Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Urgensi Komunikasi Dalam Implementasi Kebijakan Pengembangan Koleksi Di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Negeri Malang Ernaningsih, Dwi Novita
Pustakaloka Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i2.682

Abstract

Kebijakan pengembangan koleksi dalam perpustakaan akademik mempunyai peran yang signifikan dalam mengembangkan kualitas koleksi untuk mendukung kegiatan akademik sivitas akademika di perguruan tinggi.  Eksistensi dan parameter kualitas perpustakaan dapat diukur dari kualitas koleksi yang dimiliki dan ketermanfaatannya bagi pemustaka. Kebijakan pengembangan koleksi merupakan seni untuk menganalisis kebutuhan pemustaka melalui komunikasi antara pihak pemustaka dengan stakeholders. Kebijakan pengembangan koleksi merupakan kebijakan yang dilakukan oleh perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka sesuai dengan subject area, di dalamnya terjadi proses komunikasi dengan populasi masyarakat yang dilayani maupun dengan penyandang dana (Evans, 2005: 50). Artikel ini akan membahas tentang pentingnya komunikasi dalam implementasi kebijakan pengembangan koleksi di Perpustakaan PPs UM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan dan berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah pustakawan belum dapat membangun komunikasi yang baik dengan stakeholders yang meliputi pihak pimpinan sebagai penyandang dana dan pemustaka sebagai pemanfaat koleksi perpustakaan. Implementasi kebijakan pengembangan koleksi belum dapat mensinergikan berbagai kepentingan maupun kebutuhan dari pihak perpustakaan dan stakeholders sehingga implementasi kebijakan yang ada belum bisa efektif dan efisien
Institutional Repository Access Policy: A Case Study in State University of Malang Library Ernaningsih, Dwi Novita
Record and Library Journal Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.941 KB) | DOI: 10.20473/rlj.V3-I1.2017.25-37

Abstract

This article discusses about access policy to institutional repository in State University of Malang Library. This study aims to analize access policy and accessibility to institutional repository, barriers to adoption of open access, as well as the views of stakeholders to open access institutional repository. The method used is the case study method with qualitative approach. Data was collected by observation, interviews, and document analysis. The result shows that the resistance and disagreement among the stakeholders toward open access institutional repository affect the access policy and accessibility to institutional repository. In protecting academic work, access restrictions which is explicitly does not have legality is applied. The access restriction affects users and visibility of institution. It generates complaints from library users most of whom are digital generation. The restriction also declines the university rank in Webometrics.
PENANAMAN NILAI-NILAI MELALUI KEGIATAN RITUAL DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Ernaningsih, Dwi Novita
ACARYA PUSTAKA Vol 2, No 1 (2016): ACARYA PUSTAKA
Publisher : ACARYA PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.686 KB)

Abstract

PENANAMAN NILAI-NILAI MELALUI KEGIATAN RITUAL DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANGDwi Novita Ernaningsih, M.Hum(Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang)e-mail: dwi.novita@um.ac.id AbstrakRitual merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam suatu organisasi maupun instansi secara kontinyu, formal, dan sarat dengan berbagai simbol. Di dalam simbol tersebut terdapat seperangkat nilai, tujuan yang menggambarkan keinginan, norma, dan kesepakatan bersama sekelompok orang. Ritual berfungsi antara lain tempat mentransendensikan konflik keseharian kepada nilai dan spiritual agama serta menciptakan kondisi yang teratur dalam hidup manusia,  menekankan keseluruhan kesatuan kelompok untuk mengatasi kontradiksi, membentuk kesatuan kelompok sosial yang kuat. Artikel ini membahas tentang penanaman nilai-nilai melalui kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri Malang yang meliputi integritas, inovasi, kerjasama, dan kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri Malang sehingga bisa mewujudkan nilai-nilai dalam meningkatkan komitmen, keterlibatan, dan keterikatan antar staf perpustakaan dengan pimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri malang berimplikasi terhadap penanaman nilai-nilai bagi sumberdaya manusia yang ada di perpustakaan. Nilai-nilai tersebut muncul sebagai refleksi dari kegiatan ritual yang telah dilakukan secara rutin. Nilai yang muncul paling dominan adalah nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang telah melekat erat pada staf perpustakaan dan berimplikasi pada etos kerja dan kehidupan sehari-hari dalam organisasi.Kata kunci: ritual, nilai-nilai, perpustakaan perguruan tinggi AbstractRitual are the activities undertaken within an organization or institution continuously, formal, and loaded with various symbols. Within the symbol there is a set of values, goals that reflect the will, norms, and an agreement with some people. Ritual serves among other things to the point of transcending the everyday conflicts and spiritual values of religion and create orderly conditions in human life, emphasizing the overall unity of the group to overcome the contradictions, forming a strong unity of social groups. This article discusses about the cultivation of values through ritual activities in the Library of State University of Malang that include integrity, innovation, cooperation and competence. The purpose of this study to find out how the implementation of ritual activity in the Library of State University of Malang that can embody the values in increasing the commitment, engagement and attachment between the library staff with leadership. This study used a qualitative approach with descriptive research. Data were collected by interview and observation. The result shows that the ritual activities in the Library of the State University of Malang give implications for the cultivation of values for the existing human resources in the library. Those values emerged as a reflection of rituals that have been done routinely. The value that appears most dominant is the value of togetherness and family that has become embedded in the library staff and the implications for the work ethic and everyday life in the organization.Keywords: the ritual, the values, an academic library
LITERACY BASED SHARING KNOWLEDGE ON THE COMMUNITY Andi Asari; Dwi Saksomo; Amalia Nurma Dewi; Dwi Novita Ernaningsih
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.151 KB) | DOI: 10.17977/um006v2i22018p092

Abstract

This study is a community-based information literacy studies on DPD PERTUNIcommunity Malang. The purpose of this study is to describe the role of communitiesin developing information literacy PERTUNI members, describing the strategy andthe characteristics as contained in the Community Pertuni. The method used is aqualitative method with a case study approach. Through case studies of the results ofthis study indicate that information literacy using a social approach to take advantageof community ties, a significant role in information literacy community members.Recognized members of the community that they have a higher information literacywhile joining the community.
Penerapan Otomasi Perpustakaan Sekolah di Malang Raya Moh Safii; Setiawan Setiawan; Sokhibul Ansor; Dwi Novita Ernaningsih; Lidya Amalia Rahmania; Cicik Tri Jayanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.3880

Abstract

Berdasarkan data Kementrian pendidikan dan kebudayaan, sebanyak 34.19 persen sekolah di Indonesia dari 34 provinsi, belum memiliki perpustakaan. Padahal sesuai amanat UU No 43 Tahun 2007 hendaknya lembaga pendidikan termasuk sekolah ditunjang dengan perpustakaan. Perpustakaan tentu harus mengiringi perkembangan jaman dan mampu untuk memberikan layanan berbasis teknologi. Berdasar hal tersebut dan fakta bahwa tidak semua perpustakaan sekolah berjalan sesuai standar perpustakaan apalagi memanfaatkan otomasi perpustakaan. Maka pengabdian dalam bentuk pelatihan ini menjadi solusi dari gambaran permasalahan diatas. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah ceramah, pelatihan dan pendampingan. Diikuti oleh 34 peserta dari pengelola perpustakaan Se Malang Raya yang terdiri dari Sekolah Swasta, Sekolah Negeri, Pondok Pesantren. Saat pelatihan aplikasi otomasi perpustakaan 100% terinstall pada laptop peserta dan dapat digunakan. Sehingga pengelolaan perpustakaan yang manual sudah terbantukan dengan otomasi perpustakaan dan meninggalkan proses manual/paperbased service ke arah perpustakaan digital. Kendala yang dihadapi peserta ketika monitoring dan evaluasi ialah dukungan teknis penyediaan hardware yang belum dipenuhi oleh pihak sekolah. Saran dan tindak lanjut dari kegiatan ini ialah ditingkatkannya pada tahap lebih lanjut yaitu inovasi layanan dan akreditasi perpustakaan.Kata kunci: otomasi perpustakaan; perpustakaan digital; perpustakaan sekolahImplementation of School Library Automation in Malang RayaABSTRACT  Based on data from the Ministry of education and culture, as many as 34.19 percents of schools in Indonesia from 34 provinces, do not yet have a library. Yet according to the mandate of Law No. 43 of 2007 educational institutions including schools should be supported by libraries. Libraries certainly have to accompany the development of the era and be able to provide technology-based services. Based on this and the fact that not all school libraries run according to library standards let alone utilize library automation. Then this service in the form of training is the solution to the picture above problems. The methods used in this service are lectures, training and mentoring. Participated in 34 participants from the library manager of Se Malang Raya consisting of Private Schools, Public Schools, Islamic Boarding Schools. During training, the library automation application is 100% installed on the participant's laptop and can be used. So that manual library management is helped by library automation and leaves the manual / paper-based service process in the direction of digital libraries. The obstacle faced by participants when monitoring and evaluation is technical support for providing the hardware that has not been met by the school. Suggestions and follow-up from this activity are to be improved at a further stage, namely service innovation and library accreditation.Keywords: library automation; digital library; school library
Layanan Anak pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang Florensia Ellena Putri Dewanthy; Kusubakti Andajani; Dwi Novita Ernaningsih
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.461 KB) | DOI: 10.17977/um008v2i22018p088

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penyelenggaraan kegiatan layanan anak di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, meliputi layanan kunjung berkelompok dan layanan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian adalah pustakawan layanan anak dan pemustaka anak sekolah dasar serta data pendukung dari telaah dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kegiatan analisis dimulai dari tahap mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca seluruh data, memberi kode data, tema deskripsi, penyajian data, dan interpretasi data. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pada layanan kunjung berkelompok pemustaka cenderung memiliki respon dan minat yang sangat baik jika dibandingkan dengan layanan mandiri minat pemustaka rendah.Keyword: perpustakaan umum, layanan anak
Kebutuhan Informasi dan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Informasi pada Komunitas Akar Tuli Tri Rahma Kusuma Wardani; Heri Suwignyo; Dwi Novita Ernaningsih
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.986 KB) | DOI: 10.17977/um008v2i22018p105

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan informasi dan upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas Akar Tuli Malang. Hal tersebut ditinjau dari faktor yang mendorong kebutuhan informasi anggota komunitas. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi anggota komunitas didorong oleh sepuluh faktor. Selain sepuluh faktor tersebut, kebutuhan informasi anggota komunitas juga dipengaruhi oleh isi informasi yang disertai dengan gambar untuk memudahkan mereka dalam menerjemahkan, dan memahami informasi yang diperoleh. Upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas dilakukan dengan beberapa cara, yakni pencarian informasi melalui manusia atau bertanya kepada orang lain, pencarian informasi melalui dokumen, pencarian informasi melalui gawai atau secara online, dan membaca bibir lawan bicara.Kata Kunci: kebutuhan informasi, upaya pemenuhan kebutuhan informasi, komunitas Akar Tuli, tuli, tunarungu. ABSTRACT This study aims to describe the information needs and efforts to meet the information needs of Malang Tuli Root community members. This is viewed from the factors that drive the information needs of community members. This research method uses a case study method with a qualitative approach. Data collection techniques are carried out by observation, interviews, and document review. The results showed that the information needs of community members were driven by ten factors. In addition to these ten factors, the information needs of community members are also influenced by the content of information accompanied by images to facilitate them in translating, and understanding the information obtained. Efforts to fulfill the information needs of community members are carried out in several ways, namely searching for information through humans or asking other people, searching for information through documents, searching for information through devices or online, and reading the lips of the other person.Keywords: information needs, efforts to fulfill information needs, deaf, deaf, deaf.
Tingkat Literasi Informasi Siswa MAN 1 Jembrana Menggunakan BIG 6 Model Moch Syahri; Agus Musaddiq Fikri; Dwi Novita Ernaningsih
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v6i1.9317

Abstract

This study aims to determine the level of information literacy of students in MAN 1 Jembrana. This research uses descriptive quantitative method. The population in this study were students of class XI MAN 1 Jembrana with a total of 200 people. Sampling in this study was 10% using the random sampling method using the Slovin approach. The data collection technique used in this study is a closed questionnaire. The results show that the level of information literacy of students in MAN 1 Jembrana is included in the good category, by obtaining an overall average score of 3.15..
PENANAMAN NILAI-NILAI MELALUI KEGIATAN RITUAL DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Dwi Novita Ernaningsih
ACARYA PUSTAKA Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v2i1.10100

Abstract

PENANAMAN NILAI-NILAI MELALUI KEGIATAN RITUAL DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANGDwi Novita Ernaningsih, M.Hum(Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang)e-mail: dwi.novita@um.ac.id AbstrakRitual merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam suatu organisasi maupun instansi secara kontinyu, formal, dan sarat dengan berbagai simbol. Di dalam simbol tersebut terdapat seperangkat nilai, tujuan yang menggambarkan keinginan, norma, dan kesepakatan bersama sekelompok orang. Ritual berfungsi antara lain tempat mentransendensikan konflik keseharian kepada nilai dan spiritual agama serta menciptakan kondisi yang teratur dalam hidup manusia,  menekankan keseluruhan kesatuan kelompok untuk mengatasi kontradiksi, membentuk kesatuan kelompok sosial yang kuat. Artikel ini membahas tentang penanaman nilai-nilai melalui kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri Malang yang meliputi integritas, inovasi, kerjasama, dan kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri Malang sehingga bisa mewujudkan nilai-nilai dalam meningkatkan komitmen, keterlibatan, dan keterikatan antar staf perpustakaan dengan pimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan ritual di Perpustakaan Universitas Negeri malang berimplikasi terhadap penanaman nilai-nilai bagi sumberdaya manusia yang ada di perpustakaan. Nilai-nilai tersebut muncul sebagai refleksi dari kegiatan ritual yang telah dilakukan secara rutin. Nilai yang muncul paling dominan adalah nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang telah melekat erat pada staf perpustakaan dan berimplikasi pada etos kerja dan kehidupan sehari-hari dalam organisasi.Kata kunci: ritual, nilai-nilai, perpustakaan perguruan tinggi AbstractRitual are the activities undertaken within an organization or institution continuously, formal, and loaded with various symbols. Within the symbol there is a set of values, goals that reflect the will, norms, and an agreement with some people. Ritual serves among other things to the point of transcending the everyday conflicts and spiritual values of religion and create orderly conditions in human life, emphasizing the overall unity of the group to overcome the contradictions, forming a strong unity of social groups. This article discusses about the cultivation of values through ritual activities in the Library of State University of Malang that include integrity, innovation, cooperation and competence. The purpose of this study to find out how the implementation of ritual activity in the Library of State University of Malang that can embody the values in increasing the commitment, engagement and attachment between the library staff with leadership. This study used a qualitative approach with descriptive research. Data were collected by interview and observation. The result shows that the ritual activities in the Library of the State University of Malang give implications for the cultivation of values for the existing human resources in the library. Those values emerged as a reflection of rituals that have been done routinely. The value that appears most dominant is the value of togetherness and family that has become embedded in the library staff and the implications for the work ethic and everyday life in the organization.Keywords: the ritual, the values, an academic library
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Perpustakaan Sekolah Berbasis Teknologi Informasi Setiawan .; Moch Syahri; Dwi Novita Ernaningsih; Inawati; Amalia Nurma Dewi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): April 2021, Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i2.5260

Abstract

Complex issues in school libraries are very diverse, from human resources, budget funds, book procurement, the technology system used is something that deserves attention, because the purpose of the school library is as a learning center, and information, as a learning resource center means that the school must try and clean up to present the latest collections, informative and according to the needs of the school. The school library has a very important role in the success of education. Therefore, school library facilities need attention. One of the facilities that help librarian activities is information technology-based library management. With library management, all library activities can run according to good library standards. Also, students can more easily and freely take advantage of the library collections in it. Information technology-based library management is activities that aim to assist library managers, the school, in creating libraries that comply with the standards set by the National Library. The activities carried out include (a) Providing information about how to manage library services, especially the Tsanawiyah library in Probolinggo Regency. (b) Providing knowledge on the procedures for managing the library at the Information Technology-based Tsanawiyah Library 2. (c) Instilling skills in Tsanawiyah library managers while studying. MTsN 2 Malang is under the auspices of the Ministry of Religion, course it must also have a good library, well managed, and course there is a role for the teaching staff in the library department to make the library the heart of information and the heart of education.