cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung C - Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26560615     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi ini diadakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mewadai ide-ide baru dalam bidang Penelitian Matematika.
Articles 373 Documents
Kreatifitas Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual pada Materi Aljabar Nazhifah, Husna; Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.145 KB)

Abstract

Kreatifitas sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Pembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran yang menekankan kreatifitas seseorang yang digunakan untuk menafsirkan dan menyelesaikan permasalahan matematika. Kreatifitas dalam pemecahan masalah matematika dapat ditinjau dari komponen-komponen yang meliputi: kelancaran, fleksibilitas dan kebaruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreatifitas mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan modul pembelajaran berbasis pemecahan masalah pada materi aljabar. Subjek penelitian meliputi mahasiswa Pendidikan Matematika semester I kelas B Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 5 mahasiswa yang mewakili untuk menjadi subjek wawancara. Subjek wawancara yang dipilih yaitu 3 mahasiswa dengan nilai post-test tinggi dan 2 mahasiswa dengan nilai post-test rendah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: kreatifitas mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual materi aljabar sebelum dan sesudah diberikan modul pembelajaran berbasis pemecahan masalah tidak berbeda. Level kreatifitas mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan berada pada level kreatif, kurang kreatif dan tidak kreatif.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Make A Match (MAM) Ditinjau dari Kecerdasan Emosional pada Pokok Bahasan Lingkaran Kelas XI SMA Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2016/2017 Sari, Putri Permata; Budiyono, B; Slamet, Isnandar
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.324 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran, kecerdasan emosional, dan interaksinya terhadap prestasi belajar pada materi lingkaran. Populasi meliputi seluruh siswa kelas XI Tahun Ajaran 2016/2017 SMAN Kabupaten Sukoharjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Data sampel dikumpulkan dengan dokumentasi, tes, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan Lilliefors, Bartlett, ANAVA(uji kesetimbangan dan uji hipotesis), dan Scheffe. Kesimpulan hasil penelitian ini: (1) TAPPS prestasinya lebih baik daripada langsung. (2) Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi prestasinya lebih baik daripada siswa dengan kecerdasan emosional rendah, siswa dengan kecerdasan emosional sedang prestasinya lebih baik daripada siswa dengan kecerdasan emosional rendah, dan siswa dengan kecerdasan emosional tinggi maupun sedang prestasinya sama. (3a) pada TAPPS, siswa dengan kecerdasan emosional tinggi, sedang maupun rendah prestasinya sama. (3b) pada langsung, siswa dengan kecerdasan emosional tinggi maupun sedang prestasinya sama dan siswa dengan kecerdasan emosional sedang maupun rendah prestasinya sama. (4a) pada kecerdasan emosional tinggi dengan TAPPS maupun langsung prestasinya sama. (4b) pada kecerdasan emosional sedang dengan TAPPS maupun langsung prestasinya sama. (4c) pada kecerdasan emosional rendah dengan TAPPS prestasinya lebih baik daripada langsung.
Analisis Kesulitan Peserta Didik Kelas X dalam Mengerjakan Soal Logaritma dan Alternatif Pemecahannya Mutholib, Ahmad Abdul
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.243 KB)

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Untuk mengetahui letak kesulitan peserta didik kelas X dalam mengerjakan soal logaritma. 2) Untuk mengetahui alternatif pemecahan dalam mengatasi kesulitan peserta didik kelas X dalam mengerjakan soal logaritma. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang dilakukan di SMK N 3 Salatiga. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X O3. Sumber data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, hasil tes siswa dan hasil wawancara. Subyek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling (sample bertujuan). Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah menelaah seluruh data, reduksi data, menyusun data dalam satuan-satuan, dan memeriksa keabsahan data. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data. Data tentang kesalahan masing-masing subyek dilakukan tes diagnosis. Jawaban siswa dianalisis untuk mendapatkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada materi logaritma. Hasil penelitian: (1) Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal logaritma: (i) kesalahan membaca soal, (ii) kesalahan memilih langkah penyelesaian, (2) Penyebab siswa melakukan kesalahan: (i) kesalahan membaca soal, disebabkan karena tidak memahami apa yang dimaksud di dalam soal, (ii) kesalahan memilih langkah penyelesaian, disebabkan belum memahami penerapan sifat logaritama. (3) Alternatif solusi: (i) peningkatan intensitas latihan mengerjakan soal logaritma, (ii) pendalaman materi pokok logaritma.
Kontribusi Motivasi Belajar dan Keaktifan Berorganisasi terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SMA Indriyani, Asih; Rejeki, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.852 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Adakah kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. 2) Adakah kontribusi keaktifan berorganisasi terhadap prestasi belajar matematika. 3) Adakah kontribusi motivasi belajar dan keaktifan berorganisasi terhadap prestasi belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian berupa pengumpulan data dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka. Dari populasi seluruh siswa SMA Al Firdaus Pabelan, diambil sampel dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian diambil dari pengurus OSIS dan pengurus KOMDISWA sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan kuesioner (angket). Terlebih dahulu angket diujicobakan dan diuji validitas serta reliabilitasnya untuk mengetahui tingkat kesahihan dan keandalan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji f dan uji t. Hasil penelitian, 1) ada kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika dengan uji t 20,188 serta sumbangan relatif dan sumbangan efektif sebesar 66,62% dan 62,53%, 2) ada kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika dengan uji t 18,886 serta sumbangan relatif sebesar 33,38% dan sumbangan efektif sebesar 31,33%, 3) ada kontribusi bersama-sama motivasi belajar dan keaktifan berorganisasi terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan uji f 206,376.
Peningkatan Partisipasi dan Hasil Belajar Matematika melalui Strategi Pembelajaran Tutor Sebaya Mulyoto, Danang Joko
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.663 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan partisipasi dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Gondangrejo dengan strategi pembelajaran tutor sebaya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah guru sebagai pemberi tindakan dan siswa kelas VIII A yang berjumlah 34 siswa sebagai penerima tindakan. Teknik pengumpulan data observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Data dianalisis secara komparatif dan interaktif. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian, pertama peningkatan partisipasi siswa yaitu (a) motivasi dalam mengerjakan tugas dari kondisi awal 8,82%, siklus I 35,29%, dan siklus II 67,64%, (b) memberikan pendapat untuk pemecahan masalah dari kondisi awal 8,82%, siklus I 35,29%, dan siklus II 67,64%, dan (c) memberikan tanggapan terhadap pendapat orang lain dari kondisi awal 8,82%, siklus I 38,23%, dan siklus II 61,76%. Kedua peningkatan hasil belajar matematika dari kondisi awal 41,17%, siklus I 58,82%, dan siklus II 67,65%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar matematika siswa.
Analisis Kesalahan Buku Siswa Matematika Kelas VII SMP/MTS Semester I Kurikulum 2013 Berdasarkan Objek Kajian Matematika dan Alternatif Perbaikannya Sari, Diana Purwita
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.756 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten terhadap kesalahan isi buku. Tujuan penelitian ini, yaitu: 1) Mengetahui apa saja kesalahan yang ada dalam buku siswa matematika kelas VII SMP/MTs Semester I Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemendikbud 2013 (Edisi revisi 2016); 2) Memberikan alternatif perbaikan terhadap kesalahan yang ada pada buku tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendeskripsian dilakukan dengan cara memberikan gambaran tentang keseluruhan isi buku. Proses analisis pada penelitian ini, yaitu membaca dan menganalisis buku yang menjadi sumber data untuk mengetahui apakah terdapat kesalahan penyajian berdasarkan objek kajian matematika pada buku tersebut. Hasil penelitian disimpulkan terdapat 5 kesalahan berkaitan dengan fakta, 4 kesalahan berkaitan dengan operasi, 5 kesalahan berkaitan dengan konsep, dan 1 kesalahan berkaitan dengan prinsip. Alternatif perbaikan untuk kesalahan pada buku tersebut, yaitu: penggunaan istilah, lambang, maupun notasi sesuai konvensi; pembenaran hasil operasi yang salah; perbaikan konsep yang belum tepat; dan penyajian prinsip matematika yang utuh.
Implementasi Problem Based Learning Berbasis Numbered Heads Together Dan Thinks Pair Share dalam Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Komunikasi Matematika pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Banyudono Suryani, Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.455 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar matematika, (2) pengaruh komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika, (3) interaksi antara model pembelajaran dengan komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan memberikan perlakuan model pembelajaran. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas XI AP 2 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI AP 1 sebagai kelas eksperimen 2, dan kelas XI PM 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket komunikasi matematika dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data dengan analisis variansi dua jalur sel tak sama. Sebelum uji analisis dilakukan, sampel harus dilakukan uji keseimbangan dan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian dengan signifikasi 5% diperoleh : (1) terdapat pengaruh model terhadap hasil belajar matematika, (2) tidak terdapat pengaruh komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika, (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dan Think Pair Share (TPS) terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kreativitas Siswa Untari, Erny
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.361 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match atau TPS. (2) Manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik,siswa yang memiliki kreativitas tinggi, sedang, atau rendah. (3) Apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Widodaren Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh simpulan bahwa (1) Prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran TPS lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. (2) Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas tinggi lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas sedang maupun rendah, dan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas sedang lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas rendah. (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika.
Upaya Meningkatkan Kemandirian Belajar Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Discovery Learning di MAN 3 Yogyakarta Artanti, Fauziah; Lestari, Tri Kurniah
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.411 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar matematika siswa setelah menerapkan model discovery learning pada siswa MAN 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian dilakukan di kelas XI IPS 2 dengan jumlah siswa 27 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, siklus pertama dan kedua terdiri dari dua pertemuan. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar observasi, lembar angket, dan tes tertulis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket, dan tes tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif pada setiap siklusnya. Kesimpulan setelah pelaksanaan penelitian tindakan, yaitu adanya peningkatan kemandirian belajar pada siswa kelas XI IPS 2 MAN 3 Yogyakarta pada mata pelajaran matematika. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil angket yang diberikan kepada siswa. Pada pra siklus 70% kemandirian belajar siswa berkategori sedang dan 30% berkategori rendah. Pada siklus I kemandirian belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 63% berkategori tinggi dan 37% berkategori sedang. Pada siklus II kemandirian belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 7% berkategori sangat tinggi, 74% berkategori tinggi dan 19% berkategori sedang. Selain itu, dari data hasil observasi kemandirian belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 71% menjadi 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan kemandirian belajar matematika siswa kelas XI IPS 2 MAN 3 Yogyakarta.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Soal Materi Himpunan Berdasarkan Taksonomi Solo (Structure Of Observed Learning Outcomes) pada Siswa Kelas VII Wibawa, Hari
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.654 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam menyelesaikan soal materi himpunan berdasarkan taksonomi SOLO. Informan dari penelitian ini adalah siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Baki. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes sebagai metode pokok. Metode bantu berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif melalui 3 alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh skor diatas KKM telah mencapai level multistruktural, mampu menggunakan informasi tunggal untuk menyelesaikan permasalahan dan mampu menggabungkan beberapa hubungan dari data/informasi yang ada untuk menyelesaikan permasalahan. Sedangkan pada tahap relasional belum sepenuhnya mampu mencapai karena masih terdapat kesalahan dalam mendata anggota dalam diagram venn tetapi telah mampu menggunakan beberapa informasi yang ada dan kemudian mengaplikasikan konsepnya kedalam permasalahan nyata. Sementara siswa yang memperoleh skor dibawah KKM hanya mencapai pada level unistruktural. Siswa hanya dapat menggunakan informasi tunggal untuk menyelesaikan permasalahan. Pada level multistruktural belum mampu menggunakan beberapa informasi yang bersifat terpisah, serta dapat membuat hubungan dari informasi tersebut, dan pada level relasional belum mampu menggunakan beberapa informasi yang ada dan kemudian mengaplikasikan konsepnya ke dalam permasalahan nyata.