cover
Contact Name
Alwan Wibawanto
Contact Email
alwan@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285228111066
Journal Mail Official
pustakaloka@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Po. Box. 116 Ponorogo 63471, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 20852118     EISSN : 25024108     DOI : https://doi.org/10.21154/pustakaloka
Core Subject : Science, Social,
PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is a peer-reviewed journal taken from the library of IAIN Ponorogo on Information and Library Science. PUSTAKALOKA is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library IAIN Ponorogo in cooperation with the Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur. Every received article will be reviewed by the journal editors and external editors and reviewers who are competent in each related field. The review uses double-blind peer review before the journal is published. PUSTAKALOKA will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License. And, every article is free of charge for authors and readers.
Articles 217 Documents
Kebutuhan Informasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Perpustakaan FIP UNY Fitriana Tjiptasari; Madinatul Munawwarah Ridwan
Pustakaloka Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.37 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v9i1.919

Abstract

Information seeking behavior originated from the need of a person to information. This study was aimed to determine the information needs of students’ FIP UNY using descriptive quantitative approach. Data were collected using a questionnaire with  the number of respondents was 325 people, which  is obtained  through stratifed random sampling. The results were include a library accessibility, availability of library collections that include the provision of general books and reference collections, the user objectives went to the library, and the type of information in a library that is used by user.Keywords:  information needs, library, librarian, user Perilaku pencarian informasi berawal dari adanya kebutuhan seseorang terhadap informasi. Kajian ini dilaksanakan untuk mengetahui kebutuhan informasi mahasiswa FIP UNY menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan jumlah responden sebanyak 325  orang,  yang  didapatkan  melalui  stratifed  random  sampling.  Hasil  kajian mencakup  aksesibilitas  perpustakaan,  ketersediaan  koleksi  perpustakaan  yang meliputi penyediaan koleksi buku umum dan referensi, tujuan pemustaka mendatangi perpustakaan, dan jenis informasi di perpustakaan yang dimanfaatkan oleh pemustaka. Dari hasil kajian ini, perpustakaan dapat memperhitungkan ketersediaan koleksi di perpustakaan dan fasilitas yang mendukung kunjungan mahasiswa ke perpustakaan.
Relasi Kemampuan Literasi Jaringan dengan Manajemen Privasi Pelajar Sma Negeri 1 Sumedang Yulian Maudi Agustien; Prijana Prijana; Andri Yanto
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.776 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1540

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi relasi antara kemampuan literasi jaringan dengan manajemen privasi pada pelajar SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi asosiatif. Populasi merupakan para siswa SMA Negeri 1 Sumedang. Ukuran sampel sejumlah 150 siswa berdasarkan ukuran proposi binomial dan sampling error. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Data penelitian menggunakan skala nominal dan dianalisis menggunakan analisis chi square dan analisis koefisien kontingensi C dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat relasi yang signifikan antara pemahaman mengenai sistem jaringan internet serta kemampuan mengakses dan menyaring informasi dengan manajemen privasi. Para siswa memiliki pemahaman mengenai jaringan internet yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan kontrol dan kepemilikan terhadap informasi pribadi. Para siswa juga memiliki kemampuan menyaring informasi yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan batasan privasi. Sedangkan kemampuan menyebarkan informasi serta keterbukaan diri dalam jaringan internet tidak memiliki relasi yang signifikan dengan manajemen privasi. Para siswa mampu menyajikan dan menyebarkan informasi melalui internet, namun kurang berhati-hati dalam memeriksa kembali konten yang mungkin mengandung informasi pribadi sebelum diunggah di media sosial. Mayoritas siswa cenderung bersikap terbuka dalam berinteraksi dengan pengguna internet lainnya, namun langkah privasi yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan para siswa yang cenderung tertutup.  Abstract: This research aims to determine the relationship between network literacy skills and privacy management of high school students. This research uses quantitative method with associative study. The population is students of SMA Negeri 1 Sumedang. The sample size is 150 students based on the binomial proportion and sampling error size. Research data are collected through questionnaire, observation, interview, and literature study. The research data uses nominal scale and analyzed using chi square analysis and contingency coefficient C analysis with confidence level of 95%. The result of this research indicates that there are significant relationships between understanding of internet network system and information access and filtering skills with privacy management. The students have a high understanding about internet network and able to apply it in determining control and ownership of private information. The students also have good information filtering skills and able to apply it in determining their private boundaries. Whereas information sharing skills and self-opennes in internet network do not have any significant relationship with privacy management. The students are able to present and distribute information through internet, but not careful enough in rechecking contents that may contain private information before uploading it into social media. Majority of the students tend to be open in interacting with other internet users, but the privacy measures that they are doing are not much different from the students who tend to be closed.
Pentingnya Pemahaman Pustakawan Terhadap Bentuk Komunikasi Ilmiah Pada Profil Google Scholar Purwani Istiana
Pustakaloka Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.705 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i1.450

Abstract

Abstrak: Banyaknya karya ilmiah yang sudah dihasilkan seorang penulis, tidak terlepas dari penggunaan karya ilmiah penulis lain. Publikasi yang telah dihasilkan oleh seorang penulis akan menunjukkan produktivitas penulis tersebut. Banyaknya sitasi yang diperoleh oleh sebuah publikasi menunjukkan dampak publikasi tersebut terhadap publikasi yang lain. Dewasa ini Perguruan tinggi dituntut untuk menampilkan performance mereka dalam  hal banyaknya publikasi yang dihasilkan dan juga dampak publikasi yang dihasilkan untuk publikasi yang lain. Mengutip publikasi lain merupakan salah satu bentuk komunikasi ilmiah yang dilakukan oleh penulis atau peneliti. Makalah ini akan memaparkan pemanfaatan profile Google Scholar dalam komunikasi ilmiah dan pentingnya pustakawan memahami salah satu bentuk komunikasi ilmiah tersebut. Profil Google Scholar cukup efektif digunakan oleh institusi perguruan tinggi untuk menampilkan profil dosen sehingga akan semakin visible di dunia akademik online. Penting bagi pustakawan memahami tentang profile Google Scholar dan manfaatnya, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas perguruan tinggi.Abstract: Scientific publication which produced by an author was not far from an other the author. The number of author scientific publication showed author productivity. Publication citation described the impact of the publication to other publication. University have to give their performance in the number of scientific publication which produced and its impact to other publication. Citating wa a form of scientific communication between authors. This paper figured out the usage of Google Scholar Profile in scientific communication and the importance of librarian understanding to one scientific communications. Google Scholar profile wa effective to display university lecturer profile which made it visible. The comprehension librarian of profile Google Scholar gave contribution in university quality improvement. 
Urgensi Komunikasi Dalam Implementasi Kebijakan Pengembangan Koleksi Di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Negeri Malang Dwi Novita Ernaningsih
Pustakaloka Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.285 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i2.682

Abstract

Kebijakan pengembangan koleksi dalam perpustakaan akademik mempunyai peran yang signifikan dalam mengembangkan kualitas koleksi untuk mendukung kegiatan akademik sivitas akademika di perguruan tinggi.  Eksistensi dan parameter kualitas perpustakaan dapat diukur dari kualitas koleksi yang dimiliki dan ketermanfaatannya bagi pemustaka. Kebijakan pengembangan koleksi merupakan seni untuk menganalisis kebutuhan pemustaka melalui komunikasi antara pihak pemustaka dengan stakeholders. Kebijakan pengembangan koleksi merupakan kebijakan yang dilakukan oleh perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka sesuai dengan subject area, di dalamnya terjadi proses komunikasi dengan populasi masyarakat yang dilayani maupun dengan penyandang dana (Evans, 2005: 50). Artikel ini akan membahas tentang pentingnya komunikasi dalam implementasi kebijakan pengembangan koleksi di Perpustakaan PPs UM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan dan berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah pustakawan belum dapat membangun komunikasi yang baik dengan stakeholders yang meliputi pihak pimpinan sebagai penyandang dana dan pemustaka sebagai pemanfaat koleksi perpustakaan. Implementasi kebijakan pengembangan koleksi belum dapat mensinergikan berbagai kepentingan maupun kebutuhan dari pihak perpustakaan dan stakeholders sehingga implementasi kebijakan yang ada belum bisa efektif dan efisien
Urgensi Personal Branding Pada Profesi Pustakawan Lalu Agus Satriawan; Rika Kurniawaty
Pustakaloka Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.125 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v14i2.4411

Abstract

This paper explores the benefits and urgency of personal branding in the librarian profession. Through library research methods that use descriptive, interpretive, and reflective data analysis, the researchers find and present the concept of the librarian's business in confirming the role and benefits of the job in responding to various challenges in the era of disruption. The challenges and work dynamics that arise from different communication technologies require librarians to have good personalities always to learn, change, and develop. The success of librarians in serving the community's information needs and the use of media in delivering various information in the library will be a positive personal branding and further confirm the benefits and urgency of librarians in the era of the industrial revolution 4.0.Tulisan ini bertujuan untuk mengupas manfaat dan urgensi personal branding pada profesi pustakawan. Melalui metode penelitian pustaka yang menggunakan analisis data deskriptif, interpretatif dan reflektif, penulis menemukan dan  menyajikan konsep mengenai usaha pustakawan dalam meneguhkan peran dan manfaat profesi dalam menjawab berbagai tantangan di era disrupsi. Tantangan dan dinamika kerja yang muncul sebagai akibat pemanfaatan berbagai teknologi komunikasi mengharuskan pustakawan untuk memiliki kepribadian yang baik agar dapat selalu belajar, berubah, dan berkembang. Keberhasilan pustakawan dalam melayani kebutuhan informasi masyarakat, serta pemanfaatan media dalam men-deliver berbagai informasi yang ada di perpustakan akan menjadi positive personal branding dan semakin meneguhkan manfaat serta urgensi pustakawan di era revolusi industry 4.0
Optimalisasi Layanan Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat baca Siswa Moch Basit Aulawi
Pustakaloka Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.497 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v4i1.841

Abstract

The key to use a knowledge treasury on library especially school library is reading. And the process of reading a literature will be maximal if it is done by interest in reading. In addition to having main duty, such as information, circulation and reference service, school library has a role to increase interest in reading of students. A lot of services of library to increase student's interest in reading are those which become part of learning process, service to increase student's skill to explore information, and service to increase library use. So, the library many oppotunities to increase student's interest in reading. The main parts, especially librarian. Those process will form a paradigm the reading is the main matter in learning process. This essay will explore library's role to increase student's interest in reading.
Evaluasi Keterpakaian Koleksi Referensi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Buton Azaz Akbar
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.073 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1301

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterpakaian koleksi referensi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Buton. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian deskriptif yakni untuk mendeskripsikan data akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat hubungan antara fenomena yang diselidiki. Dengan metode kuantitatif yakni untuk mengungkap keterpakaian koleksi referensi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Buton dengan cara mencatat dan menjumlahkan koleksi referensi yang terpakai selama waktu penelitian dilakukan kemudian dideskripsikan. Hasil analisa menunjukkan bahwa keterpakaian koleksi referensi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Buton  berdasarkan penelitian yang dilakukan jika ditinjau dari segi pemanfaatan masih tergolong rendah dimana koleksi referensi indeks dan abstrak, bibliografi, direktori dan almanak dalam penelitian yang dilakukan selama 3 (tiga) Minggu disesuaikan dengan jam kerja tidak pernah digunakan. Sedangkan koleksi referensi yang paling tinggi keterpakaiannya masuk dalam kelompok referensi ensiklopedi yaitu dari 86 judul (100 %) telah terpakai 23 judul (27 %)  dan koleksi yang tidak terpakai berjumlah 63 judul (73 %) selama 3 (tiga) Minggu disesuaikan dengan jam kerja
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGETAHUAN PADA PERPUSTAKAAN STAIN PADANGSIDIMPUAN Yusri Fahmi
Pustakaloka Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.54 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v5i1.440

Abstract

Library for a higher education is a center even a heart of thisinstitution, but with the internet, users prefer this new technology than libraries. To solve this problem it must strive to provide information for the most appropriate time, using most appropriate resources, and budget. Library of the State College for Islamic Studies Padangsidimpuan is challenged to give excellent service for the users with minimal budget, so the performance is impaired.This article explores the use of knowledge management to solve the above problem. The implementation of the knowledge management is done by carrying out human resources, knowledge sharing, and information and technology empowering
Pola Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang Tahun 2019 Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin; Roekhan Roekhan; Moh. Safii
Pustakaloka Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.11 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v12i1.2042

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk urutan pola elemen pada perilaku pencarian informasi dan untuk mengetahui elemen yang dominan digunakan pada pola perilaku pencarian informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang tahun 2019 dalam menelusuri sumber informasi untuk sumber belajar perkuliahan dan rujukan dalam pembuatan karya. Sebanyak delapan belas mahasiswa anggota finalis ajang mahasiswa berprestasi Universitas Negeri Malang sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat sembilan pola perilaku pencarian informasi yang berbeda dan terdapat delapan elemen yang dominan digunakan pada pola perilaku pencarian informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang tahun 2019 dalam menelusuri sumber informasi untuk sumber belajar perkuliahan dan rujukan dalam pembuatan karya, dimana perilaku pencarian informasi mahasiswa berprestasi tersebut ditunjang oleh peran Perpustakaan Perguruan tinggi Universitas Negeri Malang.
Persepsi Pemustaka Terhadap Skill Pustakawan Dalam Penelusuran Sumber Informasi Di Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Cut Afrina
Pustakaloka Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v14i1.3758

Abstract

User perception is the argument given by the user from the results of observations and visions in the library, then analyzed according to the assumptions of each user of positive or negative perceptions of the librarian's skills in carrying out the process of searching for information sources in the library. The method used is qualitative with participatory objective observation on a social phenomenon that occurs in the library. The results of the study explain that the perception of users on the skills of librarians in searching for information sources at the library of the State Islamic Institute of Religion (IAIN) Batusangkar shows a negative perception of the skills of librarians in searching for information sources that suit the needs of users. The conclusion is that librarians must improve their Hard Skills and Soft Skills in tracing information sources.