cover
Contact Name
Jumain
Contact Email
jumainmain55@gmail.com
Phone
+6285342117116
Journal Mail Official
jumainmain55@gmail.com
Editorial Address
https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/kesmas/Editorial_Team
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ (Indonesia Jaya)
ISSN : -     EISSN : ISSN2722     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) adalah Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk wujud pengabdian diri sebagai dosen dalam Tri dharma perguruan Tinggi merupakan alternatif dalam mengkomunikasikan informasi informasi aktual di bidang kesehatan masyarakat khususnya bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat .untuk mempublikasikan berbagai temuan ilmiah ,konsep ,teori dan dedikasi dalam bentuk ilmu pengetahuan yang berlandaskan temuan kasus yang nyata ada di lapangan. Berdasarkan kesepakatan yang disetujui ,Jurnal ilmiah ini diberi nama " Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) yang diterbitkan setiap bulan februari dan september .Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) diperuntukkan bagi praktisi akademis , tenaga kesehatan dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
Articles 115 Documents
PERAN KADER DALAM PELAKSANAAN POS PELAYANAN TERPADU DI DESA MAKMUR KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Magfira; Niluh Desy Purnamasari
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.854 KB)

Abstract

Keberadaan Posyandu sudah menjadi hal penting ditengah masyarakat. Posyandu sangat tergantung pada peran kader, keberadaan kader relatif labil karena partisipasinya bersifat sukarela sehingga tidak ada jaminan bahwa para kader akan tetap menjalankan fungsinya dengan baik. Hasil wawancara pada tanggal 15 April 2020 bahwa saat kegiatan Posyandu kadang kader ada yang datang terlambat karena pekerjaan kader ada yang sibuk mengurus rumah tangganya dan ada yang bekerja dikantor dan kader juga jarang melakukan kegiatan kunjungan rumah karena kader tidak memiliki cukup waktu untuk melaksanakan kunjungan rumah, Peneliti juga sempat wawancara 3 orang ibu Balita tentang kegiatan Posyandu, ketiga ibu tersebut mengatakan bahwa pelayanan sistem lima meja di Posyandu jarang dilaksanakan.Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya peran kader dalam pelaksanaan Posyandu Di Desa Makmur Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian adalah deskriptif. variable dalam penelitian ini adalah peran kader. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data menggumakam kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader yang ada di Desa Makmur. Sampel penelitian berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 kader lebih banyak kader yang melakukan perannya dengan baik yaitu 55% dan yang perannya kurang baik yaitu 45%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa lebih banyak kader di Desa Makmur Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi telah melaksanakan perannya dengan baik sebagai seorang kader Posyandu. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan bagi kader untuk tetap aktif dan meningkatkan perannya dalam kegiatan Posyandu sebagai tenaga sukarela yang dipilih oleh masyarakat demi membantu meningkatkan derajat kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANI KECAMATAN TANANTOVEA KOTA PALU Hikmah; Fitri Arni
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.69 KB)

Abstract

Masalah Gizi banyak menimpa balita sehingga golongan ini disebut golongan rawan gizi. Gizi kurang berdampak langsung terhadap kesakitan dan kematian, gizi kurang juga berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan intelektual dan produktivitas. Tujuan dalam penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli Kota Palu. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis bulan 10 Juli 2018 di salah satu wilayah kerja Puskesmas Wani yaitu Desa Wani 2, data jumlah balita dari bulan Januari sampai Juni sebesar 96 terdapat jumlah balita yang hadir dan ditimbang hanya 54 anak balita di antaranya mengalami gizi kurang yaitu 29 anak. Hasil wawancara dari 3 ibu yang mempunyai balita gizi kurang, 1 orang ibu mengatakan anaknya susah makan dan 2 orang ibu lainnya mengatakan anaknya kadang tidak berselera makan karena makanan yang disediakan sesuai dengan kemampuan keluarga dan ibu tersebut mengatakan memberi makan pada anak yang terpenting adalah kenyang walaupun makanannya seadanya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea Kota Palu. Jenis penelitian analitik. Variabel dalam penelitian ini adalah independen yaitu pengetahuan ibu dan pendapatan, sedangkan dependen yaitu status gizi balita. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu berjumlah 357 orang. Sampel dalam penelitian ini yang mewakili populasi adalah 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi balita, pvalue = 0,02 (p < 0,05), tidak ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi balita, p-value = 0,80 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi balita dan tidak ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi balita. Disarankan bagi petugas Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Wani agar aktif melakukan penyuluhan di masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang menu gizi yang sehat dan seimbang dalam keluarga sehingga nutrisi keluarga dapat nutrisi.
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG GASTRITIS DI PUSKESMAS TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG Ni Nyoman Ayu Sribagindawati; Rikwan
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.219 KB)

Abstract

Gastritis adalah salah satu gangguan kesehatan pada saluran penceraan yang paling sering terjadi. Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang disebakan oleh iritasi dinding lambung dan juga infeksi. Dari survey wawancara awal yang di lakukan pada tanggal 12 Mei 2020 di Puskesmas Torue pada beberapa warga yang dating berobat ke Puskesmas menunjukkan dari segi pengetahuan masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara pencegahan gastritis. Masyarakat tidak mengetahui bahwa makan tidak teratur dapat menyebabkan gastritis, makanan pedas, asam dan alkohol dapat menyebabkan gastritis, stres dapat memicu penyakit gastritis.Sehingga masyarakat belum melakukan sikap pencegahan terhadap gastritis karena masyarakat lebih mementingkan aktivitas seperti pekerjaan. Tujuan penelitian adalah diketahuinya gambaran pengetahuan pasien tentang gastritis di Puskesmas Torue KabupatenR Parigi Moutong. Jenis penelitian bini adalah penelitianIdeskriptif.Variabel dalam penelitian ini adalahNpengetahuanOpasien tentang gastritis. Jenis data dalam penelitian ini data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. PopulasiLdalamNpenelitianAiniWadalah semua pasien gastritis yang berobat ke Puskesmas Torue pada saatpenelitian dilakukan. Sampel berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel acidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 43 responden, pengetahuan baik sebanyak 48%, pengetahuan cukup sebanyak 40% dan pengetahuan kurang12%. Kesimpulan dari penelitian ini adalahpengetahuan pasien tentang gastritisdi Puskesmas Torue Kabupaten Parigi Moutong sebagian besar kategori baik.
HUBUNGAN PELATIHAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KINERJA PETUGAS DI PUSKESMAS LOMPE NTODEA KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATENPARIGI MOUTONG Tri Wulandari; Sitti Fajrah
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.078 KB)

Abstract

Pelatihan merupakan upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia terutama untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kepribadian.Berdasarkan wawancara awal dengan 7 orang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Lompe Ntodea mereka mengatakan bahwa pelatihan tenaga kesehatan yang dilakukan dipuskesmas Lompe Ntodea belum dilakukan secara menyeluruh. Pelatihan masih sangat diperlukan untuk menunjang kinerja para petugas kesehatan di puskesmas. tujuan dari penelitian ini adalah di ketahuinya hubungan antara pelatihan tenaga kesehatan dengan kinerja petugas di Puskesmas Lompe Ntodea Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Analitik dengan metode pendekatan cross-sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah hubungan pelatihan tenaga kesehatan dengan kinerja petugas di Puskesmas Lompe Ntodea Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat.Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Lompe Ntodea Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang tenaga kesehatan dengan tehnik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pegawai yang mengikuti pelatihan dengan kategori pernah pelatihan sebanyak 45 orang (100%) memiliki kinerja baik. Sedangkan pegawai tidak pernah pelatihan dengan kinerja baik sebanyak 4 orang (66,7%) dan kinerja kurang baik sebanyak 2 orang (33,3%) . Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pelatihan tenaga kesehatan dengan kinerja petugas di puskesmas lompe ntodea kecamatan parigi barat kabupaten parigi moutong. Saran agar mempertahankan dan lebih meningkatkan pelatihan (diklat) yang dilaksanakan hal ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kinerja pegawai dalam melaksanakan tugasnya di Puskesmas Lompe Ntode
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA MOLORES KECAMATAN PETASIA TIMUR KABUPATEN MOROWALI UTARA Reni Febriani; Subardin AB; Matius Paundanan
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.809 KB)

Abstract

Sterilisasi ekologi penting sebagai bagian penting dari pengembangan status kesejahteraan lebih lanjut. Efek dari rendahnya tingkat inklusi sterilisasi dapat menurunkan kepuasan pribadi individu, mencemari sumber air minum di daerah setempat, meningkatkan infeksi berbasis ekologi seperti buang air besar. Kasus lari pada bayi di Kota Molores tahun 2019 bertambah 31 orang, tahun 2020 ada 26 orang. Informasi tentang inklusi disinfeksi mendasar di Kota Molores adalah 87,31% kepemilikan toilet yang sehat, Air Pembuangan Limbah (SPAL) yang memenuhi kebutuhan kesejahteraan 73,13%, inklusi air bersih yang memenuhi prasyarat kesejahteraan 47,38%, Penyertaan tanggung jawab pembuangan sampah di setiap rumah 38,05%. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui hubungan antara informasi dan pandangan ibu tentang desinfeksi esensial dengan angka kejadian lari pada balita di Kota Molores, Wilayah Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara. Pemeriksaan ilmiah semacam ini dengan pendekatan case control. Faktor dalam pemeriksaan ini adalah bebas, khususnya pengaturan informasi dan mental ibu, variabel terikatnya adalah kelonggaran usus. Informasi yang digunakan adalah informasi penting dan tambahan. Penelusuran informasi menggunakan pemeriksaan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Populasi dalam pemeriksaan ini berjumlah 36 orang yang terdiri dari 18 kasus dan 18 kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara informasi ibu dengan kejadian BAB pada anak kecil p-esteem = 0,007 (p < 0,05) dan ada hubungan antara tingkat cara pandang ibu dengan kejadian lari pada bayi p- harga diri = 0,019 (p < 0,05). Akhir dari penelitian ini adalah terdapat informasi dan pandangan ibu-ibu tentang sterilisasi dasar dengan tingkat kelonggaran BAB pada balita di Kota Molores, Kawasan Petasia Timur, Rezim Morowali Utara. Disarankan agar Pemerintah Kota Molores dapat membuat strategi dalam pembangunan kantor sterilisasi mendasar seperti WC padat, air bersih, SPAL yang berkualitas dan tempat sampah yang memadai untuk mencegah penyakit diare.
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG JAMBAN SEHAT DI DUSUN 2 DESA OMU KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Rini Setia; Saiful A
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 21 No 2 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.305 KB)

Abstract

Jamban merupakan fasilitas pembuangan tinja yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit. Penggunaan jamban tidak hanya nyaman melainkan juga turut melindungi dan meningkatkan kesehatan keluarga dan masyarakat. Bertambahnya jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan area pemukiman yang ada, masalah mengenai pembuangan kotoran manusia. Hasil wawancara pada 5 orang kepala keluarga di Desa Omu pada tanggal 01 Mei 2021 dari 5 orang kepala keluarga hanya 3 orang kepala keluarga yang mengetahui tentang Jamban Sehat, sedangkan 2 orang kepala keluarga belum mengetahui tentang penting nya Jamban Sehat. Diketahuinya Pengetahuan dan Sikap Kepala Keluarga Tentang Jamban Sehatdi Dusun 2 Desa Omu Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap Kepala Keluarga tentang Jamban Sehat. Data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah134 kepala keluarga dan sampel sebanyak 34 kepala keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang jamban sehat yang baik yaitu 35,3% yang cukup 44,1%, dan yang kurang sebanyak 20.6%. Sikap kepala keluarga tentang Jamban Sehat baik 55,9% cukup 44,1%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pengetahuan Kepala Keluarga tentang jamban sehat lebih banyak cukup dan Sikap Kepala Keluarga lebih banyak baik. Saran diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang Jamban Sehat.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Jumain; Diah Fitri Purwaningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 19 No 2 (2019): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.87 KB)

Abstract

Diabetes mellitus (DM) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makanData dari Puskesmas Talise jumlah penderita diabetes mellitus tahun 2017 sebanyak 1.987 orang dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 2.056 dan berada pada urutan ke-4 sepuluh penyakit terbesar (Data dari Puskesmas Talise, 2018). Berdasarkan hasil wawancara awal peneliti pada tanggal 25 Juni tahun 2019 terhadap 6 masyarakat di kelurahan Talise, dari pertanyaan yang diajukan oleh peneliti terkait cara mencegah penyakit diabetes melitus, sebanyak 4 orang mengatakan belum mengetahui dengan baik pencegahan diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan penyakit diabetes mellitus di Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Jenis penelitian adalah deskriptif yaitu menggambarkan dan menginterpretasikan suatu objek yang diteliti. Variabel dalam penelitian adalah pengetahuan dan sikap. Jenis data yaitu data primer dan sekunder. Analisis data yaitu analisis univariat. Populasi dalam penelitian yaitu semua msyarakat yang berusia 15-65 tahun yang tidak menderita diabetes mellitus di Kelurahan Talise. Jumlah sampel adalah 44 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden, yang mendapatkan pengetahuan baik 54,5%, pengetahuan cukup 45,5%. Sedangkan untuk sikap, didapatkan sikap yang baik 22,7%, sikap yang kurang 2,3% dan sikap yang cukup 75,0%. Kesimpulan penelitian ini adalah responden di Kelurahan Talise lebih banyak berpengetahuan baik dan lebih banyak memiliki sikap yang cukup. Disarankan kepada pihak Puskesmas Talise agar selalu memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan diabetes mellitus dan kepada masyarakat Keluraha Talise agar lebih sering mengikuti sosialisasi atau penyuluhan tentang pencegahan diabetes mellitus dan menerapkannya dalam kehidupan sehari–hari
GAMBARAN PERILAKU PERAWAT DALAM PERAWATAN LUKA KOTOR DI PUSKESMAS DODA KECAMATAN LORE TENGAH KABUPATEN POSO Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 17 No 1 (2017): Jurnal Kesmas, Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.131 KB)

Abstract

Dari hasil obsevasi dan wawancara peneliti dengan perawat pengelola tindakan. Jumlah luka infeksi tahun 2011 sebanyak 107 orang, dan jumlah penderita berobat yang berkunjung ke Puskesmas dengan luka infeksi 192 orang dari bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2016, informasi dari puskesmas sudah memiliki Standar Operasional Prosedur ( SOP ), namun ketika pengambilan data awal peneliti tidak menemukan SOP keperawatan tersebut belum sepenuhnya di terapkan oleh perawat. Salah satu contoh dari segi pelayanan, beberapa warga masyarakat mengeluh karena dari segi pelayanan masih kurang menggunakan tehnik steril dalam pelaksanan tindakan perawatan luka tanpa menggunakan handscum atau sarung tangan dan perawat masih pilih kasih, selalu mendahulukan keluarga, kerabat, tetangganya dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hambatan perawat dalam pelayanan diantaranya kurang ketersediaan alat, kurangnya pelatihan. Tujuan penelitian telah diketahuinya gambaran perilaku perawat dalam perawatan luka kotor di Puskesmas Doda Kecamatan Lore Tengah Kabupaten Poso Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas berjumlah 14 responden dengan sampel yaitu total populasi. Pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan baik sebanyak 11 (78,6%) responden dan pengetahuan kurang sebanyak 3 (21,4%) responden, sikap baik sebanyak 12 (85,7%) responden dan sikap kurang sebanyak 2 (14,3%) responden, dan tindakan baik 12 (85,7%) responden dan tindakan kurang sebanyak 2 (14,3%) responden Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan perawat dalam perawatan luka kotor sebagian besar baik, sikap perawat dalam perawatan luka kotor sebagian besar baik dan tindakan perawat dalam perawatan luka kotor sebagian besar baik di Puskesmas Doda. Saran untuk pihak puskesmas untuk mengupayakan sering melakukan pelatihan perawatan luka kotor.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PELAKSANAAN BANTUAN HIDUP DASAR DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT AMPANA Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 14 No 2 (2014): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.4 KB)

Abstract

Bantuan Hidup Dasar merupakan beberapa cara sederhana yang dapat mempertahankan hidup seseorang untuk sementara. Intinya adalah bagaimana menguasai dan membebaskan jalan napas, bagaimana membantu mengalirkan darah ke tempat yang penting dalam tubuh, sehingga pasokan oksigen ke otak terjaga untuk mencegah terjadinya kematian sel otak. Dari hasil rekapitulasi selama tahun 2013 pada Instalasi Gawat Darurat RSUD Ampana dengan jumlah sebanyak 4049 pasien, dan pada tahun 2014 jumlah pasien yang masuk pada Instalasi Gawat Darurat meningkat dengan jumlah 4416 pasien. Dari hasil wawancara peneliti dengan perawat pelaksana menyatakan masih kurang pemahaman tentang pelaksanaan bantuan hidup dasar di Instalasi gawat darurat dan pelatihan penanganan penderita gawat darurat pada perawat masih jarang dilakukan Tujuan penelitian diketahuinya gambaran pengetahuan perawat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar di Instlasi Gawat Darurat RSUD Ampana. Jenis penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini semua perawat yang bertugas di IGD sebanyak 22 orang, pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik total populasi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan gambaran pengetahuan perawat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar melalui airway, baik yakni 15 (68,2%) kurang yakni 7 (31,8%), melalui breathing, baik yakni 13 (59,1%), kurang 9 (40,9%) dan melalui circulation, baik yakni 15 (68,2%) kurang yakni 7 (31,8%). Kesimpulan penelitian ini ialah pengetahuan perawat di Instalasi Gawat Darurat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar sebagian besar baik. Saran pihak rumah sakit mengadakan pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) sehingga terwujud pelayanan yang baik dan bermutu.
STUDI PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG PERAWATAN LUKA BAKAR DI RUANGAN TERATAI RUMAH SAKIT UNDATA PALU Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Kesmas, Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.603 KB)

Abstract

Data pasien luka bakar di Rumah Sakit Undata Palu, tahun 2010sebanyak 8 orang,tahun 2012 sebanyak 11 orang,tahun 2013 sebanyak 23 orang ,tahun 2014 sebanyak 14 orang dan tahun 2015 dari bulan januari sampai mei sebanyak 28 orang, ini bertanda bahwa tahun 2015 semakin meningkat atau bertambah dari tahun sebelumnya, maka dari itu semakin meningkatnya pasien luka bakar sehingga perawat sangat dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dan harus ditunjang dengan sarana yang memadai, juga dibutuhkan pengorganisasian yang sempurna dalam merawat pasien khususnya dalam perawatan pasien luka bakar pertolongan ini harus diberikan secara tepat sebab penanganan yang salah justru dapat berakibat kematian atau cacat tubuh. Tujuan penelitian diketahuinya gambaran pengetahuan dan sikap perawat di ruangan teratai RSUD Undata Palu Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di ruangan teratai sebanyak 27 . Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total populasi Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan menggunakan distribusi ferkuensi. Hasil penelitian didapatkan gambaran pengetahuan perawat baik 16 (59,3%) dan pengetahuan perawat kurang 11 (40,7%). Dan perawat sikap baik ada 19 (70,4%) dan perawat sikap kurang 8 (29,6%). Dapat disimpulkan pengetahuan dan sikap perawat sudah baik, namun masih ada yang kurang, maka perlu perlu adanya pelatihan, pendidikan yang baik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan

Page 7 of 12 | Total Record : 115