cover
Contact Name
Asri
Contact Email
asriiffat@gmail.com
Phone
+6285242199519
Journal Mail Official
asriiffat@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pendidikan Taccorong Kec.Gantarang Kab.Bulukumba
Location
Kab. bulukumba,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal TLM Blood Smear
ISSN : 2747272     EISSN : 27465969     DOI : https://doi.org/10.37362/jmlt.v3i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal TLM Blood Smear provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to medical laboratory technology. Scientific articles dealing with the following topics in parasitology, hematology, toxicology, etc. are particularly welcome.This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Parasitology Immunology Serology Virology Bacteriology Toxicology Clinical Chemistry Hematology
Articles 40 Documents
Studi Hasil Pemeriksaan Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi Menggunakan Zat Pewarna Alami Dari Ekstrak Ubi Ungu (Discorea alata) Nirmala Dewi; Rahmat Aryandi; Fitriani
Jurnal TLM Blood Smear Vol 3 No 2 (2022): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.69 KB) | DOI: 10.37362/jmlt.v3i2.645

Abstract

Sel darah merah adalah salah satu sel darah dengan jumlah paling banyak dibandingkan dengan sel darah lainnya.Sel darah merah berbentuk cakram bikonfaf dengan struktur sel yang tidak lengkap dengan ketebalan1,5-2,5 mikrom.fungsi eritrosit sebagai pembawah oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan .Didalam eritrosit atau sel darah merah terdapat suatu senyawa protein yaknik hemaglobin (Hb) dimana senyawa ini dapat mengikat zat besi sehingga dapat memberi warna merah pada dalam darah.Selain pewarnaan giemsa, pada penelitian ini juga akan digunakan ekstrak uwi ungu sebagai pewarnaan. Karna ekstran uwi ungu mengandung antosianin . Pemanfaatan ekkstrak uwi ungu yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan untuk dijadikan pewarna aternatif pengganti giemsa.Tujuan dalam pemenitian ini yaitu Diketahui kualitas eritrosit menggunakan zat pewarna alami dari ekstrak uwi ungu sebagai pengganti giemsa dengan konsetrasi 20%,40%,60%,80%,100%.Hasil dari penelitian ini hanya konsetrasi 100% yang bisa dilihat eritrositnya dengan bentuk samar samar dengan warna pucat dibanding dengan konsetrasi lain yang tidak terlihat jelas dan dari segi kualitas masih lebih bagus warna giemsa dibanding ekstrak uwi ungu. Kata Kunci: Erotrosit.Apusan Darah tepi Ekstrak Antosiani Uwi Ungu (Discorea alata)
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Serai Terhadap Pertumbuhan Streptococcus Mutans Lilis Andayani; Asriyani Ridwan; Rahmat Aryandi; Subakhir Salnus
Jurnal TLM Blood Smear Vol 3 No 1 (2022): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.001 KB) | DOI: 10.37362/jmlt.v3i1.658

Abstract

Daun sereh memiliki kandungan minyak atsiri yang mana minyak atsiri ini diketahui juga mampu sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun sereh terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan penelitian True experiment design dengan rancangan penelitian posttest only control group design . Data uji secara statisik menggunakan uji One Way Anova.Kelompok perlakuan pada penelitian ini terdiri atas kontrol positif siproflofaksin, kontrol negatif aquades steril dan kelompok konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dengan pengulan 3 kali untuk masingmasingkelompok. Ekstrak daun sereh konsentrasi 20%,60%, dan 80% efektif digunakan dalam menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans dan ekstrak daun sereh konsentrasi 40%,dan 100% tidak efektif digunakan dalam menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans. Terdapat 3 konsentrasi ekstrak daun sereh dengan 3 kali pengulangan yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans yakni konsentrasi 20%,60% dan 80% serta terdapat 2 konsentrasi yang tidak efektif digunakan dalam menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans yakni konsentrasi 40% dan 100%.
Gambaran Morfologi Eritrosit Menggunakan Antikoagulan K3EDTA dan Antikoagulan Filtrat Bawang putih (Allium sativum) Alim Nuary; Rahmat Aryandi; Andi Suswani Makmur
Jurnal TLM Blood Smear Vol 2 No 2 (2021): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.267 KB) | DOI: 10.37362/jmlt.v2i2.735

Abstract

Antikoagulan EDTA sering digunakan sebagai antikoagulan untuk mencegah penggumpalan darah, adapun terkadang sudah rusak, habis atau bahkan kadaluarsa, untuk mengantisipasi maka dilakukan penelitian guna mencari alternatif pengganti reagen EDTA sebagai antikoagulan menggunakan bahan yang lebih mudah didapatkan di lingkungan sekitar kita. Bawang putih (Allium sativum.) mengandung minyak atsiri, senyawa allicin, alliin dan senyawa organosulfur lainnya seperti Ajoena yang berperan dalam antikoagulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antikoagulan filtrat Bawang putih (Allium sativum) dapat digunakan sebagai alternatif antikoagulan K3EDTA dalam pemeriksaan morfologi Eritrosit. Metode penelitian yaitu penelitian eksperimen yang dilakukan dengan tiga perlakuan yang digunakan untuk melihat morfologi Eritrosit menggunakan antikoagulan K3EDTA dan antikoagulan filtrat umbi Bawang putih. Hasilnya tidak terdapat perubahan morfologi baik dari segi bentuk, ukuran dan warna, jarak Eritrosit dengan sel darah lainnya dan kejelasan lapang pandang yang diamati tidak jauh berbeda jika menggunakan antikoagulan K3EDTA. sehingga filtrat Bawang putih layak dijadikan sebagai antikoagulan alternatif pada pemeriksaan apusan darah tepi.
Gambaran kejadian proteinuria pada ibu hamil dipuskesmas Bontonyeleng Yusriana Yus; Sitti Hadijah; Adam
Jurnal TLM Blood Smear Vol 3 No 1 (2022): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.578 KB) | DOI: 10.37362/jmlt.v3i1.775

Abstract

Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikanterjadinya preeklampsi. Penelitian ini merupakan penelitian dekskriptif dengan pemeriksaan protein urin ibu hamil dengan mengunakan metode Asam sulfosalysil 20% dengan prinsip adanya protein dalam urin didenaturasikan dengan asam membentuk kekeruhan yang dipertegas dengan pemanasan,Derajat kekeruhan setara dengan kadar protein urin di dalam urin. Hasil pemeriksaan pada protein urin pada ibu hamil dari 15 orang ibu hamil terdapat 2 orang positif 1 (+)0,010,5% ibu hamil yang berusia 18 tahun dan 3 orang positif 2 (++)0,05-0,2% Dan 10 orang ibu hamil yang negative ().Kekurangan protein pada ibu hamil dapat mengakibatkan ibu hamil tersebut dapat mengalami kelemahan atau system imun yang kurang baik, sehingga rentan terhadapa penyakit dan Kelebihan kadar protein dalam urin dapat mengindifikasikan terjadinya preeklamsia.
Gambaran Kristal Asam Urat Pada Sediaan Sedimen Urine Penderita Gout Di Puskesmas Bontobangun Samsul, Wahyu Musdalifah Samsul; Dzikra Arwie; Asriani Ridwan; Islawati
Jurnal TLM Blood Smear Vol 3 No 2 (2022): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.308 KB) | DOI: 10.37362/jmlt.v3i2.798

Abstract

Asam urat merupakan gejala yang bisa menimbulkan rasa nyeri yang tak tertahankan, bengkak, dan perih di area persendian.Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat asam urat adalah hasil akhir proses metabolisme purin yaitu suatu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Penyebab menumpukan kristal didaerah sekitar persendian diakibatkan kandungan purinnya yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah antara 0,5 – 0,75 g/ml purin yang dikonsumsi. Penelitian ini merupakan penelitiaan bersifat Deskriptif Analitik. Metode pemeriksaan menggunakan alat mikroskop yaitu pemeriksaan asam urat menggunakan mikroskopis di mana pengambilan sampelnya pada 10 orang masyarakat usia 30-70 tahun yang di periksa kadar asam uratnya pada bulan april – mei 2021. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas bontobangun di dapatkan peningkatan kadar asam urat pada 10 orang pasien , didapatka 8 pasien yang memiliki asam urat yang paling tinggi dan didapatkan 3 pasien yang memiliki asam urat normal dengan presentase 12,5% dilanjut dengan kalsium oksalat 2,6%,dan amorffosfat sebanyak 2,2 % ,kalsium karbonat sebanyak 2% tripel fosfat 1,5% ammonium biurat 1,5% sedangkan asam hippusricc tidak didapatkan kristal pada sampel .
Uji Daya Hambat Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi Alfahrul, Andi; Hasanuddin, A.R Pratiwi; Haerati
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 2 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i2.626

Abstract

Salmonella typhi biasanya diobati dengan antibiotika seperti kloramfenikol, tiamfenikol, ampisilin, dan kotrimokzasol dengan indikasi penyembuhan atau penangan penyakit seperti demam tifoid. Namun, penggunaan antibiotika yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping seperti resistensi terhadap antibiotika. Oleh karena itu mulai dikembangkan penelitian tentang bahan alam untuk meminimalisir efek samping dari penggunaan antibiotik yaitu dengan menggunakan tanaman jahe. Untuk diketahuinya daya hambat ekstrak jahe terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Penelitian ini merupakan Eksperimenal Laboratory, menggunakan desain True Experimental Design dengan rancangan penelitian post test-only control group design. Eksrak jahe diperoleh dengan metode maserasi yang kemudian divariasikan kedalam beberapa konsenrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% serta kontrol positif dan negatif. Kemudian dilanjutkan dengan metode difusi cakram untuk menguji daya hambat, hasil yang didapatkan kemudian diolah dengan menggunakan uji spss menggunakan One Way Anova Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak jahe mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dari kategori lemah hingga sedang. Dari hasil analisis statistik menunjukkan data terdistribusi dengan normal yang memenuhi syarat untuk melakukan uji one-way anova dari hasil akhir menunjukkan nilai p<0,001 yaitu adanya perbedaan zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan bakteri salmonella typhi. Kata Kunci : Ekstrak jahe, Salmonella typhi, daya hambat.
Uji Daya Hambat Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus inaya, Fidjrina rahma; A.R. Pratiwi Hasanuddin; Aryandi, Rahmat
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 1 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i1.794

Abstract

Staphylococcus aureus is a gram-positive bacterial pathogen that looks like grapes. Staphylococcus aureus can cause skin infections (boils, impetigo, furuncles, wound infections, staphyloccus scalded skin syndrome). Each plant produces chemical compounds produced by the plant itself (Fatimah et al., 2016). The plant in question is seaweed (Eucheuma cottonii) which contains nutrients such as polysaccharides and fiber which have antibiotic, anticoagulant, anticancer, antipriloferatif (anti-uncontrolled cell division), antiviral and anti-inflammatory (anti-inflammatory) activities. has antibacterial activity, which can be used as an antibiotic. Research objectives, the purpose of this study was to determine whether seaweed extract could inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria. Research methods, The research method used is the disc diffusion method. The data were statistically tested using the Kruskal-Wallis test, the treatment group in this study consisted of a positive control of chloram phenicol, a negative control of sterile distilled water and a concentration group of 100%, 80%, 60%, 40%, and 20% with 3 repetitions for each group. Conclusion, It can be concluded that Seaweed Extract (Eucheuma cottonii) has an inhibitory power against the growth of Staphylococcus aureus in the weak category.
Gambaran Kadar Trigliserida Pada Perokok Aktif Direntang Umur 30-40 Tahun Darni Yulianti; Salnus, Subakir; Asnidar
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 1 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i1.796

Abstract

Background: cigarettes contain nicotine that can harm the body and increase lipolysis which affects the fat profile, one of them is triglycerides. Triglycerides are the most efficient form of fat for storing calories in the process of energy formation in the body. Age is one of the natural factors that usually affects increased levels of triglycerides in the blood so it affects a person’shealth condition. Triglyceride levels in the body <150 mg/dL, if triglyceride levels reach >200 then itconsidered as high triglyceride levels. High triglyceride levels are a risk factor for atherosclerosis which also known as narrowing or hardening of the arteries. Research purpose: To determine the triglyceride levels of active smokers aged 30-40 years in Ujung Bulu Besar District, Bulukumba Regency. Research method: the method used is descriptive to see the description of triglyceride levels in active smokers using the ABX Pentra 400 tool. Results: 20 samples of active smokerswere taken and examined using the ABX Pentra 400 tool, then calculated to get the average value. The result of the average value of 20 samples is 211 mg/dL. Conclusion: there is an increase in triglyceride levels in active smokers at the age of 30-40 years where the average triglyceride level exceeds the normal limit >200 mg/dL.
Gambaran Parameter Hematologi Rutin Pada Pasien Yang Terkonfirmasi Covid-19 Yanti, Hikma; Aryandi, Rahmat; Hadijah, Sitti; Asdinar; Islawati
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 2 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i2.904

Abstract

Pemeriksaan hematologi rutin dilakukan untuk mengetahui keadaan darah baik sel darah maupun komponen darah yang terlarut dalam plasma, yang digunakan untuk memantau Kesehatan, diagnosis penyakit, pemantauan kondisi medis dan memantau pengobatan.Pemeriksaan hematologi rutin pada penelitian yang terkonfirmasi Covid -19 dilakukan dengan tujuan agar diketahui gambaran hasil pemeriksaan hematologi rutin pada pasien yang terkonfirmasi Covid -19 yang ada di Bulukumba. Metode Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian adalah obeservasi laboratories menggunakan data sekunder. Dengan jumlah populasi 587 pasien dan sampel sebanyak 86 pasien Hasil pemeriksaan data sekunder dari bulan januari – juli 2021. Kemudian di tabulasikan menggunakan Uji Chi Square. Didapatkan hasil bahwa dari 86 sampel pemeriksaan hematologi dengan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (53%) dan perempuan (46%). Diketahui pada pemeriksaan hematologi rutin untuk kadar hemoglobin didaptkan 52 orang yang memiliki kadar hemoglobin normal, 32 orang yang memiliki hemoglobin rendah dan 2 orang yang mengalami hemoglobin Tinggi. Kesimpulan Dari 86 sampel hasil pemeriksaan data sekunder pasien COVID-19 data tahun 2021 menunjukkan bahwa terjadi perbedaan secara signifikan hanya pada kadar sel darah leukosit dikarenakan virus Covid -19 pada awalnya akan menyerang sistem imun manusia
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Hidayah, Nurul; Fatimah; Muriyati; Islawati; Afriani Nur
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 1 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i1.1097

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri penyebab penyakit infeksi, diantaranya yaitu dapat menyebabkan infeksi pada pencernaan atau disebut diare dengan angka keparahan yang bervariasi. Bakteri ini salah satu bakteri yang resisten terhadap anti biotik sehingga menjadi masalah tersendiri. Tanaman gedi memiliki kandungan seperti antioksidan, fenolik, flavonoid, steroid, alkaloid, efek antiinflamasi, efek antidiabetes, dan efek analgesik. Daun gedi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan khususnya sebagai antiinfeksi, salah satu cara pengendalian terhadap bakteri Escherichia coli dapat menggunakan daun gedi sebagai tanaman yang memiliki kandungan kimia alami sebagai antibakteri sehingga di harapkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri E. coli. Oleh karena itu masyarakat mulai beralih menggunakan bahan alternatif lain yaitu menggunakan tanaman obat herbal yang ada disekitar seperti daun gedi untuk meminimalisir dari penggunaan antibiotik dan untuk menghindari terjadinya resistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun gedi (Abelmoschus manihot L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan menggunakan metode difusi sumuran. Penelitian ini merupakan penelitian Experimental Laboratories menggunakan design QuasiExperimental Design. Dimana ekstrak daun gedi diperoleh dengan metode maserasi yang kemudian di variasikan kedalam lima perlakuan konsentrasi serta kontrol positif ciprofloxacin dan kontrol negatif aquades. Kemudian dilanjutkan dengan metode difusi sumuran (metode lubang) untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun gedi, hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistic menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun gedi mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichi coli dengan aktivitas lemah hingga sedang. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun gedi dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

Page 3 of 4 | Total Record : 40