cover
Contact Name
Regita Nissa Ainun
Contact Email
infoarkainstitute@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
infoarkainstitute@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jatinangor No.21A, Cibeusi, Kec. Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45367
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis
Published by Arka Institute
ISSN : 28305175     EISSN : 28306058     DOI : https://doi.org/10.55904/co-creation
Core Subject : Economy,
This journal covers various topics of economic and business activities, but is not limited to development topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Economics, Monetary, Finance and Banking, Public Economics, Development Economics, Regional Economics, International Economics, Financial Accounting, Management Accounting, Public Sector Accounting, Sharia Accounting, Accounting Information Technology, Auditing, Capital Markets, Corporate Governance, Financial Management, Taxation , Management, Financial Management, Human Resource Management, Entrepreneurship, Taxation and Public Sector Accounting International Business, Accounting Information Systems, Financial Accounting Accounting, Management Behavior Accounting, Cooperatives and SMEs, Cooperatives and SMEs Accounting
Articles 184 Documents
Peran sektor keuangan digital dalam meningkatkan akses finansial UMKM di Provinsi Sulawesi Barat Azizi, Muhammad; Ahmad , Srifatmawati
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis (In Progress
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i3.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sektor keuangan digital dalam meningkatkan akses finansial UMKM di Provinsi Sulawesi Barat. UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia masih menghadapi kendala dalam memperoleh pembiayaan formal, seperti persyaratan agunan, administrasi yang rumit, serta rendahnya literasi keuangan. Kehadiran layanan keuangan digital seperti mobile banking, e-wallet, dan QRIS memberikan alternatif yang lebih inklusif, praktis, serta mampu memperluas jangkauan pasar. Jenis Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta perwakilan lembaga keuangan digital di Sulawesi Barat. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif dan menunjukkan hasil penelitian bahwa penggunaan keuangan digital mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memperbaiki pencatatan keuangan, dan mempermudah konsumen dalam melakukan pembayaran. Lembaga keuangan berperan tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga mitra dalam literasi dan pendampingan usaha. Penelitian ini juga menemukan hambatan berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur jaringan, serta ketidakmerataan akses pelatihan. Disimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi UMKM tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga membutuhkan dukungan kebijakan, program literasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha.
Obligasi hijau: tantangan dan peluang untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia Azkia, Muhamad
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis (In Progress
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i3.1986

Abstract

Pendanaan perubahan iklim di Indonesia menghadapi kesenjangan pembiayaan yang signifikan, di mana anggaran negara tidak mampu menanggung beban target Net Zero Emission secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekosistem obligasi hijau (green bond) dan sukuk hijau sebagai instrumen pembiayaan alternatif, dengan fokus pada tantangan struktural dan peluang pasar. Menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan dan sintesis data komparatif ASEAN, penelitian ini menemukan adanya paradoks kinerja pasar. Penerbitan instrumen negara (sovereign) tumbuh pesat didorong oleh legitimasi regulasi, namun pasar korporasi mengalami stagnasi akibat tingginya biaya transaksi dan asimetri informasi (agency costs). Temuan juga mengungkap besarnya potensi investor ritel domestik yang belum tergarap optimal. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa regulasi yang ada saat ini masih bersifat administratif. Diperlukan reformasi kebijakan berupa insentif fiskal konkret dan subsidi biaya sertifikasi untuk mendorong partisipasi sektor swasta, sehingga tercipta ekosistem keuangan berkelanjutan yang inklusif dan tidak hanya bergantung pada inisiatif pemerintah.
Analisis kendala pelaksanaan sop pendaftaran dan penerimaan pasien di Klinik Bidan Mandiri berdasarkan indikator efektivitas pelayanan Wulandari, Rahma Ayu; Agustina, Fransiska
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis (In Progress
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i3.1905

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga medis, tetapi juga oleh efektivitas sistem penerimaan dan pendaftaran pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pendaftaran dan penerimaan pasien di Klinik Bidan Mandiri Bidan Ayu Ruqoyah, S.Keb di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua orang bidan sebagai petugas pelayanan dan delapan orang pasien yang telah menerima layanan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SOP secara umum telah mengikuti alur pelayanan yang berlaku, namun belum didukung oleh dokumen tertulis yang terstandardisasi. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana pendukung seperti komputer, sistem pencatatan elektronik, dan ruang tunggu, belum tersedianya sistem informasi digital berupa pendaftaran dan pencatatan data pasien berbasis aplikasi, serta beban kerja yang meningkat pada jam sibuk dan hari libur. Dari aspek efektivitas, pelayanan dinilai belum optimal terutama terkait ketepatan waktu layanan dan penyampaian informasi kepada pasien mengenai alur pelayanan dan waktu tunggu.
Mentalitas kewirausahaan dan dukungan kelembagaan: analisis hambatan dan potensi keberlanjutan UMKM Imaaduddin, Muhammad; Mardhiah, Mardhiah; Astuti, Sri Dewi
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis (In Progress
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i3.2014

Abstract

Keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar fundamental bagi perekonomian lokal, namun seringkali terkendala oleh efektivitas program dukungan dan kapasitas internal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor kritis yang memengaruhi pengembangan UMKM di Desa Toapaya Selatan, Bintan, serta mengevaluasi peran strategis lembaga pemerintah dalam memitigasi tantangan yang ada. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 25 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive  dan perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi terkait. Analisis data dilakukan secara interpretatif menggunakan kerangka SWOT untuk memetakan dinamika internal dan eksternal, yang kemudian menjadi dasar perumusan rekomendasi kebijakan. Hasil penelitian mengidentifikasi adanya diskrepansi antara desain program pemerintah dengan realitas implementasi di lapangan, yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kelembagaan dan akurasi data yang rendah. Dari sisi pelaku usaha, tantangan utama meliputi akses permodalan, tekanan persaingan, dan orientasi kewirausahaan (entrepreneurial mindset) yang masih perlu dikembangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pengembangan UMKM yang efektif memerlukan sinergi multi-pihak yang melampaui intervensi programatik, serta menekankan pentingnya penguatan kapasitas implementasi kelembagaan dan pemberdayaan internal pelaku usaha.