cover
Contact Name
Remigildus Cornelis
Contact Email
remi@staf.undana.ac.id
Phone
+6281295357255
Journal Mail Official
forteks@undana.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, FST, Universitas Nusa Cendana
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Forum Teknik Sipil
ISSN : 27766012     EISSN : 27768155     DOI : https://doi.org/10.35508/forteks.v5i1
Jurnal Forum Teknik Sipil (ForTekS) adalah jurnal Teknik Sipil yang bertujuan untuk menyebarluaskan hasil riset-riset ataupun kajian pustaka pada bidang Teknik Sipil. Artikel-artikel pada jurnal ini difokuskan kepada bidang teknik sipil atau aplikasinya. Beberapa bidang teknik sipil spesifik yang diterima adalah : Struktur, Material dan kegempaan Hidrologi, Irigasi, Pantai dan Pelabuhan Transportasi Geoteknik Manajemen Konstruksi Lingkungan dan lahan kering
Articles 82 Documents
Analisis Laju dan Volume Sedimentasi pada Embung Oelomin Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) Bunganaen, Wilhelmus; Kumalawati, Andi; Endrayani, I Desak Putu Miarsi
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15458

Abstract

Keberadaan Embung Oelomin cukup penting sebagai sumber air baku bagi masyarakat Desa Oelomin. Masyarakat mengelola lahan pertanian dengan memanfaatkan air dari embung. Umur embung telah mencapai 30 tahun tentunya mengalami beberapa perubahan yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya erosi seperti perubahan tataguna lahan, aspek fisik serta kurangnya pemeliharaan yang berpengaruh terhadap kenaikan presentasi sedimen pada embung. Seiring waktu akan menyebabkan pendangkalan yang berpengaruh terhadap daya tampung embung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya laju dan volume sedimentasi yang mengendap pada Embung Oelomin. Analisis laju dan volume sedimentasi menggunakan metode MUSLE dengan faktor limpasan permukaan sebagai penyebab erosi. Hasil penelitian diperoleh laju dan volume sedimentasi pada periode ulang 2, 5, 10, 15, 20, 30, 50 dan 100 tahun yaitu 1.031,407 ton dan 398,694 m3, 1.159,730 ton dan 448,97 m3, 1.223,877 ton dan 473,093 m3, 1.245,273 ton dan 481,364 m3, 1.267,043 ton dan 489,780 m3, 1.297,154 ton dan 501,419 m3, 1.329,491 ton dan 513,919 m3, 1.364,343 ton dan 527,391 m3. Secara teoritis pada periode ulang 30 tahun tampungan mati masih dalam batas yang disediakan yaitu 940 m3.
Evaluasi Kapasitas Tampung Saluran Drainase Menggunakan Software Hec-Ras 6.0 (Studi Kasus: Jalan Jendral Soeharto-Jendral Sudirman) Bunganaen, Wilhelmus; Taka, Endarto F.C.; Karels, Dolly W.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15583

Abstract

Banjir merupakan peristiwa alam yang sering terjadi dan menimbulkan genangan air. Tidak terkecuali di sepanjang ruas Jalan Jendral Soeharto-Jalan Jendral Sudirman, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang disebabkan oleh curah hujan yang terjadi dan kapasitas saluran drainase yang kurang memadai. Tentu perlu dilakukan analisis kapasitas tampung dari suatu sistem drainase, dimana drainase tersebut dapat menampung limpahan air atau tidak. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui debit banjir pada ruas jalan Jendral Soeharto-Jalan Jendral Sudirman serta mengetahui kapasitas dari sistem saluran drainase di sepanjang ruas Jalan Jendral Soeharto-Jalan Jendral Sudirman menggunakan software HEC-RAS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian menggunakan software HEC-RAS pada saluran drainase dan menggunakan instrumen studi pustaka dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui debit banjir yang terjadi, mengetahui kapasitas saluran drainase, mengetahui dimensi dan jumlah street inlet serta penempatan manhole.
Analisis Faktor dan Kinerja Ruas Jalan Akibat Aktivitas Rumah Sakit Siloam dan Pertokoan di Jalan R.W. Monginsidi, Kota Kupang Ndoen, Iriene Anggreani; Frans, John Hendrik; Karels, Dolly
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15587

Abstract

Rumah Sakit Siloam merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Kota Kupang yang memiliki aktivitas yang cukup padat. Aktivitas tersebut meliputi, keluar masuknya kendaraan pengunjung dan pegawai rumah sakit, kendaraan yang berhenti dan parkir di pinggir jalan, serta aktivitas pejalan kaki. Selain itu juga terdapat aktivitas komersil yang menyebabkan lalu lintas di jalan R.W. Monginsidi menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan dan faktor-faktor yang memengaruhi akibat adanya aktivitas Rumah Sakit Siloam dan Pertokoan terhadap ruas jalan R.W. Monginsidi. Metode yang digunakan adalah analisis kinerja ruas jalan dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan tingkat pelayanan untuk titik 1 pada pukul 07.00-11.00 dan titik 2 pada pukul 07.00-13.00 rata-rata nilai tingkat pelayanan adalah B. Sedangkan, pada pukul 12.00-13.00 dan 15.00-18.00 untuk titik 1 serta pada pukul 15.00-18.00 untuk titik 2 rata-rata nilai tingkat pelayanan adalah C. Faktor-faktor yang berpengaruh akibat aktivitas rumah sakit dan pertokoan terhadap kinerja ruas jalan R.W. Monginsidi nilai R2 (R Square) sebesar 0,996 atau 99,6% yang atau variabel yang digunakan dalam model mampu menjelaskan 99,6% variasi variabel terikat.
Pengaruh Kapur, Fly Ash dan Bottom Ash Pada Stabilisasi Lempung Bobonaro Terhadap Sifat Makrostruktur Dan Mikrostruktur Hangge, Elsy Elisabet; Cornelis, Remigildus; Peni, Lilys N.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15669

Abstract

Lempung Bobonaro merupakan lempung ekspansif yang terdapat di Pulau Timor, Provinsi NTT. Lempung Bobonaro sering menimbulkan masalah dalam bidang konstruksi karena memiliki sifat kembang susut yang tinggi akibat fluktuasi kadar air, sehingga perlu dilakukan stabilisasi tanah. Penelitian ini menggunakan sampel lempung Bobonaro dari Desa Oebelo yang distabilisasi dengan kapur 5%, fly ash dengan variasi 10%, 20%, dan 30% dan bottom ash 20% dari berat kering tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan stabilisasi pada lempung Bobonaro terhadap sifat makrostruktur dan mikrostruktur tanah menggunakan metode eksperimental. Hasil pengujian sifat makrostruktur tanah menunjukkan penambahan stabilisator menyebabkan penurunan berat jenis, batas cair, batas plastis, indeks plastisitas, kadar air optimum, potensi dan tekanan pengembangan tanah, serta peningkatan batas susut dan berat volume kering. Hasil pengujian sifat mikrostruktur tanah yang distabilisasi menunjukkan penurunan persentase mineral montmorilonit dan tanah yang distabilisasi menjadi struktur kristal atau blok sehingga meningkatkan kekompakan dan integritas tanah karena bahan stabilisator membuat pori-pori tanah dan retakan tanah terisi.
Pengembangan Perhitungan Alinyemen Horizontal dan Alinyemen Vertikal Antar Kota Berbasis Android Milla, Hizkia Davidson Adiradja; Karels, Dolly W.; Frans, John H.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.16080

Abstract

Desain geometrik jalan merupakan bagian dari rekayasa jalan yang dititik-beratkan pada rekayasa bentuk fisik jalan sehingga dapat memenuhi fungsi dasar dari jalan. Produk desain geometrik jalan terdiri atas alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan penampang/potongan melintang jalan. Alinyemen horizontal terdiri dari garis-garis lurus yang dihubungkan dengan garis-garis lengkung. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, para engineer dituntut untuk mampu melakukan perhitungan geometrik terkhusus alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal secara cepat dan tepat. Perhitungan alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal dengan aplikasi berbasis android menggunakan android studio dengan Java sebagai bahasa pemograman. Penelitian ini menggunakan metode Prototype dengan tahapan mengidentifikasi kebutuhan pemakai, mengembangkan Prototype, menkodekan sistem operasional, menggunakan sistem operasional, menguji sistem operasional. Penelitian ini menghasilkan aplikasi perhitungan alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal di platform android dan hasil output berupa PDF yang dapat digunakan sebagai dokumen hasil perhitungan.
Perilaku Sifat Fisik-Mekanik dan Mikrostruktur Tanah Lempung Ekspansif yang Distabilisasi Menggunakan Kapur Hangge, Elsy; Pah, Jusuf J.S.; Bei, Angelina F.D.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20227

Abstract

Tanah lempung ekspansif adalah tanah lempung yang memiliki aktifitas yang tinggi dalam perubahan volume akibat adanya perubahan kadar air. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengetahui pengaruh stabilitasi tanah lempung ekspansif menggunakan kapur terhadap sifat fisik-mekanik dan sifat mikrostruktur tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimental, dimana tanah dicampur dengan kapur pada variasi campuaran kapur 0 % (TA) , 3 %(V1) , 6 % (V2), dan 9 % (V3), kemudian dilanjutkan dengan uji sifat fisik-mekanik dan mikrostruktur. Hasil pengujian menunjukkan penurunan nilai indeks plastisitas, dan potensi pengembangan Seiring penambahan kapur dengan potensi pengembangan terendah pada V3 yaitu 0,395% . Sedangkan untuk nilai batas susut dan berat volume kering maksimum tanah mengalami peningkatan. Pengujian XRD dan SEM menunjukkan penurunan mineral montmorillonite dari 45,4 % menjadi 39,9 % serta perubahan strukktur menjadi struktur kristal, dan ukuran partikel tanah lebih besar akibat adanya rekasi pozzolanic. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan 9% kapur pada tanah lempung ekspansif dapat meningkatkan daya dukung tanah untuk tanah dasar pada suatu konstruksi.
Desain Kolam Retensi untuk Optimalisasi Pengendalian Banjir di Kawasan Kampus Undana Kota Kupang Lempadeli, David Rival; Udiana, I Made; Sir, Tri M. W.; Hangge, Elsy E.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20236

Abstract

Genangan air yang sering terjadi di Universitas Nusa Cendana (Undana) mengganggu aktivitas dan operasional kampus, dengan ketinggian genangan yang mencapai 0,07 m. Penyebab utama genangan ini adalah saluran drainase eksisting yang tidak dirancang dengan baik dan mengalami kerusakan parah, serta ketiadaan sistem pembuangan akhir yang memadai. Salah satu solusi untuk mengendalikan genangan dan banjir adalah melalui pembangunan kolam retensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kolam retensi yang efektif dan mendukung keberlanjutan di kawasan kampus Undana. Pengukuran lapangan dan pengolahan data dilakukan untuk menghasilkan desain kolam retensi yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan desain kolam retensi berbentuk elips dengan dimensi panjang (L) 50 m, lebar (B) 30 m, dan kedalaman (H) 8 m mampu menampung air sebanyak 37.699,112 m³. Kolam retensi ini dapat mengurangi potensi genangan dan banjir, serta meningkatkan efisiensi sistem drainase eksisting di kawasan kampus Undana. Desain ini memberikan solusi teknis yang berkelanjutan bagi permasalahan genangan air di lingkungan kampus.
Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur tapoona, Karolus Linus; Bunganaen, Wilhelmus; Cornelis, Remigildus
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20589

Abstract

Kebutuhan air bersih terus meningkat setiap tahun akibat pertumbuhan penduduk, perubahan musim, dan faktor sosial ekonomi. Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, dengan luas 75,91 km² dan jumlah penduduk 41.690 jiwa pada 2021, mengalami tantangan serupa. Air bersih di wilayah ini disuplai dari beberapa mata air yaitu Mata Air Wai Okin, Mata Air Gere, Mata Air Letomatan, Mata Air Wai Bao, Mata Air Wai Doko, Mata Air Suban Poar dan Kali Bama yang berada di Desa Bama, Kecamatan Demon Pagong. Penelitian ini bertujuan memproyeksikan kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan Larantuka hingga tahun 2041 dan menganalisis potensi ketersediaannya. Metode analisis meliputi proyeksi jumlah penduduk, murid, dan fasilitas, serta perhitungan kebutuhan dan ketersediaan air bersih serta menghitung keseimbangan air. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada 2022 sebesar 56,208 liter/detik, meningkat menjadi 72,323 liter/detik pada 2041. Potensi ketersediaan air mencapai 1.280,531 liter/detik. Analisis keseimbangan air menunjukkan kelebihan suplai sebesar 1.224,323 liter/detik pada 2022 dan 1.208,208 liter/detik pada 2041. Dengan demikian, kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan Larantuka hingga 2041 dipastikan terpenuhi.
Analisis Kinerja Saluran Drainase Jalan H. R. Koroh Kota Kupang Menggunakan EPA SWMM 5.2 Collazo, Cece; Bunganaen, Wilhelmus; Hangge, Elsy E.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20835

Abstract

Kurangnya fasilitas pendukung jalan berakibat pada kerusakan Jalan H. R. Koroh, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hujan berintensitas tinggi menyebabkan genangan yang mengganggu pemukiman sekitar karena air limpasan permukaan pada ruas jalan tidak teralirkan melalui drainase yang ada. Evaluasi saluran berdasarkan kondisi eksisting drainase, analisa dilakukan menggunakan pemodelan EPA SWMM 5.2 dengan kala ulang hujan 5 dan 10 tahun. Penampang saluran drainase yang dimiliki ruas jalan H.R Koroh memiliki variasi bentuk dan ukuran. Dimensi maksimum yang dimiliki saluran trapesium adalah kedalaman 1.42 meter, lebar atas 1.92 meter dan lebar bawah 1.56 meter, saluran trapesium dengan tutup dengan kedalaman 1.30 meter, lebar atas 1.70 meter dan lebar bawah 1.58 meter, U-ditch ukuran 100 x 100 cm dan gorong-gorong berbentuk modified baskethandle dengan kedalaman 1.50 meter, lebar 1.43 meter dan radius lingkaran 7.1 meter. Hasil simulasi pada EPA SWMM 5.2 menunjukkan saluran masih mampu menampung kapasitas air hujan. Kesimpulannya permasalahan masih terjadi luapan air banjir pada area aliran jalan H.R Koroh adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan, sedimen yang terbawa melalui aliran air, tertutup tanpa inlet atau jalur air masuk dan lubang pemeliharaan atau manhole yang sulit dibuka sehingga tidak dapat dilakukannya perawatan saluran secara berkala
Pengaruh Penggunaan Pelat Beton dan Pelat Bondek Terhadap Respon Struktur Beton Bertulang Daerah Rawan Gempa Golo, Simforianus Prasetyo Bela; Simatupang, Partogi H.; Hunggurami, Elia
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.21287

Abstract

Di Indonesia khususnya di wilayah NTT, beberapa tahun belakangan ini tergolong sering mengalami gempa. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui pengaruh dari penggunaan pelat beton konvensional dan pelat bondek pada struktur gedung di daerah rawan gempa. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa variasi yang berbeda dengan luas penampang beton yang sama. Perencanaan beban gempa menggunakan analisis statik ekivalen dan analisis dinamik respons spektrum. Analisa dilakukan menggunakan program ETABS 2019 dan mengacu pada SNI-1726-2019. Hasil penelitian menunjukkan nilai gaya geser dasar desain yang terjadi pada semua sampel memiliki nilai yang berdekatan atau hampir sama per tiap sampel. Struktur dengan variasi V All memiliki nilai perbandingan perpindahan lateral yang besar pada arah x dan arah y sebesar 16%. Struktur dengan variasi V All memiliki nilai perbandingan simpangan yang besar pada arah x dan arah y sebesar 16%, dan semua variasi pelat memiliki nilai simpangan antar lantai yang memenuhi syarat simpangan izin (Δ ≤ Δizin). Struktur dengan variasi V All memiliki nilai perbandingan kekakuan yang kecil pada arah x dan arah y sebesar 7%. Perbandingan nilai gaya-gaya dalam pada kolom dan balok antar model struktur memiliki perbedaan yang tidak signifikan, sedangkan perubahan perbandingan gaya dalam pada pelat memiliki perbedaan yang besar pada semua sampel struktur.