cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsosains@gmail.com
Phone
+6285703065636
Journal Mail Official
jurnalsosains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran Cakrabuana, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Sains
ISSN : 27747018     EISSN : 2774700x     DOI : 10.36418
Core Subject : Science, Social,
Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and science fields. The journal is published monthly by Green Publisher Indonesia. Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering social included : Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education and sciences included : Astronomy, Biology, Ecology, Physics, Geology, Geography, Geography, Chemical. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books. This journal publishes research articles covering social and science. Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN 2774-700x and Print ISSN 2774-7018
Articles 1,041 Documents
Dampak Rebranding Twitter Menjadi X terhadap Loyalitas Merek: Peran Mediasi Sikap Konsumen dan Moderasi Keunikan Merek Wijayanti, Inggit; Kirana, Rani
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31970

Abstract

Salah satu merek di dunia digital yang baru-baru ini menjalani proses rebranding adalah aplikasi X, yang sebelumnya dikenal dengan nama Twitter. Perubahan ini ditandai dengan penggantian logo dan nama platform menjadi 'X', menggunakan logo berbentuk huruf X berwarna putih dengan latar belakang hitam. Langkah rebranding ini dilakukan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari rebranding Twitter menjadi X terhadap loyalitas merek, dengan fokus pada peran mediasi sikap konsumen serta moderasi keunikan merek. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan survei sebagai teknik pengumpulan data. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 350 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan konsumen terhadap merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Selain itu, sikap konsumen terhadap proses rebranding bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara keterikatan merek dan loyalitas merek. Temuan lainnya menunjukkan bahwa keunikan merek memiliki dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas merek serta memoderasi hubungan antara keterikatan merek dan loyalitas merek. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa rebranding dapat meningkatkan loyalitas merek jika dilakukan dengan strategi yang mempertimbangkan keterikatan emosional konsumen, penerimaan terhadap perubahan, dan penguatan elemen keunikan merek. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi perusahaan untuk tidak hanya membangun identitas baru melalui rebranding tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan konsumen serta memperhatikan bagaimana konsumen memandang keunikan dari produk atau layanan yang ditawarkan.
Improving Project Time Estimation in Game Development: Rayleigh Distribution and Program Evaluation and Review Technique Approach Ghiffari, Mochamad Haikal; Budi Mulyono , Nur
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31973

Abstract

The video game industry has grown exponentially over the past few decades, becoming a dominant force in the global entertainment sector. Despite its rapid growth, the game development process remains highly complex and distinct from traditional software development, requiring a creative and agile approach. This paper addresses the challenge of inaccurate time estimation in game development projects, which often results from the inherent uncertainty inherent in the iterative and creative nature of the industry. This study integrates the Critical Path Method (CPM) and the Program Evaluation and Review Technique (PERT) with the Rayleigh distribution to improve the accuracy of time estimation in the context of high uncertainty. Data from a completed game development project by an Indonesian game company is analyzed using this methodology. The results show that the Rayleigh-PERT model, with 70% confidence and an expert quality estimate of 0,3, provides the most accurate time estimation, showing only a 4,26% deviation from actual project performance, compared to 20% for CPM and 15,2% for traditional PERT. This research contributes to improving project management in the video game industry by incorporating uncertainty into time estimation, offering more realistic schedules for game development projects, and improving overall project execution.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kepemimpinan Transaksional dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan di PT Salim Ivomas Pratama Tbk Joshua Rasubala, Deivy Evert
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31975

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang cepat dan kemajuan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan di PT Salim Ivomas Pratama Tbk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 90 karyawan sebagai sampel dari populasi 167 karyawan. Data dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan, sementara kepemimpinan transaksional tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Selain itu, komitmen organisasional juga terbukti secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan. Kesimpulannya, kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan untuk lebih fokus pada pengembangan kepemimpinan transformasional dan strategi peningkatan komitmen organisasional guna mencapai kinerja optimal.
Pengaruh Job Insecurity dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Stasiun TV X) Syah, Iman; Fitri, Diin
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.31978

Abstract

Industri televisi lokal menghadapi tantangan besar akibat pergeseran preferensi masyarakat ke media digital, yang berdampak pada ketidakamanan kerja (job insecurity) dan motivasi kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job insecurity dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Stasiun TV X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin, melibatkan 91 karyawan sebagai responden. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1 untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job insecurity memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 29,6%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun karyawan merasa tidak aman dalam pekerjaannya, mereka tetap berusaha meningkatkan kinerja agar dapat mempertahankan posisi mereka. Sementara itu, motivasi kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 49,3%, yang menunjukkan bahwa karyawan dengan motivasi tinggi cenderung memiliki kinerja yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun job insecurity dapat menjadi faktor yang mendorong peningkatan kinerja, motivasi kerja tetap menjadi faktor utama dalam menjaga produktivitas karyawan. Oleh karena itu, manajemen Stasiun TV X perlu merancang strategi untuk meningkatkan motivasi kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih stabil guna mendukung kinerja optimal karyawan.
Hubungan Citra Tubuh dengan Kecemasan pada Dewasa Awal Theofilia Siahaan, Gabriela; Kartasasmita, Sandy
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.31983

Abstract

Citra tubuh dan kecemasan merupakan dua aspek psikologis yang saling berkaitan, terutama pada individu dewasa awal yang sedang mengalami berbagai perubahan fisik dan sosial. Persepsi negatif terhadap tubuh sendiri dapat menyebabkan ketidakpuasan yang berujung pada peningkatan kecemasan. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya hubungan antara citra tubuh dan kecemasan, namun penelitian ini berfokus pada individu dewasa awal di wilayah Jabodetabek dengan pendekatan yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan kecemasan pada individu dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 349 individu berusia 18-25 tahun, yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body Self-Relation Questionnaire (MBSRQ) untuk mengukur citra tubuh dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) untuk mengukur kecemasan. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara citra tubuh dan kecemasan (r = -0.383, p = 0.000), yang berarti semakin positif citra tubuh seseorang, semakin rendah tingkat kecemasannya, dan sebaliknya. Selain itu, ditemukan bahwa perempuan memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, sementara laki-laki memiliki citra tubuh yang lebih tinggi. Kesimpulannya, citra tubuh yang negatif dapat meningkatkan kecemasan, sehingga penting bagi individu untuk mengembangkan pola pikir positif terhadap tubuhnya guna mengurangi kecemasan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi intervensi psikologis dalam meningkatkan kesejahteraan mental individu dewasa awal.
Perempuan dalam Pusaran Korupsi Ayuningtyas, Dina
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32029

Abstract

Penelitian ini mendalami hubungan antara gender dan korupsi dengan fokus pada peran perempuan sebagai korban, pelaku, dan agen perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara gender dan tindakan korupsi, dengan menyoroti perilaku pada perempuan Penelitian ini merekomendasikan pendekatan multidimensional dalam pemberantasan korupsi, termasuk reformasi struktural yang memperkuat tata kelola pemerintahan, peningkatan partisipasi perempuan dalam politik dan ekonomi, pemberdayaan masyarakat sipil melalui edukasi dan advokasi, serta pendidikan antikorupsi untuk menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (literature review) untuk menganalisis hubungan antara gender dan perilaku korupsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa korupsi memberikan dampak yang tidak proporsional terhadap perempuan, khususnya dalam akses layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan perlindungan hukum. Korupsi tidak hanya memperburuk kesenjangan gender, tetapi juga menghambat pemberdayaan perempuan melalui pembatasan akses mereka terhadap sumber daya esensial. Meskipun keterlibatan perempuan dalam korupsi lebih rendah dibandingkan laki-laki, faktor-faktor seperti tekanan sosial, peluang, dan rasionalisasi turut mempengaruhi partisipasi perempuan dalam sistem yang korup. Oleh karena itu, perempuan memiliki potensi signifikan sebagai agen perubahan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan inklusif. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis dengan menyoroti dimensi gender dalam dinamika korupsi, tetapi juga menawarkan panduan praktis untuk kebijakan antikorupsi yang lebih inklusif. Dengan demikian, kesetaraan gender dipandang sebagai elemen kunci dalam menciptakan tata kelola yang baik dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Model Penjaminan Mutu Sekolah Berbasis Analisis Jurnal Internasional Susanty, Susanty; Suriansyah, Ahmad
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32030

Abstract

Penjaminan mutu pendidikan merupakan proses yang sistematis untuk memastikan bahwa sekolah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. erlunya model penjaminan mutu yang dapat mengakomodasi keterlibatan pemangku kepentingan, keseimbangan antara efisiensi manajemen dan kualitas pembelajaran, serta adopsi standar internasiona. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model penjaminan mutu sekolah menggunakan tinjauan kritis teoritis hasil hasil kajian yang telah dipublikasikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kajian jurnal yang memenuhi kriteria relevansi, publikasi terbaru, dan indeksasi di jurnal bereputasi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan elemen kunci dalam penjaminan mutu sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan, keseimbangan antara efisiensi manajemen dan kualitas pembelajaran, serta adopsi standar internasional seperti Proses Bologna dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Selain itu, evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru merupakan komponen penting dalam model penjaminan mutu yang efektif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penjaminan mutu sekolah harus berbasis pada evaluasi sistematis dan keterlibatan aktif seluruh pihak terkait. Model ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan, sejalan dengan tuntutan globalisasi dan kebijakan nasional.
Penyelesaian Sengketa Investasi Internasional: Analisis Peran ICSID dalam Menjamin Perlindungan Investor Asing Yanthi, Tri; Valerie, Olivia
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32031

Abstract

Penyelesaian sengketa investasi internasional telah menjadi topik yang semakin relevan seiring dengan pertumbuhan globalisasi ekonomi dan peningkatan aliran investasi lintas negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penyelesaian sengketa ICSID terhadap kebijakan ekonomi negara tuan rumah, yang harus menyesuaikan kebijakan domestiknya dengan kewajiban internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan tata kelola perusahaan yang baik tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Green accounting berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, sementara tata kelola perusahaan yang baik berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan urgensi untuk memperkuat kerangka hukum internasional yang dapat memfasilitasi perlindungan yang lebih seimbang bagi investor dan negara, serta menciptakan kondisi yang lebih adil dan stabil dalam hubungan investasi internasional.  Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran green accounting dan tata kelola perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan, dengan penekanan pada pentingnya manajemen kinerja keuangan yang efektif.
Peningkatan Nilai Perusahaan Melalui Green Accounting dan Good Corporate Governance: Kinerja Keuangan sebagai Variabel Mediasi Fairus Yumna, Uli; Kartika, Indri
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32047

Abstract

Nilai suatu perusahaan mencerminkan tingkat kepercayaan pemangku kepentingan, yang tercermin dalam harga saham perusahaan, terutama melalui kepercayaan para investor. Berbagai faktor yang memengaruhi nilai perusahaan antara lain kinerja keuangan, penerapan konsep akuntansi hijau, serta pelaksanaan tata kelola perusahaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntansi hijau dan tata kelola perusahaan yang optimal terhadap kinerja keuangan sebagai variabel mediasi. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan Partial Least Squares (PLS). Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 437 perusahaan. Analisis data menggunakan perangkat lunak Partial Least Squares (PLS) versi 4.1.0.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi hijau berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya, praktik tata kelola perusahaan yang baik tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, akuntansi hijau cenderung memberikan dampak negatif terhadap nilai perusahaan, sedangkan tata kelola perusahaan yang efektif dan kinerja keuangan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kinerja keuangan tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara akuntansi hijau, tata kelola perusahaan yang baik, dan nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip good corporate governance untuk meningkatkan nilai perusahaan, meskipun kinerja keuangan bukan selalu menjadi penghubung yang efektif dalam relasi tersebut.
Menakar Efektivitas BOS Sekolah Menegah Pertama : Studi Empiris terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana di Kabupaten Semarang Asnawi, Slamet; Nurmiyati, Nurmiyati; Suryatama, Fajar
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32051

Abstract

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Semarang. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas implementasi dana BOS dalam mendukung operasional sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, serta peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan dana. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana BOS digunakan untuk berbagai kebutuhan sekolah, termasuk belanja bahan ajar, honor tenaga pendidik, serta pengadaan sarana dan prasarana. Efektivitas program terlihat dari meningkatnya angka partisipasi siswa, terutama dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Transparansi pengelolaan dana diwujudkan melalui laporan keuangan yang dapat diakses oleh stakeholder, mencegah potensi penyalahgunaan dana. Namun, tantangan seperti keterlambatan pencairan dana dan perbedaan kebutuhan antar sekolah masih sering terjadi. Kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam memastikan dana BOS dialokasikan sesuai kebutuhan dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Sekolah dengan kepala sekolah yang memiliki keterampilan manajerial yang baik cenderung lebih sukses dalam memanfaatkan dana BOS secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi berkala, penguatan kompetensi kepala sekolah dan bendahara BOS, serta peningkatan pengawasan agar program BOS dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Semarang.

Page 68 of 105 | Total Record : 1041


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 3 (2024): Junral Sosial dan Sains Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Sains More Issue