cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung C - Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26560615     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi ini diadakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mewadai ide-ide baru dalam bidang Penelitian Matematika.
Articles 373 Documents
Proses Berpikir Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Satuan Pengukuran Panjang pada Pembelajaran Matematika Humanistik Rahmawati, Arum Dwi; Supriyanto, Djoko Hari
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2020: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.143 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa SD dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan denganmeliputi langkah memahami masalah, merencanakan pemecahan, menyelesaikan masalah sesuai langkah kedua dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh.Subyek penelitian adalah enam siswa kelas I SD N wakah 2 Kecamatan Ngrambe. Pengambilan subyek berdasarkan tingkat prestasi belajar matematika siswa yakni siswa berkemampuan tinggi dua siswa, siswa berkemampuan sedang dan siswa berkemampuan rendah masing-masing dua. Metode tes dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu membandingkan data hasil tes dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis melalui reduksi data, model data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah (1) Siswa kriteria tinggi menunjukkan bahwa siswa tersebut berkecenderungan memiliki proses berpikir yang baik dalam menguraikan jawaban secara terperinci sesuai prosedur yang runtut, tepat dan benar dalam menyelesaikan soal satuan pengukuran panjang, (2) Siswa kriteria sedang menunjukkan bahwa siswa tersebut berkecenderungan memiliki proses berpikir yang cukup dalam menguraikan jawaban secara terperinci yaitu menyelesaikan soal satuan pengukuran panjang dengan prosedur yang runtut tetapi kurang tepat, (3) Siswa kriteria rendah menunjukkan bahwa siswa tersebut berkecenderungan memiliki proses berpikir yang kurang yaitu tidak dapat menyelesaikan soal satuan pengukuran panjang dengan prosedur yang benar sesuai langkah-langkah penyelesaian masalah.
Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal Materi Bidang Datar berdasarkan Teori Van Hiele Jamilaturrohmah, J; Rejeki, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.124 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesalahan siswa pada tahap visualisasi, analisis, dan deduksi informal dalam menyelesaikan soal materi bidang datar berdasarkan teori Van Hiele pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Colomadu. Jenis dan desain penelitian pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada 27 siswa dalam kelas VIII D di SMP Negeri 2 Colomadu. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode, yaitu dengan membandingkan hasil tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 siswa, 15 siswa berada pada tingkat visualisasi, 10 siswa berada pada tingkat analisis, dan 2 siswa berada pada tingkat deduksi informal. Kesalahan yang dilakukan siswa pada tingkat visualisasi yaitu siswa tidak mampu mengenali dan menggambar bidang datar sesuai dengan penampakannya. Pada tingkat analisis, siswa melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi bidang datar berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya. Kesalahan pada tigkat deduksi informal yaitu siswa tidak mengetahui hubungan antar bidang datar.
Perilaku Belajar Matematika Kelas Program Khusus (PK) di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Safika, Kiki Nela Sri; Khotimah, Rita Pramujiyanti
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.788 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku belajar matematika kelas Program Khusus (PK) di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Nara sumber yang terlibat meliputi : guru matematika, wali kelas Program Khusus, serta siswa-siswi kelas Program Khusus SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Keabsahan data dari penelitian ini menggunakan teknik triangulasi metode. Analisis datanya menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusias belajar matematika siswa kelas Program Khusus sangat bagus, siswa aktif untuk bertanya maupun memberikan pendapat saat proses pembelajaran matematika. Penghargaan yang diberikan oleh guru untuk mengapresiasi antusias belajar matematika yaitu dengan memberikan tambahan nilai kepada siswa dan apresiasi untuk hasil belajar siswa berupa gratis SPP. Kebiasaan belajar kelas Program Khusus (PK) yaitu menggunakan buku kuarto, media pembelajaran menggunakan power point dan alat peraga, serta adanya pelajaran tambahan, yaitu pelajaran kemuhammadiyahan dan tahfidz dan terdapat jam ke-0 yang dimulai jam 07.00.
Analisis Kemandirian Belajar Matematika Siswa SMK dengan Metode Student Team Achievement Division (STAD) Cahyani, Nadia Putri; Khasanah, Uswatun
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.464 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa kelas X TKR 2 SMK Muhammadiyah 2 Sleman semester genap tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas dua siklus. Penelitian ini terdiri dari empat tahap untuk setiap siklus, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian metode pembelajaraan kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kemandirian belajar STAD siswa kelas X TKR 2 SMK Muhammadiyah 2 Sleman. Hasil lembar observasi kemandirian belajar siswa, pada siklus I persentase kemandirian belajar siswa sebesar 51% dengan kriteria cukup, dan terjadi peningkatan pada siklus II dengan pesentase kemandirian belajar siswa sebesar 70% dengan kriteria baik.Peningkatan tersebut dapat diliha dari rata-rata skor hasil observasi kemndirian belajar setiap siklus dan hasil wawancara setiap siklus.
Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Bentuk Aljabar Tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) Agustina, Lena Rahmawati; Khotimah, Rita Pramujiyanti
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.518 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan besar presentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal bentuk aljabar tipe HOTS pada aspek menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta, serta menganalisis faktor penyebab kesalahan siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Teras sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dengan membandingkan data dokumentasi hasil pekerjaan siswa dengan hasil wawancara. Kategori kesalahan yang digunakan berdasarkan kategori kesalahan Newman. Hasil penelitian diperoleh kesalahan pada aspek menganalisis yaitu kesalahan transformasi 46,67% dan kesalahan keterampilan proses 53,33%, pada aspek mengevaluasi yaitu kesalahan pemahaman 33,33%, kesalahan transformasi 54,17% dan kesalahan keterampilan proses 12,50%, sedangkan pada aspek mencipta yaitu kesalahan transformasi 36,67% dan kesalahan keterampilan proses 63,33%. Faktor penyebab kesalahan siswa yang dominan pada aspek menganalisis yaitu kurangnya pemahaman siswa tentang konsep aljabar, pada aspek mengevaluasi yaitu rendahnya kemampuan siswa dalam mengubah kalimat cerita menjadi bentuk aljabar, sedangkan pada aspek mencipta yaitu kurang memahami materi operasi pembagian bentuk aljabar.
Level Literasi Matematika Siswa SMA Unggulan berdasarkan Tes Pisa yang Disesuaikan Inayah, Ainal; Nisa, Lulu Choirun
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.952 KB)

Abstract

PISA merupakan suatu survei internasional yang bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan dengan menguji literasi siswa yang berusia 15 tahun pada bidang matematika, sains, dan membaca. Hasil literaasi matematika PISA pada tahun 2015 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke 63 dari 70 negara. Hal ini mengindikasikan bahwa capaian pembelajaran pada matematika sekolah tidak berdampak pada literasi matematika siswa. Agar dapat mengetahui kemampuan litarasi matematika siswa secara nyata dalam lingkup yang lebih kecil, penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan level literasi matematika siswa kelas XI SMA Unggulan di Kudus, yaitu MAN 2 Kudus dan MA NU Banat. Sampel sebanyak 216 siswa diambil dari kelas XI program IPA Unggulan, IPA Reguler dan IPS yang seluruhnya berjumlah 576 siswa. Instrumen diadopsi dari instrumen tes PISA, dengan penyesuaian pada aspek bahasa dan konteks. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, dan diperoleh bahwa sebanyak 58% siswa berada pada level literasi matematika di bawah level 1, 15% siswa pada level 1, 14% pada level 2, 4% siswa pada level 3, 6% siswa pada level 4, 2% siswa pada level 5 dan hanya 1 persen siswa yang mencapai level 6. Hasil ini menunjukkan bahwa bahkan untuk siswa berusia 17 tahun level literasi matematika yang dicapai masih rendah.
Pembelajaran Quantum Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Putri, Matin Enggar; Mardiyana, M; Saputro, Dewi Retno Sari
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.838 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Learning terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari gaya belajar siswa kelas VIII SMP di kabupaten Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Sragen. Sampel diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika dan instrumen angket gaya belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) model pembelajaran Quantum Learning menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada pembelajaran langsung pada materi relasi dan fungsi. (2) Prestasi belajar matematika yang mempunyai gaya belajar visual dan auditorial lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya belajar kinestetik, sedangkan siswa dengan gaya belajar auditorial mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya belajar visual (3) Pada kategori gaya belajar visual, siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran Quantum Learning mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung (4) Pada kategori gaya belajar auditorial, siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran Quantum Learning mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung (5) Pada kategori gaya belajar kinestetik, siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran Quantum Learning mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung (6) Pada model pembelajaran Quantum Learning, siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya (7) Pada model pembelajaran langsung, siswa dengan gaya belajar visual mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang mempunyai gaya belajar auditorial, sedangkan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik.
Peningkatan Keaktifan Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Siswa SMK Khairani, Maulida Asih; Sumargiyani, S; Syahfitri, Mufika; Sidiq, Enggar Fajar
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.572 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) kelas XI Akuntansi A di SMK Muhammadiyah 1 Turi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan dua kali pertemuan pada tiap siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi A dengan jumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TSTS dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika. Hal tersebut dapat dilihat pada siklus I keaktifan belajar matematika mencapai kualifikasi kriteria cukup. Pada siklus II keaktifan belajar matematika mencapai kriteria baik.
Pengaruh Metode Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Matematika, Kreativitas, dan Kejujuran Siswa Fatmasari, Lina Wahyu Sri; Atitah, Siti; Suntaryati, Fenni
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.311 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mind mapping dengan evaluasi pertanyaan terbuka terhadap hasil belajar matematika, kreativitas dan kejujuran siswa. Subyek dari penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 5 Surakarta kelas VIII tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain posted only dan menggunakan dua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan metode mind mapping dan kelas kontrol diberi perlakuan metode ekspositori. Kedua kelas ini memperoleh postest berupa evaluasi pertanyaan terbuka. Pengambilan kedua kelas tersebut menggunakan cluster random sampling. Metode tes pada penelitian ini berupa soal uraian terbuka yang digunakan untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan hasil belajar matematika dan kreativitas siswa. Metode angket berupa angket kejujuran siswa yang digunakan untuk mengumpulkan data berkaitan dengan kejujuran siswa. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada pengaruh signifikan antara metode pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol terhadap hasil belajar matematika dan kreativitas siswa. Metode mind mapping memberikan hasil belajar dan kreativitas siswa yang lebih baik daripada metode ekspositori yaitu masing-masing dengan selisih 2,053 dan 2,734. 2) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol terhadap kejujuran siswa.
Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Berdasarkan Gaya Belajar Jatisunda, Mohamad Gilar; Santoso, Erik; Wiguna, Siska Adi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.936 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan perbedaan setiap siswa dalam proses penerimaan informasi pelajaran yaitu gaya belajar. Fokus pada penelitian ini adalah menganalisis proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah berdasarakan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen pada penelitian adalah rubrik gaya belajar berdasarkan teori Fleming kemudian untuk kemampuan pemecahan masalah matematis didapatkan dari instrumen soal pemecahan masalah matematis berdasarkan pemecahan masalah polya. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan proses berpikir konseptual, siswa mampu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban dengan baik. Siswa dengan gaya belajar auditori memiliki kemampuan yang sama dengan siswa dengan gaya belajar visual yaitu memiliki kemampuan proses berpikir konseptual dengan mampu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban dengan baik. Sementara siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan pemecahan masalah semi konseptual, siswa tersebut kurang mampu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban

Page 6 of 38 | Total Record : 373