cover
Contact Name
Remigildus Cornelis
Contact Email
remi@staf.undana.ac.id
Phone
+6281295357255
Journal Mail Official
forteks@undana.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, FST, Universitas Nusa Cendana
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Forum Teknik Sipil
ISSN : 27766012     EISSN : 27768155     DOI : https://doi.org/10.35508/forteks.v5i1
Jurnal Forum Teknik Sipil (ForTekS) adalah jurnal Teknik Sipil yang bertujuan untuk menyebarluaskan hasil riset-riset ataupun kajian pustaka pada bidang Teknik Sipil. Artikel-artikel pada jurnal ini difokuskan kepada bidang teknik sipil atau aplikasinya. Beberapa bidang teknik sipil spesifik yang diterima adalah : Struktur, Material dan kegempaan Hidrologi, Irigasi, Pantai dan Pelabuhan Transportasi Geoteknik Manajemen Konstruksi Lingkungan dan lahan kering
Articles 82 Documents
Pengaruh Pelanggaran Lalu Lintas Terhadap Potensi Kecelakaan Pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Kupang (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Nusa Cendana) Betan, Yosefina Kemohun Kewa; Frans, John Hendrik; Bunganaen, Wilhelmus
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 No.2 September 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i2.18754

Abstract

Traffic violations that are mostly caused by motorcyclists can cause accidents. The purpose of this study is to determine the characteristics of students of Nusa Cendana University Kupang who ride motorcycles and determine the effect of traffic violations in students of Nusa Cendana University Kupang. The research method used binary logistic regression with IBM SPSS 25. The result showed that students of Nusa Cendana University who had a driver’s license were 77% and those who did not have a driver’s license were 23%. For traffic violations that affect the potential for accidents, namely against the current (0.049), not using a helmet (0.042), operating a cellphone while driving (0.033), not installing mirrors (0.029), changing movements suddenly without a sign light (0.028), reckless driving (0.024), overtaking from the wrong side (0.021), carrying more than one passenger (0.016), parking out of place (0.004), violating red lights (0.003), not paying attention to signs (0.002), talking to other drivers (0.001), not using motorcycle equipment (0.001), under the influence of alcohol (0.0001).
Analisis Kapasitas Tampungan Sungai pada Daerah Aliran Sungai Kapsali Menggunakan HEC-RAS 6.4.1 Leda, Gracia Kasih Cintana; Bunganaen, Wilhelmus; Udiana, I Made
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 No.2 September 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i2.20204

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapsali terletak pada Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Sungai utama yaitu Sungai Kapsali. Jembatan Kapsali yang digunakan sebagai jembatan penyebrangan ambruk akibat banjir sehingga lalu lintas menuju beberapa wilayah Amfoang terhenti dan berdampak negatif bagi warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dari Sungai Kapsali dalam menampung debit banjir rencana pada berbagai periode ulang sebagai pertimbangan dalam penentuan solusi bagi permasalahan pada DAS Kapsali. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: topografi sungai yang diambil menggunakan drone dan data curah hujan dari pos hujan terdekat untuk mencari debit banjir rencana menggunakan Metode HSS Nakayasu. Aplikasi HEC-RAS 6.4.1 digunakan untuk mengukur kapasitas dari sungai dalam menampung debit banjir rencana. Hasil penelitian debit banjir rencana maksimal menggunakan Metode HSS Nakayasu pada Q2= 473,22 m3/s, Q5= 645,87 m3/s, Q10= 837,08 m3/s, Q25= 1090,13 m3/s, Q50= 1224,40 m3/s, Q100= 1573,20 m3/s, dan Q500= 2169,18 m3/s. Pada Q2 dan Q5 tidak ada titik yang mengalami luapan, pada Q10 sebanyak 2 titik, pada Q25 dan Q50 sebanyak 7 titik, pada Q100 sebanyak 9 titik, dan pada Q500 sebanyak 16 titik sehingga dapat disimpulkan semakin besar periode ulang yang digunakan, semakin tinggi profil muka air yang dihasilkan.