cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2023)" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM GEROBAK CINTA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI FLORES TIMUR Bernadete A.N.H Kelen; Tadeus A. L Regaletha; Marselinus L. Nur
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.925

Abstract

Latar belakang: : Program Gerobak Cinta merupakan konsep Pemberian Makanan Tambahan Terfokus kepada Balita usia 6-9 bulan selama 90 hari dengan memanfaatkan pangan lokal bergizi. Puskesmas Pembantu Leraboleng merupakan salah satu wilayah yang menjalankan program Gerobak Cinta sejak tahun 2018 tetapi sampai dengan tahun 2022 angka kejadian stuntingnya masih tergolong tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam terkait gambaran Program Gerobak Cinta di Pustu Leraboleng, berdasarkan komponen input, process dan output. Metode :  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang terlibat langsung dalam program. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan model Miles and Hubarman. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program Gerobak Cinta telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dalam Perbup Flores Timur No.27 Tahun 2019 tetapi masih ada kendala yang ditemukan yaitu pada komponen Input, orangtua dan kader belum mendapatkan pendidikan dan pelatihan, pada komponen Process masih ada orangtua yang tidak membawa anaknya ke Posyandu, orangtua menolak menjadi sasaran PMT, orangtua tidak memiliki catatan harian tentang daya terima makan anak dan terdapat anggota keluarga yang ikut mengkonsumsi makanan PMT dan untuk komponen Output terjadi trend fluktuatif pada angka kejadian stunting dari tahun 2018 sampai tahun 2022. Kesimpulan: pelaksanaan Gerobak Cinta di Pustu Leraboleng belum optimal.
PENGARUH PEMBERIAN BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP NAFSU MAKAN ANAK USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUNJUNG TEJA KABUPATEN SERANG TAHUN 2022 Wulan Partini; Oilivia Nency
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.873

Abstract

Latar belakang: Masalah nafsu makan pada anak usia 2-5 tahun sering terjadi dan jika dibiarkan akan berdampak serius pada status gizinya, sehingga diperlukan cara untuk mengatasinya salah satunya dengan mengkonsumsi buah pepaya. Laporan Puskesmas Tunjung Teja bahwa dalam tiga tahun terakhir persentase status gizi kurang dan buruk pada balita mengalami fluktuatif yaitu tahun 2019 gizi kurang (28,81%) dan gizi buruk (3,81%), tahun 2020 gizi kurang (27,5%) dan gizi buruk (3,19%), tahun 2021 gizi kurang (28,15%) dan gizi buruk (3,36%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya (carica papaya L.) terhadap nafsu makan anak usia 2-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tunjung Teja Kabupaten Serang tahun 2022. Metode :  Metode penelitian quasi eksperiment dengan desain one group pre-posttest. Sampel penelitian adalah balita usia 2-5 tahun yang berat badannya turun selama satu bulan terakhir sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil: Nilai rata-rata nafsu makan anak sebelum mengkonsumsi buah pepaya 3,67 dengan rata-rata berat badan anak 14,4 kg dan sesudah mengkonsumsi buah pepaya meningkat 6,50 diikuti peningkatan rata-rata berat badan anak 14,6 kg. Ada pengaruh pemberian buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap nafsu makan anak usia 2-5 tahun (p value = 0,000). Kesimpulan: Nafsu makan anak usia 2-5 tahun meningkat setelah mengkonsumsi buah pepaya secara rutin.
PENGGUNAAN GADGET DENGAN RESIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Sardi Anto; Sri Hertati Endang; Sasmita Sasmita
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.913

Abstract

Latar belakang: Survey yang dilakukan NSCH (National Survey of Children’s Health) di Amerika Serikat pada tahun 2016 mengatakan bahwa pada anak usia 2-17 tahun terdapat 9,4% atau sekitar 6,1 juta anak yang telah di diagnosis Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif (GPPH) dengan 388.000 anak usia 2-5 tahun (2,4%), 2,4 juta anak usia 6-11 tahun (9,6%), dan 3,3 juta anak usia 12-17 tahun (13,6%) (Danielson et al.,2018). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget dengan resiko GPPH pada anak usia prasekolah.. Metode :  Desain dalam penelitian ini korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 72 anak usia 3-6 tahun. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat, yang mana dalam analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa variabel intensitas (p = 0 ,000 ≤ α = 0,05), durasi (p = 0 ,000 ≤ α = 0,05) dan penggunaan gadget (p =1,000 ≥ α = 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan intensitas dan durasi penggunaan gadget dengan resiko GPPH pada anak usia prasekolah dan tidak ada hubungan penggunaan gadget dengan resiko GPPH pada anak usia prasekolah. Kesimpulan: Ada hubungan intensitas dan durasi penggunaan gadget dengan resiko GPPH pada anak usia prasekolah  dan tidak ada hubungan penggunaan gadget dengan resiko GPPH pada anak usia prasekolah
PREVALENSI DAN DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24 – 59 BULAN Zakiyah Zakiyah; Irwan Budiono
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.896

Abstract

Latar belakang: : Prevalensi stunting di Kabupaten Bogor sebesar 32,9% dan yang focus stunting pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor di Puskesmas Bojonggede prevalensi stunting sebesar 21,5%. Tujuan: Menganalisis faktor risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Bojonggede. Metode :  Jenis penelitian observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Menggunakan responden 60 ibu balita yang terdiri dari 30 ibu balita yang memiliki anak dengan kondisi stunting dan 30 ibu balita yang memiliki anak dengan tinggi badan normal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Regresi Logistik. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan dan faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah variabel riwayat berat badan lahir rendah (OR=49,880; 95% CI=1,842–96,078), riwayat ASI eksklusif (OR=24,884; 95% CI=1,117–65,258), jumlah anak dalam satu keluarga (OR=38,646; 95% CI=1,375–85,612), riwayat anemia pada ibu hamil (OR=25,782; 95% CI=1,306–70,330) dan pola pemberian makan (OR=19,241; 95% CI=1,317–50.988). Kesimpulan: Riwayat BBLR, riwayat ASI eksklusif, jumlah anak dalam satu keluarga, riwayat anemia pada ibu saat hamil dan pola pemberian makan pada balita memiliki hubungan dan pengaruh terhadap kejadian stunting.
IMPLEMENTASI PELAYANAN PRAKONSEPSI SELAMA PANDEMI COVID-19 Rahayu Widaryanti; Istri Yuliani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.686

Abstract

Latar belakang: : Kesehatan reproduksi prakonsepsi merupakan pondasi dari perkembangan kesehatan ibu dan anak yang dapat disiapkan sejak dini, bahkan sebelum perempuan hamil dan melahirkan. Kesehatan perempuan pada masa prakonsepsi mempengaruhi kesehatan individu serta generasi yang akan dilahirkan. Pelayanan kesehatan prakonsepsi bertujuan untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian pada ibu serta bayi yang akan dilahirkan. Tujuan: Untuk mengeksplorasi implementasi pelayanan prakonsepsi selama pandemi Covid-19. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kulaitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, Pemilihan menggunakan tehnik purposive sampling, data dikumpulkan dengan menggunakan tehnik wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan FGD Informan pada Penelitian ini adalah petugas KIA, ahli gizi dan Kepala Puskesmas di wilayah Kota Yogyakarta. Analisi data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil: Pelaksanaan pelayanan kesehatan prakonsepsi tetap dilakukan selama pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jenis pelayanan yang diberikan antara lain pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium wajib dan rekomendasi, pemberian imunisasi tetanus toxoid, konsultasi gizi, suplementasi gizi (Fe dan asam folat), konseling kesehatan serta konseling psikologi. Kesimpulan: Implementasi pelayanan prakonsepsi selama pandemic Covid-19 tetap dilakukan sesuai standar minimal dan tetap mematuhi protokol kesehatan, serta terdapat layanan edukasi secara daring. 
KONSUMSI MAKANAN, KOPI DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEBIASAAN TIDUR SUPIR OJEK ONLINE DI DAERAH CIPEDAK Nilamwati Adelia; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Yessi Crosita; Firlia Ayu Arini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.820

Abstract

Latar belakang: Supir ojek online merupakan profesi yang paling dibutuhkan masyarakat sekarang. Supir ojek online bekerja tanpa ada aturan waktu yang mengaturnya. Mereka bekerja sesuai dengan keinginan dan pesanan yang masuk. Sehingga membuat jadwal makan mereka tidak teratur. Selain itu juga, agar tidak mengantuk mereka sering merokok dan minum kopi. Kebiasaan ini berdampak pada kebiasaan tidurnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan, kebiasaan minum kopi dan kebiasaan merokok terhadap kebiasaan tidur supir ojek online di Cipedak. Metode :  Desain penelitian pada penelitian ini adalah cross-sectional. Responden yang dilibatkan sebanyak 35 orang. Pemilihan responden dilakukan secara purposive. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis pada penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan (p=0,404) dengan kebiasaan tidur. Terdapat hubungan kebiasaan minum kopi (p<0,05) dan kebiasaan merokok (p<0,05) terhadap kebiasaan tidur supir ojek online. Kesimpulan: Kebiasaan mengonsumsi kopi dan merokok dapat mempengaruhi kebiasaan tidur supir ojek online.    
EFEKTIVITAS SENAM JANTUNG TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI J. Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Sri Wulandari; Tutik Astuti; Siti Fitriani Simatupang
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.867

Abstract

Latar belakang: : Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi merupakan penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan tekanan sistol lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastol lebih dari 90 mmHg. Peningkatan tekanan darah tinggi secara terus menerus dapat mengancam kesehatan dan jiwa dan masalah yang terjadi berupa stroke, infark miokard, gagal jantung, dan gangguan penglihatan. Prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada umur ≥18 tahun sebesar 34,11%. Menurut propinsi, kejadian tertinggi di Kalimantan Selatan (44,13%), diikuti Jawa Barat (39,60%), Kalimantan Timur (39,30%), Jawa Tengah (37,57%), Kalimantan Barat (36,99%), Jawa Timur (36,32%), Yogyakarta (32,86%), dan untuk Nusa Tenggara Timur (27, 72%). Sedangkan prevalensi hipertensi berdasarkan kelompok umur tertinggi pada umur ≥75 (69,53%), diikuti umur 65-74 (65,74%), umur 45-54 (45,32%), dan umur 25-24 (20,13%) (Kemenkes, 2018). Menurut Profil Kesehatan DIY tahun 2020, prevalensi hipertensi di DIY menduduki peringkat ke 4 sebagai kasus hipertensi tertinggi di Indonesia. Hipertensi di DIY masuk di dalam 10 besar kasus hipertensi yag tinggi dan termasuk 10 besar penyakit penyebab kematian di DIY. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas senam jantung terhadap penurunan tekanan darah. Metode : Penelitian ini menggunakan quasi experiment. Data diperoleh melalui pengukuran sebelum dan sesudah dilakukan intervensi sebanyak 6 kali, kemudian data yang diperoleh diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 bulan. Hasil: : Terdapat 6 (60%) responden berusia 60 tahun keatas, dan terdapat 8 (80%) responden memiliki penurunan tekanan darah setelah melakukan senam jantung. Kesimpulan: sebanyak 37,5% dari 80 responden yang mengalami penurunan tekan darah setelah menjalani senam jantung namun mengalami fluktuasi tekanan di tengah pengukuran tekanan darah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR MENGENAI SARAPAN DENGAN PERMAINAN KARTU KUARTET Kartika Amin Nugroho; Septriana Septriana; Endri Yuliati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.674

Abstract

Latar belakang: : Sebuah penelitian di salah satu sekolah dasar (SD) di Surakarta menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan pagi pada anak SD masih rendah yaitu 15%. Melewatkan sarapan pada anak-anak dapat menurunkan daya konsentrasi, mengantuk, dan mudah stres. Pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode edukasi yang menarik bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan tentang sarapan, salah satunya adalah dengan permainan kartu kuartet. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh permainan kartu kuartet terhadap pengetahuan siswa mengenai sarapan. Metode : Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design yang dilakukan di SDIT Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah pada bulan Juli 2019. Responden berjumlah 84 siswa kelas V dengan intervensi berupa permainan kartu kuartet. Pengetahuan tentang sarapan sebelum dan setelah intervensi diukur dengan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan (p=0,000), dari nilai median pretest 40 menjadi 50 pada posttest. Kesimpulan: permainan kartu kuartet dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai sarapan di SDIT Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8