cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PERANCANGAN KEBAYA ENCIM DAN MOTIF MENGGUNAKAN TEKNIK BORDIR DENGAN PENERAPAN MOTODE SCAMPER Nurkholisahah, Tsaltsah; Bastaman, Widia Nur Utami; Fardhani, Ahda Yunia Sekar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi kebaya sebagai busana nasional wanita Indonesia sedang ramai diperbincangkan di berbagai media social Indonesia, hal tersebut disuarakan melalui gerakan 89Kebaya Goes to UNESCO99, media social dan beberapa festival kebudayaan. Bermula dari tren berkain di Indonesia yang dipelopori media digital Swara Gembira dan Komunitas Remaja Nusantara kebaya semakin digemari muda-mudi. Salah satu kebaya yang populer saat ini digunakan oleh muda-mudi adalah kebaya encim, Seiring dengan perkembangan zaman perlahan kebaya encim mulai mengalami modifikasi dari segi desain, motif, dan material. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi literatur, wawancara, observasi, dan eksplorasi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pada beberapa brand fashion seperti Sejauh Mata Memandang, Massicot, dan Erre dapat disimpulkan bahwa adanya perkembangan modifikasi kebaya encim dari segi desain, penggayaan motif bordir, hingga material yang terus berkembang menjadi lebih modern dan variatif namun, masih banyak unsur desain motif pada kebaya encim didominasi oleh unsur akulturasi dari budaya Thionghoa dan Eropa, oleh sebab itu penulis melihat adanya potensi mengolah bunga nasional sebagi inspirasi motif bordir yang akan dikembangkan sebagai elemen dekoratif dengan inspirasi pada perancangan kebaya encim dengan menggunakan metode SCAMPER, , luaran dari penelitian ini yaitu membuat perancangan motif elemen dekoratif kebaya encim melalui pengembangan dan penerapan teknik bordir, dengan penggunaan material voile silk.Kata Kunci : Kebaya Encim, Teknik Bordir, SCAMPER
PERANCANGAN KEBAYA KUTUBARU DENGAN PENGAPLIKASIAN MOTIF GEOMETRIS YANG TERINSPIRASI DARI MOTIF ISLAM MENGGUNAKAN METODE SCAMPER Zuhara, Muthiannisa; Bastaman, Widia Nur Utami; Fardhani, Ahda Yunia Sekar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini kebaya mulai banyak diperbincangkan, dilihat dari adanya kampanye <Kebaya Goes To Unesco=, acara Festival Film Indonesia, terdapat juga sosial media Swara Gembira yang memperkenalkan budaya Nusantara secara intens kepada anak muda. Oleh karena itu, kebaya mulai banyak dikenakan anak muda saat ini, kebaya kutubaru adalah salah satunya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur, observasi, wawancara, dan eksplorasi. Dari hasil observasi pada brand lokal Massicot, Smitten By Pattern, dan Sejauh Mata Memandang, kebaya kutubaru yang dikembangkan mengalami sedikit modifikasi pada desain, dan kebanyakan menggunakan teknik digital printing dan bordir yang menerapkan elemen dekoratif motif flora dan fauna. Terdapat juga motif geometris, namun penenerapan motif geometris tidak banyak diterapkan pada kebaya kutubaru. Berdasarkan data tersebut, terdapat peluang untuk mengembangkan desain kebaya kutubaru dan mengolah motif geometris sebagai elemen dekoratif yang akan diterapkan pada kebaya kutubaru. Salah satu motif yang menggunakan geometris adalah motif Islam. Dengan begitu penulis mengembangkan desain kebaya kutubaru dan merancang motif geometris dengan inspirasi motif islam menggunakan metode SCAMPER. Hasil akhir dari penelitian ini adalah kebaya kutubaru menggunakan material dengan penerapan motif geometris yang terinspirasi dari motif Islam yang dicetak menggunakan teknik digital printing.Kata Kunci: Kebaya Kutubaru, Motif Geometris, Motif Islam, SCAMPER
PERANCANGAN MODEST WEAR WANITA UNTUK STAYCATION DI PERKOTAAN DAN PERENCANAAN BISNINSYA Prawita, Rosada Intan; Febriani, Rima; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah 2 tahun pandemi covid-19 pemerintah mencabut kebijakan PPKM, dengan dicabutnya keputusan tersebut meningkatnya jumlah masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti staycation di perkotaan. Dengan meningkatnya minat masyarakat melakukan staycation di perkotaan meningkat pula kebutuhan busana untuk staycation di perkotaan. Di sisi lain modest wear saat ini mulai diterima di pasar Indonesia dan diminati. Dari fenomena yang terjadi, dapat memunculkan sebuah kebutuhan bagi masyarakat khususnya wanita dalam memilih atau menggunakan modest wear untuk staycation di perkotaan.Staycation di perkotaan biasanya dilakukan dipenginapan seperti hotel, apartemen dan sebagainya. Masyarakat saat staycation akan memperhatikan busana dan kualitas bahan untuk kenyamanannya saat melakukan aktivitas. Perancangan produk dilakukan dengan mengutamakan untuk menggunakan material yang tidak mudah kusut, seperti bahan poliester dan snow sheer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data studi literatur, observasi, wawancara, eksplorasi, dan penyebaran kuisioner kepada sampling target market potensial. Hasil dari penelitian ini yaitu membuat modest wear untuk wanita yang gemar melakukan staycation di daerah perkotaan dengan memanfaatkan teknik reka latar yaitu teknik bordir sebagai dekorasi busana yang sederhana. Serta perencanaan bisnis utnuk produk modest wear yang berpeluang sebagai produk alternatif bagi target market.Kata Kunci: Modest wear, Staycation, Perencanaan Bisnis
PERANCANGAN MOTIF BATIK KONTEMPORER DENGAN PENGGAYAAN VISUAL DOODLE ART YANG TERINSPIRASI DARI BURUNG MERAK HIJAU Auliya, Safarah; Fardhani, Ahda Yunia Sekar; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik kini telah megikuti perkembangan zaman, mulai dari segi estetika, teknologi, maupun fungsinya. Selain itu batik saat ini telah dijadikan sebagai produk yang mengikuti selera mode yang hadir dengan berbagai macam motif dan juga pola. Dengan seiring berjalanya waktu, munculnya batik kontemporer juga berdampak bagi kalangan anak muda yang saat ini mulai gemar menggunakan kain batik atau yang disebut dengan berkain. Gerakan berkain muncul dengan adanya kampanye berkain oleh sebuah komunitas yaitu Remaja Nusantara, komunitas ini merpukan wadah atau tempat bagi para kaum remaja yang mempunyai ketertarikan dengan berkain. Karakteristik yang dimiliki oleh batik kontemporer sama halnya dengan pengayaan visual doodle art. Untuk memberikan visual kekinian pada kalangan anak muda yang mulai gemar berkain dengan menggunakan kain batik penulis menciptakan kebaruan motif batik kontemporer dengan penggayaan visual doodle art yang terinspirasi dari kecantikan visual Burung Merak Hijau.Kata kunci: Batik Kontemporer, Kaum Remaja, Penggayaan Visual Doodle Art, Burung Merak Hijau
PERANCANGAN MOTIF BATIK KONTEMPORER DENGAN PENGGAYAAN VISUAL POP ART YANG TERINSPIRASI DARI MACAN TUTUL JAWA Azzahra, Tasya Shafa; Fardhani, Ahda Yunia Sekar; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring kemajuan zaman, banyak pengrajin yang melakukan dekonstruksidan inovasi pada motif batik untuk diaplikasikan ke dalam baju sehari-hari bergayamodern. Perkembangan motif batik kontemporer ini mampu menarik minat anakmuda, karena batik kontemporer dipahami sebagai batik yang bersifat modern darihasil ide masa kini dengan kebebasan motif dan tidak terikat pada alat atau aturanaturantradisi. Batik kontemporer dapat dikembangkan dari segi teknik, pewarnaan,motif visual dan penggayaan visual. Salah satu penggayaan visual yang cukuppopuler yaitu pop art. Pop art merupakan jenis aliran seni yang banyak digandrungimasyarakat, karena gaya yang mudah dikenali, terinspirasi dari budaya komersialdan populer. Penulis menggunakan penggayaan visual pop art pada teknik batik capdan tulis yang terinspirasi dari Macan Tutul Jawa. Pemilihan konsep tersebut dapatmenjadi kebaharuan sekaligus meningkatkan awareness, karena Macan Tutul Jawamenjadi salah satu satwa endemik yang terancam punah. Konsep pop art yangterinspirasi dari Macan Tutul Jawa memiliki potensi untuk mengembangkan batikkontemporer dalam membuat suatu kebaruan motif batik. Penelitian ini bersifatcuriousity yang menggunakan metode kualitatif yaitu pengolahan data melalui studiliteratur, observasi, wawancara, dan eksplorasi. Luaran dari penelitian ini adalahlembaran kain yang bisa dijadikan sebagai perancangan produk fashion.Kata kunci: Batik Kontemporer, Macan Tutul Jawa, Pop Art
PERANCANGAN MOTIF NON REPETITIF KOMPOSISI RUANG WAKTU DATAR (RWD) DARI CERITA RAKYAT RORO JONGGRANG Putri, Raissa Ayuni; Ramadhan, Mochammad Sigit; Febriani, Rima
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif non-repetitif merupakan bentuk pola yang disusun tanpa pengulangan dan motifnon-repetitif yang bagus memerlukan pengkomposisian yang baik. Dengan adanya gayapengkomposisian Ruang Waktu Datar atau RWD yang dikenal efektif menyampaikan ceritaberabad-abad lamanya, penggunaan RWD pada fashion menjadi salah satu media storytelling.Cerita rakyat Roro Jonggrang memiliki tingkat kepopularitasan yang tinggi di masyarakatmemunculkan sebuah potensi bahwa cerita rakyat Roro Jonggrang dapat menjadi sebuah inspirasimotif non-repetitif dengan pengkomposisian RWD di atas media visual yang unik yaitu di atas kainmenggunakan digital printing sublimasi yang bertujuan untuk perancangan produk fashion.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan pengumpulan data diantaranyawawancara, studi literatur, observasi secara langsung dan tidak langsung dan menganalisa carawimba RWD. Terdapat metode sebelum eksplorasi, ekplorasi awal dan lanjutan berupapengkomposisian kesatuan motif dari wimba berdasarkan cara wimba RWD. Kesatuan tersebutdiaplikasikan pada pola desain yang ada dan dipecahkan menjadi beberapa bagian. Pola motifbercerita dicetak di atas kain melalui digital printing menghasilkan produk fashion ready-to-weardeluxe yang memiliki motif bercerita.Kata kunci: Cerita rakyat Roro Jonggrang, Digital Print, Fashion ready-to-wear Deluxe, KomposisiRWD, Motif non-repetitif.
PERANCANGAN OUTERWEAR ANORAK ANAK DENGAN TEMA COLOR BLOCK UNTUK BRAND SUGACOAT STUDIOS DENGAN METODE SCAMPER Diyanahanifa, Lutfiya; Bastaman, Widia Nur Utami; Ramadhan, Mochammad Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya brand lokal disebabkan oleh masyarakat Indonesia yang mulai menghargai produk lokal hingga menjadi sebuah gerakan dengan hastag #LocalPride. Salah satunya Sugacoat Studios, brand lokal yang berlokasi di Bandung berdiri sejak tahun 2021 yang fokus memproduksi tas khusus untuk anak-anak dengan kategori usia. Berdasarkan hasil wawancara dengan owner dari brand Sugacoat Studios, dibutuhkan pengembangan varian desain produk baru berupa outerwear dengan jenis jaket anorak untuk anak-anak sebagai pelengkap dalam berpenampilan ketika anak beraktivitas di luar rumah. Dan melaui observasi pada brand anak seperti Maison Elmesa dan Little Puca, menunjukan bahwa jaket anorak memiliki style casual dengan penerapan tema color block. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur, wawancara, observasi, dan proses perancangan. Proses perancangan outerwear menggunakan teknik SCAMPER dengan inspirasi tema color block sebagai unsur utama dalam outerwear. Output dari penelitian ini adalah membuat pengembangan varian desain outerwear anorak untuk anak usia 4-6 tahun dengan tema color block sesuai dengan karakter brand Sugacoat Studios yaitu cheerful, colorful, fun, dan playful.Kata Kunci: Outerwear Anorak Anak, Color Block, Local Brand, Sugacoat Studios, dan SCAMPER.
PEMANFAATAN LIMBAH BENANG BINONG JATI MENGGUNAKAN KOMBINASI REKA BENANG DAN TEKNIK ANYAM - SQUARE LOOM Salsabila, Naillah Shafa; Puspitasari, Citra; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung adalah pusat fashion di Indonesia, termasuk dalam industri rajut di Kampoeng Radjoet Binong Jati. Berdasarkan pengamatan, daerah Binong Jati menghasilkan limbah tekstil berupa benang seperti akrilik, polyester, dan wol dengan jumlah harian sekitar 2 hingga 3 kg. Penelitian sebelumnya belum menggabungkan inovasi reka benang dalam pengolahan limbah benang rajut, menyebabkan keterbatasan variasi struktur pada limbah benang tersebut. Oleh karena itu, rekomendasi untuk mengembangkan penelitian ini adalah dengan memperdalam desain struktur benang dan variasi bentuk pada produk fashion, dengan mengikuti tren perkembangan mode. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan mengmpulkan data dari wawancara, observasi, literatur, dan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini mencakup konsep desain produk fashion seperti pakaian dan tas, menggabungkan teknik reka benang melalui mesin rajut bundar serta teknik anyam Square Loom. Konsep ini juga mengadopsi ramalan tren warna dari Indonesia Trend Forecast dan Worth Global Style Network (WGSN). Selain itu, penelitian ini merumuskan cara untuk menciptakan variasi struktur desain yang diaplikasikan pada prototipe produk fashion.Kata kunci: Limbah benang Kampung Rajut Binong Jati, Rajut Bundar, Anyam Square Loom
PERANCANGAN PRODUK FASHION MASYARAKAT URBAN DENGAN TEKNIK JUMPUTAN MENGGUNAKAN PEWARNA ALAM KETAPANG Ashila, Khalishah Maretha; Hendrawan, Aldi; Febriani, Rima
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilitas masyarakat urban yang tinggi sehingga membutuhkan pakaian yang dapat digunakan untuk formal maupun casual. Berangkat dari fenomena tersebut, brand Brilianto Officials menciptakan pakaian jumputan dan berhasil mengenalkan jumputan kepada masyarakat urban. Adanya potensi untuk pengaplikasian teknik jumputan pada produk fashion masyarakat urban menggunakan pewarna alam daun ketapang. Pewarna alami menghasilkan nilai tinggi karena warna yang khas dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria pakaian semi-formal yang dibutuhkan masyarakat urban dan menghasilkan pakaian semi-formal dengan mengaplikasikan pewarna alam ketapang. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode pengumpulan data secara studi literatur, observasi, wawancara dan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini yaitu produk fashion berupa pakaian semi-formal dengan teknik jumputan dan pewarna alam ketapang.Kata kunci: Urban, Jumputan, Ketapang, Produk Fashion
PERANCANGAN PRODUK FASHION OUTER-WEAR UNTUK WANITA SEBAGAI PENGEMBANGAN PRODUK BRAND YOURHANDS Rianzani, Syifa Putri; Bastaman, Widia Nur Utami; Arumsari, Arini
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Local pride merupakan sebuah gerakan untuk memajukan produk-produk brand lokal yang semakin berkembang di Indonesia. Salah satu brand lokal aksesoris yang populer saat ini adalah brand Yourhands yang berdiri sejak tahun 2015. Setelah melakukan hasil wawancara dengan Alissa Amelia selaku pemilik brand Yourhands terdapat adanya kebutuhan dari brand Yourhands untuk mengembangkan sebuah konsep perancangan yang akan selalu mengacu pada tema yang akan datang. Maka dari itu adanya kesepakatan untuk mengembangkan dua buah busana outer-wear yang menerapkan teknik beading. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu studi literatur yang mengambil dari beberapa jurnal dan website, wawancara dan observasi yang dilakukan secara dua tahap yaitu online dan offline, serta eksplorasi yang dilakukan tiga tahap yaitu eksplorasi awal, lanjutan tahap 1, lanjutan tahap 2, dan perancangan desain yang menggunakan teknik metode SCAMPER. Maka dari itu berdasarkan hasil observasi pada beberapa brand lokal di Indonesia, terdapat adanya potensi untuk mengaplikasikan sebuah embellishment yaitu teknik beading yang akan diterapkan pada busana outer-wear dengan menggunakan beberapa jenis material beads yaitu crystal flat back stones, bugle beads, pearl, cut beads, drop beads.Kata Kunci: Lokal Brand, Yourhands, Teknik Beading, Outer-Wear.