cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29647460     DOI : https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.147
Core Subject : Education,
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is a scientific journal published by CV Putra Publisher. This journal aims to accommodate research articles and community service in the field of education and learning. This journal can provide an overview of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 3 times a year (December, April and August).
Articles 306 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ukuran Pemusatan Data Tunggal Di Kelas X Rizky Anadora Sianipar; Hardi Tambunan; Ruth Mayasari Simanjuntak
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa pada materi ukuran pemusatan data kelas X SMK Swasta Jambi Medan T.A 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian yaitu kelas X dan sampel penelitian yang terdiri dari 65 siswa kelas X. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah tes berupa soal uraian, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian dapat dilihat dari indikator efektivitas terpenuhi yaitu sistematika pembelajaran kategori baik, komunikasi guru baik, respon siswa kategori baik, aktivitas siswa kategori baik, dan ketercapaian pembelajaran kategori tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Menyelami Gagasan Berbasis SAC Materi Gagasan Pokok dan Pendukung Kelas IV Luthfia Nadia; Diah Gusrayani; Ani Nur Aeni
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2198

Abstract

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara dengan guru, sebanyak 73% siswa kelas IV masih mengalami kesulitan dalam membedakan gagasan pokok serta gagasan pendukung. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pembelajaran yang masih berpusat pada penggunaan buku ajar dan metode ceramah belum mampu memfasilitasi siswa membangun pemahaman secara bertahap melalui media pembelajaran yang interaktif. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Menyelami Gagasan berbasis Smart Apps Creator (SAC) pada materi gagasan pokok dan gagasan pendukung, serta mengetahui tingkat kelayakan media berdasarkan validasi ahli dan respons guru serta siswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket yang melibatkan ahli materi, ahli media, guru kelas IV, dan siswa kelas IV di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Menyelami Gagasan memperoleh kategori Sangat Layak dengan persentase validasi sebesar 83% dari ahli materi dan 95% dari ahli media. Hasil implementasi juga menunjukkan kategori Sangat Baik dengan persentase respons guru dan siswa masing-masing sebesar 93%. Berdasarkan hasil tersebut, media Menyelami Gagasan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Integrasi latihan bertingkat berbasis scaffolding yang dilengkapi feedback otomatis menjadi keunggulan media dalam membantu siswa menentukan dan membedakan gagasan pokok serta gagasan pendukung secara bertahap.
Pengaruh Metode Kuis Tim Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas Tria Margaretha Tindaon; Canni Loren Sianturi; Nancy Angelia Purba
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode kuis tim terhadap hasil belajar siswa di UPTD SD Negeri 125138 Pemtangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-ekperimental design bentuk One-Group Pretest-Posttest yang dilaksanakan di UPTD SD Negeri 125138 Pematangsiantar pada siswa kelas IV dengan jumlah populasi 26 siswa dan sampel sebanyak 26 siswa.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan test yang terdiri dari pretest dan postest yang sebelumnya dilakukan uji validitas soal yang terdiri dari 40 butir soal, diperoleh 25 soal yang valid dan memenuhi kriteria yang bisa digunakan dalam penelitian. Sselain itu uji reliabilitas menujukkan nilai sebesar 0,911 yang memenuhi kriteria tinggi, sehingga instrument dikatakan konsisten dan layak untuk digunakan menjadi instrumen dalam penelitian ini. Pretest diberikan sebelum diterapkan perlakuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kemudia diterapkan lah perlakuan yaitu penggunaan metode kuis tim sebagaimana metode ini bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami materi serta metode ini membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan diadakan test yaitu Postest yang Dimana bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 44,64 pada pretest menjadi 83,64 pada posttest hal ini membuktikan bahwa metode kuis tim sangat signifikat dalam meningkatkan hasil belajar. Dari nilai N-Gain sebesar 0,7127>0,7 yang termasuk dalam kategori tinggi sehingga membuktikan bahwa metode kuis tim sangat efektik dalam meningkatkan hasil belajar. Selain itu hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung (19,493) lebih besar daripada t tabel (1,708), sehingga diperoleh (19,493 > 1,708) dengan nilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti “Terdapatnya Pengaruh Metode Kuis Tim Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 125138 Pematangsiantar
Pengembangan Media Game Edukasi Digital Berbasis ICT Untuk Stimulasi Kognitif Anak Usia Dini Yuni Herlina; Wahyu Hidayat; Yulva Andresta; Putri Merlinda; Wella Ayu Lestari; Qiya Azzahra; Bella Tri Utami
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan media game edukasi digital berbasis ICT untuk stimulasi kognitif anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 28 anak usia 5–6 tahun di TK Bina Belia Kabupaten Empat Lawang. Produk yang dikembangkan berupa media game edukasi digital berbasis ICT yang dirancang sebagai media pembelajaran interaktif untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini. Tahap pengembangan dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan produk, pengembangan media, validasi oleh ahli, implementasi pada subjek penelitian, serta evaluasi efektivitas penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media game edukasi digital berbasis ICT layak digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan hasil validasi dan mampu menarik perhatian anak dalam proses pembelajaran. Hasil uji efektivitas menggunakan uji t menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian, penggunaan media game edukasi digital berbasis ICT dapat menjadi alternatif media pembelajaran untuk mendukung stimulasi kognitif anak usia dini.
El-Thoria Art Exhibition: An Experiential Learning-Based Model For Developing 21st-Century Skills In Islamic Boarding Schools Haliza Nur Azkia; Roshida Yulia Rindang; Cecep Sobar Rochmat; Ahmad Saifullah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2266

Abstract

The development of twenty-first-century skills has become a major priority in education, requiring learning approaches that integrate critical thinking, creativity, communication, and collaboration (4Cs). Within Islamic boarding schools (pesantren), these competencies need to be developed while preserving Islamic educational values. This study aimed to describe the implementation of the El-Thoria Art Exhibition based on Experiential Learning, examine its contribution to the development of santri's 21st-century skills, and identify the Islamic values reflected throughout the program. A descriptive qualitative field study was conducted at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 1 involving 29 purposively selected informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the El-Thoria Art Exhibition was implemented through the stages of Kolb's Experiential Learning cycle, providing authentic learning experiences in planning, artwork production, exhibition management, presentation, and reflection. These activities illustrated the development of critical thinking through collaborative problem-solving and decision-making, creativity through artwork design and innovation, communication through presentations and interactions with visitors, and collaboration through teamwork and shared responsibilities. The findings also revealed the internalization of Islamic values, including amanah (trustworthiness), responsibility, discipline, ta'awun (mutual cooperation), and leadership during the exhibition process. These findings suggest that the El-Thoria Art Exhibition represents an experiential learning practice that integrates the development of 21st-century skills with Islamic character education within the context of pesantren.
Penerapan Video Animasi Untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS Anisa Ayundasari; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2271

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan video animasi dan menganalisis peningkatan HOTS siswa kelas V pada materi “Seperti Apakah Budaya Daerahku”. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dengan melibatkan 12 siswa kelas V SDN 3 Maruyungsari. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan tindakan ditetapkan apabila sekurang-kurangnya [persentase keberhasilan]% siswa memperoleh nilai sama dengan atau lebih tinggi dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu [nilai KKM]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan video animasi dapat mendukung peningkatan HOTS siswa. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 44,58 pada tes awal menjadi 70,00 pada siklus I, 84,58 pada siklus II, dan 97,92 pada siklus III. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 0% pada tes awal dan siklus I menjadi 58,33% pada siklus II serta mencapai 100% pada siklus III. Peningkatan juga terlihat pada aktivitas siswa yang semakin aktif dalam berdiskusi, menyampaikan pendapat, menganalisis permasalahan, dan mempresentasikan hasil kerja kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mendukung peningkatan HOTS siswa dalam pembelajaran IPAS