cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29647460     DOI : https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.147
Core Subject : Education,
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is a scientific journal published by CV Putra Publisher. This journal aims to accommodate research articles and community service in the field of education and learning. This journal can provide an overview of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 3 times a year (December, April and August).
Articles 322 Documents
Kerangka Evaluasi Pembelajaran Sekolah Dasar Berbasis OBE, Artificial Intelligence, dan Digital Assessment Martinus Tekege
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2231

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut evaluasi pembelajaran di sekolah dasar yang tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual evaluasi pembelajaran yang mengintegrasikan Outcome-Based Education (OBE), Artificial Intelligence (AI), dan Digital Assessment. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah bereputasi serta dokumen kebijakan dari UNESCO, OECD, World Bank, UNICEF, dan Kemendikdasmen Republik Indonesia. Proses kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas sumber, ekstraksi data, dan sintesis tematik untuk menemukan keterkaitan konseptual antarpendekatan dalam transformasi evaluasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi OBE, AI, dan Digital Assessment mendukung pengembangan evaluasi pembelajaran yang adaptif, autentik, personal, dan berbasis data melalui penyelarasan capaian pembelajaran, analitik pembelajaran (learning analytics), umpan balik adaptif, serta pengambilan keputusan pedagogis berbasis bukti. Penelitian ini menghasilkan kerangka Integrated Intelligent Outcome-Based Assessment Framework (IIOBAF) sebagai acuan pengembangan evaluasi pembelajaran sekolah dasar yang mendukung keterampilan abad ke-21, meliputi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, literasi digital, pemecahan masalah, dan pembelajaran sepanjang hayat.
The Impact of Differentiated Instruction on Students' Critical Thinking Skills in Secondary Science Classrooms: A Quasi-Experimental Study Kaso Mustamin; Andi Hidayati; Jumriah; Anam Besari; Emanuel B S Kase
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2239

Abstract

Critical thinking is a cornerstone of 21st-century science education, yet traditional one-size-fits-all pedagogy often fails to cultivate it among diverse Indonesian secondary learners. This mixed-methods quasi-experimental study examined the impact of differentiated instruction (DI) on students’ critical thinking skills in secondary science. Participants were 70 eighth-grade students from a public junior high school in Yogyakarta, assigned to an experimental group (n=35) receiving DI based on readiness, interest, and learning profile over eight weeks, and a control group (n=35) receiving conventional instruction. Critical thinking was measured using a validated essay test aligned with Facione’s framework (interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, self-regulation). Quantitative analysis via ANCOVA revealed a significant large effect of DI on post-test scores (F(1,67)=48.62, p<.001, η²p=.42) after controlling for pre-test. Qualitative data from classroom observations and semi-structured interviews with 10 students and 2 teachers revealed four themes: heightened intellectual engagement, personalized scaffolding, collaborative meaning-making, and implementation challenges. Integration of findings demonstrated that DI fosters critical thinking by honoring learner variability, promoting active sense-making, and providing tiered cognitive demands. The study underscores DI as a viable pedagogical framework for nurturing higher-order thinking in Indonesian science classrooms, while highlighting the need for sustained professional development to address practical constraints.
Optimalisasi Pembelajaran STEAM Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini di RA Amal Shaleh Dusun Kombongan Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Alfi Husatir Rohmah; Naily inayatul maghfirah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2245

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini memerlukan pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar aktif, kreatif, dan berpusat pada anak. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pembelajaran Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM) pada pendidikan anak usia dini, kajian mengenai optimalisasi pembelajaran STEAM berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pembelajaran STEAM berbasis proyek, mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis anak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di RA Amal Shaleh Dusun Kombongan Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran STEAM berbasis proyek dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sistematis sehingga mampu meningkatkan kemampuan mengamati, bertanya, menganalisis, memecahkan masalah, dan mengomunikasikan hasil belajar. Keberhasilan pembelajaran didukung oleh kompetensi guru, media pembelajaran, lingkungan belajar, dan keterlibatan orang tua, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan media, waktu, serta perbedaan karakteristik anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis optimalisasi pembelajaran STEAM berbasis proyek yang mengintegrasikan proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pemanfaatan lingkungan sekitar, penggunaan media sederhana, serta keterlibatan aktif guru dan anak dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran STEAM berbasis proyek merupakan model pembelajaran inovatif yang Berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini melalui pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan bermakna.
Strategi Guru PAUD Dalam Mengatasi Problematika Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 3–4 Tahun Di Era Digitalisasi di SPS Anggur 29 Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Puput Yuliani; Khoiril Akbar
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2256

Abstract

Era digitalisasi membawa tantangan signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini, ditandai dengan kecenderungan perilaku individualistik dan penurunan kemampuan interaksi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru di SPS Anggur 29, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember dalam mengatasi berbagai problematika perkembangan sosial emosional pada anak usia 3—4 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga fenomena utama problematika sosial emosional anak: rendahnya kontrol emosi (sikap temperamental), menguatnya sikap individualistik, dan lemahnya kemampuan kooperatif akibat pola interaksi satu arah dari gawai (gadget). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penanganan problematika tersebut bertumpu pada Strategi Intervensi Holistik Berbasis Ekosistem (Holistic Ecosystem-Based Intervention). Strategi ini mencakup empat pilar utama, yaitu: (1) transformasi pedagogis melalui peralihan pola bermain individual ke kolektif guna mereduksi egosentrisme praoperasional; (2) penguatan agensi melalui stimulasi inisiatif sosial untuk membangun kepercayaan diri (initiative vs. guilt); (3) regulasi emosional melalui metode pembiasaan, keteladanan (modeling), dan positive reinforcement; serta (4) sinergitas mikrosistem melalui kolaborasi strategis antara guru dan orang tua dalam bentuk digital parenting. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan sosial emosional anak di era digitalisasi tidak dapat dicapai melalui teknik tunggal, melainkan memerlukan banyak peran yang saling berkaitan.
Pengaruh Self-Compassion Terhadap Body Satisfaction Pengguna TIKTOK Pada Remaja Perempuan Desnatalia Magdalena; Freddy Butarbutar
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-compassion terhadap body satisfaction di era tren kecantikan TikTok pada remaja perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 344 remaja perempuan berusia 15–19 tahun yang berdomisili di Kota Medan, mengikuti akun TikTok konten kecantikan, serta aktif menggunakan TikTok dalam keseharian. Responden memiliki karakteristik penggunaan TikTok mulai dari beberapa kali dalam seminggu hingga setiap hari, dengan durasi penggunaan terbanyak lebih dari 3 jam per hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala self-compassion dan body satisfaction yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion berpengaruh positif dan signifikan terhadap body satisfaction dengan nilai F = 146,209 dan p < 0,05. Nilai R sebesar 0,547 dan R² sebesar 0,299 menunjukkan bahwa self-compassion memberikan kontribusi sebesar 29,9% terhadap body satisfaction, sedangkan 70,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = 45,605 + 0,990X, yang menunjukkan bahwa peningkatan self-compassion diikuti oleh peningkatan body satisfaction. Dengan demikian, semakin tinggi self-compassion yang dimiliki remaja perempuan pengguna TikTok, semakin tinggi pula body satisfaction yang dirasakan
Kelengkapan Vektor Berdimensi Hingga di Dalam Ruang Bernornma Kuasi Helmi Firdaus
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2280

Abstract

Tulisan ini membahas sifat kelengkapan vektor berdimensi hingga pda ruang bernorma kuasi yang bertujuan memberikan garansi terhadap suatu vektor didalam suatu ruang bernorma kuasi dengan dimensi hingga yang bersifat Cauchy mempunyai limit. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan memberikan pembuktian dan contoh secara langsung. Penelitian ini dimulai dengan membahas konsep fundamental seperti konvergen, Cauchy, serta terbatas. Selain itu, sifat pendukung seperti ketunggalan limit serta konstanta dari norma kuasi diteliti dan diberikan penjelasannya. Setelah membahas sifat fundamental tersebut, penelitian berlanjut pada konstuksi suatu teorema dan pembuktiannya yang menjelaskan ketaksamaan pada suatu vektor bebas liner dengan dimensi hingga yang memiliki batas bawah nilai norma kuasi. Hal ini diperlukan agar analisis konvergensi pada norma kuasi yang memiliki konstanta  bisa dikontrol dan meskipun tidak berlakunya ketaksamaan segitiga umum yang terjadi pada norma biasa. Pada bagian terakhir, diberikan pembuktian sifat kelengkapan dari ruang bernorma kuasi berdimensi hingga merupakan lengkap terhadap norma kuasinya. Penelitian ini penting untuk menjamin generalisasi ruang berdimensi hingga didalam ruang bernorma kuasi tetap tertutup dan lengkap, sama seperti pada ruang bernorma serta mendukung pengembangan lebih lanjut teori operator linear terbatas, dan teori titik tetap pada ruang bernorma kuasi.
Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X Putri Patricia Sitinjak; Susy Alestriani Sibagariang; Benjamin Albert Simamora
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengaruh lingkungan sekolah dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X Taman Madya (SMA) Tamansiswa Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis data deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMA Taman Madya (SMA) Tamansiswa Pematangsiantar dengan jumlah 258 siswa. Sampel penelitian berjumlah 157 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner (angket)Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa, hasil ini terlihat pada uji t dimana nilai thitung dari lingkungan sekolah (5,643) > ttabel (1,654744) yang berarti pada variabel tersebut signifikan. 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa, hasil ini terlihat pada uji t dimana nilai thitung dari lingkungan sekolah (6,781) > ttabel (1,654744) yang berarti pada variabel tersebut signifikan. 3) lingkungan sekolah dan motivasi belajar secara bersama-sama mempengaruhi hasil belajar siswa, hasil ini dapat dilihat pada uji F dimana nilai Fhitung (55,779) > nilai Ftabel (3,05). Uji koefisien determinasi R Square diketahui sebesar 0,420 yang berarti 42% variabel lingkungan sekolah dan motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas x Taman Madya (SMA) Tamansiswa Pematangsiantar. Sedangkan 58% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Pengembangan Model Senam Irama Edukatif Berbasis Gerak Dasar Bagi Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Siswa Sekolah Dasar Masyitah Masyitah; Alyadi S; Wahyuningtyas Puspitorini; Carolus Wasa
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2289

Abstract

Keterampilan motorik kasar merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikembangkan sejak usia sekolah dasar karena berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik, aktivitas gerak, dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Namun, pembelajaran senam irama di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada demonstrasi guru dan belum mengintegrasikan gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model senam irama edukatif berbasis gerak dasar untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi PJOK, kemudian diujicobakan kepada 20 siswa sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, lembar validasi, angket, dan tes keterampilan motorik kasar, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memperoleh tingkat validitas sebesar 91% (sangat valid), kepraktisan sebesar 91% (sangat praktis), serta efektif meningkatkan keterampilan motorik kasar dengan peningkatan skor rata-rata dari 70,15 pada pretest menjadi 86,90 pada posttest (p < 0,05). Model yang dikembangkan juga mampu meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, motivasi, dan partisipasi peserta didik selama pembelajaran. Dengan demikian, model senam irama edukatif berbasis gerak dasar layak digunakan sebagai alternatif inovasi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa sekolah dasar
Pengembangan Media Geo-Fun Berbasis Canva dan SAC Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Isra&#039;lee Lazuardi; Rana Gustian Nugraha; Nurdinah Hanifah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2300

Abstract

Pembelajaran IPS pada materi perubahan bentuk permukaan bumi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya penggunaan media pembelajaran yang kurang interaktif sehingga dapat memengaruhi keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital interaktif Geo-Fun berbasis Canva dan Smart Apps Creator (SAC) yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas V SDN Cikandang, ahli materi, ahli media, dan guru kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respon guru, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase kelayakan dan N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Geo-Fun memperoleh persentase kelayakan sebesar 85% dari ahli materi dengan kategori sangat layak dan 94% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Respon guru terhadap penggunaan media memperoleh persentase sebesar 91,67% dengan kategori sangat baik. Hasil pretest dan posttest juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media Geo-Fun. Dengan demikian, media Geo-Fun berbasis Canva dan Smart Apps Creator (SAC) layak, praktis, dan berpotensi efektif digunakan sebagai media pembelajaran digital interaktif pada materi perubahan bentuk permukaan bumi untuk siswa kelas V sekolah dasar
Hubungan Kontrol Diri Dengan Perilaku Phubbing Pada Mahasiswa di Kota Medan Amelia Marbun; Nancy Naomi G.P. Aritonang
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kontrol diri dengan perilaku phubbing pada mahasiswa di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kontrol diri dan skala perilaku phubbing. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data penelitian tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku phubbing, dengan nilai koefisien korelasi rs = 0,814 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara kontrol diri dengan perilaku phubbing berada pada kategori sangat kuat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori sedang untuk kontrol diri maupun perilaku phubbing. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi skor kontrol diri pada subjek penelitian, semakin tinggi pula skor perilaku phubbing yang ditemukan.