cover
Contact Name
Myrna Apriany Lestari
Contact Email
myrna@uniku.ac.id
Phone
+6282319192046
Journal Mail Official
prosiding.pgsd@uniku.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - FKIP UNIKU Jl.Cut Nyak Dhien No.36 A, Cijoho, Kuningan. Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Kuningan
Published by Universitas Kuningan
Core Subject : Education, Social,
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar merupakan sarana publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi PGSD FKIP Universitas Kuningan melalui kegiatan Seminar Nasional yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Tema kegiatan Seminar Nasional yaitu pendidikan dasar, karakter anak, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum pembelajaran dan topik lain yang relevan dengan kondisi pendidikan dasar pada saat kegiatan seminar diselenggarakan. Pembicara/narasumber seminar adalah para ahli, praktisi, dan para pemangku kebijakan. Peserta kegiatan terdiri dari peserta biasa dan peserta pemakalah. Makalah yang dihasilkan melalui seminar dipublikasikan dalam prosiding ber-ISSN. Kegiatan ilmiah ini diharapkan dapat memberikan nilai kebermanfaatan, bagi mahasiswa, alumni, guru, dosen, seluruh peserta seminar nasional, serta masyarakat pada umumnya.
Articles 26 Documents
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENSTIMULUS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Sintia Febiani; Firma; Reza Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.176 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.28

Abstract

Dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan strategi dalam melaksanakan pembelajaran supaya bisa menyampaikan materi dengan baik. Salah satu kemampuan yang penting dalam matematika adalah kemampuan berpikir kritis karena penting dalam pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 dan paradigma pembelajaran abad 21 .Oleh karena itu, untuk menstimulus kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika, diperlukannya model pembelajaran yang mendukung proses berpikir kritis, seperti model pembelajaran Problem Based Learning.
PENILAIAN PSIKOMOTORIK KINERJA PRAKTIK, PROYEK DAN PRODUK SISWA SEKOLAH DASAR Maria Purnama Nduru; Lusia Perdansi Dawi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.33 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk instrumen penilaian psikomotorik kinerja praktik, proyek dan kinerja produk yang digunakan oleh guru; 2) rubrik penilaian psikomotorik kinerja praktik, proyek dan kinerja produk; dan 3) kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan penilaian psikomotorik kinerja praktik, proyek dan kinerja produk. Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus yang terjadi di kelas IVSDK Ende 8 Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian antara lain: 1)bentuk instrumen yang digunakan adalah daftar cek dan skala lajuan angka, 2) rubrik penilaian psikomotorik kenerja praktik, proyek dan produk tersedia di buku panduan guru, dan guru mengikuti sesuai panduan yang ada, 3) kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan penilaian psikomotorik kinerja praktik, proyek dan produk adalah alat dan bahan tidak tersedia, dan waktu pengumpulan tugas yang diberikan tidak tepat waktu.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA SD UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Defi Triana Sari; Akila Wasimatul Aula; Viga Adryan Nugraheni; Zulfa Kusnia Dina; Wahyu Romdhoni
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.923 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.30

Abstract

Dalam era sekarang ini mayoritas peserta didik yang suka sekali hal-hal instan yang nantinya menghambat pola pikir. Belajar sebagai jembatan untuk mencari dan memperoleh ilmu sekarang semakin digencarkan lagi dalam pembentukan proses belajar siswa. Kenyamanan dalam proses belajar di Sekolah menjadi hal penting bagi siswa terutama siswa SD. Pemerintah sedemikian rupa juga merubah kurikulum yang membebaskan siswa SD belajar banyak hal. Dalam proses belajar, setiap siswa harus diupayakan untuk terlibat secara aktif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini memerlukan bantuan dari guru untuk memotivasi dan mendorong mereka pada proses belajar yang nantinya terlibat secara totalitas. Guru harus menguasai materi, strategi, model, dan metode pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian literatur yang memuat tentang artikel, buku atau jurnal yang berkaitan sehingga menghasilkan topik sesuai pembahasan pada artikel ini. Untuk membelajarkan siswa sesuai dengan cara belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan optimal. Dalam prakteknya, guru harus ingat bahwa tidak adanya model pembelajaran yang paling tepat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, dalam memilih model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar, fasilitas yang tersedia, dan kondisi guru tersebut. Model pembelajaran tersebut salah satunya adalah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning). Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran dengan pendekatan pada masalah autentik. Dalam hal ini dengan harapan bahwa, siswa dapat menyusun pengetahuan mereka masing- masing, menumbuh kembangkan keterampilannya, dan belajar untuk berpikir kritis.
MEDIA PANCASILA SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SISWA UNTUK MENGHADAPI ISU ISU DI ERA GLOBALISASI Fadlan Najhan Ikhwany; Nur rafizah; Aqwamith Thariq; Ahmad Alfian
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.49 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.31

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh dan perkembangan globalisasi, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat, baik akademik maupun non akademik. Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menyiapkan generasi muda yang akan datang. Pendidikan yang berkualitas akan mampu membuat generasi penerus bangasa bisa lebih memiliki peran yang penting dalam rangka melakukan perbaikan dinamika permasalahannya maupun yang ada dimasyarakat. Dalam hal ini pendidikan akan menjadikan petunjuk dalam kehidupan disekolah, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan sebagai bentuk perwujudan nilai- nilai dan karakter suatu bangsa. Metode yang digunakan peneliti dalam artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori- teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian.Untuk menjadikan manusia yang berkualitas dibutuhkan suatu proses yang itu artinya tidak instan dan proses ini dimulai sejak anak usia dini. Pemahaman bahwa manusia berkualitas dapat dicapai melalui lingkungan keluarga dan pendidikan. Anak usia dini diajarkan untuk memiliki akhlak yang baik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Penanaman nilai pendidikan karakter bertujuan untuk menghidupkan Kembali karakter, umumnya bagi seluruh warga negara dan khususnya untuk siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Antara lain nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan kegotongroyongan. Karena penanaman nilai inti pendidikan karakter pada dasarnya untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pengajaran nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak harus dilakukan sejak usia dini. Hal ini dikarenakan usia muda merupakan usia emas dimana perkembangan otak anak berkembang sangat pesat pada saat ini dan anak usia dini pada dasarnya bahkan lebih lancar dan mudah ditangani dibandingkan dengan anak remaja. Kepribadian anak usia dini tetap tidak stabil. Anak-anak berada dalam fase meniru apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, pada masa ini untuk kepentingan masa depannya, anak harus distimulasi secara maksimal untuk perkembangannya.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PROBLEM SOLVING BERDASARKAN TAHAPAN HEURISTIK POLYA SISWA KELAS XI IPA Sindy Mustika Sari; Aldi Firmansyah; Reza Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.469 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulityan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berbasis pemecahan masalah dengan tahapan heuristik polya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA N 5 Pagaralam kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menyelesaikan soal matematika berbasis masalah siswa mendapatkan kemudahan dengan tahapan-tahapan heuristik polya.Kata kunci: Kesulitan Siswa, Matematika, problem solving, Heuristik Polya.
INOVASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL GUNA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Alfina Nurfauziah P; Lintang Tri Ayu; Hamida Suciana; Rini Satria Gulo
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional PGSD 2022
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.812 KB) | DOI: 10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.33

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi dan informasi, akan lebih seimbang jika peserta didik juga memahami dan bisa berjalan bersamaan dengan perkembangan yang ada. Dengan adanya Profil Pelajar Pancasila adalah satu bentuk penguatan yang diberikan kepada siswa sehingga dapat berkompetisi dan memiliki kompetensi global disamping itu tetap mempunyai karakter Pancasila dalam dirinya. Profil pelajar Pancasila merupakan karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik pada saat pembelajaran maupun dilingkungan masyarakat. Salah satu inovasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat digunakan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila adalah model pembelajaran kontekstual. Pembelajaran konstektual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa untuk membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan dengan penerapannya dalam sehari-hari. Melalui pembelajaran konstektual siswa dapat melakukan pengamatan dan melakukan analisis karena materi yang diberikan berkaitan dengan kehidupan nyata. Menyadari hal tersebut, kami menyusun artikel ini dengan tujuan untuk menjelaskan tentang pembelajaran kontekstual dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode yang kami gunakan yaitu metode kajian pustaka (library Research).Kata Kunci: Pembelajaran konstektual, Inovasi, Pelajar Pancasila, Profil Pelajar Pancasila, Pendidikan

Page 3 of 3 | Total Record : 26