cover
Contact Name
Raymond Walintukan
Contact Email
raymond@polimdo.ac.id
Phone
+6281356331213
Journal Mail Official
semnas2022@polimdo.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik Negeri Manado Jl. Raya Politeknik Kel. Buha Manado PO. BOX 1256 - 95252, Kecamatan Mapanget, Sulawesi Utara No Tlp. (0431) 815 212, 815 217. FAX : (0431) 811 568, 815 192, 815 144
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi
ISSN : 29617790     EISSN : -     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan penelitian-penelitian praktis, telah menghasilkan banyak konsep keilmuan maupun teknologi baru yang mampu meningkatkan daya saing bangsa, untuk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi nasional. Untuk mendorong pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah sekaligus implementasi Kampus Merdeka Merdeka Belajar maka Politeknik Negeri Manado telah melaksanakan Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi (SemNas PTUV) tahun 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 29 Juli 2022, dengan Tema “Penguatan Peran Perguruan Tinggi Vokasi dan DUDI Melalui Pengembangan Produk Teknologi Inovatif Berbasis Pemberdayaan Keilmuan Riset Terapan”. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi direncanakan Terbit 1 kali dalam 1 tahun saat pelaksanaan Seminar Nasional PTUV Politeknik Negeri Manado.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Pengembangan Website Data Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado Budiman, Joiritske Hendriane; Lomboan, Christiany; Makaghana, Adinda; Kondoj, Marike; Waworuntu, Billy; Putung, Yoice
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persebaran asal mahasiswa merupakan informasi strategis bagi perguruan tinggi dalam menyusun kebijakan promosi dan penerimaan mahasiswa baru, namun pada banyak institusi data tersebut masih disajikan dalam bentuk tabel sehingga sulit dibaca secara keruangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi geografis (SIG) berbasis web untuk memvisualisasikan dan menganalisis persebaran mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado. Sistem dibangun menggunakan arsitektur Single Page Application berbasis React.js dengan pustaka pemetaan Leaflet, memanfaatkan data batas administrasi GADM versi 4.1 untuk menghasilkan peta choropleth pada tingkat kabupaten/kota, dan di-deploy melalui platform Vercel. Pengembangan dilakukan dengan metode Prototype. Data yang diolah berjumlah 742 record mahasiswa angkatan 2021 hingga 2025 yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Sistem menyediakan tiga modul utama, yaitu dashboard ringkasan, pemetaan choropleth interaktif dengan filter dinamis, serta analisis wilayah yang dilengkapi rekomendasi prioritas promosi. Hasil pengujian menunjukkan seluruh 742 data berhasil dipetakan ke 15 wilayah dengan tingkat keberhasilan 100%, seluruh 52 skenario pengujian black-box berjalan tanpa kegagalan, dan halaman termuat dalam waktu kurang dari dua detik. Sistem terbukti membantu pihak jurusan dalam membaca pola sebaran mahasiswa dan menentukan strategi promosi yang lebih tepat sasaran.
Perancangan dan Simulasi Sistem Kendali Pintu Air PLTA Berbasis PLC Menggunakan CX-Programmar Rumondor, Sarah Getroida; Paputungan, Dewi Maria; Pinangkaan, Aditya Joshua Jynsie; Mamesah, Anggreyni Firjinia; Waroh, Anthoinete P.Y.; Sawidin, Sukandar
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) memerlukan sistem pengendalian pintu air yang aman agar dapat menghindari kerusakan peralatan akibat instruksi motor yang bertentangan. Salah satu cara yang diterapkan adalah penggunaan interlock logika dalam pemrograman diagram ladder di aplikasi CX-Programmer. Penelitian ini ditujukan untuk mensimulasikan sistem pengendalian pintu air dengan penekanan pada penerapan interlock, sehingga motor pembuka dan motor penutup tidak dapat berfungsi secara bersamaan. Metode penelitian mencakup desain ladder diagram menggunakan bit internal (BOOL), penerapan instruksi SET/RESET, dan pengujian simulasi terhadap kondisi aktif bersamaan dari input push button. Simulasi membuktikan bahwa interlock efektif dalam menghindari konflik perintah, menjaga keamanan sistem, dan memastikan bahwa operasi pintu air berjalan sesuai prosedur. Intinya, penerapan interlock yang didasari PLC di CX-Programmer adalah solusi ampuh untuk meningkatkan keandalan sistem pengaturan pintu air, sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan sistem kontrol yang lebih rumit dengan integrasi SCADA untuk pemantauan secara real-time
Analisa Sinkronisasi Trafo Tegangan Menengah 20 KV/400 V Hubungan Sejajar Bijang, Nathaniel Lumalan; Mellolo, Ottopianus; Pairunan, Toban; Parassa, Yonatan; Rongre, Elieser; Mappadang, Jusuf Luther
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas penyaluran  daya listrik adalah dengan melakukan operasi pensejajaran atau paralel transformator, operasi paralel transformator adalah penambahan kapasitas daya listrik dengan menggandengkan transformator distribusi eksisting dengan transformator distribusi yang baru secara paralel agar mendapatkan kapasitas trafo yang lebih besar dengan tegangan yang tetap sama dengan tegangan sebelum proses pensejajaran trafo.  . Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan metode campuran antara  pendekatan kualitatif  deskriptif  dan metode pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menganalisis sinkronisasi trafo tegangan menengah 20 KV / 400 V  hubungan sejajar yang diterapkan dalam sistem jaringan distribusi tegangan menengah . Beberapa parameter yang menjadi acuan sebelum pemasangan trafo secara sejajar antara lain ; Tegangan , Frekuensi dan Rasio Tegangan harus sama, Urutan Fasa dan  Polaritas trafo yang akan disejajarkan harus sama, Posisi Tap Changer setiap trafo harus sama  , Impedansi trafo yang disejajarkan harus sama , Vektor group trafo harus sama, Kapasitas trafo tidak harus sama . Dalam memparalelkan trafo rasio kapasitas maksimum (rating daya kVA) yang disarankan secara internasional adalah maksimum 2:1 , artinya trafo terbesar tidak boleh memiliki kapasitas lebih dari 2 kali lipat trafo terkecil  agar pembagian beban seimbang dan trafo kapasitas kecil tidak mengalami kelebihan beban.
Model “Stay & Grow” dalam Pengembangan Homestay Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Desa Budo Mamile, Alvarianti Maya Natasya; Pitra, Ega; Andarias, Deki
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata berbasis komunitas menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Desa Budo memiliki potensi wisata bahari, budaya lokal, dan ekowisata mangrove yang cukup berkembang, namun pengelolaan homestay masyarakat masih menghadapi berbagai kendala seperti kualitas pelayanan yang belum sesuai standar, keterbatasan promosi digital, dan belum adanya model pengelolaan homestay yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting homestay dan potensi wisata Desa Budo, mengidentifikasi kendala pengelolaan homestay berbasis masyarakat, serta merancang model pengembangan homestay berbasis komunitas “Stay & Grow”. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan eksploratori. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengelola homestay, serta pemerintah desa. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk mengukur tingkat kesiapan masyarakat, kualitas layanan, dan persepsi dampak ekonomi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, SWOT, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homestay di Desa Budo memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan desa wisata berbasis masyarakat, didukung oleh keberadaan wisata mangrove, wisata bahari, dan budaya lokal. Namun, kendala utama yang dihadapi pengelola adalah keterbatasan modal pengembangan fasilitas (89%), kurangnya promosi dan pemasaran (95%), serta fluktuasi jumlah wisatawan (74%). Analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama Desa Budo terletak pada potensi wisata pesisir dan keterlibatan masyarakat, sementara kelemahan utamanya adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital dan belum adanya standar pelayanan yang seragam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian menghasilkan model “Stay & Grow” yang mengintegrasikan peningkatan kualitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat, sistem reservasi digital, dan pengembangan paket wisata berbasis potensi lokal. Model ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan homestay serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Budo.
Evaluasi Sistem Akuntansi Pembelian pada PT Bimola Instant (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Mie Instant) Hartono, Frisca Cicilia Arvian; Balino, Gabriela; Maratade, Caecillia; Bastian, Marcelina Tania Windy; Lintong, Jerry Sonny
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem akuntansi pembelian merupakan komponen kritis dalam siklus pengeluaran perusahaan manufaktur yang berkaitan langsung dengan kesinambungan produksi dan pengendalian biaya. Kelemahan dalam sistem ini dapat mengekspos perusahaan terhadap risiko overstocking, pembayaran ganda, hingga kecurangan pengadaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem akuntansi pembelian PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, yang mengelola rantai pasok dengan enam pemasok dan 14 jenis bahan baku. Metode yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif-kualitatif dengan sumber data berupa dokumentasi prosedur pembelian, hasil analisis pengendalian internal menggunakan enam dimensi kontrol COSO yang diusulkan. Hasil evaluasi menemukan enam kelemahan utama: absennya kebijakan 'No Requisition, No PO', pemusatan tugas di bagian gudang tanpa QC independen, dokumen tanpa penomoran urut cetak, tidak adanya CCTV dan akses kontrol elektronik, serta pengecekan independen yang bersifat reaktif. Sebelas temuan audit internal mengkonfirmasi bahwa kelemahan bersifat sistemik dan lintas siklus. Penelitian ini merekomendasikan penambahan fungsi QC/QA independen, standarisasi dokumen bernomor urut cetak, penerapan dual-custody pada penerimaan barang, rekonsiliasi mingguan antara catatan gudang dan akuntansi, serta implementasi sistem informasi akuntansi terintegrasi berbasis komputer. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengendalian internal secara menyeluruh sebagai fondasi tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel pada perusahaan manufaktur skala menengah.
Analisis Pengendalian Intern Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas pada PT Bimola Instant Pangkey, Adelia Debora Yeti; Mahaling, Sweetie M.; Laira, Fenya A.; Tinengke, Nurilia D. N.; Kantohe, Marcia S.; Lintong, Jerry Sonny
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian intern yang lemah pada siklus penjualan kredit dan penerimaan kas merupakan salah satu penyebab utama kerugian finansial pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengendalian intern siklus penjualan kredit dan penerimaan kas PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, menggunakan kerangka enam komponen aktivitas pengendalian COSO. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, bersumber dari prosedur operasional standar dan laporan 11 temuan internal auditor. Hasil penelitian menemukan enam kelemahan kritis: pencatatan pesanan belum terintegrasi digital; penagih memegang kas sebelum ke kasir sehingga membuka “risiko lapping”; invoice bernomor ganda; keterlambatan setoran cek; selisih kas Rp5.000.000 yang tidak dapat diverifikasi; serta tidak adanya audit internal independen. Kelemahan tersebut mengakibatkan piutang tak tertagih meningkat tiga tahun berturut-turut sebesar 3% dari penjualan bersih dan ditemukannya karyawan fiktif dalam daftar gaji. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan sistem pengendalian intern melalui implementasi ERP terintegrasi, kebijakan “zero cash collection” dan pembentukan unit audit internal independen menjadi kebutuhan mendesak bagi keberlanjutan dan keandalan pelaporan keuangan perusahaan.
Analisis Struktur Bangunan Hotel dengan Sistem Beton Pracetak Sebagai Konstruksi Cepat untuk Efisiensi Waktu Pelaksanaan Konstruksi Datunsolang, Ananda; Putri Maria Manampiring, Keysia; Tirie, Zefanya; Kawatak, Kezia; Switly Peginusa, Stefani; Pendekar Lonan, Trio; Grace Mantiri, Helen; Richard Kamurahan, Steven
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi. Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi.
Analisis Akuntansi UMKM Kuliner Berbasis COSO Sebagai Fondasi Kemitraan Vokasi dan Industri Hijau Joni, Elstie; Kamudi, Ovelya G.; Tumbal, Jessica Y.; Pontiang, Elindi; Kumesan, Michel S.; Paparang, Jesen
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi menuju ekosistem bisnis hijau yang berkelanjutan menuntut keterlibatan aktif dari institusi pendidikan vokasi sebagai mitra strategis industri. Studi ini didasari pada kemitraan vokasi-industri yang efektif harus dibangun di atas fondasi tata kelola keuangan yang sehat pada level entitas mikro. Dengan menggunakan kerangka COSO sebagai instrumen analisis, penelitian ini menganalisis kesenjangan kapasitas akuntansi dan kelemahan pengendalian internal pada empat UMKM sebagai representasi pelaku industri lokal dalam ekosistem tersebut. Desain penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus komparatif, data primer dihimpun melalui wawancara terstruktur yang mencakup dimensi pelaporan keuangan dan lima komponen pengendalian internal COSO. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kapasitas akuntansi yang signifikan yaitu hanya satu UMKM yang menerapkan sistem pencatatan mendekati standar SAK EMKM, sementara entitas lain menghadapi defisiensi material berupa ketiadaan audit trail, pencatatan biaya yang tidak lengkap, dan absennya pemisahan tugas. Kesimpulam bahwa institusi vokasi khususnya Politeknik Negeri Manado dapat memainkan peran kemitraan yang strategis melalui program pendampingan akuntansi hijau yang disesuaikan yang mendorong UMKM menuju praktik bisnis yang transparan, akuntabel, dan berwawasan lingkungan.
Perancangan Food Court Berbasis Beton Pracetak dengan Inovasi Self Healing Mikrokapsul di Polimdo Tatuu, Jovano Christofel; Susilo, Khara; Larwuy, Silvesters; Tolali, Amelia; Sasauw, Marchello; Peginusa, Switly
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur kampus yang andal dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendasar seiring meningkatnya aktivitas civitas akademika. Retak mikro pada beton merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan durabilitas dan umur layan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan merancang bangunan Food Court POLIMDO menggunakan sistem beton pracetak yang dipadukan dengan teknologi self-healing concrete berbasis mikrokapsul resin epoksi sebagai solusi konstruksi yang lebih modern, efisien, dan tahan lama. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan gambar kerja menggunakan AutoCAD, analisis struktur menggunakan ETABS, serta perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan standar SNI 7832:2017 tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan Beton Pracetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen kolom dan balok memenuhi persyaratan keamanan struktur sesuai SNI 1727:2020. Penggunaan mikrokapsul resin epoksi sebesar 2,5% dari berat semen (dalam rentang optimal 1–3% berdasarkan literatur) pada elemen beton pracetak mampu membantu proses penyembuhan retak mikro secara otomatis sehingga meningkatkan durabilitas struktur. Berdasarkan hasil perhitungan RAB, total biaya struktur beton pracetak dengan self-healing concrete sebesar Rp 995.356.818, sedangkan beton pracetak konvensional sebesar Rp 633.503.190, sehingga terjadi kenaikan biaya sebesar Rp 361.853.628 atau sekitar 57%. Meskipun demikian, teknologi ini berpotensi mengurangi biaya perawatan jangka panjang dan mendukung pengembangan fasilitas kampus yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Implementasi Beton Pracetak pada Gedung Sekolah Berbasis Smart Building dengan Konsep Penggunaan Sensor Terintegrasi Panel Surya untuk Efisiensi Energi Keberlanjutan Lae, Bradonly Bertu; Salenda, Meylani; Soyawan, Imelda; Rarung, Grasiella; Switly Peginusa, Stefani; P. F. Sompie, Tampanatu; Astuti Baco, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung sekolah yang efisien dan mandiri energi menjadi tantangan strategis di Indonesia. Penelitian ini mengkaji implementasi beton pracetak terintegrasi sistem smart building berbasis empat sensor yaitu PIR, lux meter, sensor suhu dan kelembaban, serta smart meter yang terhubung ke panel surya fotovoltaik 5 kWp pada gedung sekolah dua lantai di Kota Manado. Metode deskriptif-komparatif digunakan melalui perancangan AutoCAD dan perhitungan RAB berdasarkan SNI 7832:2017 dan AHSP Kota Manado. Hasil menunjukkan total biaya metode pracetak Rp 827.784.000 lebih efisien dibanding konvensional Rp 890.264.000 dengan penghematan 7,01%. Panel surya mampu memproduksi 22,5–27,5 kWh per hari dan menghemat energi listrik 30–40% per tahun dengan payback period 8–10 tahun. Pendekatan ini diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk mewujudkan gedung sekolah hemat biaya, efisien energi, dan berkontribusi pada SDGs 4, 7, 11, dan 13.