cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung C - Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26560615     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi ini diadakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mewadai ide-ide baru dalam bidang Penelitian Matematika.
Articles 373 Documents
Analisis Kesulitan Siswa SMP Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal Operasi Hitung Bilangan dan Solusi Pemecahannya Utami, Lina
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan makalah ini adalah menganalisis kesulitan siswa SMP kelas VII dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan dan solusi pemecahannya. Materi bilangan merupakan materi yang fundamental. Karena materi ini berkorelasi positif dengan materi lain. Jika siswa belum mempunyai kompetensi dalam operasi hitung bilangan maka materi berikutnya akan menjadi permasalahan. Dalam menyelesaiakan permasalahan matematika yang berkaitan dengan materi operasi hitung bilangan siswa SMP kelas VII masih banyak yang mengalami kesalahan.Kesalahan ini diduga karena siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan untuk menganalisis yaitu dengan metode tes dan wawancara. Populasinya adalah siswa kelasVII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta tahun ajaran 2015/ 2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan yang dialami siswa adalah: 1) Kesalahan konsep, 2) kesalahan prinsip dan 3) kesalahan prosedur. Untuk solusi pemecahannya adalah: 1) Untuk mengatasi kesalahan konsep guru dapat menggunakan pembelajaran kontekstual dengan media pembelajaran, 2) Untuk mengatasi kesalahan prinsip guru dapat menggunakan model pembelajaran Osborn Parne dan drilling soal terstruktur, 3) Untuk mengatasi kesalahan prosedure guru dapat menggunakan warming up pada apersepsi pembelajaran.+
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Sufi, Laili Fauziah
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan metode hasil kajian tentang Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Tujuan artikel ini untuk mengetahui bahwa PBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa karena komunikasi merupakan bagian yang sangat penting pada proses pembelajaran matematika. Komunikasi matematis adalah kemampuan menyusun dan mengkonsolidasikan berfikir matematis siswa melalui komunikasi; mengekspresikan ide-ide matematika secara koheren dan jelas kepada siswa lain, guru, dan lainnya; menjelaskan ide, situasi, dan relasi matematik secara lisan dan tulisan dengan benda nyata, gambar, grafik dan aljabar; mendengarkan, berdiskusi, dan menulis tentang matematika; mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraf matematika dalam bahasa sendiri. PBL merupakan suatu inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan matematis siswa. PBL menunjukan bahwa dalam proses pembelajaran siswa belajar dari masalah nyata yang diberikan secara berkelompok dan menemukan solusi masalah tersebut secara mandiri. Langkah pembelajaran PBL yang melibatkan kelompok siswa dipacu untuk berkomunikasi dengan temannya. Demikian pula pada saat mempresentasikan hasil kelompok siswa dituntut untuk berkomunikasi dengan teman dan guru. Beberapa penelitian menunjukan bahwa PBL menunjukan kelebihannya dengan menunjukkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Peningkatan Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Reciprocal Teaching (PTK di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Kelas IX Semester Gasal Tahun Ajaran 2015/2016) Vristiarum, Rida; Ariyanto, A
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika siswa kelas IX C SMP Muhammadiyah 10 Surakarta melalui pendekatan Reciprocal Teaching. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Siswa kelas IX C dengan jumlah 21 siswa bertindak subyek sebagai penerima tindakan. Guru matematika sebagai subyek pelaku tindakan, kepala sekolah serta staf pengajar sebagai subyek pembantu. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data dilakukan dengan cara metode observasi, tes, catatan lapangan, serta dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa terhadap pembelajaran matematika. peningkatan tersebut dapat dilihat dari a) Kemampuan siswa menerapkan konsep secara tepat dari (23,81%) meningkat menjadi (66,67%), b) Kemampuan siswa menjawab pertanyaan guru dari (28,57%) meningkat menjadi (76,20%), c) Kemampuan mengerjakan soal di depan kelas dari (33,33%) meningkat menjadi (66,67%), d) Kemampuan siswa menyimpulkan materi yang disampaikan meliputi definisi konsep serta memberikan contoh dan non contoh dari konsep dari (14,29%) meningkat menjadi (71,43%).
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas IX pada Materi Kesebangunan Hidayanti, Dwi; As'ari, ‪Abdur Rahman; Chandra, Tjang Daniel
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX SMP pada materi kesebangunan yang terdiri dari 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari dua masalah dan wawancara. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis yang telah ditetapkan oleh peneliti yang meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil analisis data pada soal nomor 1 didapatkan hasil, yaitu: (a) pada indikator interpretasi, sebanyak 46,7% siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik; (b) pada indikator analisis, sebanyak 23% siswa dapat menganalisis dengan baik; (c) pada indikator evaluasi, dan inferensi, tidak ada siswa yang dapat melakukan evaluasi dan inferensi. Sedangkan pada soal nomor 2 didapatkan hasil, yaitu: (a) pada indikator interpretasi, sebanyak 56% siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik; (b) pada indikator analisis, sebanyak 30% siswa dapat menganalisis dengan baik; (c) pada indikator evaluasi sebanyak 30% siswa dapat mengevaluasi dengan baik;(d) pada indikator inferensi, sebanyak 30% siswa dapat mengevaluasi dengan baik. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah terutama pada indikator analisis, evaluasi, dan inferensi.
Analisis Miskonsepsi Siswa terhadap Simbol dan Istilah Matematika pada Konsep Hubungan Bangun Datar Segiempat Melalui Permainan dengan Alat Peraga (SD Muhammadiyah 1 Surakarta) Farida, Anisatul
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengeksplorasi miskonsepsi terhadap simbol dan istilah matematika siswa di SD pada materi bangun datar, (2) mengetahui cara guru mengajarkan materi bidang datar untuk siswa kelas lima SD melalui alat peraga serta ( 3) mengetahui pemahaman konsep siswa pada siswa kelas 5 SD setelah menggunakan alat peraga bidang datar segiempat. Subyek penelitian ini adalah 38 siswa kelas 5D SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Analisis data dilakukan dengan analisis dekriptif. Data primer diperoleh dengan soal tes pemahaman konsep berupa tes uraian yang mewakili simbol dan istilah matematika pada materi bangun datar segiempat. Data sekunder diperoleh melalui wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian (1) Siswa mengalami miskonsepsi simbol dan istilah matematika pada materi bangun datar segiempat karena terjebak pada nama-nama khusus dari bangun datar. Hal ini disebabkan oleh fokus mempelajari bentuk-bentuk khusus segiempat tanpa menyinggung hubungan dengan segiempat yang umum serta tidak memahami hubungan antar segiempat dan sifat-sifatnya. Miskonsepsi banyak terjadi pada simbol dan istilah yang mewakili konsep-konsep hubungan bangun-bangun segiempat, alas segitiga dan segiempat serta kesejajaran. (2) Guru dapat menerapkan permainan dengan alat peraga dalam pelaksanaan pembelajaran materi bangun datar segiempat serta penerapan permainan dengan alat peraga membantu siswa dalam memahami konsep segiempat yang bersifat abstrak. (3) Siswa lebih memahami konsep segiempat dengan metode pembelajaran yang bersifat menyenangkan, menggunakan alat peraga berupa benda-benda kongkret serta siswa aktif dalam pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Scramble untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan D (TKR D) SMK N 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2011/2012 Kustiyati, Nurul
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses pembelajaran sehingga dapat meningkatan keaktifan belajar matematika siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Keempat tahapan tersebut dilaksanakan dalam dua siklus, karena pada siklus kedua persentase keaktifan siswa telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu >80%. Tiap siklus difokuskan pada materi persamaan kuadrat dengan model pembelajaran tipe scramble. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 2 Sukoharjo. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai subjek pemberi tindakan kelas, sedangkan siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan D (TKR D) sebagai subjek penerima tindakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Dari hasil pengamatan sebelum tindakan diperoleh data persentase keaktifan sebesar 45,8%. Pada siklus I persentase keaktifan meningkat menjadi 62,5%. Pada siklus II meningkat lagi menjadi 83,34% (telah mencapai indikator keberhasilan). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tipe scramble dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan D (TKR D) SMK N 2 Sukoharjo.
Problematika Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung di SMP dan Alternatif Pemecahannya Kustiyati, Nurul
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini berisi kajian hipotetik yang bertujuan mendiskripsikan tentang problematika pembelajaran matematika materi bangun ruang sisi lengkung SMP kelas IX dan alternatif pemecahannya. Bangun ruang sisi lengkung pada tingkat SMP kelas IX merupakan materi yang penerapannya sangat luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang berkaitan dengan materi bangun ruang sisi lengkung tingkat SMP kelas IX, siswa masih banyak mengalami kesalahan. Dugaan-dugaan terjadinya kesalahan yang sering dialami siswa antara lain disebabkan oleh: 1) guru tidak melibatkan siswa dalam menggunakan media atau alat peraga, 2) siswa ditekankan untuk menghafal rumus saja, 3) guru kurang mengkaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari. Untuk mengatasi problematika tersebut, terdapat beberapa alternatif pemecahannya antara lain: 1) memaksimalkan penggunaan alat peraga bangun ruang sisi lengkung oleh siswa, 2) memberikan LKS terstruktur, 3) menekankan pemahaman siswa akan bentuk-bentuk bangun ruang gabungan melalui media visual, 4) memberikan tugas individu terstruktur untuk merangkum rumus-rumus bangun ruang sisi lengkung disertai langkah-langkah penemuan rumusnya lengkap dengan contoh soal dan pembahasannya, 5) mengkaitkan materi dengan pengalaman sehari hari siswa, 6) menekankan pemahaman kalimat soal melalui drill soal cerita.
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai Raharjanti, Meliyana; Nusantara, Toto; Mulyati, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini akan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan permasalahan perbandingan senilai dan berbalik nilai. Pendeskripsian ini berdasarkan hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan materi perbandingan senilai dan berbalik nilai yang telah diturunkan dari definisi kedua perbandingan tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 siswa SMP Negeri 2 Malang yang terdiri atas 13 siswa (43,33%) laki – laki dan 17 siswa (56,67%) perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil tes menunjukkan bahwa mayoritas siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan perbandingan berbalik nilai. Siswa memahami permasalahan tersebut sebagai permasalahan perbandingan senilai. Akibatnya ia melakukan kesalahan pula dalam membentuk pemodelan matematika permasalahan tersebut dan juga prosedur penghitungannya. Karena siswa tidak memperhatikan hubungan antar kuantitas yang terlibat dalam suatu permasalahan yang berkaitan dengan materi perbandingan, maka ia mengalami kesulitan untuk membedakan permasalahan mana yang termasuk permasalahan yang berkaitan dengan perbandingan senilai atau berbalik nilai. Hal ini didukung oleh hasil wawancara terhadap guru Matematika dan beberapa siswa secara acak.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Komputer terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa Setyono, Ikhsan Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis : (1) pengaruh media Macromedia Flash 8 atau Powerpoin terhadap prestasi, (2) pengaruh keaktifan belajar yang tinggi, sedang, atau rendah terhadap prestasi, (3) pengaruh media pembelajaran dengan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kota Surakarta tahun ajaran 2011/2012. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 7 Surakarta, MTs Negeri 1 Surakarta, SMP Negeri 25 Surakarta yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, dan angket keaktifan belajar matematika siswa. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa : (1). prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan macromedia flash lebih baik daripada dengan powerpoint, (2) prestasi belajar matematika siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah sama baiknya dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang, tetapi siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi lebih baik dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah, (3.a). apabila dilihat dari pembelajaran dengan menggunakan macromedia flash maupun powerpoint, prestasi belajar matematika siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah sama baiknya dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang, tetapi siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi lebih baik dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah, (3.b). apabila dilihat dari keaktifan tinggi,sedang dan rendah, prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan macromedia flash lebih baik daripada dengan powerpoint,
Persepsi Mahasiswa Matematika terhadap Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (Sppkb) dalam Perkuliahan Geometri Analitik Suprakarti, S
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa matematika terhadap Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dalam perkuliahan Geometri Analitik.. Penelitian dilakukan pada semester 1 tahun ajaran 2015/2016. SPPKB merupakan strategi pembelajaran yang menekankan kepada kemampuan berpikir siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subyek penelitian berjumlah 9 orang mahasiswa yang menempuh mata kuliah Geometri Analitik. Subyek penelitian terbagi atas tiga kelompok, yaitu kelompok atas, kelompok menengah, dan kelompok bawah. Selanjutnya subyek penelitian membentuk kelompok yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan sesuai rencana pembelajaran yang telah direncanakan. Kegiatan pembelajaran di kelas dilaksanakan selama 3x50’ per tatap muka.Materi pembelajaran terdiri dari materi garis lurus, lingkaran, dan parabola. Strategi SPPKB menggunakan beberapa metode pembelajaran yang sesuai dengan teori diantaranya metode tanya jawab, metode diskusi, dan metode presentasi. Hasil belajar yang diperoleh mahasiswa selain ditentukan oleh strategi pembelajaran yang digunakan, juga ditentukan oleh faktor kebiasaan belajar, minat belajar, dan kemauan membaca buku geometri analitik. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi mahasiswa terhadap SPPKB 83 % yang mempunyai makna positif, artinya persepsi mahasiswa matematika terhadap SPPKB dalam perkuliahan geometri analitik sangat baik.