cover
Contact Name
-
Contact Email
riptek@semarangkota.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
riptek@semarangkota.go.id
Editorial Address
Jl. Pemuda No. 148 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riptek
ISSN : 19788320     EISSN : 27163482     DOI : https://doi.org/10.35475/riptek
The journal provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and short communication articles related to urban development in Semarang City.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
PROFIL VEGETASI DATARAN RENDAH KOTA SEMARANG Nana Kariada Tri Martuti; Margareta Rahayuningsih; Satya Budi Nugraha; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.795 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.102

Abstract

Indonesia is known to the world as a mega biodiversity country because it has vibrantbiodiversity. Semarang has a unique topography starting from the beaches in thecoastal areas, lowlands to hills in the southern region. The different landscapes affectthe biodiversity in Semarang City. This study aims to analyze the distribution of vegetation and create a vegetation profile of Semarang. The results showed that each species' dominant pattern in each growth rate was relatively spread. The ability to controleach species in the community was relatively balanced. The sustainability of speciesdiversity could be maintained. Besides, it is necessary to manage and preserve vegetation types that are quite dominant and have beneficial values in terms of economy,ecology, and even socio-culture in Semarang. They can become a characteristic ofSemarang as the capital of Central Java.
PEMETAAN INDIKATOR KINERJA SEKTOR PARIWISATA DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA SEMARANG Artiningsih Artiningsih; Wiwandari Handayani; Devi Rahma Jayanti
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1756.334 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.98

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.Pariwisata diharapkan mampu mengikutsertakan berbagai sektor pendukung lain.Kemampuan pariwisata tidak terbatas dalam menggerakkan laju produksi dankonsumsi melainkan juga mendukung iklim investasi. Namun demikian, pengukurankontribusi pariwisata sebagai sektor tersier terhadap pertumbuhan ekonomi KotaSemarang masih memiliki kendala. Hal ini terjadi karena kinerja pariwisatamencakup indikator pengukuran di sektor formal dan informal, sehingga kinerjapariwisata terhadap laju pertumbuhan ekonomi (LPE) di Kota Semarang tidakdiperoleh secara langsung. Artikel ini bertujuan untuk memetakan indikator kinerjasektor pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang.Metode yang digunakan mencakup pemetaan program terkait empat sasaran bidangekonomi yang termuat di dalam Rancangan Teknokratis RPJMD Kota SemarangTahun 2021-2025 dengan mempertimbangkan berbagai variabel penentu dariliteratur dan peraturan perundangan terkait bidang ekonomi. Hasil dari pemetaanmenunjukkan bahwa ekonomi kreatif dapat menjembatani urusan pertanian,perikanan, perindustrian dan perdagangan sehingga mampu mendukung kinerjapariwisata. Kinerja setiap urusan tidak hanya dilihat dari produktivitasnya sajamelainkan juga perannya dalam menjadi input ekonomi kreatif. Oleh karenanyapariwisata diharapkan menjadi lokomotif pendorong pengembangan sektor lainsebagai sektor pendukung dalam mencapai LPE di Kota Semarang.
STRATEGI KOMUNIKASI “SEMARANG WEGAH NYAMPAH” DALAM MEMBANGUN AWARENESS MASYARAKAT UNTUK MENGURANGI SAMPAH PLASTIK Wulan Asih Setyarini
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.467 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.103

Abstract

A number of impacts on digital developments have actually created new problems. The rise of online shopping activities and food delivery has resulted in an increase in the amount of waste, especially plastik and packaging waste. This problem is getting worse due to the lack of public knowledge about waste management. Some of the waste was also found clogging the waterways which resulted in flooding at several area and clogging the flood pumps which made it malfunctioning. For this reason, the Semarang City Government issued a regulation to control the use of plastik which is expected to reduce the amount of waste generated in the city of Semarang. Without a good communication strategy, a program will not be succeed. Conducting to succeed the program and spread off the regulation, a package of communication strategy called Semarang Wegah Nyampah was completely set and prepared. This series of communication programs aims to build public awareness to care more about the environment in the city of Semarang, which includes waste management and reduction the use of plastik in daily activities. After analyzing the situation and identifying the target audience, key messages are then determined to be conveyed through various media and digital channels for campaign effectiveness. This campaign resulted good engagement with the target audience. The communication activities raises an existence of public awareness that create various actions related to waste management.
INDIKATOR KINERJA SISTEM MERIT DALAM MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGARA KOTA SEMARANG Mada Sophianingrum; Rukuh Setiadi; Prihadi Nugroho; Diva Khansa Gusanti
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.655 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.99

Abstract

Pembangunan bidang pemerintahan atau tata kelola bertujuan untuk meningkatkankapasitas atau fungsi pemerintah dalam mewujudkan harapan masyarakat untukmemiliki kehidupan yang lebih baik. Misi tata kelola pada RPJMD Kota Semarangmemiliki sasaran untuk terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani serta meningkatnya kualitas ketentraman dan ketertiban masyarakat. Dalam hal ini, Aparatur SipilNegara (ASN) menjadi salah satu komponen yang berperan penting dalam mewujudkan misi pada bidang pemerintahan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk melihatindikator kinerja Sistem Merit untuk menilai manajemen ASN di Kota Semarang.Metode yang digunakan mencakup pemetaan program terkait empat sasaran bidangekonomi yang termuat di dalam Rancangan Teknokratis RPJMD Kota SemarangTahun 2021-2026 dengan mempertimbangkan literatur dan peraturan perundanganterkait. Hasil pemetaan indikator pada Sistem Merit menunjukkan bahwa terdapatbeberapa program terkait manajemen ASN di Kota Semarang yang dapatmenggunakan Indeks Sistem Merit ini. Program tersebut diantaranya ProgramPenunjang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program Kepegawaian Daerah. Olehkarena itu, penerapan Sistem Merit diharapkan dapat menjadi standar penilaianManajemen ASN di Kota Semarang
PENERAPAN SMART TOURISM DI KOTA SEMARANG Maya Damayanti; Hadi Wahyono; M Rahdriawan; W P Tyas; P C Sani
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.11 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.109

Abstract

Pengembangan pariwisata Kota Semarang saat ini sedang menghadapi tantangan yang cukup besar dengan berkembangnya teknologi informasi yang cukup pesat. Melalui teknologi informasi, wisatawan dapat mengakses dan memberikan informasi terkait dengan destinasi yang dituju dengan mudah. Artikel ini berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengekplorasi penerapan teknologi informasi dalam pariwisata atau yang dikenal dengan smart tourism di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi aplikasi (apps), website dan sosial media yang terkait dengan smart tourism sebagai metode pengumpulan data. Penggunaan IT di Kota Semarang dalam pengembangan pariwisata dapat dilihat dari pengembangan aplikasi (apps) dan website yang dapat diakses oleh seluruh orang terutama para wisatawan. Selain itu, pemerintah Kota Semarang juga memanfaatkan teknologi seperti analytic CCTV dan penyediaan free wi-fi pada destinasi-destinasi tertentu yang dinilai strategis.Kata kunci: Semarang, smart tourism, wisatawan
PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KANAL BANJIR BARAT (KBB) KOTA SEMARANG Reny Yesiana; Wiwandari Handayani; Mega Anggraini; Bintang Septiarani
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.897 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.100

Abstract

Flood management is one of the development priorities in Semarang City because itcauses huge losses and damage to assets and lives. The flood incident in Kaligarangthat occurred in 1990 was the driving force penetrate the anticipating meassure forthe risk of flooding in the West Flood Canal. The Semarang City Government hasmade efforts to minimize the risk of flooding through the construction of theJatibarang DAM. Not only that, grassroot approaches are also being developed as aneffort to reduce the impact of flooding in the city of Semarang. As a form of supportfor the Semarang City government, Mercy Corps Indonesia (MCI) collaborates with theInitiative for Urban Climate Change and Environment (IUCCE) and the Initiative forRegional Development and Environmental Management (IRDEM) with financialsupport from the Z Zurich Foundation seeks to help communities in the West FloodCanal, Semarang in managing their waste with a community-based wastemanagement system in five sub-districts (kelurahan). The purpose of this article is toexamine a community-based waste management program and its benefits for thecommunity in five kelurahan located in the West Flood Canal of Semarang City so thatit can be a lesson for other areas. The method used in this study is a qualitativemethod, with primary data collection techniques semi-open interviews. The samplingtechnique used for this interview was purposive sampling because the informants wereselected according to their competence. In addition, observations were made on eachactivity and document review. From this study, it is known that the people in fivekelurahan in the West Flood Canal have become more empowered in managing theirwaste through this program. The community empowerment process in this programcan be both a lesson and a challenge for community-based waste management inSemarang City.
KETERKAITAN REVITALISASI KOTA LAMA SEMARANG DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Lita Johan Trifena; Santy Paulla Dewi
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.110

Abstract

Revitalization of the Semarang Old City is the government's effort to overcome physical problems as well as promote history tourism as a generator development. Revitalization is focused on physical improvements such as improving infrastructure and facilities, making pedestrians comfortable, and adding street furniture. The physical changes in the area are indicated to have an impact on the socio-economic conditions of the community. Therefore, the purpose of this study is to analyze the relationship between the revitalization and the social and economic conditions of the community. The research method used a quantitative method with a proportional random sampling to 77 respondents. The analysis method used a  linear regression. The results of the analysis show that the revitalization carried out has a positive effect on social conditions and has a negative effect on the economic conditions of the community. This is showed by a decrease in income levels, changes in livelihoods, a decrease in the ability to rent land and inconvenience in living after the revitalization process. On the other hand, revitalization has a positive impact on social aspects, as shown by community interactions. In addition, the area becomes safer after revitalization where the crime rate is getting smaller. The revitalization process should be carried out in a balanced physical and non-physical manner so that the socio-economic conditions of the community are not negatively affected by the revitalizationprocess.  
KAJIAN PENYUSUNAN INDIKATOR PEMBANGUNAN ASPEK KESEHATAN DI KOTA SEMARANG Mada Sophianingrum; Rukuh Setiadi; Prihadi Nugroho; Denny Apriliyani
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.556 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.101

Abstract

Kualitas SDM memiliki peran penting dalam proses pembangunan. Aspek kesehatanmerupakan kunci utama individu dalam melaksanakan aktivitasnya, sehinggapeningkatan layanan kesehatan sangat diperlukan dalam menentukan kualitasSumber Daya Manusia (SDM) di Kota Semarang. Pandemi Covid-19 yang sedangmelanda seluruh dunia ini memengaruhi banyak kegiatan masyarakat yang terjadi.Aspek kesehatan terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran pentingpada era pandemi ini Tujuan pembangunan perlu dijabarkan melalui target ukurankinerja dalam bentuk indikator-indikator capaian pembangunan untuk dapatmengarahkan pelaksanaan pembangunan yang tepat dan akuntabel. Penelitian inibertujuan mengkaji penyusunan indikator pembangunan aspek kesehatan di KotaSemarang yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam proses perumusan dokumenperencanaan pembangunan daerah ke depannya. Metode analisis yang digunakanyaitu analisis konten dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu aspekkesehatan dapat dilihat memiliki indikator impact Indeks Pembangunan Manusia(IPM) yang didukung oleh indikator program Angka Harapan Hidup dan IndeksKepuasan Masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Indikator tersebut didukungindikator outcome antara terkait penyediaan fasilitas dan layanan kesehatan,penyelenggaraan sistem informasi kesehatan secara terintegrasi; penerbitan izinfasilitas pelayanan kesehatan; peningkatan kapasitas Sumber Daya ManusiaKesehatan (SDMK); sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makan minum; danpemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Beberapa indikator mengacu padakonsep Kabupaten/ Kota Sehat, Kota Layak Anak, dan Kota Ramah Lansia yangsedang menjadi perhatian Kota Semarang.
ESTIMASI DAYA BELI AIR PDAM MASYARAKAT PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN MANGKANG WETAN, SEMARANG Farkhan Ajie Pratama; Mardwi Rahdriawan; Hadi Wahyono; Maya Damayanti; A Artiningsih
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.829 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.108

Abstract

Sebagian besar masyarakat Kelurahan Mangkang Wetan menggunakan sumber air tanah berupa sumur artesis atau PAMSIMAS karena mudah dijangkau dan murah. Kelurahan ini merupakan salah satu kawasan permukiman kumuh dengan luas 13 Ha yang tersebar di 3 RW. SPAM Semarang Barat diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengendalikan pengambilan air tanah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui daya beli masyarakat permukiman kumuh berdasarkan ATP dan WTP dalam beralih ke PDAM. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, household budget, dan contingent value. Hasil penelitian menunjukkan daya beli warga berada pada range tarif antara Rp 1.000/m3 sampai dengan Rp 2.999/m3. Sedangkan sebagian besar tarif resmi PDAM yang berlaku berada di atas daya beli warga. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan dari masyarakat untuk berlangganan air bersih dengan PDAM buruk. Oleh karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan keterjangkauan daya beli masyarakat (penyesuaian tarif) dalam penetapan tarif air bersih atau mengoptimalkan SPAM eksisting yang sudah tersedi
PENYEDIAAN FASILITAS RESPONSIF GENDER PADA RUANG TERBUKA PUBLIK DI KOTA LAMA SEMARANG Landung Esariti; Khafida Erning Ariyanti; Marsella Dwi Putri
Jurnal Riptek Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.63 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v14i2.95

Abstract

Ruang terbuka sebagai fasilitas publik seharusnya bisa dinikmati oleh semua orang, tanpa terkecuali, termasuk golongan berkebutuhan khusus seperti lansia, penyandang cacat, dan lainnya. Perhatian terhadap inklusifitas ruang terbuka publik diharapkan memenuhi kebutuhan fasilitas berdasarkan profil pengguna. Artikel ini menganalisis aspek responsif gender dari penyediaan fasilitas pendukung pada ruang publik di Kota Lama Semarang. Tujuan artikel ini menganalisis bagaimana ruang terbuka publik dapat mewadahi kelompok masyarakat sebagai pengguna ruang terbuka publik. Pengumpulan data melalui observasi lapangan dengan aspek amatan meliputi pedestrian, taman aktif, dan fasilitas pelengkap. Sebagai kesimpulan, artikel ini menggambarkan secara rinci terkait kondisi dan kelengkapan komponen fasilitas pendukung ruang terbuka publik. Namun perlu adanya peningkatan penyediaan, fokus pada keterwakilan ketersediaan fasilitas berdasarkan kelompok masyarakat berkebutuhan khusus.

Page 1 of 1 | Total Record : 10