cover
Contact Name
Alwan Wibawanto
Contact Email
alwan@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285228111066
Journal Mail Official
pustakaloka@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Po. Box. 116 Ponorogo 63471, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 20852118     EISSN : 25024108     DOI : https://doi.org/10.21154/pustakaloka
Core Subject : Science, Social,
PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is a peer-reviewed journal taken from the library of IAIN Ponorogo on Information and Library Science. PUSTAKALOKA is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library IAIN Ponorogo in cooperation with the Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur. Every received article will be reviewed by the journal editors and external editors and reviewers who are competent in each related field. The review uses double-blind peer review before the journal is published. PUSTAKALOKA will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License. And, every article is free of charge for authors and readers.
Articles 212 Documents
Kebijakan Open Access Repositori Institusi di Perpustakaan Perguruan Tinggi: Kajian Best Practice Studi Literature Fidan Safira
Pustakaloka Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.88 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v13i1.2457

Abstract

Kebijakan open access repositori institusi di perpustakaan perguruan tinggi menjadi acuan atau pedoman atas keterbukaan akses yang dijalankan. Semangat keterbukaan akses juga harus didukung dengan kebijakan yang jelas mengenai informasi yang tersedia, pelestarian konten serta hak cipta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan keterbukaan akses pada repositori institusi serta peluang dan tantangannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Kebijakan keterbukaan akses belum dimiliki oleh sebagian besar perpustakaan perguruan tinggi secara formal. Utamanya kebijakan preservasi konten dan kebijakan hak cipta. Sedangkan peluang keterbukaan akses adalah dapat meningkatkan keterpakaian publikasi ilmiah dan tantangannya berupa sumber daya serta komitmen dari seluruh sivitas akademika untuk berkontribusi.
Membangun Literasi Informasi melalui Budaya Baca Masyarakat Khusniati Rofi'ah
Pustakaloka Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.74 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v2i1.852

Abstract

The obvious sign of global era is information availability throughout the world. Therefore, everyone must become a literate person to reacha better life. Because life is personal progressive, every person shoould change and renew his personal quality to keep away from extinction. Besides, it is also influenced by many factors, such as cultural and structurl factors. however, nowadays we see a fact of lower reading habit that can effect on information literacy. For that reason, an effort to increase a higher reading habit  can be performed by three strategies, i.e. power strategy, persuasive strategy and normative-reeducaritve strategy.
Keterampilan Komunikasi Efektif Pustakawan Referensi dalam Melayani Pemustaka di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Musrifah Musrifah
Pustakaloka Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.529 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v9i1.921

Abstract

Librarians in their profession in the library must have adequate knowledge in all fields. As we know that the task of librarians, reference librarians especially severe because it requires special skills because the information presented comes from a special collection. Therefore, a reference librarian should have the skills, one of which effective communication associated with their professionalism in carrying out its duties are to serve, assist, guide, and became a consultant for user information as well as the high demands of science should be mastered. This is what lies behind the author's research on effective communication skills in serving the reference librarian at the Library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. This study aims to determine the general effective communication skills, how to build effective communication and the factors that hinder effective communication skills in serving the reference librarian at the library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. The method used in this research is descriptive method with qualitative research approaches. The research results indicate that communication reference librarian in serving users are already skilled and effective. As for how to build effective communication is done by reference librarian in serving users is how to understand and fulfill the aspects of effective communication as a full relief, tolerance, respect / respect, empathy, caring, polite, caring, can be heard, clearly, trust, caring and humble attitude. The factors that hinder effective communication skills in serving the reference librarian at the library UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta that psychological factors, systematic, and ecological.
KETERSEDIAAN KOLEKSI BERDASARKAN SILABUS DAN STANDAR BAN-PT: Analisis Koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan untuk Jurusan Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Pekalongan Junaeti Junaeti
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.304 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1687

Abstract

Abstrak : Ketersediaan koleksi sering dianggap sebagai ukuran efektivitas perpustakaan atau kinerja perpustakaan secara keseluruhan. Karena pengguna hanya menilai ketersediaan koleksi berdasarkan yang dia butuhkan, bukan yang perpustakaan sediakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi ketersediaan koleksi perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan silabus jurusan PAI FTIK IAIN Pekalongan, menganalisis ketersediaan koleksi berdasarkan standar BAN-PT, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengadaan koleksinya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan metode checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan koleksi untuk semua jenis mata kuliah adalah sebanyak 409 judul atau sebesar 50%, dan ketidaktersediaan koleksi sebanyak 301 judul atau sebesar 42%. Dan kategori ketersediaan koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan analisis dari standar BAN-PT sangat baik. Beberapa faktor yang menjadi kendala dalam ketersediaan koleksi berdasarkan silabus adalah karena tidak semua dosen menyerahkan silabus ke jurusan, beberapa koleksi yang ada dalam daftar pustaka silabus yang merupakan terbitan instansi pemerintah tidak tersedia, dan ada beberapa koleksi yang sudah tidak diterbitkan lagi Abstract : Availability of collections is often seen as a measure of library effectiveness or overall library performance. Because the user only assesses the availability of collections based on what he needs, not what the library provides. The purpose of this study was to determine and identify the availability of Pekalongan IAIN library collections based on the Pekalongan IAIN FTIK PAI syllabus, analyze the availability of collections based on BAN-PT standards, and identify the factors that being obstacles in procuring their collections. The approach in this study is descriptive quantitative. The data analysis technique uses the checklist method. The results showed that the level of availability of collections for all types of subjects was 409 titles or 50%, and the unavailability of collections was 301 titles or 42%. And the category of availability of collections in Pekalongan IAIN Library based on analysis from the BAN-PT is very good. Some factors that become obstacles in the availability of collections based on the syllabus are that not all lecturers submit syllabus to departments, some collections in the bibliography syllabus published by government agencies are not available, and there are several collections that are no longer published
Perilaku Pencarian Informasi Pada Mahasiswa Strata Satu (S1) Pendidikan Biologi Angkatan 18 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Rifni Raihana; Taufik Asmiyanto
Pustakaloka Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.387 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v12i2.2153

Abstract

Setiap orang memiliki kebutuhan informasi dan memiliki perilaku pencarian informasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku pencarian informasi yang dilakukan oleh mahasiswa program studi Pendidikan Biologi angkatan 18 UNTIRTA. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku pencarian informasi mahasiswa pendidikan biologi angkatan 18 UNTIRTA. Penulis menggunakan model perilaku pencarian yang dikembangkan oleh David Ellis. Kuesioner yang disebarkan adalah skala likert dengan rentang 5. Responden berjumlah 34 orang. Dari hasil analisis kuesioner, mahasiswa pendidikan biologi angkatan 18 UNTIRTA tahu akan kebutuhan informasinya. mahasiswa pendidikan biologi angkatan 28 UNTIRTA melakukan proses starting hingga extracting selama proses pencarian. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan biologi angkatan18 UNTIRTA memiliki kesadaraan akan kebuutuhan informasi dan mampu mencari, memilah dan mengolah informasi sesuai dengan kebutuhannya
Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Institusional Repository Taufiq Kurniawan
Pustakaloka Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.473 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i2.683

Abstract

Perpustakaan menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya mengelola dan menyebarluaskan informasi. Perpustakaan di perguruan tinggi mempunyai peran dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi. Istilah perpustakaan digital di era sekarang sudah mulai bergeser ke konsep pengembangan insitusional repository. Konsep institusional repository ini merupakan upaya untuk memaksimalkan layanan perpustakaan dalam bidang publikasi karya ilmiah yang tidak hanya yang berwujud cetak, tetapi juga berwujud digital. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi perpustakaan untuk mengelola koleksi-koleksi dalam wujud digital. Koleksi digital ini bisa berwujud soft file atau biasa dikenal sekarang dengan dokumen dengan format PDF (Portable Document Format) ataupun dalam wujud image, video dll. Perpustakaan sudah saatnya untuk menyesuaikan dengan perkembangan ini. Perpustakaan mempunyai peran penting dalam pengelolaan electronic resources atau sumber informasi berwujud elektronik yang ada. Perguruan tinggi tentunya merupakan gudangnya ilmu pengetahuan. Karya ilmiah akademisi tentu menjadi kekayaan informasi yang sangat bermanfaat. Perpustakaan tentunya harus memandang ini sebagai sebuah peluang dan kesempatan dalam melayankan kepada masyarakat akan informasi yang dimiliki. Koleksi karya ilmiah sangat dibutuhkan dalam bidang penelitian ataupun pengkajian keilmuan. Sekarang konsep institusional repository menjadi salah satu bahan acuan dalam pemeringkatan perguruan tinggi atau dikenal dengan webometric. Maka perpustakaan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan citra lembaga atau perguruan tingginya
Visualisasi Data Sebagai Layanan Perpustakaan dalam Membantu Pertumbuhan Ekonomi Faizhal Arif Santosa
Pustakaloka Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.41 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v14i2.4354

Abstract

Data visualization is a series of data processing processes that produce information in a dynamic visual form. Many libraries around the world have embraced data visualization as a decision-making tool to assist them in making key decisions, but few have discussed the possibilities for libraries to employ this technology to help their users' economic growth. The closeness to life in the library, the opportunities for libraries as services based on social inclusion, as well as the challenges that arise for librarians are discussed in this article. The method used is a literature study of literature sources related to data visualization, business, libraries, and librarian competencies. The result is that the concept of data visualization resembles daily activities in the library, namely repackaging information and making statistics. Data visualization aids librarians in transforming data into actionable information for decision-making and serving it to users. Data visualization opens up opportunities for libraries to be used as services based on social inclusion to help the economic growth of their users. The challenge for librarians is the limited skillsets for this technology. To develop their skills, librarians are urged to enroll in education and training programs.
Desain Interior Ruang Perpustakaan : Perspektif Pengelola Perpustakaan Bahrul Ulumi
Pustakaloka Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.918 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v2i1.843

Abstract

The stakeholders often unaware that interior design of library will impact on the interest of library user to visit the library. Convenience factor is support by other factors, such as aesthetically and functionally library service. The role of policy makers, librarians, consultants, interior designers and institution leaders must be involved in synergy to create a comfortable library with regard to the principles of libabry interior design.
Peran Pustakawan Perguruan Tinggi dalam Pencegahan Cyber Plagiarism dalam Konteks Masyarakat Virtual Nurrohmah Hidayah
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.109 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1307

Abstract

Di era digital seperti saat ini, masalah cyber plagiarism di dunia virtual terus berlanjut dengan memanfaatkan cyber space sebagai cara mencari sebuah ide, gagasan untuk ditulis secara instan. Oleh karena itu upaya-upaya pencegahan melalui media virtual sendiri perlu digencarkan salah satunya melalui perannya pustakawan di dunia virtual. Dalam hal ini pustakawan dapat melakukan beberapa upaya seperti : 1) pelatihan literasi informasi bagi masyarakat virtual dalam dunia nyata maupun maya, 2) Mengenalkan aplikasi pendeteksi plagiarism 3) memanfaatkan media sosial seperti facebook, twitter, instagram maupun blog atau media cyber space lainnya  untuk menyuarakan tips dan trik mempublikasikan karya 4) Membuka diskusi dalam komunitas virtualSelain itu, agar pengguna internet mampu memanfaatkan layanan informasi yang disediakan diperlukan juga kemampuan literasi Informasi. Literasi informasi ini digunakan dalam memilih, menelusur, menggunakan dan mengevaluasi informasi yang didapatkan dengan bijak dan beretika. Diatara langkah literasi informasi yang bisa digunakan oleh pengguna meliputi; (1) identifikasi, (2) eksplorasi, (3) memilih (4) mengorganisasi, (5) menciptakan, (6) menyajikan, (7) penilaian, dan (8) penerapan. Kata kunci: cyber plagiarism, cyber crime, literasi informasi, pustakawan
EQ DAN AQ DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME PUSTAKAWAN Aris Nurohman
Pustakaloka Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.164 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v5i1.442

Abstract

EQ had a role to give a strong certainty. It would haveadvantage to understand the reality of emotion instantly, and make appraisal shortly, so that one can show will be distrusted, who have to trust, who will suffer. While AQ will give a horizon and a lot new of tools to decrease adversity and to increase some one’s qualities so they could face the continues change.EQ and AQ in developing of librarian profession will aid to self control and emotion management. By EQ and AQ will aid librarians able to manage self complexity, so it will bear intellectual, skill, behavior, leadership, good personality, smart, creative, progressive and broad horizon.

Page 8 of 22 | Total Record : 212