cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung C - Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26560615     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi ini diadakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mewadai ide-ide baru dalam bidang Penelitian Matematika.
Articles 373 Documents
Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Belajar Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Siswa SMK Syahfitri, Mufika; Sumargiyani, S; Khairani, Maulida Asih; Sidiq, Enggar Fajar
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.324 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerja sama belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) yang dapat membanngun kebiasaan saling bekerja sama dalam belajar matematika siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi tahun pelajaran 2018-2019. Subyek penelitian kelas XI Akuntansi B sejumlah 23 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengambilan data menggunakan lembar observasi kerja sama, lembar keterlaksaan pembelajaran, wawancara, dan pengamatan langsung. Berdasarkan hasil peneltian , maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan kerja sama belajar matematika siswa kelas XI Akuntansi B SMK Muhammadiyah 1 Turi Semester genap tahun ajaran 2018/2019. Kerjasama siklus I sebesar 51,14% meningkat di Siklus II sebesar 72,54%
Diagnosis Kesalahan Mahasiswa pada Pokok Bahasan Geometri dengan Scaffolding di Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang Dewi, Mutia Lina
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.542 KB)

Abstract

Banyak mahasiswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah Geometri. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa melakukan kesalahan ketika menyelesaikan masalah Geometri. Kesalahan ini harus segera diatasi, agar tidak berdampak pada materi keteknikan. Untuk mengatasi kesulitan ini diperlukan peranan dosen agar dapat menjadi fasilitator dan motivator dalam meminimalkan kesulitan dan mengarahkan proses kognitif untuk membantu menyelesaikan masalah matematika. Salah satu alternatif adalah penerapan Scaffolding, suatu teknik pembelajaran dimana mahasiswa diberikan sejumlah bantuan, kemudian secara bertahap diadakan pengurangan bantuan, sampai diberikan tanggung jawab untuk belajar sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui letak kesalahan mahasiswa dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan .mahasiswa melakukan kesalahan ketika menyelesaikan masalah. Pengambilan data dari kerja kelompok dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan bersifat kualitatif. Hasil penelitian diperoleh (1) Skor rata-rata kerja kelompok di DIV antara 45 -65, sedangkan di DIII antara 36 – 66, (2) Hasil belajar Scaffolding meningkat dengan subjek penelitian kelas 1B-TKJJBA. Skor rata-rata awal 36 menjadi 62, (3) Penyebab kesalahan masalah Volume, diantaranya kesalahan menggambar Dimensi Tiga, ketidaktelitian penghitungan, penulisan rumusan, dan penentuan tinggi, (4) Hasil wawancara menunjukkan mahasiswa kesulitan memahami konsep matematika, kurang latihan soal, kemampuan dasar kurang, dan membutuhkan alat peraga.
Critical Thinking Processes of High School Students in Solving Direct and Inverse Proportions Dyah, Nindya Waspaning; Setianingsih, Rini
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.955 KB)

Abstract

Critical thinking skills which are learned by students in mathematics instruction will help students solving problems they encountered in daily life. Direct and inverse proportion is a topic in mathematics which provides opportunity for students to think more critically since it is one of the most cognitively challenging topics in the school curriculum. This research is descriptive in nature aims to describe the critical thinking processes of high school students in solving direct and inverse proportions problems. It used test and interview methods to collect the data, while the subjects consisted of two grade 7 students. The research results show that students perform the following critical thinking processes: (1) conducting interpretation by categorizing what are given and asked, and clarifying meaning in detail; (2) analyzing well by examining ideas and identifying arguments as well as reasons; (3) doing inferences by querying evidence, forming hypothesis, and trying to prove the hypothesis and to draw a conclusion; (4) carrying out evaluation by assessing credibility of claims and quality of arguments before jumping to the next steps, (5) doing explanation by stating results, justifying procedures, and present arguments clearly; (6) performing self-regulation by doing monitoring and correcting what they have done.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Taruna melalui Media berbasis “Whiteboard Animation” Bidang Navigasi Pelayaran Astriawati, Ningrum; Wibowo, Waris
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.596 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui klasifikasi penampilan dosen dalam kegiatan belajar mengajar untuk mendukung peningkatan motivasi dan hasil belajar taruna melalui media berbasis whiteboard animation, (2) mengetahui peningkatan motivasi belajar taruna melalui penggunaan media berbasis whiteboard animation, (3) mengetahui peningkatan hasil belajar melalui penggunaan media berbasis “whiteboard animation” bidang navigasi pelayaran pada mata kuliah matematika terapan. Subyek penelitian adalah taruna yang mengambil Mata Kuliah Matematika Terapan Semester Gasal TA. 2018/2019 sebanyak 24 orang taruna. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, angket motivasi dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Penampilan dosen dalam mengajar berturut-turut pada siklus I, II dan III memperoleh skor 49.95, 53.87 dan 57.69 yang ketiganya berada pada klasifikasi baik (2) Motivasi belajar taruna meningkat dari siklus I, II dan III berturut-turut senilai 62.03, 67.56, dan 76.86. (3) Hasil belajar taruna meningkat dari siklus I, II dan III berturut-turut adalah 61.73, 79.78, 88.26.
Analisis Kemampuan Matematika Siswa SMP di Kefamenanu dalam Menyelesaikan Soal PISA Jawa, Yohana Desy; Mamoh, Oktovianus
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.321 KB)

Abstract

PISA merupakan suatu program yang diprogramkan oleh OECD (organization for Economic Co-operation and Development) untuk mengevaluasi kemampuan dan pengetahuan yang dirancang untuk siswa sekolah berusia 15 tahun di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu peserta sejak tahun 2000 namun pencapaian prestasi siswa Indonesia belum memuaskan. Bagaimana dengan siswa di NTT yang juga bagian dari Indonesia? Siswa di NTT juga perlu dibiasakan dengan soal PISA agar mereka tidak merasa asing. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan siswa di NTT dalam meyelesaikan soal PISA dan juga untuk melatih dan membiasakan siswa dalam menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Putra Kefamenanu, tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata siswa peserta tes baik yang berkemampuan matematika rendah sampai pada siswa yang berkemampuan matematika tinggi belum dapat menyelesaikan soal PISA. Hal ini ditandai dengan rata-rata nilai siswa dimana siswa yang berkemampuan matematika rendah berturut-turut mendapat nilai 18, rata-rata siswa yang berkemampuan matematika sedang mendapat nilai 24, dan rata-rata siswa yang berkemampuan matematika tinggi mendapat nilai 28 dengan nilai rata-rata keseluruhan 26,6. Hasil ini masih jauh dari nilai standar yang diharapkan, yaitu 72 dari skor total keseluruhan yaitu 148.
Hubungan Tingkat Toleransi dengan Hasil Belajar Matematika Siswa di SMA Negeri 50 Jakarta Fadhiil, Rahmat; Azhar, Ervin; Kurniawan, Yunda
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.016 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya hubungan antara tingkat toleransi siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 50 Jakarta dengan populasi yaitu kelas X pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sebanyak 40 siswa dari 20 siswa MIA dan 20 siswa IIS. Hasil perhitungan regresi linier diperoleh ̂Y= -9,478 + 0,371X menunjukan bahwa setiap penambahan satu skor tingkat toleransi diikuti dengan peningkatan hasil belajar matematika siswa sebesar 0,371 pada konstanta 9,478. Uji keberartian regresi diperoleh Fhitung sebesar 20,545 menunjukan bahwa model regresi signifikan. Uji linieritas regresi diperoleh Fhitung sebesar 1,926 menunjukan bahwa terdapat hubungan yang linier dari kedua variabel. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis korelasi pearson Product Moment dilanjutkan dengan uji keberartian korelasi mengunakan t-student. Dari rhitung sebesar 0,592 didapat thitung sebesar 4,527 yang berarti H0 ditolak, maka terdapat hubungan tingkat toleransi dengan hasil belajar matematika siswa. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,455 artinya kontribusi tingkat toleransi dengan hasil belajar matematika siswa sebesar 46 %.
The Model of Problem Solving in Mathematics Learning in Indonesia Darmadi., D
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.455 KB)

Abstract

Most in learning mathematics in Indonesia, students are familiarized with the writedown is known, asked, and the answer to resolving the issue. Conditioning is different from the theories of problem-solving, such as Polya provide problem resolution with understand, plan, implement, and re-evaluate it (looking backward). The difference between theory and practice applied mainly drew attention in the study of logic and the set. Results of the study indicate that there are two modes of representation of problem solving in Indonesia. The first model of mathematical problem solving is writing the note, asked, and answered. The second model is the solution to math problems in Indonesia is taking the example, will be demonstrated, and evidence.
Arpanggalawar (Akar Pangkat Tiga Kelelawar) sebagai Alat Peraga Inovatif dalam Pembelajaran Matematika di SD Wulandari, Rini; Mawarni, Tia
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.263 KB)

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia SD (7-11 tahun) menurut Piaget masuk ke dalam tahap operasional konkrit, dimana anak belajar secara efektif dengan memanipulasi benda konkrit. Bruner juga mengungkapkan bahwa dalam proses belajar anak sebaiknya diberi kesempatan untuk memanipulasi benda-benda (alat peraga). Anak akan belajar melalui tahap enaktif atau melalui benda benda nyata, kemudian berlanjut pada tahap ikonik atau melalui gambar dan terakhir tahap simbolik atau melalui simbol simbol. Pembelajaran yang menggunakan alat peraga memungkinkan siswa lebih memahami materi dibandingkan tidak menggunakan alat peraga. Maka dari itu penulis mengembangkan alat peraga Arpanggalawar (Akar Pangkat Tiga Kelelawar) berdasarkan literatur jurnal. Alat peraga Arpanggalawar bertujuan untuk mengembangkan alat peraga pada materi akar pangkat tiga agar mempermudah pemahaman siswa. Komponen alat peraga arpanggalawar sebagai berikut : sayap satuan, sayap ribuan dan kantong bilangan yang diajarkan melalu ipermainan yang menarik sehingga mampu meningkatkan minat serta menciptakan pelajaran lebih menyenangkan. Melalui analisis SWOT yang telah dilakukan penulis, alat peraga arpanggalawar efektif untuk dijadikan inovasi alat peraga matematika materi akar pangkat tiga.
Peningkatan Komunikasi Matematik Siswa melalui Pendekatan Metakognitif dalam Pembelajaran Matematika Trisni, Rizka; Sutarni, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.323 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi matematik siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan Metakognitif yang dilakukan pada siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah 4 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika kelas VIII A SMP Muhammadiyah 4 Surakarta berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 11 siwa laki-laki dan 15 siswa perempuan, sedangkan pelaku tindakan adalah peneliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah catatan lapangan, metode tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah reduksi data, pengolahan data, penyajian data, dan verifikasi data. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Dari hasil penelitian diperoleh data terdapat peningkatan komunikasi matematik siswa, hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian indikator komunikasi matematik sebagai berikut: 1) Menyajikan penyelesaian dari suatu permasalahan 34,6% atau 9 siswa meningkat menjadi 73,1% atau 19 siswa, 2) Kemapuan menggunakan tabel, gambar, model, dan lain-lain untuk menyampaikan penjelasan 42,3% atau 11 siswa meningkat menjadi 61,5% atau 16 siswa, 3) Kemampuan menjelaskan kesimpulan yang diperoleh meningkat menjadi 30,7% atau 8 siswa meningkat menjadi 57,7% atau 15 siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dan Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMK Sumargiyani, S; Syahfitri, Mufika; Sholiha, Fatimatus; Khairani, Maulida Asih
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.859 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran yang paling efektif dari kedua model Two Stay Two Stray (TSTS) dan Think Pair Share(TPS) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Turi. Sampel diambil dua kelas menggunakan teknik random sampling, diperoleh kelas A untuk model pembelajaran TPS dan kelas C untuk model pembelajaran TSTS. Instrumen pengumpulan dokumentasi dan tes. Uji prasyarat analisis : uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis menggunakan uji t dua pihak dan uji t satu pihak. Hasil penelitian menunjukkan Tidak ada perbedaan antara hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran TPS dengan model pemelajaran TSTS, sehingga model pembelajaran TSTS dan TPS memiliki tingkat keefektifan yang sama.

Page 7 of 38 | Total Record : 373