cover
Contact Name
Novi Rosita Rahmawati
Contact Email
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Sunan Ampel St. No.7, Kediri, East Java, Indonesia, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education
ISSN : -     EISSN : 25809989     DOI : 10.30762
Core Subject : Education,
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education publishes articles on textual and fieldwork studies with various perspectives of: Islamic Studies Instructional Media of Islamic Studies Instructional Strategy of Islamic Studies Development Curriculum of Islamic Studies Management of Islamic Studies
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2022)" : 8 Documents clear
Implementasi Aplikasi Holy Quran di SMP Plus Darussholah Jember Imron Fauzi; Muhammad Yusron Irfa’ud Darojat
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.242

Abstract

Abstract: The purpose of the study is analyzing the results of the implementation of technology based learning media in learning Quran, that is through Holy Quran. This research method used descriptive qualitative with the type of case study research and data analysis techniques of the interactive model of Miles and Huberman. The result of the study shows that students can use Holy Quran application in the implementation of learning Quran, including reading Quran in accordance with the existing ‘makharijul huruf’ and ‘tajwid’, writing and understanding Quran both lexically and grammatically. Some of the advantages are (1) in the form of an application that can be run on a computer or smartphone which is very flexible, like accessable everywhere, everytime and everypeople; (2) make everything easier for user, esspesially for students in SMP Plus Darush Sholah Jember in understanding Quran through existing features, such as the theme search fitures, the tajwid and makharijul huruf fitures in reading Quran, and also the random lafadz fitures which makes it easier for students in memorizing Quran; (3) accustoming student to type Arabic letters in implementing fitures, and (4) motivating students to master Islamic Religious Education subject, considering that the majority of the Quran, through the conveniences in the Holy Quran application. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil implementasi dari media pembelajaran berbasis teknologi pada pembelajaran al-Quran melalui aplikasi Holy Quran. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus serta teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi berupa aplikasi Holy Quran dalam pelaksanaan pembelajaran al-Quran, meliputi membaca al-Quran sesuai dengan makharijul huruf dan tajwid yang ada, menulis dan memahami al-Quran baik secara makna leksikal maupun gramatikal. Beberapa kelebihan yang ada adalah (1) berbentuk aplikasi yang bisa di komputer atau smartphone yang sangat flexible, yakni bisa diakses dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun; (2) memberikan kemudahan bagi pengguna, khususnya siswa SMP Plus Darussholah Jember dalam memahami al-Quran melalui fitur-fitur yang ada, seperti fitur pencarian tema, fitur tajwid dan makharijul huruf dalam membaca al-Quran serta fitur acak lafadz yang memudahkan siswa ketika menghafal ayat-ayat al-Quran; (3) membiasakan siswa dalam mengetik huruf Arab dalam mengimplementasikan fitur serta (4) memberikan motivasi kepada siswa untuk menguasai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, mengingat mayoritas materi yang ada adalah al-Quran, melalui kemudahan-kemudahan dalam aplikasi Holy Quran.
Implementasi Motode Qira’at Sab’ah dalam Al-Quran Surat Al-An’am Ayat 101-108 Nina Arnita Pulungan; Muhammad Iqbal; Novria Grahmayanuri
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.572 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.428

Abstract

Abstrack: The Qur’an has certain way of reading (qirā'at) that differs from one another according to the school of thought. This way of reading arose because of the different dialects of various ethnic elements at the time of the Prophet. This study discusses the implementation of Qira'at Sab'ah in the al-Quran by the version of Imam Ibnu Katsir History of al-Bazzy and Qunbul. The puspose of this study is to explore on the implementation of the qira'at Sab'ah in the recitation of the letters contained on the al-Quran at Surah al-An’am verses 101-108, as well as describe the process of implementing the sab'ah reading mode in the al-Quran read by reciter'. This research presents a qualitative data analysis. The data of this research sources from a video recording of Reading with Qira’at Sab'ah Mode which is carried out by a reciter named Muhammad Azroi Hasibuan at MTQN XXVIII. In this research, the data are compiled by applying documentary techniques, particularly in content analysis. The results of this research indicate there is an implementation of the Qira’at Sab’ah mode in Surah al-An'am verses 101-108 with the application of Qira'at Imam Ibn Kathir, the history of al-Bazzy and Qunbul, started with the recitation of isti'adzah which is separated or interrupted with basmalah. In addition, reading Mad Shilah Mim Jama', reading Qashr Mad Munfashil, Mad Muttasil with at-Tawassuth Shilah Ha 'Kinayah at Washal. Abstrak: Al-Quran memiliki cara tertentu dalam membaca al-Quran (qirā‘at) dengan memiliki perbedaan satu dengan yang lainnya sesuai dengan mazhabnya. Cara baca ini muncul disebabkan oleh dialek yang berbeda dari bermacam unsur etnik di masa Rasulullah. Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Qira'at Sab'ah dalam Al-Quran versi Imam Ibnu Katsir riwayat Al-Bazzy dan Qunbul. Kajian ini bertujuan untuk mengelaborasi penerapan qira'at sab'ah dalam bacaan surat-surat pada al-Quran dalam Surah al-An'am ayat 101-108, serta mendeskripsikan proses pelaksanaan qira’at sab’ah oleh qari'. Kajian ini mengaplikasikan metode kualitatif. Data pada kajian ini bersumber dari rekaman video MTQ yang diunduh dari internet dengan Mode Bacaan Qira’at Sab’ah yang dilakukan oleh seorang qari bernama Muhammad Azroi Hasibuan di MTQN XXVIII. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat implementasi mode Qira’at Sab'ah dalam Surah Al-An'am ayat 101-108 dengan penerapan Qira'at Imam Ibnu Katsir, sejarah Al-Bazzy dan Qunbul, dimulai dengan bacaan isti'adzah yang dipisahkan atau disela dengan basmalah. Selain itu, membaca Mad Shilah Mim Jama', membaca Qashr Mad Munfashil, Mad Muttasil dengan at-Tawassuth Shilah Ha 'Kinayah saat Washal.
Menumbuhkan Kedisiplinan Siswa MTs Al-Amien Kota Kediri melalui Pembiasaan Sholat Dhuha Agus Dwi Santosa; Sabudin Yusoh; Agus Subandono; Ahmad Aly Syukron Aziz Al Mubarok; Agus Miftakus Surur
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.176 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.445

Abstract

Abstract: Discipline is one of the characters that must be possessed by students, so it needs to be trained and accustomed to students, especially when in the school environment. To familiarize discipline, one of which is the Dhuha prayer in congregation, the Duha prayer was chosen because in addition to training students to practice the sunnah of the Dhuha prayer, it can also be used as a discipline habituation tool. The method used is a qualitative method using interview data, observation data, and documentation. The results of the study showed that in the implementation of the dhuha prayer in congregation there were several obstacles experienced, especially at the beginning of the implementation of this obligation. Among them are the age of the students who are still small, who have just graduated from elementary school and their backgrounds are mostly graduates from formal schools, so it is still rare to be able to perform this dhuha prayer. In the end, the implementation and habituation of prayer was able to improve the discipline of the students. Not only in the implementation of the dhuha prayer but also in other matters such as going to school, studying, reading Quran or others. Abstrak: Disiplin merupakan salah satu karakter yang harus dimiliki oleh peserta didik, sehingga perlu dilatihkan dan dibiasakan kepada siswa terutama ketika di lingkungan sekolah. Untuk membiasakan kedisiplinan salah satunya dengan kegiatan sholat Dhuha berjamaah, sholat Dhuha dipilih karena selain melatih siswa untuk mengamalkan amalan sunah Sholat Dhuha, juga dapat digunakan sebagai alat pembiasa disiplin. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan data hasil wawancara, data hasil observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan sholat dhuha secara berjamaah ada beberapa kendala yang dialami, terutama pada awal diterapkannya kewajiban ini. Diantaranya adalah usia para siswa yang masih kecil yaitu baru lulus SD dan latar belakang mereka yang kebanyakan lulusan dari sekolah formal sehingga masih jarang yang bisa melakukan sholat dhuha ini. Pada akhirnya, dari pelaksanaan dan pembiasaan sholat mampu meningkatkan kedisiplinan para siswa. Tidak hanya dalam pelaksanaan sholat dhuha saja tetapi juga dalam hal-hal lainnya seperti berangkat sekolah, belajar, mengaji ataupun yang lainnya.
Penerapan Teori Pemrosesan Informasi Robert M. Gagne pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDI Al-Mubarok Surabaya Silvie Afifatuz Zulfah; Mukhoiyaroh Mukhoiyaroh
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.498

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to help and facilitate students of SDI Al-Mubarok Surabaya in remembering information, understanding concepts and actively participating in class when studying Islamic Religious Education. Data collection methods used in this study include observation, interviews, and documentation, and the methodology used is descriptive qualitative. Based on the survey results, that the application of information processing theory at SDI Al-Mubarok Surabaya follows a learning implementation plan (RPP) with flexible learning steps consisting of eight phases of the learning process according to Robert M.Gagne namely motivation, understanding, acquisition, retention, memory. return, generalization, treatment, and feedback. The results of the application of Robert M. Gagne's information processing theory to Islamic Religious Education lessons at SDI Al-Mubarok Surabaya are carried out in accordance with the stages of learning, and can be said to be successful and can direct and support student interest in the learning process, follow all the teacher's instructions, make students remember information in learning and understand every instruction given by the teacher. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu dan memudahkan siswa SDI Al-Mubarok Surabaya dalam mengingat informasi, memahami konsep dan berpartisipasi aktif di kelas ketika mempelajari Pendidikan Agama Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil survei, bahwa penerapan teori pemrosesan informasi di SDI Al-Mubarok Surabaya mengikuti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan langkah-langkah pembelajaran fleksibel yang terdiri dari delapan fase proses pembelajaran menurut Robert M.Gagne yakni motivasi, pemahaman, pemerolehan, penahanan, ingatan kembali, generalisasi, perlakuan, dan umpan balik. Hasil penerapan teori pemrosesan informasi milik Robert M. Gagne pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDI Al-Mubarok Surabaya dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran, dan dapat dikatakan berhasil serta dapat mengarahkan dan menunjang minat siswa dalam proses pembelajaran, mengikuti semua petunjuk guru, membuat siswa mengingat informasi dalam pembelajaran dan memahami setiap instruksi yang diberikan guru.
Penggunaan Strategi Reconnecting pada Materi Penciptaan Manusia bagi Siswi Kelas XI MA Nurul Hasan Probolinggo Muniro Muniro; Herwati Herwati; Ainol Ainol
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.529

Abstract

Abstract: This classroom action research (CAR) is applied face to face using the Reconnecting strategy. This strategy departs from students who very often not focus when learning so they not understand the subject matter. This study aims to improve understanding of the material of human creation and its essence in class XI MA Nurul Hasan. The sample studied amounted to 16 students. The data collection techniques are observation and tests in 2 cycles. Each cycle has 2 meetings consisting of planning, action, observation and evaluation. The three aspects of student understanding in this study were reexplaining, giving examples and answering questions. The success rate of the “reexplaining” aspects in the first cycle of the first meeting reached 3,7 percent and the second meeting reached 4,3 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 4,8percent and the second meeting reached 5 percent. The success rate of the “giving examples” aspects in the first cycle of the first meeting reached 4,5 percent and the second meeting reached 4,9 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 5,1 percent and the second meeting reached 5,3 percent. The success rate of the “answering questions” aspects in the first cycle of the first meeting reached 4,5 percent and the second meeting reached 4,7 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 4,9 percent and the second meeting reached 5,2 percent. This matter that the Reconnecting strategy is effective as effort to understand the learning of the Quran Hadith. Abstrak: Penelitian tindakan kelas (PTK) ini diterapkan secara tatap muka dengan menggunakan strategi Reconnecting. Strategi ini berangkat dari para siswa yang sangat sering tidak fokus ketika pembelajaran sehingga tidak memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi penciptaan manusia dan hakikatnya pada siswi kelas XI MA Nurul Hasan. Sampel yang diteliti berjumlah 16 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes dalam 2 siklus. Setiap siklusnya mempunyai 2 pertemuan terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan evaluasi. Tiga aspek pemahaman siswa dalam penelitian ini adalah menjelaskan kembali, memberikan contoh dan menjawab soal. Tingkat keberhasilan aspek “menjelaskan kembali” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 3,7 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,3 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama mencapai 4,8 persen dan pertemuan kedua mencapai 5 persen. Tingkat keberhasilan aspek “memberikan contoh” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 4,5 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,9 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuannpertama mencapai 5,1persen dan pertemuan kedua mencapai 5,3 persen. Tingkat keberhasilan aspek “menjawab soal” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 4,5 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,7 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama mencapai 4,9 persen dan pertemuan kedua mencapai 5,2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa strategi Reconnecting efektif dalam upaya memahami pembelajaran al-Quran Hadis.
Analisis Pola Asuh Orang Tua Buruh Tani dalam Pembinaan Akhlak Anak di Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Linawati Ningsih; Benny Prasetya
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.537

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the parenting style of farmhand parents in moral development in children and what factors can become an obstacle and supporter of farmworker parenting in moral development in children. The methodology used in this research is qualitative research with the aspect of the approach being field research. The type of research used is primary data as a support for children of farm labor parents. The secondary data of this research includes previous research articles, geographical conditions that can support and have relevance to this research. The results showed that the parenting style of farmhand parents in fostering morals in children in Gejugan Village, Probolinggo District, uses a different parenting style from that of each farmhand parent in educating, guiding, and fostering children. The parenting styles used in Gejugan Village are authoritarian parenting, permissive parenting, and immigration parenting. The supporting factors of parenting in developing morals in Gejugan Village are the existence of a religious education institution at school. Factors that become obstacles to parenting parents in moral development are busy parents, an environment that is not conducive, and associations around the house that tend to be negative. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk pola asuh orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak serta faktor apa saya yang dapat menjadi penghambat dan pendukung dari pola asuh orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan aspek pendekatannya merupakan penelitian lapangan (Field Research). Jenis penelitian yang digunakan adalah Data primer sebagai pendukung anak dari orang tua buruh tani. Data sekunder penelitian ini mencakup artikel penelitian sebelumnya, kondisi geografis yang dapat menunjang dan memiliki relevansi terhadap penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak di Desa Gejugan Kecamatan Kabupaten Probolinggo menggunakan pola asuh yang berbeda dari setiap orang tua buruh tani dalam mendidik, membimbing, dan membina anak. Pola asuh orang tua di Desa Gejugan yang digunakan yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh imigrasi. Adapun faktor pendukung dari pola asuh orang tua dalam pembinaan akhlak di Desa Gejugan yaitu adanya sebuah lembaga pendidikan keagamaan di sekolah. Faktor yang menjadi penghambat pola asuh orang tua dalam pembinaan akhlak adalah kesibukan orang tua, lingkungan yang tidak kondusif, serta pergaulan disekitar rumah yang cenderung negatif.
The Effect of Family Social Support and School Climate on Students’ Learning Motivation Sri Wahyuni; Ana Nur Dunya Azizah; Nila Zaimatus Septiana
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.493 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.561

Abstract

Abstract: This study is intended 1) to determine the effect of family social support on students’ motivation to learn Islamic education, 2) to determine the effect of school climate on students’ motivation to learn Islamic education, 3) to find out the effect of family social support and school climate on students’ motivation to learn Islamic education. This study uses a quantitative approach through correlation research design. The subject of this study is the eighth grade students of SMP Negeri 1 Ngadiluwih. The sample used is 175 students using simple random sampling technique. The data are analyzed by using simple and multiple linier regression analysis. The results of the study show that 1) there is an influence of family social support on student motivation to learn Islamic education which has an effect of 18.2 percent, and the remaining 81.8 percent is influenced by other factors; 2) there is an influence of school climate on students’ motivation to learn Islamic education which has an effect of 17.4 percent, and the remaining 82.6 percent is influenced by other factors; 3) there is an influence of family social support and school climate on students’ motivation to learn Islamic education which has an effect of 23.2 percent, and the remaining 76.8 percent is influenced by other factors. Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan 1) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam, 2) untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam. 3) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial keluarga dan iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasi. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngadiluwih. Sampel yang digunakan berjumlah 175 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1) ada pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 18,2 persen dan sisanya yaitu 81,8 persen dipengaruhi faktor lain; 2) ada pengaruh iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 17,4 persen dan sisanya yaitu 82,6 persen dipengaruhi faktor lain; 3) ada pengaruh dukungan sosial keluarga dan iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 23,2 persen dan sisanya yaitu 76,8 persen dipengaruhi faktor lain.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Indrawan Indrawan; Nur Alim
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.649 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.639

Abstract

Abstrack: This study aims to describe the implementation of aqidah moral learning and find out the supporting and inhibiting factors that arise in the implementation of akidah moral learning in the city of Kendari. The type of research used is a qualitative case study. Data collection carried out is observation, interviews and documentation. The results of the study show that the implementation of akidah akhlak learning refers to the 2013 curriculum. The process of implementing akidah akhlak learning includes preliminary activities, core activities, and closing activities. In preparatory activities, the teacher prepares students mentally and physically and provides motivation and awareness by explaining the importance of the material, learning objectives, and learning procedures. The core activities include the process of exploration, refinement (elaboration), and confirmation. In closing activities the teacher and students together conclude the subject matter, and give assignments to students. The learning method applied is the lecture, question and answer, discussion and assignment methods which are adapted to the methods contained in the teacher's lesson plan and adapted to the material being taught, as well as carrying out learning evaluations in the form of daily tests. Factors that support the implementation of learning Aqidah Akhlak are teachers mastering the material and understanding student personalities to facilitate the learning process. Apart from that, it is also supported by the existence of dormitories so that all students are more controlled because all students are in dormitories and coupled with Islamic boarding school activities. The inhibiting factors are inadequate facilities and inadequate learning resources plus students are prohibited from bringing cellphones as well as students themselves who have family and educational backgrounds so that discipline is needed so that students can understand what is conveyed. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran akidah akhlak dan mengetahui faktor-faktor pendukung serta penghambat yang muncul dalam implementasi pembelajaran akidah akhlak di kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi pembelajaran akidah akhlak mengacu pada kurikulum 2013. Proses implementasi pembelajaran akidah akhlak meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Dalam kegiatan persiapan, guru mempersiapkan siswa secara mental dan fisik serta memberikan motivasi dan kesadaran dengan menjelaskan pentingnya materi, tujuan pembelajaran, dan prosedur pembelajaran. Kegiatan inti meliputi proses eksplorasi, penyempurnaan (elaborasi), dan konfirmasi. Pada kegiatan penutup guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi pelajaran, dan memberikan tugas kepada siswa. Metode pembelajaran yang diterapkan yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan penugasan yang disesuaikan dengan metode yang ada dalam RPP guru dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan, serta terlaksananya evaluasi pembelajaran dalam bentuk ulangan harian. Faktor yang mendukung terselenggaranya pembelajaran akidah akhlak adalah guru menguasai materi dan memahami kepribadian siswa untuk memudahkan proses pembelajaran. Selain itu, juga didukung dengan adanya asrama sehingga seluruh siswa lebih terkontrol karena seluruh siswa di asramakan dan ditambah dengan adanya kegiatan-kegiatan pondok pesantren. Adapun faktor penghambatnya adalah fasilitas yang kurang memadai, dan sumber belajar yang belum memadai ditambah para siswa dilarang membawa handphone serta siswa sendiri yang mempunyai latar belakang keluarga dan pendidikan yang sehingga kete;adanan sangat diperlukan agar siswa dapat memahami apa yang disampaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8