cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Makassar Jl. AP Pettarani Makassar Sul-Sel Telpon: 869834-869854-860468; 081328540086; Fax: 0411-868794-868879
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Fundamental Sciences
ISSN : 2621671X     EISSN : 26216728     DOI : 10.26858/ijfs
Scopes of the journal consist of: 1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry, 4. Biology, 5. Statistics, and 6. Engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
Isolation of Poly-β-hydroxybutyrate (PHB) Producing Bacteria from Sago Dregs and Sugarcane Solid Waste Syalsa Aulia Putri; Muhammad Fiqriansyah Wahab; Arsad Bahri
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.689 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v7i1.19815

Abstract

Soil is the habitat of thousands of microscopic organisms, especially bacteria. Soil containing sago waste is rich in carbon sources and potentially as a raw material for the manufacture of Poly-β-hydroxybutyrate (PHB). Biodegradable plastic is one of the eco-friendly plastic materials, this type of plastic is made with Poly-β-hydroxybutyrate (PHB) as the raw material.   Sago waste is usually not utilized to the maximum. The purpose of this study was to obtain isolates of poly-β-hydroxybutyrate (PHB) producing bacteria from sago pulp waste without the addition of bacterial agents from the outside environment. This research was conducted in the Laboratory of Microbiology FMIPA UNM. Soil samples with sago dregs were obtained from a sago processing plant in Takalar, South Sulawesi. Bacteria are isolated by dilution serialized three times then grown on medium Nutrient Agar and purified on medium Strach Agar then fermented with Ramsay medium. The results showed the presence of biodegradable plastic formed in the breeding medium.
MODEL SEIR PADA PENULARAN HEPATITIS B Syafruddin Side
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.049 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v1i1.2124

Abstract

Penyakit Hepatitis B dapat ditafsirkan dengan persamaan matematika. Paper ini membahas pemodelan matematika pada penularan Hepatitis B dengan membagi kelompok populasi menjadi empat bagian yaitu Suspectible, Exposed, Infected dan Recovered (SEIR). Model matematika yang digunakan pada penularan Hepatitis B adalah model SEIR dengan mengasumsikan bahwa laju kelahiran dan kematian adalah sama. Model SEIR yang digunakan juga memperhatikan faktor vaksinasi, imigrasi dan emigrasi yang terjadi pada populasi. Hasil yang diperoleh pada pemodelan SEIR adalah persamaan matematika yang merupakan system persamaan differensial biasa tidak linear berdimensi empat (4-D). Sistem persamaan tersebut kemudian disederhanakan menjadi sistem persamaan differnsial tidak linear  tiga dimensi (3-D). Sistem dapat disederhanakan karena asumsi bahwa populasi yang telah sembuh dari Hepatitis B menjadi kebal dan tidak lagi terinfeksi penyakit tersebut.
ANALISIS ANTRIAN DENGAN MODEL SINGLE CHANNEL SINGLE PHASE SERVICE PADA STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) I GUSTI NGURAHRAI PALU D Nurfitria; Nur'eni Nur'eni; I T Utami
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.273 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i1.4383

Abstract

Antrian adalah suatu garis tunggu dari pelanggan yang memerlukan layanan dari satu atau lebih pelayanan. Masalah antrian berhubungan dengan efisiensi, dimana terjadinya antrian akan mengurangi kenyamanan pelayanan kepada pelanggan. Hal ini juga terjadi di SPBU I Gusti Ngurahrai, antrian terjadi karena banyaknya fasilitas pelayanan tidak sebanding dengan laju kedatangan pelanggan. Sehingga peneliti tertarik untuk menganalisis antrian di SPBU tersebut dengan menggunakan model Single Channel - Single Phase. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis teori antrian menunjukkan bahwa karakteristik antrian diperoleh rata-rata antri dalam sistem  sebesar 9 orang, rata-rata antri dalam antrian ( sebesar 8 orang sedangkan peluang terjadinya jumlah pelanggan dalam antrian  sebesar 4,3 %. Rata-rata waktu menunggu dalam sistem  adalah sebesar 8 menit sedangkan rata-rata waktu menunggu dalam antrian  adalah sebesar 7 menit, tingkat kesibukan server (K) adalah sebesar 89 % sedangkan tingkat pengangguran server (W) adalah sebesar 10 %, sehingga total biaya yang harus dikeluarkan oleh pihak SPBU sebesar RP. 246.250.000,00. Biaya dan waktu menunggu setelah penambahan satu unit server, pada proses antrian di SPBU tersebut agar pelayanannya menjadi optimal adalah sebesar Rp. 422.500.000,00 dan rata-rata waktu menunggu dalam sistem  adalah sebesar 1 menit sedangkan rata-rata waktu menunggu dalam antrian  adalah sebesar 0,289 menit.
EFEK AIR REBUSAN KAYU CINA (Lannea coromandelica) TERHADAP HISTOPATOLOGI MUKOSA LAMBUNG MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ASAM KLORIDA (HCl) Andi Mu'nisa; Alimuddin Ali; M. Junda; Andi Muflihunna; Nur Istiqamah
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.74 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v5i1.9370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek air rebusan kayu cina terhadap histopatologi mukosa lambung mencit (mus musculus) yang diinduksi asam klorida (HCl). Penelitian ini menggunakan mencit jantan strain ICR sebanyak 45 ekor yang dibagi dalam 3 kelompok perlakuan, yaitu kelompok mencit normal, kelompok mencit gastritis, dan kelompok mencit dengan pemberian air rebusan kayu cina selama 7 dan 14 hari sebanyak 0.3 cc. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah pemberian air rebusan kayu cina ada perbaikan sel-sel mukosa lambung mencit. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa air rebusan kayu cina menunjukkan adanya perbaikan secara histopatologis mukosa lambung mencit yang diinduksi asam klorida (HCl).
PERILAKU PETANI TEGALAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DI KABUPATEN SOPPENG Muhammad Ardi
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.16 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v1i1.2113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku petani  dalam meningkatkan kualitas lingkungan,  pengetahuan lingkungan,  sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng; (2) pengaruh pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara lingkungan  baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng.  Penelitian ini termasuk penelitian korelasional yang berlokasi di daerah pertanian tegalan, dimana wilayah sampel dipilih secara sengaja dan responden sebanyak 50 kepala keluarga dipilih dengan metode systematic random sampling.  Variabel yang diperhatikan adalah: (a)  perilaku petani  dalam meningkatkan kualitas lingkungan (variabel terikat); (b) pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan (variabel bebas). Analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Ditemukan bahwa perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan, pengetahuan lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan tergolong rendah, dan sikap terhadap lingkungan negatif.  pengetahuan lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan, dan  sikap terhadap lingkungan berpengaruh terhadap perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.
The Effect of Acid Treatment on Metal Oxide Content of South Sulawesi Natural Clay Sumiati Side; Suriati Eka Putri
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.119 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v8i2.40737

Abstract

Abstract. This study investigated the effect of adding acid on the metal oxide content of natural clay in Gowa Regency, South Sulawesi Province. The acid solutions used were sulfuric acid (H2SO4), hydrochloric acid (HCl), and nitric acid (HNO3) with a concentration of 3 M. The characterization of metal oxide content was carried out using XRF and morphological analysis of natural clay using SEM. The results showed that the impurity metal oxide content decreased after being treated with acid. The largest mass percent of silica alumina occurred in the HCl 3 M treatment with alumina mass percent of 20.27% and silica of 25.41%. The clay morphology looks different after being treated with acid for all types of acid solutions. The results of this study are expected to become recommendations for further research related to natural clay pretreatment both as a ceramic base material and as a catalyst support.
DESAIN TONGKAT ELEKTRONIK BAGI TUNANETRA BERBASIS SENSOR ULTRASONIK DAN MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 Sutarsi Suhaeb
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.61 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v2i2.2437

Abstract

Abstract. Stick Design Electronics For Blind And Microcontroller-Based Sensor Ultrasonic Atmega8535. The purpose of this research is to create hardware and software detection of objects with the ultrasonic sensor using a microcontroller ATMEL ATMega 8535, do the testing tool that can detect objects in the blind about people with disabilities in order to function properly. This study uses its engineering product design or direct observations, ie observations on how the microcontroller as the application process with multiple input and output devices. Performance of this electronic stick, which the system uses a microcontroller ATMega8535 this tool as a main controller and ultrasonic sensors SRF04 as measuring the distance to the obstacle or object. As a Buzzer output is used as an indicator of the voice of the beeb and DC motor as vibrator stick. Source of data derived from the results of stress measurement and observation. From the test results it can be concluded that the design of the stick electronics designed from some parts of the circuit microcontroller, a series of minimum system, module ultrasonic sensors SRF04, Buzzer, DC motors, LCD modules, series regulator and battery lipo 3 cell to detect obstacles or objects that can reached by the ultrasonic sensor, which is an electronic wand indicators such as voice sounds beeb and shakes that will be active when the ultrasonic sensors detect obstacles or objects in a certain range. From the test results it can be concluded that the electronic blind cane is quite satisfactory, since the results of comparative testing the response of electronic wand to wand blind judged from the aspect of effectiveness, convenience, safety, and excellence.Abstrak. Desain Tongkat Elektronik Bagi Tunanetra Berbasis Sensor Ultrasonik dan Mikrokontroller Atmega8535. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat perangkat keras dan lunak pendeteksi benda dengan sensor ultrasonic menggunakan mikrokontroler ATMEL ATMega 8535, melakukan pengetesan alat yang dapat mendeteksi benda-benda di sekitar penderita cacat tunanetra agar dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode rekayasa yang sifatnya rancang produk atau pengamatan secara langsung, yaitu pengamatan terhadap cara kerja mikrokontroler sebagai perangkat proses dengan aplikasi beberapa perangkat input dan output. Kinerja tongkat elektronik ini, dimana sistem alat ini menggunakan mikrokontroler ATMega8535 sebagai pengendali utamanya dan sensor ultrasonik SRF04 sebagai pengukur jarak terhadap penghalang atau objek. Sebagai output digunakan sebuah Buzzer sebagai indikator bunyi suara beeb dan Motor DC sebagai penggetar tongkat. Sumber data berasal dari hasil pengukuran tegangan dan hasil pengamatan. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa Desain tongkat elektronik dirancang dari beberapa bagian yaitu rangkaian mikrokontroller, rangkaian sistem minimum, modul sensor ultrasonik SRF04, buzzer, motor DC, modul LCD, rangkaian regulator dan baterai lipo 3 cell ini untuk mendeteksi penghalang atau objek yang dapat dijangkau oleh sensor ultrasonik, dimana indikator tongkat elektronik ini berupa suara bunyi beeb dan getar yang akan aktif ketika sensor ultrasonic mendeteksi penghalang atau objek pada jangkauan tertentu. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa tongkat elektronik tunanetra ini cukup memuaskan, karena hasil respon pengujian perbandingan tongkat elektronik dengan tongkat tunanetra yang dinilai dari aspek keefektifan, kemudahan, keamanan, dan keunggulan.Kata Kunci: Tongkat Elektronik , Sensor Ultrasonik, Mirokontroller ATMega8535
Model Regresi Spasial dan Aplikasinya pada Kasus Tingkat Kemiskinan Kabupaten Soppeng Anggi Ananda Putri; Wahidah Sanusi; Sukarna Sukarna
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.492 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v4i2.7638

Abstract

Poverty is one of the major problem that frequently faced by human. Begin from poverty, consequently emerged several social issues, such as homeless, beggar, defendant, and prostitution. On this research were conducted modeling poverty degree in Soppeng with using number of poor household as the dependent variable. Modeling were done by using area approach which is a Spatial Autoregressive (SAR) model and Spatial Error Model (SEM). As for the independent variable used on this research is the number of health services, school facility, population density, social well being disable, and the distance on village and centre of Soppeng.  Regarding to the analysis of Spatial Autoregressive (SAR) and Spatial Error Model (SEM) shows that there is a spatial dependency lag and error on number of poor household variable. As for the independent variable which have the significancy account for 5% on Spatial Autoregressive (SAR) and Spatial Error Model (SEM) are every variables with a number R2= 90,9% on SAR and R2= 90,1% on SEM.
Identifikasi Senyawa yang Terkandung pada Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Andi Tenri Ola Rivai
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.94 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v6i2.16870

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki jenis tanaman yang beraneka ragam. Salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai obat adalah kelor (Moringa oleifera) yang dikenal sebagai “The Miracle Plant” karena memiliki banyak manfaat pada semua bagian tanamannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui senyawa yang terkandung pada ekstrak daun Moringa oleifera yang dapat digunakan untuk kesehatan. Penelitian ini merupakan suatu penelitian pendahuluan berupa eksperimen uji kualitatif fitokimia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu membuat ekstrak daun Moringa oleifera yang dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Selanjutnya dilakukan uji fitokimia berupa identifikasi flavonoid, tannin, terpenoid, alkaloid, dan saponin. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pada ekstrak daun kelor terdapat senyawa flavonoid, tannin, terpenoid, alkaloid, dan saponin.
Increasing energy values of biscuits with tempe purée and sardines flour as the ingredient substitutions Slamet Widodo; Andi Hudiah
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.54 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v8i1.33167

Abstract

Abstract. This research and development study aims to investigate the energy values of biscuits made of tempe purée ad sardines flour (sardinella). The experiment was conducted in the Laboratory of Home Economics Department (PKK) in Engineering Faculty of Universitas Negeri Makassar. The used data collection technique is documentation from proximate analysis. The used data analysis technique is descriptive analysis. The process of making biscuits using tempe purée and sardines flour starts with weighing all the ingredients, mixing, weighing the dough for 1 biscuit, moulding the dough, placing in the oven and baking, remove from the oven and cooling, then packing the biscuits. The results showed that the nutritional values based on the proximate test of the biscuit formula with the substitution of tempe purée and sardines flour showed that the calorie value increased to 7.8 kcal, fat value increased to 1.72 grams, and calcium value increased to 5.59 grams. Keywords: Biscuit, Sardines Flour, Tempe Purée

Page 3 of 14 | Total Record : 132