Articles
78 Documents
STRATEGI KEPALA DESA DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM UNGGULAN DI DESA BARAMBANG KECAMATAN SINJAI BORONG
Hasdinawati Hasdinawati;
Syamsiah Hasyim
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 1, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.657 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i1.80
Kegiatan penelitian ini menitik beratkan pada strategi kepala desa dalam mewujudka program kerja unggulan di desaBarambang kecamatan Sinjai Borong.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancaradan dokumentasi. Informan yang diguanakan adalah KepalaDesa Barambang, ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Aparat Desadan Staf Desa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemerintah desa Barambang memiliki beberapa strategi dalam mewujudkan program unggulan yang telah dirumuskan bersama, yakni kepala desa sebelum melaksanakan program yang direncakana terlebih dahulu beberapa program kemudian dirumuskan bersama aparatur dan lembaga-lembaga terkait serta tokoh-tokoh masyarakat desa Barambang, dan program yang dirancang pun tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat dan juga disesuaikan dengan dana Desa yang ada serta selalu juga memprioritaskan realisasian program yang lebih dibutuhkan masyarakat demi menciptakan kesejahteraan bersama.
ANALISIS TINGKAT KOMPETENSI PEGAWAI DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA MAKASSAR
Rudi Santosa
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (707.749 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.81
Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui atau memperoleh gambaran tentang bagaimana kompetensi pegawai dilihat dari aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap/perilaku di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar, sebab Kemampuan sumber daya manusia atau kompetensi pegawai sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi.Olehnya itu, pegawai bisa menjadi pusat persoalan atau kegagalan organisasi apabila kompetensi yang dimiliki tidak dapat ditingkatkan.Sebaliknya pegawai merupakan pusat segala keberhasilan organisasi apabila kompetensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan dan ditingkatkan secara optimal. Pendekatan yang digunakan adalah mengarah kepada model penelitian yaitu rasional empiris Sedangkan Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah teknik analisis deskriptif, yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlakuuntuk umum atau generalisasi. Hasil data yang disajikan dalam bentuk tabel atau daftar gambar-diagram atau ukuran-ukuran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pegawai pada Bappeda Kota Makassar dalam hal peningkatan kompetensi pegawai belum dilakukan secara optimal dan komprehensif. Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil analisis terhadap distribusi data penelitian yang diperoleh melalui angket/kuesioner, wawancara, observasi dan telaah dokumen.Yang didasarkan pada variabel penelitian, sub variabel berikut indikator-indikatornya.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK
Aras Solong;
Muliadi Muliadi
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.908 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.82
Penelitian ini bertujuan ingin mengungkap tentang aspek-aspek inovasi yang dijalankan oleh pemerintah sebagai pelayan publik. Inovasi merupakan peralihan dari prinsip-prinsip, proses, dan praktik-praktik manajemen tradisional atau pergeseran dari bentuk organisasi yang lama kemanajemen modern.Pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang dikenal dengan sebutan pelayanan publik merupakan isu yang sangat strategis karena interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam rangka mengetahui Inovasi pelayanan publik. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik adalah inovasi conseptual dimana memunculkan paradigma, ide, gagasan, pemikiran, dan terobosan baru. Sedangkan inovasi delivery adalah termasuk cara – cara baru atau dalam menyelesaikan masalah, memberikan layanan atau berinteraksi dengan klien untuk tujuan pemberian layanan khusus kepada pelanggang.
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN BERBASIS KINERJA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN GOWA
Bachtiar Bachtiar
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.981 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.83
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilaksanakan oleh unsur pimpinan terhadap kinerja para pegawai dan sejauh mana pengaruh pengawasan yang dilakukan oleh unsur pimpinan terhadap peningkatan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian “deskriptif†dengan maksud memberikan gambaran secara komprehensif tentang sejauh mana proses pengawasan oleh unsur pimpinan (Kepala Unit) terhadap pelaksanan pekerjaan oleh para bawahannya.Adapun dasar penelitian ini adalah “survei†yaitu untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena-fenomena empirik (faktual) tentang proses pengawasan dan tingkat kinerja pegawai di lokasi penelitian. Hasil dari penelitan ini adalah bahwa Pelaksanaan fungsi pengawasan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa sudah cukup efektif, hal ini dilihat dari kemampuan pegawai memanfaatkan teknologi informasi dalam menyajikan data yang dibutuhkan secara akurat dan tepat waktu. Semua tahap-tahap pelaksanaan fungsi pengawasan juga sudah cukup baik dengan proses monitoring, pelaporan, penilaian, dan tindak lanjut yang dilakukan oleh atasan juga cenderung baik. Pengawasan yang dilakukan oleh unsur pimpinan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa ternyata sangat mempengaruhi kinerja pegawai. Selain pengawasan yang efektif, pemanfaatan waktu kerja dapat menghasilkan output yang maksimal untuk menghasilkan pekerjaan yang produktif dan berdasarkan dengan faktor motivasi dan kompetensi pegawai juga sangat mempengaruhi tingkat kinerja pegawai.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) PADA KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SINJAI
Abd Haris;
Sumardi Sumardi;
Fitrianti Hamka
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.157 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.84
Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mendiskripsikan Adopsi dan penerapan Information Communication and Technology (ICT) dalam ranah pemerintahan, selain sebagai bentuk inovasi, juga merupakan bukti transformasi dan tolak ukur peningkatan kinerja birokrasi terutama dalam memberikan akses pelayanan prima. Salah satu wujudnya adalah inisiatif Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menerapkan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) pada Kementerian Agama Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengintegrasikan data primer dan sekunder dalam rangka menganalisis lebih mendalam terhadap implementasi SIMPEG tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SIMPEG pada Kementerian Agama Kabupaten Sinjai belum optimal, hal ini disebabkan karena kapasitas sumber daya manusia masih tergolong rendah sehingga terjadi kecenderungan gagap dalam mengoperasikan SIMPEG, pada aspek kebijakan yang tergolong lemah hal itu dibuktikan dengan belum adanya Standar Operasional Prosedure (SOP) yang dibuat sehingga cenderung tumpang tindih dalam proses pelayanannya, kemudian belum adanya evaluasi terhadap upaya peningkatan kapasitas sarana jaringan serta anggaran operasional adalah bukti nyata belum optimalnya implemnetasi SIMPEG khususnya pada Kementerian. Agama Kabupaten Sinjai. Oleh sebab itu sebagai rekomendasi adalah perlunya peningkatan kapasitas sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan termasuk kebijakan operasional dan anggaran dan sarana jaringan.
MAKNA SIMBOLIK UANG PANAI’ PADA PERKAWINAN ADAT SUKU BUGIS MAKASSAR DI KOTA MAKASSAR
Asriani Alimuddin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.988 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.85
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik uang panai’ pada proses perkawinana adat suku Bugis Makassar di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dengan 6 (enam) orang informan dan dokumentasi serta menganalisa dengan teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Simbol yang terkandung dalam uang panai’ pada proses perkawinan adat suku Bugis Makassar, yaitu simbol penghargaan atau penghormatan, simbol pengikat, simbol Strata Sosial, simbol keikhlasan dan ketulusan yang memiliki makna yang merupakan bentuk penghargaan dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang begitu ia cintai dan rela melakukan segalanya, ikhlas berusaha keras dalam memenuhi persyaratan keluarga perempuan. Jadi makna yang sebenarnya terkandung dalam uang panai’ sangat berharga, bahkan dapat dijadikan sebagai motivasi dalam mewujudkan keinginan dalam memperoleh apa yang diinginkan, apalagi hal ini berkaitan dengan calon pendamping hidup yang dilandasi dengan budaya siri’ na pacce’
MODEL KOLABORASI DALAM PENGEMBANGAN PARAWISATA DI KABUPATEN SINJAI.
Hermansyah Hermansyah;
Abd Haris;
Amirudin Amirudin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.619 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v10i2.86
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan Model Kolaborasi dalam pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif adalah proses, prinsip, dan prosedur yang kita gunakan untuk mendekati problem dan mencari jawaban. Dengan ungkapan lain metodologi adalah suatu pendekatan umum untuk mengkaji topik penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman Hasil peneletian menunjukkan bahwa peran aktor dalam kolaborsi terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjaimasih didominasi oleh aktor pemerintah, sementara peran aktor masyarakat dan swasta belum optimal. Olehnya itu dibutuhkan adanya Model Kolaborasi Pengembangan Pariwisata di kabupaten Sinjai dengan tiga dimensi antara lain, dinamika kolaborasi, kebebasan dan disteminasi pariwisata sehingga pada sisi disteminasi pariwisata dan insfrastruktur pariwisata dapat terwujud dengan peran antar sektor.
KONTRIBUSI PROGRAM AGROPOLITAN BERBASIS JAGUNG TERHADAP KONDISI EKONOMI PETANI JAGUNG DI PROVINSI GORONTALO
MOCHAMMAD SAKIR
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 1, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.079 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v11i1.87
Program agropolitan jagung merupakan upaya kemandirian lokal pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mengurangi ketergantungan pada daerah lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kontribusi program agropolitan berbasis jagung terhadap kondisi ekonomi petani jagung di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain survey dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara dengan para petani. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan t- test untuk menguji perbedaan nilai rata-rata kondisi ekonomi petani jagung tahun 2007 dan tahun 2020 dari program agropolitan berbasis jagung. Adapun responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah petani jagung yang mengikuti program agropolitan berbasis jagung tahun 2007 sampai 2020, dan merupakan petani pemilik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program agropolitan berbasis jagung di Provinsi Gorontalo berkontribusi terhadap kondisi ekonomi petani jagung, berupa peningkatan luas kepemilikan lahan, produksi jagung dan pendapatan petani jagung, namun hasil penelitian juga menunjukkan adanya ketergantungan sebagian besar petani pada pedagang pengumpul atau tengkulak, yang merupakan suatu kondisi yang ingin dihilangkan oleh teori ketergantungan.
TRANSPARANSI PENYALURAN BANTUAN COVID-19 DALAM PERSPEKTIF PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DINAS SOSIAL KEBUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ERFINA ERFINA;
FITRIANI BAHARUDDIN;
LUKMAN LUKMAN
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 1, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.565 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v11i1.88
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transparansi penyaluran bantuan Covid-19 dan faktor-faktor yang memengaruhi transparansi penyaluran bantuan Covid-19 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sidenreng Rappang. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan satu variabel. Populasi pada penelitian ini ialah keseluruhan masyarakat penerima bantuan Covid-19 sebesar 11.348 dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu Sampling Insidental dengan ukuran sampel didapat sebesar 99 berdasarkan rumus Slovin. Observasi, kuisioner dan wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan teknik analisis data menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistic 21. Hasil penelitian ini adalah penerapan indikator transparansi dalam penyaluran bantuan Covid-19 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sidenreng Rappang berdasarkan hasil rekapitulasi variabel transpransi berada pada kategori baik dengan persentase 77%. Adapun faktor yang memengaruhi transparansi penyaluran bantuan Covid-19 yaitu faktor kesiapan kelembagaan dan komitmen para aktor berpengaruh sebesar 35,2%, faktor kriteria calon penerima berpengaruh sebesar 12,3%, faktor partisipasi masyarakat berpengaruh sebesar 11,2%, faktor mekanisme penyaluran berpengaruh sebesar 25%, dan faktor data sasaran yang tumpang tindih berpengaruh sebesar 12,9%.
MALPRAKTIK CALON LEGISLATIF PENGUSAHA DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF DPR-RI TAHUN 2019
Irwan Tongari;
Nur Iman Subono;
Ariasa Hadibroto Supit
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 1, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.696 KB)
|
DOI: 10.47030/aq.v11i1.89
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa secara spesifik, strategi oknum calon legislatif yang berlatar belakang pengusaha dalam memenangkan kursi DPR RI pada masa bakti 2014-2019, dimana penyelenggaraan pemilihan umum di berbagai negara yang menjalankan sistem demokrasi perwakilan seperti di Indonesia hampir selalu disertai hadirnya berbagai pelanggaran. Pemilihan umum untuk memilih 575 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dilakukan setiap 5 tahun sekali di 80 daerah pemilihan (dapil) dalam 34 provinsi di seluruh Indonesia. Pemilihan umum ini pada tahun 2019 diikuti oleh 7.968 orang calon anggota legislatif dari 20 partai politik dengan berbagai macam latar belakang, mulai dari politisi partai politik, aktivis LSM maupun ormas, kalangan intelektual hingga kalangan pengusaha. Dalam ikhtiarnya untuk dapat memenangkan Pemilihan Umum, banyak perilaku malpraktik yang dilakukan oknum calon legislatif dengan latar belakang pengusaha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan dalam bentuk kata-kata, gambar, dan bukan numerik. Penelitian yang merupakan studi kasus ini berupaya untuk melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap program, kejadian, proses, aktivitas, terhadap pengalaman pribadi peneliti dalam mengikuti Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 Daerah Pemilihan Sumatera Selatan 1 . Penelitian ini digunakan untuk mengetahui bagaimana strategicalon legislatif DPR-RI pada pemilihan umum 2019 untuk memenangkan pemilihan, baik secara legal maupun illegal berupa praktik kecurangan yang dapat dilakukan oleh caleg berkekuatan logistik besar. Hasil penelitian menunjukan adanya korelasi yang kuat antara kekuatan logistik calon legislatif berlatar belakang pengusaha dengan tingkat kemenangan.