cover
Contact Name
Jumain
Contact Email
jumainmain55@gmail.com
Phone
+6285342117116
Journal Mail Official
jumainmain55@gmail.com
Editorial Address
https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/kesmas/Editorial_Team
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ (Indonesia Jaya)
ISSN : -     EISSN : ISSN2722     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) adalah Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk wujud pengabdian diri sebagai dosen dalam Tri dharma perguruan Tinggi merupakan alternatif dalam mengkomunikasikan informasi informasi aktual di bidang kesehatan masyarakat khususnya bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat .untuk mempublikasikan berbagai temuan ilmiah ,konsep ,teori dan dedikasi dalam bentuk ilmu pengetahuan yang berlandaskan temuan kasus yang nyata ada di lapangan. Berdasarkan kesepakatan yang disetujui ,Jurnal ilmiah ini diberi nama " Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) yang diterbitkan setiap bulan februari dan september .Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) diperuntukkan bagi praktisi akademis , tenaga kesehatan dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
Articles 115 Documents
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK UMBI RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Rafia; Athia K. Kasim
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.315 KB)

Abstract

A research has been carried out with the title "Test of Inhibition of Teki Grass Bulbs (Cyperus rotundus L.) against Escherichia coli bacteria". This study aims to determine the inhibition power of nut grass root extract against Escherichia coli bacteria and to determine what concentration is the highest or exceeds the positive control in inhibiting the growth of Escherichia coli. The method used is the disc diffusion method, the research was conducted in the laboratory of the Pharmacy Bina Pharmacy Academy. Based on the identification results, the active compounds of nut grass tubers contain alkaloid compounds, flavonoids, saponins and tannins. From the research results, nut grass tuber infusion with a concentration of 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% all showed antibacterial activity. And the results at a concentration of 25% are close to positive control. So it can be concluded that the nut grass tubers have antibacterial activity.
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG DAMPAK KANDANG TERNAK YANG BERDEKATAN DENGAN RUMAH DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG I Wayan Deva Welfian; Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.12 KB)

Abstract

Kandang merupakan suatu tempat yang sesuai bagi ternak untuk melakukan aktivitas produksi dan juga bagi peternak sebagai pemeliharanya. Aktivitas produksi ini berupa kegiatan ternak untuk menghasilkan daging, telur dan susu serta hasil-hasil sampingan lainnya. Berdasarkan studi hasil pengamatan data awal pada tanggal 23 Mei 2021 dari penderita diare terbesar di Puskesmas Sumbersari diantaranya yaitu Desa Masari jumlah penyakit diare akibat dari kandang ternak tahun 2019 sebanyak 9 orang penderita, dan pada tahun 2020 meningkat menjadi 17 orang penderita. Tujuan penelitian ini adalah di ketahuinya pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah di Desa Masari Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan variabel pengetahuan dan sikap Kepala Keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 kepala keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah sebagian besar adalah kategori baik (72,2%), cukup (22,2%) dan kurang (5,6%) dan sebagian besar sikap kepala keluarga tentang dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah adalah baik (77,8%), cukup (22,2%) dan kurang (0%) Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar kepala keluarga dalam berpengetahuan baik sehingga memiliki sikap yang baik karena pengetahuan yang baik akan mempengaruhi sikap seseorang. Tetapi pengetahuan dan sikap di pengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya faktor kebudayaan sehingga masyarakat di desa Masari masi membuat kandang di dekat rumah. Disarankanbagi kepala Desa Masari mengadakan penyuluhmengenai dampak kandang ternak yang berdekatan dengan rumah, serta cara dan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI DESA MANDULA K E C A M A T A N LEMBO RAYA KABUPATEN MOROWALI UTARA Yeling Sevriani Langalipu; Parmi
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.577 KB)

Abstract

COVID-19 adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh corona virus jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019yang selanjutnya disebut Sars-Cov2 (severeacute respiratory syndrome coron avirus ) yang lebih dikenal dengan nama virus corona. Berdasarkan hasil pengambilan data awal yang dilakukan pada tanggal 8 April 2021, data dari Desa Mandula pada pertengahan tahun 2020, 5 orang terkonfirmasi positif COVID-19setelah melakukan pemeriksaan Swab Antigen. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap masyarakat Desa Mandula Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian adalah pengetahuan dan sikap tentang COVID-19. Jenis data yaitu primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah 587 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Mandula dengan jumlah 85 orang dengan teknik pengambilan sampel Probability Sampling (Simple Random Sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 85 masyarakat, masyarakat yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 89,4%, masyarakat yang memiliki pengetahuan cukup baik sebanyak 8,2%, sedangkan masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 2,4%, dan memiliki sikap baik sebanyak 52,9%, memiliki sikap cukup baik sebanyak 41,2% sedangkan yang memiliki sikap kurang baik sebanyak 5,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat tentang COVID-19 di Desa Mandula berada dalam ketegori baik.Saran dalam penelitian ini diharapkan kepada pihak pemerintah Desa Mandula agar terus memberikan informasi yang benar dan terbaru kepada seluruh lapisan masyarakat terkait COVID-19 terutama dalam hal penerapan 5 M.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PENYEMPROTAN PESTISIDA PADA PETANI KELAPA SAWIT PT. CITRA MULIA PERKASA DI KECAMATAN LAMPASIO KABUPATEN TOLI – TOLI Danisa Adma Sari; Saiful A
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.046 KB)

Abstract

Alat pelindung diri merupakan alat yang digunakan untuk melindungi pekerja dari luka atau penyakit yang diakibatkan oleh adanya kontak dengan bahaya di tempat kerja baik yang bersifat kimia, biologis, radiasi, fisik elektrik, mekanikk dan lain-lain.Alat pelindung diri merupakan salah satu bentuk upaya dalam menanggulangi resiko akibat kerja.Dalam dunia kerja, penggunaan APD sangat dibutuhkan terutama pada lingkungan kerja yang memiliki potensi bahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemakaian alat pelindung diri penyemprotan pestisida pada petani kelapa sawit PT Citra Mulia Perkasa di Kecamata Lampasio Kabupaten Tolitoli. Jenispenelitian yang digunakanadalahpenelitiananalitik dengan pendekatan cros sectional.Variabel dalampenelitianiniadalahindependen yaitu pengetahuan dan sikap petani sedangkan dependen yaitu pemakaian alat pelindung diri. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dengan menggunakan analisisunivariatdanbivariat menggunakan uji Chi Scuare.Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 200 dan sampel yang terdiri dari 36 responden. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaadahubunganantarapengetahuan dan penggunaan alat pelindung diri dengan nilai p-value = 0,009 (p < 0,05) dan ada hubungan antara sikap dan penggunaan alat pelindung diri diperoleh nilai p-value = 0,024 (p < 0,05) Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adahubungan antarapengetahuan dan sikap dengan pemakaian alat pelindung diri penyemprotan pestisida pada petani kelapa sawit PT. Citra Mulia Perkasa.Disarankan bagi PT. Citra Mulia Perkasa Di Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli agar selalu berupaya melakukan perlengkapan dan pengawasan kepada karyawan kelapa sawit agar selalu menggunakan alat pelindung diri guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
HUBUNGAN PERANAN KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMASS INGGANI KOTA PALU Priscila Inka Iriani Masoara; Lexy Kareba
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.666 KB)

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi, termasuk lingkup organisasi dalam ruang lingkup Puskesmas adalah peranan kepemimpinan. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti tanggal 28 April 2021, mengenai peranan kepemimpinan terhadap bawahannya. 2 orang petugas puskesmas mengatakan bahwa pemimpin belum mampu menunjukkan ketegasannya saat petugas puskesmas tidak disiplin, 1 orang mengatakan pemimpin kurang cepat dan tepat dalam mengambil keputusan serta 2 orang mengatakan pemimpin kurang berkomunikasi dengan pegawai dan jarang memberi motivasi kepada petugas kesehatannya mengenai pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara pengetahuan dan sikap kepala keluarga dengan kepemilikan jamban sehat Di Desa Keuno Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara. Jenis penelitian analitikdengan pendekatan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah independen yaitu peranan kepemimpinan, variabel dependen yaitu motivasi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah 49 orang dengan sampel total populasi berjumlah49 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel peranan kepemimpinan dengan dengan motivasi petugas kesehatan diperoleh nilai p = 0,017 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara peranan kepemimpinan dengan motivasi kerja petugas kesehatan di Puskesmas Singgani Kota Palu. Disarankan kepada pimpinan Puskesmas Singgani untuk lebih meningkatkan lagi kepemimpinannya mulai dari pengambilan keputusan, pengarahan, pendelegasian, motivator, pengawasan, dan pengendalian kepada bawahannya untuk mencapai tujuan dalam organisasi.
EVALUASI PENCAPAIAN KESEHATAN DASAR BASIC SIX DI PUSKESMAS BALINGGI KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Ni Kadek Armini; Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.356 KB)

Abstract

Capaian pelaksanan kesehatan dasar Basic Six Puskesmas yang bermutu sesuai target yang ditetapkan merupakan salah satu indikator penting dalam kinerja Puskesmas. Untuk mengukur keberhasilan pencapaian program kesehatan dasar Basic Six Puskesmas perlu adanya kegiatan evaluasi. Hasil cakupan Basic Six di Puskesmas Balinggi untuk program Basic Six belum semua mencapai target. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak 98,85%, Upaya Promosi Kesehatan 96,1%, Upaya Kesehatan Lingkungan 89,78%, Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat 93,13%, Upaya Pencegahan Penyakit Menular 82,81% dan Upaya Pengobatan 90,4%. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Evaluasi Program Pencapaian Basic Six di Puskesmas Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Variabel dalam penelitian ini yaitu input, proses dan output. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas Basic Six yang bekerja di Puskesmas Balinggi yaitu 37 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan Input untuk Program Basic Six dari segi pembiayaan sudah mencukupi walaupun pencairan pembiayaan masih sering terlambat. Dari segi sarana dan prasarana ada beberapa belum lengkap contohnya alat edukasi dibagian program PROMKES, ruangan kerja untuk program PROMKES,KESLING masih satu ruangan kerja dengan TU serta kesesuaian pendidikan dengan program yang ditangani belum semua sesuai dengan bidang ilmu. Dari segi proses, perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan sudah dilaksanakan untuk masingmasing program Basic Six. Cakupan Hasil (Output) Program Basic Six di Puskesmas Balinggi masih belum mencapai target yang ditetapkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah cakupan program Basic Six belum mencapai target. Disarankan kepada pihak Puskesmas Balinggi agar lebih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam hal pencairan dana dan sarana prasarana agar dilengkapi, serta dalam hal pengawasan dalam pengelolaan dan pelaksanaan program Basic Six Puskesmas tetap dipertahankan sehingga pencapaian program Basic Six dapat mencapai target.
PERSEPSI PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.844 KB)

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di Pukesmas akan menimbulkan persepsi pada masyarakat dan mempengaruhi minat melakukan kunjungan kembali.Penurunan jumlah pasien rawat jalan yang berobat ke Puskesmas Tonusu merupakan indikasi adanya suatu permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Penurunan jumlah kunjungan pasien tersebut dapat terjadi karena mutu pelayanan yang belum optimal.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya persepsi pasien tentang mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini deskriptif. Variabel yang diteliti yaitu, bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan dan empati. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Tonusu dengan menggunakan rumus estimasi proporsi dan didapatkan sampel berjumlah 44 orang dengan menggunakan metode acidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukan persepsi pasien dari segi bukti langsung yang baik sebanyak 63,6% dan kurang baik sebanyak 36,4%. Daya tanggap sama banyak jumlahnya antara persepsi yang baik dan kurang baik sebanyak 50%. Kehandalan 61,4% dan kurang baik sebanyak 38,6%. Jaminan 63,6% dan kurang baik sebanyak 36,4%. Empati 52,3% dan kurang baik sebanyak 47,7%. Kesimpulan dalam penelitian ini tentang persepsi pasien dalam mutu pelayanan kesehatan dari segi bukti langsung, kehandalan, jaminan dan empati lebih banyak yang merasa puas dibandingkan yang merasa kurang puas.Diharapkan bagi petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Tonusu untuk lebih meningkatkan kinerja tenaga sumber daya manusia agar tetap selalu menjaga mutu dari pelayanan kesehatan agar menciptakan persepsi pasien yang baik dalam menilai dan menerima pelayanan kesehatan.
ANALISIS SISTEM SURVEILANS DIARE DI PUSKESMAS BULILI KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU Ni Kadek Armini
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.829 KB)

Abstract

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) disertai dengan kematian serta merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia hingga saat ini, hal ini dapat dilihat tingginya angka kesakitan diare. Puskesmas Bulili adalah Puskesmas dengan kasus diare cukup tinggi, sebagai perbandingan sepanjang tahun 2020 dengan jumlah 195 kasus hal ini membuat penyakit diare menjadi penyakit dengan urutan pertama dengan kasus terbesar dari 10 penyakit di Puskesmas Bulili kota Palu. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi system surveilans diare di Puskesmas Bulili Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain observasional, di Puskesmas Bulili Kota Palu pada bulan juni 2021. Variabel dalam penelitian adalah input, proses dan output. Jenis data yaitu data primer dan sekunder. Analisis sistem surveilans diare dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan sistem (input, proses dan output ). Informan dalam penelitian ini adalah satu orang petugas surveilans diare dan informan trianggulasi 1 orang kepala Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bagian input yaitu keterbatasan pengetahuan petugas tentang surveilans diare, jumlah petugas surveilans dimana hanya satu orang saja dan petugas tersebut merangkap sebagai pemegang program lain dan masalah sarana dan prasarana yang masih kurang memadai seperti komputer yang hanya terdapat 1 buah di gunakan juga sebagai tempat pembuatan surat menyurat. Untuk bagian proses, analisis kegiatan program surveilans belum dilakukan berdasarkan kualitas pelayanan dan analisis data belum juga dilakukan untuk kewaspadaan dini diare. Bagian output, informasi yang dihasilkan sangat terbatas belum dalam bentuk grafik. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem surveilans di Puskesmas Bulili kota Palu belum optimal dalam komponen input, proses dan output. Sarannya diharapkan kepada pihak Puskesmas mengajukan ke Dinas Kota untuk penambahan petugas surveilans yang terampil dibidangnya untuk masing-masing program surveilans dan dapat bekerjasama dengan pihak Pemerintah Kelurahan/Desa untuk mensosialisasikan dan mengadakan penyuluhan PHBS.
PERSEPSI PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS BULILI KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU Risjan Firdaus Mbealo; Parmi
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.745 KB)

Abstract

Penyebaran Covid-19 berdampak ke berbagai sektor pelayanan kesehatan di puskesmas, sehingga mempengaruhi pelayanan tenaga kesehatan karena ketakutan akan penularan covid 19 yang akan menimbulkan persepsi yang kurang baik dikalangan masyarakat. Hasil wawancara yang dilakukan tanggal 27 April 2021 terhadap 5 orang pasien 2 Pasien menjawab belum puas karena sikap pegawai bagian pengambilan obat bersikap kurang ramah, kondisi kamar mandi kurang bersih. 2 pasien menyatakan pelayanan petugas kesehatan yang kurang ramah sehingga membuat pasien membatasi diri untuk bertanya serta menyampaikan keluhan mereka dan 3 pasien menyatakan jadwal pelayanan kadang tidak tepat waktu sesuai yang tercatat di papan informasi. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya persepsi pasien tentang mutu pelayanan kesehatan yang meliputi bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan dan empati di Puskesmas Bulili Kecamatan Palu Selatan Kota Palu. Jenis penelitian ini deskriptif. Variabel yang diteliti yaitu: bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan dan empati. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Bulili berjumlah 44 orang menggunakan metode acidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi pasien dalam mutu pelayanan kesehatan dari bukti langsung yang baik sebanyak 54,5% dan kurang baik sebanyak 45,5%. Daya tanggap persepsi yang baik sebanyak 77,3% dan kurang baik sebanyak 22,7%. Kehandalan yang baik sebanyak 54,5% dan kurang baik sebanyak 45,5%. Jaminan yang baik sebanyak 63,6% dan kurang baik sebanyak 36,4%. Empati yang baik sebanyak 61,4% dan kurang baik sebanyak 38,6%. Kesimpulan penelitian ini tentang persepsi pasien dalam mutu pelayanan kesehatan dari segi bukti langsung, kehandalan, jaminan dan empati lebih banyak yang baik dari pada yang kurang baik. Diharapkan bagi petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Bulili untuk lebih meningkatkan kinerja tenaga sumber daya manusia yang ada di puskesmas agar tetap selalu menjaga mutu dari pelayanan kesehatan agar menciptakan persepsi pasien yang baik dalam menilai dan menerima pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN PELAYANAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PALOLO KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Maycello Logau; Desak Eka Susianawati
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.611 KB)

Abstract

Menurunnya jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Palolo dapat saja dikarenakan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kurang memuaskan, sehingga menyebabkan pasien kecewa terhadap pelayanan yang diberikan hingga menyebabkan pasien mencari fasilitas lain untuk tempat pengobatannya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel independen adalah pelayanan kesehatan dan variabel dependen adalah kepuasan. Jenis data adalah primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan ujichi-square. Populasi yaitu semua pasien rawat jalan di Puskesmas Palolo saat penelitian. Sampel berjumlah 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pelayanan kehandalan dengan kepuasan pasien rawat jalan (p-value = 0,010< 0,05). Ada hubungan pelayanan daya tanggap dengan kepuasan pasien rawat jalan (p-value = 0,000< 0,05). Ada hubungan pelayanan jaminan dengan kepuasan pasien rawat jalan (p-value = 0,027< 0,05). Ada hubungan pelayanan empati dengan kepuasan pasien rawat jalan (p-value = 0,005< 0,05). Ada hubungan pelayanan bukti langsung dengan kepuasan pasien rawat jalan (p-value = 0,024< 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi.Saran yaitu diharapkan pihak Puskesmas Palolo untuk meningkatkan mutu pelayanan di puskesmas sehingga setiap pasien yang berkunjung merasa puas dan mempercayai Puskesmas Palolo sebagai salah satu puskesmas terbaik yang ada di Kabupaten Sigi.

Page 6 of 12 | Total Record : 115