cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
PENGENALAN BEBERAPA JENIS ADITIF DALAM PROSES PEMBUATAN SILASE DI KELOMPOK TERNAK SAPI PANTANG MUNDUR DESA NYEROT KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Harjono Harjono; Yusuf Akhyar Sutaryono; Mastur Mastur; Oscar Yanuarianto
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2252

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Kelompok Peternak Sapi Pantang Mundur Desa Nyerot Kecamatan Jonggat Lombok Tengah ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta kemampuan para peternak dalam hal mengawetkan hijauan makanan ternaknya dalam bentuk silase (mengawetkan hijauan makanan ternak dengan kandungan air tinggi), serta dapat mempertimbangkan kapan dan pada kondisi hijauan yang bagaimana aditif perlu ditambahkan dalam proses pembuatan silase agar kualitas hijauan yang disimpan dapat dipertahankan kandungan nutrisinya. Sehingga dari tambahan pengetahuan dan ketrampilan tersebut, peternak akan mampu mengatasi kesulitan pakan pada saat-saat tertentu (musim kemarau), dan dengan pengetahuan tersebut peternak dapat menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan/metode : ceramah, tertulis dan demonstrasi. Melalui metode ceramah disampaikan pemahaman dan penjelasan tentang cara mengawetan hijauan /rumput agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat digunakan pada saat dibutuhkan. Metode tertulis disampaikan dengan memberikan diktat/brosur tentang teknologi pengawetan hijauan pakan ternak serta pengenalan beberapa jenis aditif yang bisa digunakan. Sedangkan metode demonstrasi, para peternak langsung memperaktekan cara pembuatan silase dengan menggunakan beberapa jenis aditif seperti dedak padi dan molases. Menurut pengamatan sementara, pelaksanaan pelatihan ini dapat disimpulkan cukup berhasil, hal ini terlihat dari partisipasi aktif para peternak peserta. Kedepan tim berharap peternak dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi yang dipelihara serta mampu mengatasi permasalahan ketersediaan pakan terutama pada saat musim kemarau, disamping itu diharapkan juga dengan kegiatan ini jumlah ternak yang mampu dipelihara oleh peternak dapat bertambah, karena selama ini peternak hanya mampu memelihara ternak dalam jumlah yang secara ekonomis kurang menguntungkan yaitu peternak hanya mampu memelihara maksimal 2- 3 ekor sapi. Dengan kegiatan pelatihan konservasi hijauan pakan ini diharapkan jumlah ternak yang mampu dipelihara akan dapat ditingkatkan.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN WAKTU DAN MANAJEMEN STRESS BAGI ORANGTUA TUNGGAL DI DESA TAWUN KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Jurnal Pepadu; Lenny Herlina; Arfi Syamsun; Ida Lestari Harahap; Pujiarohman Pujiarohman
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2253

Abstract

Perempuan dan stress serta problem mengatur waktu adalah seumpama dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, hal tersebut mengingat multy tugas yang harus disandang kaum perempuan pada umumnya, semisal urusan domestic rumah tangga, mendidik anak-anak, kewajiban social di lingkungan tempat tinggal hingga membantu suami mencari nafkah. Bahkan tak dapat dinafikan betapa banyak perempuan dalam hal ini ibu tunggal (janda) yang berperan sebagai pencari nafkah utama. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini membidik bagaimana kondisi para janda di desa Tawun kecamatan Sekotong kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat berdasarkan pada fakta lapangan banyaknya janda di lokasi tersebut dengan tujuan memberikan pemahaman yang baik terkait stress dan manajemen waktu yang tentunya menjadi dua hal yang kerap menimbulkan probematika yang lebih tinggi dialami para janda dibandingkan ibu-ibu yang bukan janda. Pengabdian ini bertujuan pula untuk mengarahkan masyarakat agar memiliki kesadaran bagaimana mengelola stress dan mengelola waktu dengan baik, sebagaimana pandangan ilmu psikologi dan ilmu agama. Hasil kegiatan, (1) peserta mendapat pengetahuan dan pengarahan tentang pengelolaan stress dan manajemen waktu, (2) peserta mendapatkan pengukuran dan pendampingan pengelolaan stress dan manajemen waktu. 3) Terbentuknya kelompok Janda yang diayomi PKK Kabupaten Lombok Barat.
PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN MANAJEMEN KELOMPOK AGROWISATA DASAN BELEQ DI BONJERUK LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Lalu Adi Permadi; G. A. Sri Oktariyani
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2254

Abstract

Pertanian dan perkebunan merupakan andalan masyarakat Desa Bonjeruk yang terletak di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain memiliki beberapa tempat bersejarah yang menarik untuk dikunjungi, Desa Bonjeruk adalah desa yang subur sehingga cocok untuk pertanian dan perkebunan. Kondisi ini menunjang kegiatan pengembangan Desa Wisata Sejarah Bonjeruk. Ini mengingat budaya tani merupakan bagian sejarah dari Desa Bonjeruk. Salah satu kelompok sadar wisata di Bonjeruk yaitu Pokdarwis Wirajaya Putra Jonggat saat ini membina kelompok agro wisata Dasan Beleq. Kelompok Namun kelompok ini belum sepenuhnya siap untuk mengembangkan diri menjadi kelompok yang mapan dalam kegiatan pertanian dan perkebunan. Kelompok ini juga belum memahami makna agrowisata. Untuk itu dibutuhkan pendampingan dan penyuluhan dalam rangka memperkuat manajemen kelompok tersebut.
ANALISIS PERANCANGAN LTE HOME PADA JARINGAN 4G LTE BERBASIS OPEN RADIO ACCESS NETWORK Jurnal Pepadu; Muhamad Shodikin
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2255

Abstract

Penelitian tentang LTE berlanjut hingga teknologi generasi kelima secara resmi ditetapkan oleh badan standar. Ketersediaan jaringan transmisi berbasis serat optik mendorong riset untuk mengoptimalkan kecepatan akses pelanggan rumahan sehingga PT Telkomsel meluncurkan layanan LTE Home berbasis modem CPE untuk menghadirkan komunikasi LTE. Dasar dari teknologi LTE Home adalah penguat sinyal menggunakan modem CPE di rumah pelanggan. Mudah diimplementasikan tetapi memiliki kelemahan yaitu tidak memancarkan sinyalnya sendiri dan membebani pemancar sumber LTE. Penelitian ini mengusulkan teknologi LTE Home berbasis Open Radio Access Network (ORAN) sebagai solusi, dengan memasang pemancar LTE Home di rumah pelanggan dan terkoneksi langsung ke jaringan inti melalui transmisi pita lebar milik sendiri / sewa. Penelitian ini penting dilakukan karena dapat menyelesaikan masalah konektivitas tidak langsung dengan sistem jaringan inti yang terjadi pada LTE Home berbasis modem CPE dan juga membuka peluang penerapan teknologi seperti IoT untuk rumah pintar dan gedung pintar. Metode penelitian ini menganalisis desain LTE Home berbasis ORAN, model pengukuran Key Performance Indicator (KPI) dan integrasinya ke dalam operator seluler. Batasan penelitian adalah eksplorasi teknologi LTE berbasis ORAN yang disimulasikan secara virtual terintegrasi dengan komponen Open Source. Luaran penelitian ini mendeskripsikan desain LTE Home berbasis ORAN, mendeskripsikan hardware dan software berbasis Open Source yang digunakan, menjelaskan desain dan simulasi teknik LTE Home berbasis ORAN, menjelaskan bahwa ORAN merupakan teknologi berbasis Open Source yang murah namun layak.
TRAINING MARKETING STRATEGIES ONLINE AT JOINT BUSINESS GROUP (KUBE) IN FACING PANDEMICS COVID 19 Jurnal Pepadu; RA Nurlinda; Eka Bertuah; Rojuaniah Rojuaniah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2256

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah kelompok warga atau keluarga binaan sosial yang dibentuk oleh warga atau keluarga binaan sosial melalui proses kegiatan Prokesos untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial. Permasalahan yang terjadi saat ini sejak pandemi Covid-19 berdampak buruk bagi kondisi penjualan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), dimana usaha yang mereka jalani mengalami penurunan penjualan dan berdampak pada berkurangnya keuntungan yang mereka peroleh. Tujuan utama kegiatan pengabdian Masyarakat pada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam perencanaan usaha dan pemasaran secara online yang berguna untuk pengembangan usaha KUBE. Metode Pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan yang dilakukan secara virtual melalui zoom meeting. Materi pelatihan yang berikan meliputi motivasi kewirausahaan, strategi pemasaran online, desain kemasan produk dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan pelatihan adalah Kelompok Usaha Bersama (kube) lebih memiliki pemahaman atas prosedur pemasaran secara online, memiliki kemampuan untuk mendesain kemasan produk secara menarik, kemampuan untuk membuat laporan keuangan secara sederhana serta memberikan semangat baru untuk mempertahankan usaha dan bersaing dalam bisnis, sehingga menumbuhkan kondisi perbaikan usaha dan keberlanjutan usahanya.
Edukasi Wacana Publik Berbasis Political Correctness pada Siswa SMA se-Kota Mataram sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Hoaks Jurnal Pepadu; Kamaludin Yusra; Amrullah Amrullah; Yuni Budi Lestari; Nuriadi Nuriadi; Husnul Lail
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2257

Abstract

Berita Hoax menjadi wacana yang sensitif dalam dunia politik apalagi jika salah satu pihak menuduh yang lainnya menyebarkan hoax dan berbuntut panjang sampai ke ranah hukum. Bagi netizen milenial seperti siswa SMA/MA/SMK, berselancar di dunia maya bukan masalah bagi mereka, tetapi membedakan berita hoaks dari berita sebenarnya membutuhkan keterampilan menganalisis wacana secara rinci. Namun, keterampilan berbahasa ini belum diajarkan di tingkat sekolah menengah sehingga banyak pesakitan terangkut berita hoaks kebanyakan berasal dari netizen dari kelompok umur milenial. Kegiatan pengabdian ini sengaja menyasar kelompok umur milenial dan melatih mereka mengidentifikasi fungsi sosial, struktur generik, dan fitur-fitur kebahasaan yang menjadi petanda berita hoaks dengan harapan agar mereka memiliki kemampuan mengidentifikasi jenis dan ciri-ciri berita hoaks dan menghindarkan diri dari menyebarkannya. Peserta direkrut dari SMA/MA/SMK di Kota Mataram atas rekomendasi kepala sekolah masing-masing dan, karena pandemic Covid19, selanjutnya peserta tersebut direkrut melalui seorang koordinator peserta. Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan ini yang dilaksanakan melalui web meeting selama sehari pada tanggal 7 Nopember 2020. Kegatan bersifat penyuluhan dan pelatihan mengidentifikasi berita-berita hoaks. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa pada fungsi sosial (tujuan komunikasi), struktur generik, dan ciri-ciri tekstual berbagai jenis hoaks tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri siswa mengidentifikasi berita-berita hoaks. Secara umum,peserta menguasai materi pelatihan dan penyuluhan dan berharap agar pelatihan tersebut berkelanjutan ke tingkat yang lebih tinggi lagi.
Produksi Bibit Bawang Merah Melalui Seleksi Klon Berulang Sederhana dan Pemanfaatan Kacang Tanah Sebagai Refugia Hama Ulat Grayak Jurnal Pepadu; I Ketut Ngawit; Hanafi Abdurrachman; Akhmad Zubaidi; Wayan Wangiyana; Nihla Farida
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2258

Abstract

Permasalahan budidaya bawang merah saat sekarang adalah, tingginya intensitas serangan hama, infeksi penyakit embun upas dan perubahan iklim terutama curah hujan yang fluktuatif. Keterbatasan akses akibat pandemi Covid-19, menambah penyebab produktivitas usahatani bawang merah di wilayah sasaran menurun drastis. Karena itu telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan metode tindak partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan secara langsung di lapang. Tujuan yang ingin dicapai adalah, terjadi transfer teknologi tepat guna dalam usaha produksi bawang merah. Pengetahuan dan keterampilan petani tentang agribisnis dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu meningkat. Hasil evaluasi aktivitas kegiatan menunjukkan bahwa petani sasaran sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan. Teknologi tepat guna yang diintroduksikan menyebabkan pertumbuhan bawang lebih baik, intensitas serangan hama dan infeksi penyakit menurun, waktu panen normal sehingga memberikan hasil bawang merah dan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan hasil budidaya manual. Keuntungan rata-rata yang diperoleh dalam dua kali musim tanam sebanyak Rp 100.840.000,- ha-1 dengan BC-ratio 2,76-29,0. Sementara pengusahaan secara manual hanya memeberikan keuntungan rata-rata sebanyak Rp 44.110.000,- ha-1 dengan BC-ratio 1,66-1,75. Secara agronomis keuntungan yang diperoleh adalah pemeliharaan tanaman lebih mudah, efisien pengairan, pemupukan dan penggunaan pestisida. Aplikasi pupuk organik secara kontinyu dapat menjaga kesuburan tanah berkelanjutan.
Pengembangan Brokoli Di Dataran Menengah Tumpangsari Dengan Jagung Manis Jurnal Pepadu; Nurrachman Nurrachman; Herman Suher; Rukmini Kusmarwiyah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2259

Abstract

Jagung manis dan brokoli termasuk komoditas hortikultura yang mempunyai harga jual dan permintaan pasar yang cukup tinggi. Jagung manis dapat ditanam di dataran rendah, tetapi brokoli biasanya ditanam di dataran tinggi dengan temperature rendah. Lahan pertanian di dataran tinggi semakin sempit, sehingga diperlukan perluasan areal tanam ke dataran medium, temperature cukup tinggi. Oleh karena itu, penanaman brokoli di dataran medium memerlukan tanaman naungan agar suhu sekitar tanaman tidak terlalu tinggi, salah satunya tumpangsari dengan tanaman jagung manis. Tumpangsari adalah menanam lebih dari satu jenis tanaman pada areal yang sama dan waktu yang bersamaan dengan tujuan memanfaatkan faktor produksi yang secara optimal. Tumpangsari memiliki berbagai keuntungan diantaranya mengurangi resiko gagal panen, meningkatkan produktivitas lahan dan mendapatkan produksi pendapatan yang lebih tinggi.
PENYULUHAN DAN LATIHAN DASAR-DASAR BIMBINGAN KONSELING BAGI GURU DAN CALON GURU SD DI KOTA MATARAM NTB Jurnal Pepadu; A. Hari Witono; Darmiany Darmiany; I Nyoman Karma; Deni Sutisna; Fitri Puji Astria; Nurwaidah Nurwaidah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2260

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan upaya guru dalam melayani peserta didik dalam membina, mengarahkan, dan memotivasi peserta didik hingga mereka mampu menjadi pribadi yang berbudi, berkarakter, memiliki tujuan hidup, cerdas, berakhlak mulia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru dan calon guru sekolah dasar di Kota Mataram untuk memahami tentang teknik-teknik dasar bimbingan dan konseling bagi siswa sekolah dasar. Selain itu kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal baik kepada guru ataupun mahasiswa sebagai calon guru untuk dapat menerapkan ilmu yang akan di dapatkan pada kegiatan ini. metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan daring. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap, di antaranya : pertama kegiatan Awal yang meliputi (identifikasi masalah, observasi, sosialisasi kegiatan, dan pretest). Kedua kegiatan inti kegiatan inti yang meliputi (penyuluhan, penyampaian materi, simulasi pendampingan dan pelatihan). Ketiga kegiatan akhir yang meliputi (evaluasi, diskusi dan postest). Kegiatan ini berhasil dengan sukses, hal tersebut dapat terlihat dari meningkatnya kemampuan peserta tentang pemahaman dasar-dasar bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Data diperoleh dari pretes dan postes yang telah di laksanakan. Hasil pretes sebelum dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan hanya sekitar 7% peserta yang memahami tentang dasar-dasar bimbingan dan konseling di sekolah dasar dan setelah dilaksanakan kegiatan PPM (pengabdian pada masyarakat) maka terjadi peningkatan menjadi 74 % peserta yang memahami dasar-dasar bimbingan konseling di sekolah dasar. Oleh karena itu kegiatan PPM ini memberikan dan meningkatkan pemahaman kepada peserta tentang dasar-dasar bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar. Temuan yang menarik dalam kegiatan ini adalah keikutsertaan peserta yang bukan hanya berasal dari kota Mataram, ada beberapa di antara mereka yang berasal dari Provinsi Nusa tenggara timur yang turut berpartisipasi menjadi peserta kegiatan pengabdian ini.
Pelatihan Pembuatan Makanan Pendamping ASI Untuk Ibu Rumah Tangga dan Kader Posyandu, Suatu Strategi Pencapaian Ketahanan Pangan Jurnal Pepadu; Lina Nurbaiti; Gede Wira Buanayuda; I Gede Palgunadi
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2261

Abstract

Lombok Barat sebagai salah satu kabupaten dengan prevalensi stunting yang tinggi memiliki angka kejadian 25,2% pada tahun 2018. Meskipun tren stunting di Lombok Barat menurun, namun salah satu daerah di Desa Mekar Sari, Narmada, didapatkan data balita stunting yang cukup tinggi yaitu mencapai 30,5%. Stunting merupakan isu nasional bahkan global mengenai kekurangan gizi kronis. Masih banyak kesalahpahaman tentang pola pangan bergizi pada keluarga. Informasi penting yang sering mereka lewatkan adalah pentingnya makanan sehat bergizi dengan keterjangkauan mereka. Hal ini disebabkan karena sempitnya pengertian akan gizi yang selalu diartikan dengan makanan yang serba mahal. Banyak bayi dan anak yang diberi bubur kosong karena ketidaktahuan orang tua mengenai pentingnya gizi bagi anak mereka. Pemberian motivasi dan pelatihan pembuatan makanan bergizi (khususnya makanan pendamping ASI). Kehadiran peserta pelatihan 100%. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu/pengasuh balita dan kader mengenai MPASI, rata-rata nilai pengetahuan pretest adalah 67,5 dan rata-rata nilai posttest adalah 94,5. Kemampuan peserta juga dapat dilihat dari agenda lomba MPASI yang menghadirkan resep sederhana sehat. Pelatihan pembuatan MPASI secara hands on efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu/pengasuh balita dan kader.

Page 11 of 54 | Total Record : 531