cover
Contact Name
Gunawan S. Elake
Contact Email
gunawanlestarielake@fisip.unsri.ac.id
Phone
+6281355029684
Journal Mail Official
sjir@fisip.unsri.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya Jl. Raya Palembang – Prabumulih Km. 32 Indralaya, OI, Sumatera Selatan 30662
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Journal of International Relations
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 29636108     EISSN : 29634865     DOI : https://doi.org/10.47753/sjir.v2i2.52
Core Subject : Social,
Sriwijaya Journal of International Relations menerima dan menerbitkan artikel penelitian, artikel opini dan review buku mengenai studi hubungan internasional. Metode dan tema dapat beragam sepanjang berkaitan dengan topik-topik sebagai berikut: Studi Keamanan dan Resolusi Konflik Ekonomi Politik Global Diplomasi Kebijakan Luar Negeri Regionalisme Organisasi Internasional dan Organisasi Non-Pemerintah Internasional Politik dan Isu-isu Global Hubungan Lokal dan Global
Articles 31 Documents
SEKURITISASI EKOSISTEM GAMBUT SUMATERA SELATAN OLEH NGO : WAHANA LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA 2014-2016 Wahyu Saputra; Hoirun Nisyak; Nur Aslamiah Supli
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 1 No 1 (2021): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v1i2.62

Abstract

Ekosistem gambut yang berfungsi dan berperan penting dalam pengendalian dan pengatur pemanasan global menjadi salah satu ekosistem unik yang harus dilindungi dan Indonesia menjadi salah satu negara terbesar luasan gambut di Dunia. Namun faktanya terjadi degradasi ekosistem gambut di Indonesia yang diakibatkan alihfungsi lahan gambut dan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Akibatnya negara mengalami kerugian dan keamanan dan stabilitas negara terancam. Salah satu provinsi dengan kerusakan dan kerugian terbesar berada di Sumatera Selatan. Kondisi ini menjadi perhatian NGO yaitu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia untuk melindungi eksosistem gambut di Sumatera Selatan dengan mengangkatnya sebagai isu keamanan. Penelitian ini akan menganalisis tentang perlindungan dan pelestarian ekosistem gambut di Sumatera Selatan yang dilakukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia melalui upaya sekuritisasi. Dalam menganalisis upaya sekuritisasi tersebut, peneliti akan melihat aktor sekuritisasi, speech act yang dibangun, ancaman dimasa depan, target audience, tindakan darurat yang dilakukan dan hasil dari sekuritisasi berupa kebijakan atau keputusan politik. Penelitian ini akan dibatasi sepanjang 2014-2016 dengan melihat bencana ekologis yang terjadi dan awal kemunculan isu ekosistem gambut menjadi perhatian publik.
The China's Economic Interest in Investing in Ethiopia in 2018 Muhamad Aryabima Pratama
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i1.78

Abstract

Each country has its own advantages and disadvantages, there are countries that contain a lot of natural resources or countries that have large industrial power. It is on this basis that China, as one of the world's superpowers, wants to expand its market access and obtain more natural resources for the sustainability of its country, therefore China is cooperating with other countries. In this article the author will discuss the method of China's economic interests in investing in Ethiopia, using descriptive qualitative by looking for existing sources and data and focusing on using the theory of national interests, why China chooses countries in the African region, especially Ethiopia . After searching for several sources, the author can conclude that China's economic interests in investing in Ethiopia itself are divided into 2, the first is to make the countries in the African region that work with it become a backup energy source for China itself, and the second itself is to expand the reach international market access
Kepentingan Nasional Arab Saudi Dalam Akuisisi Newcastle United FC Melalui Public Investment Fund Pada Tahun 2021 Muhammad Ghaits Falah; Muchammad Yustian Yusa
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i1.80

Abstract

This research aims to further examine the national interest that Saudi Arabia seeks to achieve in the acquisition of Newcastle United FC. Researcher uses the concept of National Interest by Donald E. Nuechterlein as theoretical framework that has four dimensions consisting of: Economic Interests, World Order Interests, Defence Interests, and Ideological Interests. This study shows that the acquisition of Newcastle United by Saudi Arabia only fulfils 1 of the 4 national interests of Saudi Arabia, which is world order interest. Furthermore, this acquisition is being used by Saudi Arabia as a means of sportswashing to clean up the country's negative image through sports.
UPAYA INDONESIA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KOREA SELATAN KE INDONESIA MELALUI WONDERFUL INDONESIA PADA SEKTOR PARIWISATA Annisa Gusri Salsabila; Megahnanda Alidyan Kresnawati
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i1.88

Abstract

Industri pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor industri yang sangat penting dikarenakan berkontribusi paling banyak terhadap devisa negara. Hal ini didukung dengan kunjungan wistawan mancanegara yang masuk ke Indonesia setiap tahunnya. Namun di beberapa negara, Indonesia masih belum dikenal luas yang salah satunya adalah negara Korea Selatan. Dibanding negara Asia lainnya, wisatawan Korea Selatan yang masuk ke Indonesia masih dibawah target. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Indonesia melakukan beberapa upaya yang salah satunya yaitu mengenalkan pariwisata Indonesia melalui nation branding. Indonesia beberapa kali mengalami perubahan program nation branding hingga tahun 2011 secara resmi menjadi Wonderful Indonesia. Dengan menggunakan teori Simon Anholt, untuk mencapai keberhasilan nation branding terdapat beberapa elemen sehingga dapat terbentuk identitas negara. Beberapa elemen tersebut diantara nya promosi pariwisata, budaya, ekspor, investasi, kebijakan, dan masyarakat. Melalui elemen-elemen tersebut, pemerintah Indonesia melalukan upaya-upaya nya ke Korea Selatan sehingga wisatawan Korea Selatan ke Indonesia dapat meningkat.
ANALISIS DIPLOMASI VAKSIN INDONESIA – INGGRIS SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020-2021 Dimas Eko Ardany; Maria Indira Aryani
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i1.90

Abstract

Pandemi Covid-19 tahun 2020 memberikan dampak yang besar bagi hubungan bilateral maupun multilateral negara-negara di dunia. Perlu adanya upaya kolektif bersama untuk mengakhiri pandemic Covid-19, salah satunya adalah pemeratan vaksin. Penelitian ini disusun untuk memberikan penjelasan secara deskriptif tentang proses diplomasi vaksin antara Indonesia dengan Inggris pada rentang tahun 2020 - 2021 dan dianalisis menggunakan teori diplomasi vaksin. Upaya negosiasi diplomasi vaksin Indonesia dilakukan dalam berbagai kesempatan mulai dari kunjungan hingga ketika pelaksanaan pertemuan internasional. Dalam negosiasi ini Indonesia mengajukan akses cepat dalam pembalian vaksin, membuka hubungan donor dan untuk menjalin kerjasama antar perusahan farmasi dari kedua negara untuk strategi jangka panjang. Diplomasi ini menghasilkan Indonesia mendapatkan akses cepat pembelian vaksin AstraZeneca oleh Inggris tepat ketika penelitian pengembangan vaksin sukses. Kemudian Indonesia juga mendapatkan donor vaksin oleh inggris sebagai bentuk solidaritas dalam menghadapi pandemi. Dan hasil jangka panjang adalah nota kesepahaman antara Inggris dan Indonesia dalam kerjasama antar perusahaan farmasi untuk riset dan pengembangan vaksin.
PENANGANAN PERKAWINAN ANAK DI INDONESIA OLEH UNICEF PERIODE TAHUN 2018-2021 Vlavia Nadine Kempa; Renitha Dwi Hapsari
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i1.91

Abstract

Perkawinan anak merupakan salah satu sering dihadapi dan terutama hak anak. Kejadian perkawinan anak disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi latar belakangnya, termasuk faktor pendidikan, faktor ekonomi, faktor tempat tinggal, faktor tradisi, dan faktor lingkungan. UNICEF, sebagai organisasi internasional yang membantu isu-isu yang berkaitan dengan anak-anak dan remaja di seluruh dunia, berfokus untuk memperjuangkan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori peran yang dikemukakan oleh Kelly Keate Pease. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan rentang waktu penelitian antara tahun 2018-2021. Pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder, dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Penulis bertujuan untuk menjelaskan peran UNICEF sebagai Penyelesaian Masalah, Pembangun Kapasitas, dan Penyedia Bantuan melalui program-program kerjasama dengan pemerintah Indonesia dan mitra lainnya dalam upaya bersama menangani permasalahan perkawinan anak di Indonesia. Kata Kunci: Indonesia, Perkawinan Anak, UNICEF
NORMALISASI HUBUNGAN DIPLOMATIK UNI EMIRAT ARABISRAEL: ANALISIS KESEIMBANGAN KEKUASAAN DALAM STRUKTUR REGIONAL DI TIMUR TENGAH Nadhia Putri Nauli
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i2.93

Abstract

Penelitian ini mengkaji normalisasi hubungan diplomatik antara UniEmirat Arab (UEA) dan Israel melalui Abraham Accords pada tahun 2020,yang mengakhiri tindakan boikot UEA terhadap Israel. Salah satu faktoryang mendorong UEA menetapkan kebijakan luar negeri ini adalahdampak perubahan struktural di Timur Tengah. Kontroversi mengikutikebijakan ini, dengan klaim pengkhianatan terhadap nasib Palestina di satusisi, dan argument perlindungan kepentingan nasional UEA dan stabilitasregional di sisi lain. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatifdengan pendekatan analisis deskriptif. Teori realisme struktural atauneorealisme, bersama dengan konsep Balance of Power digunakan sebagaidasar untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan luarnegeri UEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan normalisasiUEA dipengaruhi oleh dinamika kompleks di Timur Tengah. Faktor utamatermasuk polarisasi di antara negara-negara kawasan, Trump Peace Plan2020, dan normalisasi hubungan Qatar-Iran pada tahun 2017. UEAberhasil menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional, stabilitasregional, dan isu sensitif sepeti konflik Israel-Palestina.
CERDIK MENGARYAKAN TIKTOK, LEJITKAN KESADARAN DAN MENGINTRODUKSIKAN KEBUDAYAAN NASIONAL Diya Rofika Rahmawati
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i2.111

Abstract

Derasnya arus globalisasi yang tak terbendung mengakibatkan terjadinya pergeseran dalam segala sendi tatanan kehidupan masyarakat. Pola hidup yang mengalami perubahan meninggalkan budaya leluhur akibat tidak mampu mengelola pengaruh perkembangan globalisasi yang masuk. Degradasi nilai-nilai budaya kian luntur jika tidak ditangani dengan cerdas. Pemuda memegang tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan kondisi bermasalah ini. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian merepresentasikan upaya penyelenggaraan tiktok competition yang disasarkan pada pemuda se-Asia Tenggara sebagai langkah efektif dalam membangkitkan kesadaran pemegang panji berbudaya. Pemuda sebagai pewaris budaya memiliki peran besar terhadap nasib budaya sebagai identitas bangsa. Kesadaran terhadap kebanggaan budaya yang terbentuk melahirkan semangat dan cinta terhadap kepemilikan budaya sehingga secara kreatif dan adaptif akan memperkenalkannya tidak hanya terbatas pada wilayah tertentu saja melainkan secara global.
PERAN PEMUDA ASEAN MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI MASA DEPAN DAN MEWUJUDKAN ASEAN OUTLOOK ON INDO-PACIFIC DALAM MENCIPTAKAN STARBILITAS DI KAWASAN Nur Arya Alamsyah; Eka Marcella; Muhammad Ali Fikri
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i2.112

Abstract

ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP) merupakan penegasan posisi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam perannya menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan. Peran pemuda ASEAN dalam mewujudkan AOIP sangatlah penting. Generasi muda diminta terus berperan aktif dalam keberlangsungan Asia Tenggara yang stabil, damai, dan menjadi pusat pertumbuhan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuda di kawasan dalam membangun ASEAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pemuda di ASEAN dapat memperluas pengetahuannya di bidang teknologi dan ekonomi untuk mendukung upaya ASEAN dalam menciptakan kawasan yang stabil. ASEAN juga berkomitmen untuk terus peduli terhadap ide-ide pemuda dan selalu memberikan kesempatan kepada pemuda untuk menyuarakan kepentingannya. Pertukaran pemuda di ASEAN juga diperlukan guna mengembangkan potensinya menghadapi tantangan dan peluang ASEAN di masa depan.
MENZIARAHI BUDAYA STRATEGIS SRIWIJAYA: MINILATERALISME MASA LAMPAU DAN RELEVANSINYA TERHADAP PROSPEK DIPLOMASI INDONESIA Muhammad Raka Hadiyan
Sriwijaya Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Sriwijaya Journal of International Relations
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/sjir.v3i2.113

Abstract

Minilateralisme dan budaya strategis merupakan dua konsep dalam hubungan internasional yang memiliki kaitan erat dengan intelegensi dan kemampuan tata kelola risiko. Kedua aspek tersebut juga tengah mendapat perhatian besar dari Indonesia. Saat ini, prospek diplomasi Indonesia melalui forum-forum minilateral menjadi sangat diperhitungkan. Hal tersebut juga dibarengi dengan perhatian untuk mengembangkan suatu budaya strategis berdasarkan kejayaan kerajaan-kerajaan Nusantara di masa lampau, salah satunya Sriwijaya. Merespon urgensi tersebut, penulisan ini kemudian disusun mengikuti metode kajian pustaka dan analisis deskriptif, dimana rumusan masalahnya didasarkan pada dua pusaran telaah mengenai peziarahan kejayaan Sriwijaya dan pemilahan intisari yang relevan untuk menjadi budaya strategis terhadap prospek diplomasi saat ini. Menggunakan tiga aspek dalam kerangka identifikasi budaya strategis – fisik, politik, dan sosial budaya – penulisan ini ditutup dengan serangkaian rekomendasi. Beberapa outlook yang dibahas diantaranya: pentingnya peningkatan hosting capacity dari agensi diplomasi yang terlibat, pembangunan kerjasama minilateral berdasarkan similaritas latar dan tujuan, serta menentukan reverse-mandala dari Sriwijaya sebagai suatu demonstrasi akan konsep-konsep minilateralisme pada masanya.

Page 3 of 4 | Total Record : 31