sediaan (preparat/slide) histopatologi dan diambil dengan teknik total sampling. Uji Rank Spearman yang dilakukan telah menunjukkan adanya korelasi antara jumlah sel goblet dengan jumlah sel radang limfosit dengan nilai p yaitu 0,002. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara jumlah sel goblet dengan jumlah sel radang limfosit pada gambaran histopatologi kanker kolorektal di RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2021-2022.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI DENGAN PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR BAUNTUNG KOTA BANJARBARU Nur Widy Wulandari; Nika Sterina Skripsiana; Noor Muthmainah; Farida Heriyani; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10001

Abstract

World Health Organization (WHO) secara resmi mengumumkan nama penyakit Coronavirus Disease 2019 atau yang biasa disebut COVID-19 sebagai pandemi. Vaksinasi  COVID-19 diharapkan dapat  memutus rantai  penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 62 orang (68,9%) memiliki pengetahuan baik, 28 orang (31,1%) memiliki pengetahuan kurang; 46 orang (51,1%) memiliki persepsi positif, 44 orang (48,9%) memiliki persepsi negatif; 59 orang (65,6%) menerima vaksinasi COVID-19, 31 orang (34,4%) tidak menerima vaksinasi COVID-19. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerimaan vaksinasi (p-value 0,000) dan terdapat hubungan antara persepsi dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru (p-value 0,000). 
HUBUNGAN ANTARA KADAR HbA1c DENGAN KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS Merdayana Merdayana; Nanang Miftah Fajari; Mohammad Bakhriansyah; Nanik Tri Wulandari; Siti Wasilah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9987

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Komplikasi DM timbul karena kadar glukosa tidak terkendali dan tidak tertangani dengan baik sehingga menyebabkan timbulnya komplikasi stroke. Semakin tinggi kadar HbA1c maka risiko komplikasi stroke akan mudah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan kejadian stroke pada pasien DM. Penelitian observasional analitik ini merupakan penelitian potong lintang dengan menggunakan data pasien yang tercatat di pangkalan data Borneo Wetland Study on Diabetes 2 (BEST-DIAB 2) milik Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2019-April 2022. Pasien stroke dipilih sebanyak 49 orang dengan menggunakan metode total sampling dan 49 data pasien tidak stroke dipilih menggunakan metode simple random sampling (rasio 1:1). Data dianalisis menggunakan uji Chi square dengan perangkat lunak SPSS versi 26 pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar HbA1c dengan kejadian stroke pada pasien DM di RSUD Ulin Banjarmasin (p=0,110).

Page 2 of 4 | Total Record : 32