Articles
272 Documents
PERCIK PIKIRAN SEBUAH MOZAIK MUHAMMADIYAH
Kuntowijoyo, DR.
Jurnal Bestari No 4 (1990)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1150.701 KB)
Menyoroti Muhammadiyah tak lepas dari suara-suara yang menggeritiknya ragam kritikpun bermacam-macam, misalnya, soal ide atau pemikiran, soal manajemen Organisasi sampai pada hal-hal yang sangat sederhana dan praktis. Namun, kenyataan yang demikian adalah ungkapan rasa memiliki yang dalam. dan sebenarnya pula, para pengkritik itu telah "invulve" di dalamnya ngerumpi Muhammadiyah, barangkali ditandai oleh semakin membengkaknya berbagai masalah yang dihadapi. Disamping muhammadiyah sebagai lembaga sosial keagamaan yang kian membesar pula. forum dialog ini menggelar berbagaik percik-percik pikiran tentang Muhammadiyah. Tak ubahnya, mozaik yang terbingkai dalam semangat mentari.
GLOBALISASI INFORMASI SEBAGAI TANTANGAN MASA DEPAN
Harmoko, Harmoko
Jurnal Bestari No 20 (1995)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3951.578 KB)
Globalisasi telah menerpa berbagai belahan bumi dan tidak satupun Negara yang dapat menghindarinya. Pemicunya adalah kemajuan teknologi komunikasi dan informasi. Bagi masyarakat Indonesia proses globalisasi ini bisa berdampak positif dan negative. Dan yang amat penting untuk diwaspadai adalah dampaknya di bidang social budaya. Pecahnya bangsa-bangsa menjadi kelompok-kelompok etnis karena dorongan kepentingan ekonomi global, merupakan ancaman yang fatal bagi kelangsungan hidup bangsa-bangsa di dunia termasuk Indonesia. Oleh karena itu menurut penulis, kita harus menerapkan kebijaksanaan dan strategi yang pada prinsipnya mengarah pada upaya-upaya memperkokoh ketahanan social budaya bangsa.
TANTANGAN UMAT ISLAM DALAM PEMBANGUNAN
Hamzah, Muhammad
Jurnal Bestari No 5 (1990)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2407.319 KB)
Gerakan Sarvodaya di Sri Langka berhasil merumuskan infrastruktur sosial-ekonomi yang mencerminkan pola keadilan dan kebersamaan. Dua prinsip yang di tekankan dalam islam itu, agaknya belum di barengi dengan upaya optimal pemeluknya di Indonesia untuk mewujudkannya dalam kehidupan nyata. Inilah barang kali salah satu tantangan umat islam untuk berperan serta dalam membangun negerinya.
AR-RUJU’ ILA AL-QURAN DARI KEBEBALAN FOUNDATIONALISME MENUJU PENCERAHAN HERMENEUTIKS
Baidhawy, Zakiyuddin
Jurnal Bestari No 35 (2003)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3188.039 KB)
Menggagas sketsa paradigmatik dalam tafsir ar-ruju? ila al-Quran di tenagh semangat zaman yang dinamis,bila tidak diikuti perbendaharaan kata dan rumusan yang mampu berdialog dan bercermin pada perubahan pengalaman kognitif kultural dan spiritual akan terjebak dalam foundational logika modernisme.Perkembangan hermeneutik dalam tradisi filsafat kontinental tahun 1962 dan tersingkirnya fondalism dari positivime logis memberi harapan baru bagi perkembangan tafsir al-Qur?an.Pada gilirannya,tafsir al-Qur?an tidak lagi dimaknai sebagai Bila Kufa yang telah diagungkan sebagian muslim.Sikap itu memungkinkan lahirnya epistemologi foundalism,sebagaimana kebingungan yang dialami para rasionalis,empiris dan institusionis yang memandang al-Qur?an sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang benar tanpa tafsir,kalaupun diterima hanya ada tafsir tunggal.Dalam rangka keluar dari krisis pemikiran Keislaman dan praksis sosial,sudah saatnya umat Islam memanfaatkan ide-ide baru melalui hermeneutik.
MEWUJUDKAN TARGET MDGS PENDIDIKAN UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN MASA DATANG
Hudha, Atok Miftachul
Jurnal Bestari No 41 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (88.064 KB)
The Millennium Development Goals (MGDs) consist of quantitative objectives to be achieved within a certain period of time, especially the issue of poverty reduction by 2015. These were drawn from the Millennium Declaration and Indonesia was one of the 189 signatory countries in September 2000. Eight Millennium Development Goals also explains the objectives of human development, which can also directly impact the extreme poverty eradication. Each goal consist of the MDGs targets that have a minimum limit of achievement that must be met by Indonesia in 2015. One of target goals is achieve universal primary education. In 2015, all Indonesian children both male and female will be able to complete their primary education. The Indonesian Government is committed to meet this target with the 9-year compulsory education program. This policy has been proved to improve access to primary education.
AGAMA SEBAGAI JALAN DEMOKRATISASI (TELAAH ATAS KAIDAH DEMOKRASI KUNTOWIJOYO)
Suyoto, Suyoto
Jurnal Bestari No 28 (1999)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1762.487 KB)
Bagi Kuntowijoyo, demokrasi adalah keseimbangan antara pementingan idividu dan msayarakat . Sedangkan rasionalisme tidak diakui karena menolak wilayah Tuhan. Sementara demokrasi tidak boleh melampaui hak Tuhan. Namun, demokrasi memberikan kewenangan cukup pada manusia untuk mengelola kehidupan. Ini sangat berbeda dengan pemikir lain (seperti Maududi atau Ebenstein). Perspektif inilah yang melekat pada diri Kuntowijoyo sehingga disebut memiliki paham teodemokrasi.
FORMAT POLITIK INDONESIA MENUJU EKONOMI YANG BERKEADILAN PASCA ORDE BARU
Susilowati, Dwi
Jurnal Bestari No 27 (1998)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2637.361 KB)
Banyak masyarakat yang belum paham dan tahu betuk konsep Negara federasi sehingga muncul berbagai persepsi yang kebanyakan bernada negatif. Reformasi yang sedang berjalan menimbulkan disintegrasi antar daerah yang memicu daerah-daerah ingin memerdekakan diri atau mengancam keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Disintegrasi tersebut memberikan pesan bahwa reformasi politik akan selalu diikuti dengan reformasi di bidang ekonomi. Dalam upaya memajukan perekonomian yang perlu digarisbawahi adalah bahwa sistem ekonomi dalam bentuk apapun yang tidak mencerminkan keadilan bagi pelaku-pelaku ekonomi akan sangat membahayakan perekonomian nasional. Oleh karenanya perlu diciptakan sistem ekonomi berkeadilan yang tidak merugikan para pelaku ekonomi.
TERAPI KOGNITIF TINGKAH LAKU UNTUK MENGATASI KECEMASAN SOSIAL
Suryaningrum, Cahyaningsih
Jurnal Bestari No 39 (2008)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2694.733 KB)
Kecemasan sosial diartikan sebagai ke khawatiran yang dialami seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain (social interaction situations) ia berada dalam situasi yang mengandung penilaian atau evaluasi dari orang lain maupun menjadi fokus perhatian. Orang yang mengalami kecemasan sosial cenderung berpikir bahwa orang lain akan menilai negatif dirinya atas apa yang diakatakan atau dilakukannya. Mereka pada dasarnya mengetahui beberapa pemikirannya berlebihan dan irasional, namun perasaan dan keyakinannya dinilai orang lain sulit dihilangkan.
MEDIA MASSA DAN DEHUMANISASI
Nurudin, Nurudin
Jurnal Bestari No 37 (2008)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3734.548 KB)
Mass media has enormous power in cotrolling people's belief. Its ups and downs are truly directed by the media. In can be said that media take part in the developed society, however, media also take part in the deterioration of the society. This writing talks about the effects of mass media in leading to the dehumanization. This text aims at examining what caused dehumanization and what media should perform interm of turn dehumanization down.
REFORMASI POLITIK, DEMOKRASI INDONESIA: ANTARA REALITA, CITA-CITA DAN UTOPIA
Nurjaman, Asep
Jurnal Bestari No 32 (2001)
Publisher : Jurnal Bestari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4938.355 KB)
As a nation state, indonesia has three model of democration, namely liberal democration, ?Democrary Terpimpin ? and ? Democrary pancasila? . liberal democration has a good initiation on democratization, an grow-up until the success story of the General Election on 1955. After that, the democration become complicated ad arena of conflic of interest. Both of ? Democrary Terpimpin? and ? Democrary Pancasila? . in the prsent time, democration and democratization in indonesia har to develop because the people do not has social deisciplines, as a one of the basic principle of democration practices.