Articles
373 Documents
Pengaruh Kemampuan Numerik dan Efikasi Diri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa
Ratnaningsih, R
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan numerik dan efikasi diri terhadap kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah expost-facto, variabel terikat adalah kemampuan berpikir kritis matematis, dan variabel bebas kemampuan numerik dan efikasi diri. Pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Instrumen tes kemampuan berpikir kritis matematis terdiri dari 6 soal essay.Tes kemampuan numerik terdiri dari 43 butir soal yang layak bentuk pilihan ganda, sedangkan instrumen efikasi diri menggunakan kuesioner.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda dengan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas galat dan uji homogenitas. Hasil penelitian model regresi Ŷ=51,6+1,98X1-0,66X2. Uji hipotesis menggunakan uji-F dan diperoleh Fhitung = 10,02 dan Ftabel = 3,13 pada taraf signifikansi
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika dengan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Macromedia Flash pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 3 Muntilan
M, Arbella Sri Marleny
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII F SMP Negeri 3 Muntilan pada materi prisma dan limas dengan model inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas secara kolaboratif dan partisipatif. Dengan desain menggunakan model Kemis Taggant melalui 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMP N 3 Muntilan dan objeknya adalah meningkatkan pemahaman konsep dengan model inkuiri terbimbing. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, catatan lapangan, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika, karena model inkuiri terbimbing pada fase menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah memfasilitasi siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Berdasarkan hasil observasi, keterlaksanaan pembelajaran matematika mengalami peningkatan yaitu dari 77.16% (kriteria tinggi) pada siklus I menjadi 98.56% (kriteria tinggi) pada siklus II. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari 88.40% pada siklus I menjadi 95.60% (kriteria tinggi) pada siklus II. Hasil pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan dari rata-rata nilai 41.93 (kriteria kurang) pada pra tindakan menjadi 54.83 (kriteria sedang) pada siklus I dan 84.19 (kriteria tinggi) pada siklus II.
Pengaruh Eksperimen Model Reciprocal Teaching dan Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA
Ekawarti, Yulita Winarti
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model reciprocal teaching dengan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan mengambil sample siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 5 di SMAN 1 Banjaran. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap data hasil pretes dan postes untuk melihat perbedaan rata-rata gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel. Dari hasil uji statistik terhadap skor gain yang diperoleh dari hasil pretes dan postes terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di dapatkan hasil rata-rata gain kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mempergunakan pembelajaran reciprocal teaching lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Rata-rata gain ternormalisasi siswa pada kelompok eksperimen untuk kemampuan komunikasi matematis berada pada kategori sedang sedangkan siswa pada kelompok kontrol berada pada kategori kurang.
Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Fungsi
Narulita, Della;
Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesulitan dan faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal aljabar fungsi pada pokok bahasan menentukan bentuk fungsi dan grafik fungsi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif diskriptif. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan metode tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kesulitan siswa dalam menghitung meliputi kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi perhitungan dengan jawaban yang kurang tepat; (2) kesulitan siswa menafsirkan simbol meliputi kesulitan siswa dalam memahami simbol dan siswa kurang mencermati apa yang ditanyakan dalam soal; (3) kesulitan siswa memahami materi meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap materi fungsi khususnya pokok bahasan grafik fungsi. Faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan meliputi kurang teliti, terburu – buru, dan kesulitan siswa dalam memahami daerah hasil.
Hubungan Gaya Belajar Visual, Auditorial dan Kinestetik dengan Hasil Belajar Matematika (Studi Asosiatif pada Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016)
Marfu'ah, Zuroh;
Harta, Idris
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asosiatif antara gaya belajar dengan hasil belajar. Gaya belajar yang diteliti adalah gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desaian penelitian hubungan asosiatif. Populasi penelitian 453 siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Surakarta. Sampel yang diambil adalah siswa kelas XI Desain Komunikasi Visual sebanyak 29 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data dengan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan koefisien kontingensi yang sebelumnya menghitung nilai Chi-Square dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan kesimpulan tidak ada hubungan asosiatif antara gaya belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
Pengaruh Strategi Numbered Heads Together (NHT) dan The Power Of Two terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa
Pratiwi, Alifah Budi;
HW, Slamet
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh penggunaan strategi NHT dan The Power of Two terhadap hasil belajar matematika, (2) pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika, (3) interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain kuasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester ganjil MTs N Surakarta 1 tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalur sel tak sama. Hasil analisis data dengan taraf signifikansi 5% diperoleh: (1) terdapat pengaruh penggunaan strategi NHT dan The Power of Two terhadap hasil belajar matematika, dengan
Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving
Wijaya, Ni Made Ratna;
Bharata, Haninda
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini merupakan metode hasil kajian tentang pengembangan berpikir kritis matematis siswa melalui strategi pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). Tujuan artikel ini untuk mengetahui bahwa strategi TAPPS dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan hal yang harus dimiliki siswa karena berpikir kritis memiliki tujuh aspek. Tujuh aspek tersebut adalah induksi, deduksi, hasil penilaian, observasi, kreadibilitas, asumsi, dan makna. Tujuh aspek itu membuat siswa lebih selektif seiring perkembangan arus global. Cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa adalah strategi pembelajaran dengan TAPPS. TAPPS merupakan strategi pembelajaran dimana siswa berpasangan menyelesaikan masalah dan dibagi tugasnya menjadi problem solver dan listener. Problem solver diminta untuk membaca masalah dan berpikir sambil bicara selama proses penyelesaian masalah, termasuk mengukapkan segalanya yang mereka pikirkan dan lakukan. Listener mengikuti pemikiran problem solver dan mengingatkan mereka untuk tetap bicara apa yang mereka pikirkan atau lakukan, sementara juga meminta klarifikasi dan memeriksa jika ada kesalahan yang dibuat problem solver. Tugas itu pun dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil kajian penelitian menujukkan strategi TAPPS dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Penilaian Otentik dan Cara Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terhadap Keberhasilan Belajar Aljabar Linear Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNJ
Salsabila, Ellis;
Ambarwati, Lukita
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengaruh penilaian otentik dan cara seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terhadap keberhasilan belajar Aljabar Linear mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNJ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain penelitian factorial design 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNJ pada tahun akademik 2015/2016, sementara sampel penelitian diambil dengan teknik multistage random sampling dan terpilih 2 kelas eksperimen adalah mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Angkatan Tahun 2015/2016. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar Aljabar Linear. Variabel bebas adalah penilaian otentik dalam pembelajaran (A) yang terdiri atas dua perlakuan yaitu penilaian portofolio (A1) dan penilaian kinerja (A2). Sementara variable moderator adalah cara seleksi masuk PTN yang terdiri atas dua kategori yaitu tipe seleksi dengan ujian tulis/SBMPTN dan Ujian Mandiri (B1) dan tipe seleksi tanpa ujian tulis/SNMPTN (B2). Hasil penelitian berdasarkan analisis data hasil test Aljabar Linear dengan menggunakan Twoway Anova melalui software SPSS 17 adalah: 1) Tidak terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar Aljabar Linear antara mahasiswa yang diberi penilaian portofolio dan yang diberi penilaian kinerja. 2) Tidak terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar Aljabar Linear antara mahasiswa yang diterima melalui seleksi ujian tulis dengan yang diterima melalui seleksi tanpa ujian tulis. 3) Terdapat pengaruh interaksi antara teknik penilaian dan jalur masuk PTN terhadap hasil belajar Aljabar Linear mahasiswa. 4) Rata-rata hasil belajar Aljabar Linear pada mahasiswa yang diterima melalui jalur seleksi ujian tulis, yang diberikan penilaian portofolio lebih tinggi daripada yang diberikan penilaian kinerja. 5) Rata-rata hasil belajar Aljabar Linear pada mahasiswa yang diterima melalui jalur seleksi tanpa ujian tulis, yang diberikan penilaian portofolio tidak lebih rendah atau sama dengan yang diberikan penilaian kinerja. 6) Rata-rata hasil belajar Aljabar Linear pada mahasiswa yang diberikan penilaian portofolio, yang diterima melalui jalur seleksi ujian tulis tidak lebih tinggi atau sama dengan yang diterima melalui jalur seleksi tanpa ujian tulis. 7) Rata-rata hasil belajar Aljabar Linear pada mahasiswa yang diberikan penilaian kinerja, yang diterima melalui jalur seleksi ujian tulis lebih rendah daripada yang diterima melalui jalur seleksi tanpa ujian tulis.
Pengaruh Strategi Think Pair Share dan Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Keaktifan Siswa
Sari, Intan Monika;
HW, Slamet
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk menganalisis : (1) pengaruh strategi pembelajaran Think Pair Share(TPS) dan Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika, (2) pengaruh keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain kuasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA N 1 Kartasura tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes.Teknik analisis data dengan taraf signifikansi 5% diperoleh: (1) terdapat pengaruh antara strategi pembelajaran NHT dan strategi pembelajaran TPS terhadap hasil belajar matematika, dengan
Efektivitas Model Pembelajaran Teams Games Tournament dengan Pendekatan Relistic Mathematics Education pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas Vii SMP
Wijayanti, Septiana;
Syaifudin, M. Wahid
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)denganpendekatanRealistic Mathematics Education (RME) atau model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Geyer Kabupaten Grobogan. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Uji coba instrumen tes prestasi belajar meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda, dan reliabilitas. Uji prasyarat meliputi uji normalitas populasi menggunakan metode Liliefors dan uji homogenitas variansi populasi menggunakan metode Barlett. Setelah melakukan perhitungan, diperoleh simpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan mempunyai variansi yang homogen. Pada kemampuan awal dilakukan uji keseimbangan dengan menggunakan analisis variansi satu jalan. Teknik analisis datamenggunakanuji komparasi antar model pembelajaran dengan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT denganpendekatan RME memberikanhasil yang lebihbaikdibandingkanmodel pembelajaran TGT. Hal ini berarti model pembelajaran TGT denganpendekatan RME lebih efektif daripada model pembelajaran TGT.