cover
Contact Name
Hermansyah
Contact Email
jurnal.alqisthi@gmail.com
Phone
+6285255868284
Journal Mail Official
jurnal.alqisthi@gmail.com
Editorial Address
Jln. Teuku Umar No.8 Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JAQ
ISSN : 23016876     EISSN : 27154750     DOI : https://doi.org/10.47030
Core Subject : Humanities, Social,
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik menerima artikel dari hasil penelitian (original research article) dan artikel telaah (review article) dari para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu sosial dan politik, yang fokus dan ruang lingkupnya meliputi kajian: Ilmu Pemerintahan; Ilmu Politik Kebijakan Publik; Administrasi Publik; Manajemen Publik; Administrasi Pembangunan; Pembangunan Daerah.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "VOLUME 11 NOMOR 2, 2021" : 6 Documents clear
MENAKAR KEMAMPUAN BERDESA DENGAN INDEKS PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN MAROS Muhammad Nurjaya; Mustafa Mustafa
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.844 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.70

Abstract

Kajian Menakar Kemampuan Berdesa dengan Indeks Pembangunan Desa di Kabupaten Maros, disusun oleh Muhammad Nurjaya dan Mustafa Tujuan kajian adalah Mengevaluasi kondisi existing perkembangan desa di Kabupaten Maros dan menjadi bahan masukan bagi seluruh stakeholder dalam merumuskan perencanaan pembangunan desa. Metode penelitian ini dengan menggunakan pendekatan Mix Mhetod  kombinasi antara pendekatan kualitatif dengan pendekatan kuantitatif yakni dengan melakukan analisis terhadap kondisi existing yang ada sekarang serta menyusun strategi dan kebijakan di masa mendatang, juga dilakukan teknik analisis konten terhadap peraturan perundang-undangan yang telah ada dan relevan dengan kajian ini. Kombinasi analisis data ini dilakukan untuk mendapatkan hasil kajian yang lebih komprehensif mengenai menakar kemampuan berdesa di Kabupaten Maros. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah desa tertinggal di Kabupaten Maros sebanyak 6 desa sedangkan desa berkembang sebanyak 69 desa sedangkan desa mandiri sebanyak 5 desa dengan total desa yang ada di Kabupaten Maros 80 Desa. Dimensi yang digunakan untuk melihat status desa di Kabupaten Maros memiliki kondisi yang tidak merata dengan persentase tertinggi pada dimensi aksesbilitas/transportasi 83.00%, penyelenggaraan pemerintahan 72.69%, pelayanan dasar 65.27%, pelayanan umum 52,77% serta yang paling rendah adalah kondisi infrastruktur 51.00%
KEBIJAKAN PERTANIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN, PENDIDIKAN DAN KESEHATAN PETANI (Studi pada Kawasan Agropolitan Kabupaten Gorontalo) Mochammad Sakir
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.811 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.93

Abstract

Kebijakan pertanian melalui konsep agropolitan merupakan upaya menciptakan kemandirian lokal yang membawa filosofi ketergantungan daerah tertinggal terhadap daerah yang lebih maju. Program agropolitan berbasis jagung merupakan kebijakan pemerintah Kabupaten Gorontalo yang berupa pendekatan terpadu untuk pembangunan di pedesaan, khususnya pertanian jagung. Penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis kontribusi kebijakan pertanian melalui program agropolitan berbasis jagung terhadap pendapatan, pendidikan, dan kesehatan petani di Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah survey yang berusaha memaparkan secara kuantitatif kecenderungan, sikap, atau opini tentang kontribusi program agropolitan berbasis jagung terhadap pendapatan, pendidikan, dan kesehatan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program agropolitan, dapat meningkatkan pendapatan, pendidikan, dan kesehatan petani, namun tetap terjadi penguasaan petani kaya terhadap petani miskin, sehingga program ini belum dapat menghilangkan ketergantungan petani miskin kepada petani kaya.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGUATAN SIDa (SISTEM INOVASI DAERAH) MELALUI KOMODITI KOPI DI BALITBANG KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Andra Patria Saputra; Adianto Adianto
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.8 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.94

Abstract

Kabupaten Merangin merupakan sebuah Kabupaten yang terletak dalam wilayah Provinsi Jambi. Sebuah Kabupaten yang memiliki luas 767.900 ha ini memiliki beberapa produk unggulan daerah, salah satunya adalah kopi robusta. Oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi daerah untuk meningkatkan kualitas kopi robusta sehingga dapat mendongkrak harga jual kopi robusta. Maka, implementasi kebijakan penguatan SIDa melalui komoditi kopi harus dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan penguatan SIDa melalui komoditi kopi di Balitbang Kabupaten Merangin dan faktor penghambat dari implementasi kebijakan penguatan SIDa melalui komoditi kopi di Balitbang Kabupaten Merangin. Konsep teori yang digunakan peneliti adalah konsep implementasi kebijakan Maxmanian dan Sabatier dalam Anggara (2012). Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Balitbang Kabupaten Merangin dalam mengimplementasikan kebijakan penguatan SIDa masih terdapat hambatan, sehingga strategi pengembangan belum berjalan maksimal. Adapun faktor penghambat dalam implementasi kebijakannya yaitu kurangnya kapasitas dan keterampilan aparatur dan masih minimnya teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah kopi bubuk.
BUREAUCRATIC GOVERNANCE EFFECTIVENESS IN IMPLEMENTATION FAMILY HOPE PROGRAM (PKH) IN PALOPO CITY Didik Iskandar; Ramlawati Jabbar
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.349 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.95

Abstract

Effectiveness of bureaucratic governance is defined as extent to which the bureaucratic organization realizes the program goals that have been planned and determined. Family Hope Program is a conditional cash transfer program for underprivileged communities that prioritizes three main components, namely health, education and social welfare. This study is aimed at assessing the effectiveness of bureaucratic governance in the implementation of the family of hope program in Palopo City. The research method used descriptive qualitative with data collection techniques, conducting interviews, documentation, and direct observation at location. Data management techniques used data reduction, data display, and drawing conclusions. Palopo City is the location of this research. From the results of the study, it is known that the implementation of the family of hope program in Palopo City has not been entirely effective based on effectiveness measures used, including production, efficiency, satisfaction, adaptation, and development. So that bureaucratic governance activities as the responsible organization have not been effective in implementing the family of hope program in Palopo City.
SINERGITAS PEMERINTAH DESA SALOHE DAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM PENYELENGGARAAN BUMDESA DI KABUPATEN SINJAI Kiki Rasmala Sani; Syamsuddin Syamsuddin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.152 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sinergitas Pemerintah Desa Salohe dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Penyelenggaraan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Sinjai. Keberadaan Badan usaha milik Desa diharapkan dapat mendukung munculnya demokrasi sosial di desa melalui peningkatan kapasitas masyarakat desa secara berkelanjutan sehingga partisipasi masyarakat juga bertambah. Selain itu, pemerintah desa diharapkan mampu berpola kreatif dan inovatif dalam mendominasi kegiatan ekonomi desa melalui kepemilikan Badan Usaha Milik Desa sehingga dapat membangun perekonomian daerah guna menciptakan lapangan pekerjaan baru, menghasilkan barang dan jasa daerah, meningkatkan perdagangan antar-pemerintah daerah dan memberikan layanan yang optimal bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas Pemerintah Desa Salohe dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam penyelenggaraan Badan Usaha Milik Desa berjalan dengan baik. Pemerintah Desa Salohe juga bersinergi dengan Pendamping Desa untuk memfasilitasi pembentukan hingga berjalannya Badan Usaha Milik Desa dengan menjalin komunikasi langsung maupun tidak langsung.
SAPTA PESONA DESTINASI WISATA DI KABUPATEN SINJAI Abd Haris; Ali Anas; Hermansyah Hermansyah
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.57 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.97

Abstract

Dalam penelitian ini membahasa terkait dengan Sapta pesona sebagai strategi yang dilakukan oleh dinas pariwisata Kabupaten Sinjai dalam meningkatkan kunjungan wisata di Pulau larea-rea. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kulaitatif melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi yang selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan model spiral. Hasil penelitian ini adalah bahwa strategi yang kemudian dilakukan oleh dinas pariwisata Kabupaten sinjai dalam mengembangkan sektor pariwisata di pulau larea-rea sudah dilakukan secara optimal sekalipun masih tetap membutuhkan inovasi di masa yang akan datang. kualitas sumberdaya manusia diberikan motivasi untuk menggerakkan proses penyuluhan destinasiwisata pulai larea-rea. Kemudian sosialisasi dilakukan secara massif dan berkesinambungan Serta ketersediaan faslitas juga akan menjadi pendukung utama yang dilakukan oleh dinas pariwisata kabupaten sinjai dalam meningkatkan jumlah pengunjng di Pulau tak berpenghuni Larea-rea.

Page 1 of 1 | Total Record : 6