cover
Contact Name
lalu masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Panji Tilar Negara No.99, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Bina Ilmiah
Published by LPSDI Bina Patria
ISSN : 19783787     EISSN : 26153505     DOI : 10.33758
Media Bina Ilmiah, ISSN 1978-3787 (print) | 2615-3505 (online), diterbitkan 12 (Dua Belas) nomor dalam setahun (Januari-Desember) oleh BINA PATRIA. Jurnal ini merupakan sarana komunikasi dan penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran dalam bidang multidsiplin ilmu secara berkala.Redaksi menerima tulisan atau artikel ilmiah bidang Sosial. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa merubah maknanya. Media Bina Ilmiah adalah jurnal nasional terakreditasi SINTA 4.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 10: Mei 2024" : 25 Documents clear
PENYULUHAN GIZI MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA MAKAN ANAK PRASEKOLAH S.KM, M.PH, YULI LARAENI
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.611

Abstract

Background. Good food consumption patterns will have a positive effect on a person's health such as preventing or helping to cure disease. Vice versa, if the pattern of food consumption is not good it will affect the nutritional status of children. Diet can be measured quantitatively by looking at the type of food, weight, portion and frequency, while qualitatively it can be seen through the type and composition of food only.The results of RISKESDAS 2018 nationally according to the BMI/U index for the problem of obesity prevalence of 10.8% and thin of 6.8%. NTB Province has a fat prevalence of 5.35% and a lean prevalence of 13.24%. In West Lombok, the prevalence of obesity is 5.31% and the prevalence of thinness is 14.19%. Research Methods. This research is a quasi-experimental using a treatment group (experimental) and a control group. The treatment group was given nutritional counseling about the diet of preschool children using booklet media, while the control group was only given nutritional counseling about the diet of preschool children without using booklet media. The design used is Pretest Posttest With Control Group. Analyzed by statistical analysis using the Independent Samples T Test. Results. There was a difference in the average value in the treatment group and the control group on the level of mother's knowledge about the eating patterns of preschool children in Arroziqin PAUD with a probability value = 0.000 ( p<0.05).
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENERAPAN PROGRAM SAPTA PESONA PADA DAYA TARIK WISATA GRAND MAERAKACA SEMARANG bayu, artin
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.635

Abstract

Sapta Pesona mulai sering digunakan dan dipromosikan sebagai persyaratan yang harus dipenuhi di setiap lokasi pariwisata masyarakat, baik yang bersifat buatan, alam, budaya, maupun kepentingan tertentu. Selain itu, penggunaan Sapta Pesona akan memikat wisatawan yang sedang berada di kawasan tersebut. Salah satunya adalah daya tarik wisata Grand Maerakaca yang berada di Kota Semarang. Penerapan Sapta Pesona dan sadar wisata sangat penting untuk pengembangan daya tarik wisata karena dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perlunya menjadi tuan rumah yang baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana persepsi wisatawan terhadap penerapan program sapta pesona pada Daya Tarik Wisata Grand Maerakaca Semarang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Sedangkan spesifikasi penelitiannya menggunakan kuantitatif. Adapun metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, responden, kuesioner dan studi pustaka. Dan penyajian data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan penelitian dan hasil olah data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa persespi wisatawan terhadap penerapan program sapta pesona pada daya tarik wisata Grand Maerakaca Semarang, sudah berjalan dengan baik terhadap pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada 7 (tujuh) unsur sapta pesona yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.
BUDAYA MASYARAKAT MENGONSUMSI LOLOH CEMCEM SEBAGAI MINUMAN TRADISIONAL DI DESA PENGLIPURAN BALI Sintya, Ni Putu Sintya Anastasia; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti; Nyoman Agus Jagat Raya
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.639

Abstract

Dunia kesehatan mulai sadar bahaya yang tersembunyi dibelakang pemakaian obat – obatan sintetik secara berlebihan, maka perhatian masyarakat kini berbalik terhadap pengobatan turun temurun. Salah satunya adalah pemanfaatan herbal tradisional loloh cemcem. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah budaya mengonsumsi loloh cemcem masih diterapkan hingga sekarang oleh masyarakat Desa Penglipuran. Pada penelitian ini menggunakan metode metode purpose sampling dan pendekatan sosiologi kesehatan dengan teknik wawancara mendalam dan kuisioner kepada masyarakat yang masih mengonsumsi loloh cemcem. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi sebagai akibat dari perilaku, kepercayaan serta persepsi masyarakat kepada budaya minum loloh. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu budaya mengonsumsi loloh masih diterapkan hingga saat ini oleh masyarakat Desa Penglipuran sebab terdapat informasi melalui media cetak/media elektronik, keyakinan masyarakat kepada minuman tradisional, berkhasiat melancarkan buang air besar, meredakan panas dalam dan menambah cairan tubuh serta minimnya efek samping.
Membangun Kota Cerdas untuk Disabilitas: Tantangan dan Strategi Fitri, Husnul
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.689

Abstract

Kota cerdas didesain untuk memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan dalam melakukan aktivitasnya di ruang kota. Kemudahan yang ditawarkan oleh kota cerdas diharapkan dapat mendobrak hambatan-hambatan (barrier free) yang selama ini dirasakan dalam kehidupan masyarakat urban. Oleh karena itu, kota cerdas sewajarnya bersifat universal, inklusif, dan dapat diakses oleh semua warga tanpa terkecuali. Namun demikian, dalam kenyataannya, tidak seluruh masyarakat kota mendapat manfaat yang sama dari implementasi kota cerdas ini. Kelompok disabilitas belum menjadi bagian yang dijangkau oleh teknologi kota cerdas secara utuh. Bahkan teknologi dalam kota cerdas dapat menyebabkan kelompok disabilitas menjadi semakin tertinggal dari masyarakat umum lainnya. Hal ini menyebabkan kesenjangan digital atau yang dikenal dengan digital divide. Padahal keberadaan disabilitas dapat pula menjadi pendorong untuk menciptakan inisiatif dan inovasi teknologi dalam kota cerdas. Saat ini, kebutuhan kelompok disabilitas masih mengalami berbagai hambatan yang menyebabkan belum terpenuhinya hak-hak disabilitas di perkotaan. Kota cerdas harusnya memberikan oportunitas yang sama bagi disabilitas untuk mendapat kemudahan serta meminimalisasi hambatan di kota sehingga dapat meningkatkan well-being masyarakat sebagai salah satu dampak dari implementasi kota cerdas yang dirasakan seluruh kelompok masyarakat kota yang beragam tanpa kecuali. Artikel ini akan memaparkan tantangan utama dalam pembangunan kota cerdas dengan memperhatikan kelompok disabilitas perkotaan berdasarkan studi terhadap penelitian dan literatur terkait kota cerdas yang inklusif. Adapun rekomendasi strategi yang diperlukan untuk dapat mengakomodasi kebutuhan disabilitas dalam membangun kota cerdas meliputi adanya komitmen bersama (shared commitment) dari seluruh pemangku kepentingan kota untuk membangun kota cerdas yang inklusif bagi disabilitas; memberikan akses dan kesempatan partisipasi yang luas bagi disabilitas untuk turut dalam perencaan kota cerdas, dan menjadikan isu disabilitas sebagai maninstream dalam pembangunan kota cerdas.
Model Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Desa Wisata Kemiri, Jember, Jawa Timur Kristiana, Yustisia; Theodosia C. Nathalia
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.725

Abstract

The human resource management system that is formed in a tourism village will provide a clear picture of human resources to know their respective roles and duties so that policies in realizing tourism villages can be implemented and minimize the obstacles that occur. This study aims to determine the conceptual framework for human resource development strategies in the Kemiri Tourism Village. Soft System Methodology (SSM) is used to complete these needs. The method used is qualitative. The selected data sources used a purposive sampling method. The data analysis technique used in this study is CATWOE (Customer, Actor, Transformation, Worldview, Owner, Environment) analysis. The results of the study show that the human resource development strategy for Kemiri Tourism Village is a strategic action to create the competence and quality of tourism actors with high competitiveness through various human resource capacity-building programs. Investment in human resources has an important meaning for improving the welfare of the people in the Kemiri Tourism Village
MODEL KOMUNIKASI PEMASARAN AISAS PADA KONTEN TIKTOK PRODUK BARENBLISS Indah Pratiwi, Nuning; Puspita Sari , Meilia; Indra Satria, Wahyu
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.728

Abstract

Brand Barenbliss menggunakan TikTok sebagai sarana komunikasi pemasaran. Pada penelitian ini menggunakan model pemasaran AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model komunikasi pemasaran AISAS berdasarkan penyajian konten TikTok produk Barenbliss. Pendekatan pada penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi tertruktur dan studi dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Barenbliss sudah baik memanfaatkan TikTok sebagai sarana komunikasi pemasaran dengan membuat konten, berkomunikasi dengan konsumen melalui live streaming. Attention Barenbliss mampu menyajian konten menarik untuk membentuk perhatian dan kesadaran. Tahap interest mampu membentuk ketertarikan dari segi keunggulan dan keunikan produk. TikTok memiliki berbagai sumber untuk mengumpulkan pencarian informasi, konten Barenbliss dan content creator sebagai sumber pendukung. Tahap action Barenbliss memberikan kemudahan masyarakat untuk membeli produknya dengan mencantumkan link di bio media sosial. Tahap share masyarakat memberikan feedback untuk meningkatkan citra brand Barenbliss. Kontribusi penelitian ini mengenai implementasi model AISAS suatu brand dengan penyajian konten TikTok menjadi hal yang utama Barenbliss memasarkan produk hingga orang membagikannya.
ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TANGERANG SELATAN Ahmad Jamil Pasaribu; Muhammad Taslim; Abdur Rahim
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.793

Abstract

Waste production is a serious problem that affects cities all over the world. In the future, the population continues to increase and economic development will result in waste production increasing. Meanwhile, poor waste management resulting in very large amounts of waste being thrown into landfills will certainly shorten the lifespan of landfills, which of course can cause environmental problems, public health or disasters. This study aims to analyze waste mitigation policies in South Tangerang City using library research. The research results show that waste management in Tangerang City has not been effective in reducing waste disposed of in the landfill. This occurs because waste management procedures allow waste to be disposed of directly to the landfill without a prior selection process, as well as the limited number of TPS3R as waste selection sites. Therefore, the South Tangerang City government must develop strict waste management procedures by first selecting TPS3R. so that the waste that is sent to the landfill is only residue.
INTEGRATING HINDU-BUDDIST HERITAGE OF BLITAR IN DIFFERENTIATED HISTORICAL LEARNING TO IMPROVE HISTORICAL COMPREHENSION Wafiyatu Maslahah; Nur Al Maida
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.794

Abstract

The research was based on the problem of historical comprehension among students of private Islamic High School in Blitar. This study aims at 1) understanding the integration of Hindu-Buddhist heritage in Blitar Regency in differentiated historical learning to improve historical comprehension, 2) understanding the improvement of historical comprehension in differentiated historical learning by integrating the topic of Hindu-Buddhist heritage in Blitar Regency. Classroom action research was applied in this research. The sample of this research was the students of Madrasah Aliyah Assalam Jambewangi Selopuro Blitar and Madrasah Aliyah Al Muhtaduun Tlogo Kanigoro Blitar. The result showed that 1) the integration of Hidu-Buddhist heritage of Blitar Regency in differentiated historical learning helped the student in understanding historical events, 2) differentiated historical learning improved students’ historical comprehension by integrating the topic of Hindu-Buddhist heritage in Blitar. The average score of students’ pre-test was 68,45, and it increased to 81,4 in Cycle I and to 95,425 in Cycle II
STRATEGI MENINGKATKAN CAPAIAN INDIKATOR KAPITASI BERBASIS KINERJA (KBK) MELALUI FUNGSI MANAJEMEN DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Euis Yanti Supartika; Kosasih, Kosasih; Etty Sofia Mariati Asnar
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.795

Abstract

Besarnya uang kapitasi yang diterima Puskesmas akan dipengaruhi oleh rendahnya kinerja Puskesmas pada indikator kapitasi berbasis kinerja. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan kemampuan fungsi manajemen Puskesmas dalam memenuhi indikator kapitasi berbasis kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bagaimana fungsi manajemen perencanaan selaras dengan strategi peningkatan indikator kapitasi berbasis kinerja, bagaimana fungsi manajemen perencanaan selaras dengan implementasi untuk meningkatkan indikator kapitasi berbasis kinerja, dan bagaimana sikap pimpinan terhadap fungsi manajemen organisasi dan kinerja pegawai yang dapat dipahami oleh staf. strategi yang selaras dengan Puskesmas. Studi kualitatif menemukan bahwa tidak cukup bukti mengenai proses perencanaan melalui tahapan masalah dalam pendekatan perencanaan Puskesmas
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SILIRAGUNG BANYUWANGI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL Ahmad Sulthoni
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.796

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 2 Siliragung Banyuwangi. Penelitian ini dirancang menggunakan Metode Penelitian Tindakan (action research). Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengatasi masalah kemampuan keterampilan menyimak. Karena kondisi riil yang terjadi di siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Siliragung masih kurang, karena selama ini kegiatan pembelajaran masih banyak guru yang enggan memanfaatkan media. Media yang digunakan yaitu media Audio Visual dengan teknik kerja kelompok

Page 1 of 3 | Total Record : 25