cover
Contact Name
I Made Arsa Wiguna
Contact Email
japam@uhnsugriwa.ac.id
Phone
+6281236359112
Journal Mail Official
japam@uhnsugriwa.ac.id
Editorial Address
Jl. Kenyeri No.57, Sumerta Kaja, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80236
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Japam
ISSN : -     EISSN : 28093534     DOI : https://doi.org/10.25078/japam
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) merupakan jurnal ilmiah yang memiliki misi memperluas kajian bidang pendidikan agama sebagai referensi dalam mewujudkan pendidikan agama yang moderat. Penguatan pendidikan agama penting untuk dioptimalkan, tidak hanya di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal saja, tetapi juga melalui kajian-kajian ilmiah hasil penelitian maupun hasil pemikiran yang mengacu pada kaidah-kaidah ilmiah. Tujuannya adalah untuk menjadikan pendidikan agama sebagai landasan dalam mewujudkan masyarakat religius, bermartabat, cerdas, humanis dan berwawasan multukultural.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2025)" : 26 Documents clear
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengembangkan Minat Dan Aktivitas Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas IV di SDN 1 Amparita Kabupaten SIDRAP Asis T; Relin D.E; Ni Nyoman Perni
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4533

Abstract

Proses pembelajaran Agama Hindu di kelas IV UPT SD Negeri 1 Amparita yang masihmenerapkan metode pembelajaran konvensional dan belum bervariasi, sehingga minat dan aktifitassiswa dalam belajar masih rendah. Minat dari siswa belum sepenuhnya mencerminkan rasa belajaryang pasif dan aktivitas belajar yang belum melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran.Selanjutnya pembelajaran masih terpaku kepada buku teks yaitu hanya hapalan konsep-konsep saja.Oleh karena itu diperlukan adanya penggunaan model pembelajaran yang tepat untuk mengatasi haltersebut. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana langkah-langkahpembelajaran berdiferensiasi dalam mengembangkan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu diKelas IV UPT SDN 1 Amparita, bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaranberdiferensiasi dalam mengembangkan minat dan aktivitas belajar siswa Pendidikan Agama Hindukelas IV UPT SDN 1 Amparita?, Bagaimana dampak pembelajaran berdiferensaisi dalammengembangkan minat dan aktifitas belajar siswa dalam pembelajaran agama Hindu kelas IV UPTSDN 1 Amparita kabupaten sidrap?. Penerapan model pembelajaran berdiferensiasi padapembelajaran pendidikan agama hindu dalam peningkatan minat dan aktivitas belajar denganmenggunakan tiga (3) pendekatan antara lain pendekatan konten atau materi melalui penyajiankonten yang beraneka seperti melalui buku paket, media power point, video ataupun majalah,pendekatan pada proses pembelajaran dengan diskusi kelompok, penyajian materi secara persentasedan melakukan refleksi serta penayajian hasil produk sesaui dengna kemampuan dan minat siswaseperti membuat video, bagan, table, cerita singkat
IMPLEMENTASI YOGA ASANAS TERHADAP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI UPT SMP NEGERI 1 TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN I Dewa Ayu Wahyuni
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4537

Abstract

Pada saat Peneliti melakukan observasi, permasalahan di SMP Negeri 1 Tellu Limpoe, adabeberapa hal yang melandasi dalam penulisan karya tulis peneliti. Peneliti akan menganalisis tentang“Implementasi Yoga Asanas terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Peserta didik di UPTSMPNegeri 1 Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan”. Oleh karena itu,melalui pelaksanaan Yoga Asanas dapat menguatkan pendidikan karakter peserta didik, gerakanlatihan yang dilakukan pada saat ekstra seperti gerakan asanas, gerakan surya namaskar, danpranayama. Yoga Asanas diikuti bukan saja peserta didik bergama Hindu, melainkan peserta didiknon-Hindupun ikut bersama-sema, karena manfaat yoga adalah untuk kesehatan jasmanai dan rohani.Jenis penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif Beberapa metodeyang digunakan dalam pengumpulan data yakni; wawancara, observasi, dokumentasi, penelitibermaksud memahami penguatan karakter peserta didik melalui kegiatan Yoga Asanas. Subjekpenelitian peserta didik utamanya yang beragama Hindu. Penelitian ini membahas tentangImplementasi Yoga Asanas terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Peserta didik di UPTSMPNegeri 1 Tellu Limpoe. Hasil penelitian akan menemukan bentuk Yoga dan implementasinyaYoga untuk penguatan karakter peserta didikdi SMP Negeri 1 Tellu Limpoe
PERAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI UPT SDN 4 AMPARITA Eka Putra Utama
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4544

Abstract

Peneliti melakukan observasi pada lokasi penelitian, permasalahan di UPT SDN 4 Amparitaterdapat dalam penggunaan bahasa kedaerahan masih sangat kental, sehingga dalam menyampaikanpembelajaran dengan bahasa baik dan benar siswa kurang memahami apa yang dikomunikasikan olehguru, dan dari tingkat emosional/kesehatan mental siswa masih perlu mendapatkan bimbingan dariguru dan lingkungan, peneliti akan menganalisis, peran komunikasi dalam pembelajaran pendidikanagama Hindu dan budi pekerti di UPT SDN 4 Amparita.Proses pembelajaran di sekolah merupakankegiatan yang sangat penting dan memerlukan komunikasi verbal dan non verbal dalam peningkatankualitas pendidikan, dimana proses belajar mengajar di harapkan dapat mencapai tujuan pendidikannasional dan dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas serta pendidikan yangbermutu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. guru-guru dalam melakukanpembelajaran pendidikan agama dan budi pekerti; 1) terkait jenis komunikasi, guru menggunakandua jenis komunikasi yakni komunikasi verbal dan non verbal. Komunikai verbal merupakankomunikasi yang menggunakan simbol- simbol verbal, baik secara lisan maupun tertulis, Komunikasinon verbal merupakan proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata.2) Penggunaan media pembelajaran sesuai dengan fungsinya yang tepat sangat membantu siswadalam proses belajar mengajar, manfaat media akan memudahkan melalukan interkasi dalam kelas,pengklasifikasian media dalam belajar menyesuaikan tingkat kelas dalam belajar, sehinggatercapinya hasil belajar yang signifikan. 3) Kendala adalah kendala masalah media pembelajaran halini juga dapat disiasati oleh guru dengan memberi contoh-contoh yang ada di sekeliling kita. Kendalayang sulit dihadapi oleh guru adalah minimnya buku ajar, hal ini menjadi kendala yang sangat seriusdalam proses pembelajaran
IMPLEMENTASI AJARAN CATUR PRAMANA DALAM PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK MENGUATKAN KARAKTER SISWA SMP NEGERI 1 BANGLI Sekarini, Ni Made
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4546

Abstract

SMP Negeri 1 Bangli mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang  terdiri dari tiga  giat utama, yakni intrakurikuler, kokurikuer dan ekstrakurikuler. Giat kokurikuler dalam kurikulum ini dilaksanakan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat menuangkan ide dan gagasan tentang penerapan konsep ajaran Catur Pramana di dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila serta penguatan karakter yang timbul dalam aktivitas belajar-mengajat tersebut.menuju terwujudnya profil pelajar Pancasila. Rumusan masalah di dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana implementasi ajaran Catur Pramana dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila untuk menguatkan karakter  siswa  SMP Negeri 1 Bangli? (2). Apa kendala dan upaya yang dilakukan dalam implementasi  ajaran Catur Pramana dalam  projek penguatan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Bangli? (3). Bagaimana dampak  implementasi ajaran Catur Pramana dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila pada karakter siswa  di SMP Negeri 1 Bangli? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Belajar Bermakna (meaningful learning), teori Humanisme, dan teori Behavioristik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif  dengan pendekatan fenomenologi. Data dan sumber data berupa data primer dan data sekunder.. Data primer diperoleh  dari hasil observasi lapangan dengan purposive sampling, serta dari keterangan-keterangan atau informasi yang diperoleh dari informan melalui wawancara , dan data sekunder  diperoleh dari buku-buku, skripsi maupun jurnal-jurnal yang relevan,  serta  dari  dokumen profil   SMP Negeri 1 Bangli. Pengolahan data dengan teknik Triangulasi, dan teknik penyajian data dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan behwa implementasi metode ilmiah Hindu Catur Pramana di dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila, melalui aktivitas-aktivitas belajarnya dapat menjadi wadah terjadinya interaksi dan kolaborasi antar siswa, guru dan warga sekolah, yang dapat menguatkan karakter siswa SMP Negeri 1 Bangli. Sejatinya karakter baik akan tumbuh dengan aktivitas-aktivitas positif yang dilakukan berulang.        
Implementasi Program Gita Suara Snepata Dalam Mengembangkan Karakter Pada Siswa di SD No.4 Benoa Kabupaten Badung Ni Wayan Sugi Jutari
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4558

Abstract

The development of increasingly advanced technology and communication has caused significant changes in human behavior. Changes in the level of human behavior are often called moral degradation. Moral degradation is a moral decline in humans. In overcoming the occurrence of moral degradation,one of the ways that is done is by preserving cultureThis cultural preservation is very important to do seeing that in today's era, the interest of the younger generation in mekidung is decreasing. The decline in interest in mekidung and the decline in character were also experienced by students at SD No.4 Benoa. Based on these problems, Hindu teachers formed a program called the Gita Suara Snepata Program. The formation of this program has the purpose of preserving the existence of dharmagita and instilling character values among students at the elementary school level. The implementation of the Gita Suara Snepata Program can be divided into 3 stages, namely: planning, implementation, and evaluation. The implementation of the Gita Suara Snepata Program at SD No.4 Benoa experienced several obstacles, such as the difficulty of increasing student motivation, conditions or situations that are not supportive, the influence of technology, and the influence of western culture. Therefore, efforts are needed to anticipate the obstacles of the Gita Suara Snepata program, namely by implementing strategies that are attractive to students, preparing special rooms for students, utilizing technology and instilling cultural love in students.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM GEGURITAN BHARATA YUDHA KARANGAN KETUT PUTRU PADA UPACARA PAIBON PANDE I Ketut Mara Pandeyana
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4568

Abstract

Geguritan Bharata Yudha, a classic Balinese literary work, is an epic that not only tells thestory of the great battle between the Pandavas and Kauravas, but is also full of educational value ingeguritan so it is worth researching. The aim of this research is to analyze: 1) The structure ofGeguritan Baharata Yudha Karangan Ketut Putru, 2) Implementation of Hindu Religious EducationValues in Geguritan Bharata Yudha Karangan Ketut Putru at the Paibon Pande Ceremony in PedVillage, 3) Implications of Hindu Religious Education Values in Geguritan Bharata Yudha KaranganKetut Putru Pada Piodalan Paibon Pande in Ped Village. The theories used are: 1) StructuralismTheory, 2) Hermeneutic Theory 3) Functional Theory. Type of qualitative research, data collectiontechniques through observation, interviews and document study. Purposive Sampling InformantDetermination Technique. Based on Qualitative Descriptive Analysis, the results obtained are: 1)The structure of Geguritan Bharata Yudha Karangan Ketut Putru has 2 structures, namely 1) FormalStructure, 2) Narrative Structure, Formal Structure consists of: (1) Literary Code, (2) LanguageStyle, ( 3) Variety of Language, (4) Tembang, Narrative Structure consisting of: (1) Synopsis, (2)Theme, (3) Characters and Characterization, (4) Plot or Plot, (5) Setting, (6) Mandate, and (7)Incidents, 2) Implementation of Hindu Religious Educational Values by Ketut Putru at the PaibonPande Ceremony in Ped Village, including: (1) Implementation of Tattwa (philosophy) EducationalValues, (Widhi Sradha), (2) Implementation of Educational Values Susila (ethics), (3)Implementation of Aesthetic Education Values (beauty), (4) Implementation of Ceremonial EducationValues (rituals), 3) Implications of Hindu Religious Education Values in Geguritan Bharata YudhaKarangan Ketut Putru at the Paibon Pande Ceremony in Ped Village, which includes: (1) PolicyImplications, (2) Implications for the younger generation and the older generation, (3) Implicationsof Community Interests in Mageguritan, (4) Cultivating Polite Attitudes and Getting Closer to God.
MANAJEMEN PENDIDIKAN PASRAMAN FORMAL ADI WIDYA PASRAMAN GURUKULA KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI Dewa Ngakan Made Ekayana Putra; I Nyoman Temon Astawa; I Gusti Made Widya Sena
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4576

Abstract

Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap keberadaan pasraman formal Adi Widya. Pasraman Gurukula Bangli dengan segala bentuk dan pola pembelajarannya, berimplikasi pada rendahnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya pada lembaga pendidikan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami manajemen pendidikan pasraman formal Adi Widya Pasraman Gurukula Bangli, untuk menganalisis kendala dan upaya penanggulangan masalah manajemennya, dan menkonstruksi manajemen pendidikannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori fungsional struktural, teori behaviorisme dan teori kontruktivisme. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang menggunakan data berupa wacana, hasil wawancara dan observasi dengan narasi sistematis. Penentuan informan dipilih dengan snowball sampling. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik kepustakaan, teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Metode penyajian hasil penelitian dilakukan dengan metode deskritif atau analisa deskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Manajemen pendidikan pasarman formal Adi Widya Pasraman Gurukula Bangli dirancang untuk meningkatkan kualitas peserta didik pasraman, yang meliputi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Manajemen pendidikan pasraman formal Adi Widya Pasraman Gurukula Bangli pada hakekatnya sama dengan lembaga pendidikan formal lainnya, namun di lembaga ini menerapkan kurikulum keagamaan, dan juga mengupayakan pola pembinaan Budi Pekerti pada murid. Kendala dalam pelaksanaannya meliputi, keterbatasan sumber daya manusia, pelayanan proses pendidikan, terbatasnya sumber pendanaan dan seringnya perubahan kebijakan. Sedangkan upaya mengatasi kendala dalam pelaksanaan Manajemen pendidikannya adalah dengan peningkatan kopetensi tenaga pendidik dan kependidikan, mengupayakan pemenuhan sarana prasarana, dan peningkatan kesadaran komunal. Konstruksi manajemen pendidikan Adi Widya Pasraman Gurukula Bangli meliputi tiga aspek pokok yakni: konstruksi personal, konstruksi sosial dan konstruksi budaya.
PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA MELALUI PROGRAM UNGGULAN SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 BANGLI Putu Sri Wijnyanawati
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4577

Abstract

Teachers play an important role in education, in developing students' cognitive (knowledge), affective (attitude), and psychomotor (skills) aspects. In addition, the teacher is also a role model for students. Teachers must be able to be an example where before directing students to behave well. One of the programs at SMP Negeri 1 Bangli that can be implemented to develop student character is the School Excellence Program. This study aims to obtain accurate information and an objective description of the role of teachers in developing student character through the School Excellence Program. The data collection methods used are: observation, interview, literature study and documentation study. The data that has been collected is analyzed by descriptive qualitative analysis method. The results showed (1) The role of teachers in developing student character through the school's flagship program at SMP Negeri 1 Bangli, namely: (1) the teacher as a role model. (2) teacher as an inspirer. (3) teacher as a motivator. (4) teacher as a dynamizer. (5) teacher as an evaluator. (2) Obstacles and efforts made in developing student character at SMP Negeri 1 Bangli. The obstacles encountered are different student characters, lack of student awareness, Lack of parental attention to students and facilities and infrastructure. Efforts made by the teachers are increasing the role of teachers and coordinate with parents. (3) The implications of implementing the school's flagship program on the development of student character in SMP Negeri 1 Bangli are: the development of students' character, increasing students' awareness to carry out their religious teachings, increasing students' concern for others, increasing students' concern for the environment, increasing students' interest in reading and self-confidence and creating a positive school culture.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SD NEGERI 3 KUTAMPI DI DESA KUTAMPI KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG Suwastawa, Kadek; I Gusti Ngurah Sudiana; I Ketut Tanu
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4580

Abstract

The aim of this research is to understand: 1) The need to transform Hindu religious education atSD Negeri 3 Kutampi. 2) Forms of transformation of Hindu Religious Education at SD Negeri 3Kutampi. 3) Implications of transforming Hindu Religious Education at SD Negeri 3 Kutampi. Theresearch method used is a qualitative method. The initial informants were determined using apurposive sampling technique. The data collection techniques used were observation, interviewsand documentation. The data analysis technique is descriptive qualitative. Based on the qualitativedescriptive analysis obtained, the research results are as follows: 1) The reasons why it isnecessary to transform Hindu religious education at SD Negeri 3 Kutampi are, firstly, because thenumber of students is small. Second, the existence of Hindu religious education in this school is notyet widely known by the public. Apart from that, inadequate educational facilities are a challenge inthemselves. 2) Forms of transformation of Hindu Religious Education at SD Negeri 3 Kutampi,namely, the leadership of the Principal, facilities and infrastructure, basic legal rules, andtransformation in the curriculum field. 3) The implications of transforming Hindu ReligiousEducation at SD Negeri 3 Kutampi, namely, a better school image, increased student numbers,increased teacher and student achievement and increased student spiritual impact. The implicationsof research on the transformation of Hindu religious education at SD Negeri 3 Kutampi show thattransformation through inclusive leadership, improving infrastructure, and implementing fairpolicies can strengthen the school's image and attract more students.
PENGARUH POLA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SUASANA KERJA TERHADAP KINERJA GURU AGAMA HINDU DI GUGUS PERKUTUT KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG Sujatindriasih, Ni Luh Putu
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4585

Abstract

Education in Indonesia in general is still experiencing many problems, namely involving manyfactors related to education, including those related to the curriculum, management and educationpolicy. One of these problems is the low quality of education. This research aims to analyze theinfluence of school principals' leadership patterns and work atmosphere on the performance ofHindu religious teachers in Gugus Perkutut, Nusa Penida District, Klungkung Regency. Theresearch method used is a quantitative method with a survey approach, where data is collectedthrough questionnaires distributed to Hindu religious teachers in the area. The results of theresearch show that (1) Leadership patterns and work atmosphere have a positive and significanteffect on the performance of Hindu Religion teachers in the Perkutut Cluster, Nusa Penida District,Klungkung Regency. (2) Leadership patterns have a positive and significant effect on theperformance of Hindu Religion teachers in the Perkutut Cluster, Nusa Penida District, KlungkungRegency. (3) The work atmosphere has a positive and significant effect on the performance ofHindu religious teachers in the Perkutut Cluster, Nusa Penida District, Klungkung Regency. Thismeans that the better the working atmosphere, the performance of teachers in the Perkutut Cluster,Nusa Penida District, Klungkung Regency will increase. The implications of this research show thatparticipative school principal leadership patterns and a conducive working atmosphere are veryimportant to improve the performance of Hindu religious teachers in Gugus Perkutut, Nusa PenidaDistrict, Klungkung Regency.

Page 2 of 3 | Total Record : 26