cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2018)" : 8 Documents clear
EFEK PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KANKER PAYUDARA PADA WANITA DI DUSUN TERONGAN, DESA KEBONREJO, KALIBARU, BANYUWANGI, JAWA TIMUR Nonik Ayu Wantini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.04 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.154

Abstract

Kanker payudara adalah kanker kedua yang paling umum di dunia dan sejauh ini, kanker yang paling sering terjadi di kalangan wanita dengan perkiraan 1,67 juta kasus kanker baru yang didiagnosis pada tahun 2012 (25% dari semua jenis kanker). Penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi setelah kanker serviks pada wanita adalah kanker payudara yaitu 0,5 per 1000 pada tahun 2013 di Indonesia. Adapun prevalensi kanker payudara di Jawa Timur pada tahun 2013 adalah 0,5 per 1000 dengan estimasi jumlah penderita 9.688. Belum pernah ada promosi kesehatan tentang Kanker Payudara di dusun Terongan, dan dalam 1 tahun ada kasus kematian akibat kanker Payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan kanker payudara sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan quasi-experimental, tepatnya One Group Pretest Posttest. Penelitian dilaksanakan di Dusun Terongan, Desa Kebonrejo pada bulan Juni 2017. Pengambilan sampel dengan teknik quota sampling sejumlah 30 wanita. Teknik pengambilan data dengan angket, instrumen kuesioner. Analisis data dengan uji Wilcoxon. Terjadi peningkatan nilai median pengetahuan antara sebelum Promosi Kesehatan (77,5) dan setelah Promosi Kesehatan (90). Nilai p-value 0,000 menunjukkan ada perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah Promosi Kesehatan kanker payudara. Disarankan  kepada responden untuk melakukan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) secara rutin, karena pengetahuan yang baik harus dilanjutkan dengan sikap dan tindakan yang nyata sehingga upaya pencegahan kanker payudara dapat meningkat.Kata kunci: pengetahuan, kanker payudara
PENGGUNAAN PEMBALUT HABIS PAKAI DAN PENGGUNAAN BEDAK TABUR PADA KEMALUAN TERHADAP KEJADIAN KANKER OVARIUM DI RUMAH SAKIT UMUM Dr PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2017 Lili Nurmaliza; Sorimuda Sarumpaet; Sri Rahayu Sanusi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.097 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.155

Abstract

Kanker Ovarium merupakan penyakit yang menyerang wanita dimana di dunia angka kejadian wanita yang terdiagnosa kanker ovarium 21.290, di Indonesia dari tahun 2010-2013 angka kejadian kanker ovarium 672 dari tahun 2010 sampai 2013 yang mengalami kanker ovarium. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Penggunaan pembalut habis pakai, penggunan bedak pada kemaluaan memengaruhi kejadian kanker ovarium pada wanita di rumah sakit umum Dr Pirngadi Kota Medan Tahun 2017 Jenis penelitian adalah analitik observasional desain case control sampel penelitian sebanyak 48 kasus dan 48 kontrol. Pengumpulan data melalui kuesioner, analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan Chi-Sguare. Berdsarkan Hasil Penelitian menunjuk kan bahwa analisis bivariat secara signifikan kejadian kanker Ovarium di rumah sakit umum Dr Pirngadi Kota Medan tahun 2017 di pengaruhi oleh Menggunakan Pembalut habis pakai nilai P (value) =<0,001 OR 6,7 (95% CI 2,730-16,576) dan penggunaan bedak tabur pada kemaluan dengan nilai P (value) =< 0,001 OR 9,5 (95% CI 3,696-24,590), Diharapkan seluruh Wanita untuk dapat mengenali tanda-tanda dari kanker Ovarium. Dan melakukan pemeriksaan darah CA125 agar bisa terdeteksi secara dini.Kata Kunci :Faktor, Kanker Ovarium, Wanita. 
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN KEPATUHAN BIDAN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI DI BPM WILAYAH SLEMAN YOGYAKARTA Casnuri Casnuri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.145 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.171

Abstract

Latar belakang: Infeksi merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Indonesia. Tindakan pencegahan infeksi (PI) harus diterapkan dalam setiap aspek asuhan persalinan dan kelahiran bayi untuk melindungi ibu, bayi baru lahir, keluarga, penolong persalinan dan tenaga kesehatan lainnya dengan jalan menghindarkan transmisi penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Juga upaya-upaya untuk menurunkan risiko terjangkit atau terinfeksi oleh mikroorganisme yang menimbulkan penyakit-penyakit yang hingga kini belum ditemukan cara pengobatannya, misalnya Hepatitis dan HIV/AIDS2.Tindakan pencegahan infeksi merupakan bagian esensial dari asuhan lengkap yang diberikan kepada ibu dan bayi baru lahir yang dilaksanakan secara rutin pada saat menolong persalinan dan kelahiran. Bidan sebagai ujung tombak layanan kebidanan di masyarakat bertanggung jawab mencegah penularan infeksi baik pada diri sendiri maupun oranglain saat melakukan pertolongan persalinan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah bidan di wilayah Sleman DIY bagian timur sebanyak 12 bidan. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat (distribusi frekuensi, analisis bivariat (uji kai kuadrat)Hasil Penelitian: Hasil analisis diperoleh bahwa kepatuhan bidan dalam pencegahan infeksi sebanyak 60%, sebagian besar bidan berpendidikan diploma III (96,7%), usia sebagian besar termasuk usia produktif (60%), pengetahuan rendah (73,3%), bidan yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun sebanyak (96,7%). Tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan dan pengalaman kerja dengan kepatuhan serta terdapat hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan. Kata kunci : Karakteristik, Pengetahuan, Kepatuhan, Pencegahan Infeksi, Bidan
PENGARUH PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN RIWAYAT KELUARGA TERHADAP KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2017 Winda Maulinasari Nasution; Asfriyati Asfriyati; Fazidah Aguslina Siregar
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.574 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.156

Abstract

Kanker payudara merupakan dampak kesehatan reproduksi yang menyebabkan kematian utama pada wanita. Di Indonesia kejadian kanker payudara menduduki peringkat kedua setelah kanker serviks. Paparan estrogen yang tinggi merupakan salah satu faktor utama yang diduga berperan dalam proses peningkatan kejadian kanker payudara. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemakaian kontrasepsi hormonal dan riwayat keluarga terhadap kejadian kanker payudara. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol. Sampel 48 orang kasus adalah penderita kanker payudara dan 48 orang kontrol adalah bukan penderita kanker payudara. Hasil analisis menggunakan uji regresi logistik sederhana menunjukkan bahwa pemakaian kontrasepsi hormonal OR 8,169 (95%CI (3,266-20,431) dan riwayat kanker payudara pada keluarga OR 9,056 (95%CI 3,586-22,871)  mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kejadian kanker payudara. Diharapkan kepada wanita yang mempunyai riwayat kanker payudara pada keluarga sebaiknya tidak menggunakan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu yang lama. Karena dapat mengacaukan keseimbangan hormon estrogen yang mengakibatkan perubahan sel yang normal menjadi abnormal dalam tubuh.Kata Kunci : Kanker Payudara, Kontrasepsi Hormonal, Riwayat Keluarga
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MP ASI DIBAWAH USIA 6 BULAN DENGAN KERENTANAN PENYAKIT DI DESA PAYUNG AGUNG KECAMATAN PANUMBANGAN KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2017 Ana Samiatul Milah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.014 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.177

Abstract

MP-ASI (Makanan Pendamping-Air Susu Ibu) adalah makanan atau minuman selain ASI yang mengandung nutrisi yang diberikan kepada bayi setelah bayi siap atau berusia 6 bulan. Makanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan bagi bayi. Makanan ini harus menjadi pelengkap dan dapat memenuhi kebutuhan bayi. Jadi selain makanan pendamping ASI, ASI harus tetap diberikan kepada bayi paling tidak sampai usia 24 bulan. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2013 diketahui bahwa pemberian ASI Ekslusif hanya meningkat sekitar 10% dalam periode 2011-2014. Pada SDKI tahun 2012 angka pemberian ASI Ekslusif itu hanya sekitar 32%, dan di SDKI tahun 2016 meningkat menjadi 42%, meskipun ada peningkatan hal ini masih jauh dari angka sempurna. Keberhasilan ASI Ekslusif di Jawa Barat tercapai 42% dari target 80%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian MP ASI kurang dari 6 bulan dengan kerentanan penyakit di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis tahun 2017. Jenis penelitian yaitu menggunakan survey analitik dengan pendekatan case control (retrospective). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis periode Juni-Oktober 2017 sebanyak 357 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Proporsional Random Sampling sebanyak 78 orang. Hasil penelitian diketahui pemberian MP ASI adalah kategori memberikan MP ASI dibawah usia 6 bulan sebanyak 55 orang (70,5%), kerentanan penyakit adalah kategori mengalami sebanyak 58 orang (74,4%) dan terdapat hubungan antara pemberian MP ASI dibawah usia 6 bulan dengan kerentanan penyakit di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis 2014 ditunjukan dengan nilai ρ value 0,000 < α (0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar memberikan MP ASI dibawah usia 6 bulan, sebagian besar mengalami kerentan penyakit dan terdapat hubungan antara pemberian MP ASI dibawah usia 6 bulan dengan kerentanan penyakit di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis 2017.  Kata Kunci          : Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), Kerentanan Penyakit Pada Balita/Anak
KLINIK SANITASI DAN PERANANNYA DALAM PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL Agung Maria Putri; Surahma Asti Mulasari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.051 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.151

Abstract

Perbaikan kesehatan lingkungan memberikan manfaat kesehatan, kenyamanan petugas dan masyarakat yang datang di puskesmas, juga sarana memotivasi dan membudayakan lingkungan sehat dan perilaku hidup bersih di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinik sanitasi dan peranannya dalam peningkatan kesehatan lingkungan di Puskesmas Pajangan Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian petugas sanitasi Puskesmas Pajangan Bantul dan 4 orang masyarakat. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi dan keabsahan. Program yang berjalan yaitu penyuluhan pencegahan penyakit, penyuluhan kesehatan, konsultasi kesehatan lingkungan, kunjungan lapangan dan inspeksi sanitasi sarana air bersih. Upaya yang dilakukan untuk memastikan program berjalan dengan baik adalah penyuluhan kader, masyarakat dan konsultasi. Klinik sanitasi juga melakukan rehabilitasi terhadap penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat. Petugas klinik sanitasi telah siap menjalankan program klinik sanitasi karena telah mendapatkan pelatihan dan dukung dari atasan namun belum mendapatkan dukungan dana yang memadai. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi banyak program klinik sanitasi belum dapat terlaksana dengan baik karena keterbatasan petugas dan sarana prasarana. Program yang telah terlaksana adalah penyuluhan pencegahan penyakit, penyuluhan kesehatan, konsultasi kesehatan lingkungan, kunjungan lapangan dan inspeksi sanitasi sarana air bersih. Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan, Klinik Sanitasi, Peran
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PENANGANAN DISMINOREA KELAS X DI SMKN 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Fhatin Hamami Husna; Eko Mindarsih; Melania Melania
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.825 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.158

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri membutuhkan informasi atau pendidikan tentang proses dan kesehatan selama menstruasi, terutama sindrom pramenstruasi beserta penanganan tentang disminorea. Berdasarkan hasil wawancara kepada  30 siswi diketahui bahwa sebagian besar siswi tidak mengetahui cara penanganan disminorea.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan sebelum dan sesudah diberikan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang penanganan disminorea di SMKN 1 Depok Sleman Yogyakarta..Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan quasy eksperimen engan rancangan  pre and post test without control. Subyek penelitian adalah siswi yang mengalami disminore dengan jumlah sampel 30 siswi yang diambil menggunakan total sampling, kemudian dianalisa menggunakan wilcoxon..Hasil: Tingkat pengetahuan siswi sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori kurang yaitu 66,7 %. Sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar siswi dalam kategori baik yaitu 56,7%. Sedangkan sikap sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori negatif yaitu 93,3 %. Dan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar siswi dalam kategori positif yaitu 100,0 % dengan nilai p value 0,000.Kesimpulan: Ada pengaruh  antara  tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang penanganan disminorea di SMKN 1 Depok Sleman Yogyakarta. Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Sikap, Penanganan Disminorea
PENGARUH JUMLAH PASANGAN SEKS TERHADAP INFEKSI HIV PADA PECANDU NARKOBA DI KLINIK VOLUNTARY COUNSELING TESTING (VCT) RSU KABANJAHE KABUPATEN KARO TAHUN 2017 Muryani Muryani; Sorimuda Sarumpaet; Sri Rahayu Sanusi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.853 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.153

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu penyebab penularan infeksi HIV yang meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan faktor risiko yang memengaruhi infeksi HIV pada pecandu narkoba di Klinik Voluntary Counseling Testing (VCT) RSU Kabanjahe Kabupaten Karo.Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan desain kasus kontrol. Populasi adalah seluruh pecandu narkoba yang terkena infeksi HIV di Klinik VCT RSU Kabanjahe. Sampel berjumlah 66 yaitu 33 kasus dan 33 kontrol yang dilakukan dengan metode Consecutive Sampling. Tahapan analisis data yaitu analisis univariat, bivariat. Hasil analisis bivariat diperoleh jumlah pasangan seks pada pecandu narkoba. Faktor risiko yang mempunyai pengaruh bermakna untuk infeksi HIV pada pecandu narkoba adalah jumlah pasangan seks OR 4,730 (95% CI 1,287-17,387).Disarankan Klinik VCT RSU Kabanjahe Kabupaten Karo agar meningkatkan dan memperkuat layanan VCT, juga diharapkan bekerjasama dengan semua jajaran sektor kesehatan dan lintas program untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi dalam pencegahan HIV. Para pecandu narkoba agar setia terhadap pasangan guna untuk pencegahan terjadinya HIV dan rutin untuk melakukan pemeriksaan HIV. Kata Kunci : Infeksi HIV, Faktor Risiko

Page 1 of 1 | Total Record : 8