cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2024): September" : 9 Documents clear
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkat Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Komariah, Iis; Mutakarikah, Mutakarikah; Widati, Retno; Pribadi, Reksa Adya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12141

Abstract

Abstract: This research discusses the effectiveness of the Problem Based Learning model in improving students’ critical thinking skills in elementary schools. The method used is literature study, this method is used to collect and analyze the results of the latest research on the use of Problem Based Learning in elementary schools. A thorough analysis of findings from various sources shows that Problem Based Learning can help students develop critical thinking skills through an approach that emphasizes problem solving and cooperation between students. The implication of this research provide useful insights for educators and future educational development.Keywords : Problem Based Learning, critical thinking, elementary schoolAbstrak: Penelitian ini membahas mengenai efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar. Adapun metode yang digunakan adalah studi literatur, metode tersebut digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil peelitian terbaru tentang penggunaan Problem Based Learning di sekolah dasar. Analisis menyeluruh terhadap temuan dari berbagai sumber menunjukkan bahwa Probelm Based Learning dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan yang menekannkan pada pemecahan masalah dan kerja sama antar peserta didik. Adapun implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pendidik dan pengembangan pendidikan di masa depan.Kata kunci : Probelm Based Learning, berpikir kritis, sekolah dasar
Evaluasi Program Komunitas Pemuda Lentera Terhadap Keberlangsungan Pendidikan Non Formal di Daerah Pesisir Studi Kasus (Taman Baca Pelangi Desa Kwang Rundun Lombok Timur) Hilmiy, Alifiya Urwatul; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12979

Abstract

Abstract: The problem raised in this research is the level of success of the Lantera Youth Community program on the sustainability of non-formal education in coastal areas (case study of Taman Baca Pelangi , Kwang Rundun Village, East Lombok). This research aims to determine the level of success of the Pemuda Lantera community program on the sustainability of non-formal education in coastal areas (case study of TBM Pelangi, Kwang Rundun Village, East Lombok). This research uses an evaluative method with the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The sample was determined using a proportional sample with a total of 20 subjects. The data collection techniques used are questionnaires, observation and documentation. The analytical method used is percentage analysis with a non-parametric statistical approach with the formula ideal mean (Mi), ideal standard deviation (SDi) and percentage. The results of the percentage analysis using a non-parametric statistical approach show that the context component is in the high category, namely 90%, the input component is in the high category, namely 68.80%, the process component is in the high category, namely 77.5% and finally the product component is in the high category. also high, namely 75.71%, while the overall results are in the high category, namely 79,99%, which means it has been running effectively. So it can be concluded that the evaluation of the Lantera Youth Community program on the sustainability of non-formal education in coastal areas (Case Study of TBM Pelangi, Kwang Rundun Village, East Lombok) has been running effectively in accordance with the objectives achieved.Key Words: Program Evaluation, Youth Community, Non formal EducationAbstrak: Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat keberhasilan program komunitas pemuda lentera terhadap keberlangsungan pendidikan nonformal di daerah pesisir (studi kasus Taman  Baca  Pelangi Desa Kwang Rundun Lombok Timur). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan program komunitas penuda lentera terhadap keberlangsungan pendidikan nonformal di daerah pesisir (studi kasus TBM Pelangi Desa Kwang Rundun Lombok Timur). Penelitian ini menggunakan metode evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penentuan sampelnya menggunakan porposive sampel dengan jumlah subjek 20 orang. Adapaun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis persentase dengan pendekatan statistik non parametrik dengan rumus mean ideal (Mi), standar deviasi ideal (SDi) dan persentase. Hasil dari analisis persentase dengan pendekatan statistik non parametrik ini menunjukkan bahwa komponen context  masuk katagori tinggi yakni 90%, komponen input masuk katagori tinggi yakni 68,80%, komponen  process masuk katagori tinggi yakni 77,5% dan yang terakhir komponen product masuk dalam katagori tinggi pula yakni  75,71% sedangkan hasil dari keseluruhan yakni berada dalam katagori tinggi yakni 79,99% yang berarti sudah berjalan secara efektif. Jadi dapat disimpulkan bahwa, evaluasi program komunitas pemuda lentera terhadap keberlangsungan pendidikan non formal di daerah pesisir (Studi Kasus TBM Pelangi Desa Kwang Rundun Lombok Timur) sudah berjalan secara efektif sesuai dengan tujuan yang dicapaiKata Kunci: Evaluasi Program, Komunitas Pemuda, Pendidikan Nonformal
Pengaruh Game Online Mobile Legend Terhadap Kedisiplinan Anak Dalam Bersikap diDusun Serumbung Batu Mandi Desa Lembar Selatan Kec. Lembar Kab. Lombok Barat Susilawati, Hety; Suharyani, Suharyani
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12980

Abstract

Abstract: Researchers found that the majority of children in the Serumbung Batu Hamlet area already have one cellphone, already know how to use it, of course the application they will access is game online which is currently trending, namely mobile legends, many of them are addicted to game online mobile legends, as a result of addiction, children become less likely to interact with friends. The aim of this research is to analyze the influence Game Online Mobile Legends Regarding Children's Discipline in Behaving in Serumbung Batu Mandi Hamlet, South Sheet Village, District. District Sheet West Lombok. This research method uses a quantitative approach with a descriptive type, the population in this study is 222 children, 25 children as samples, data collection techniques using questionnaires, observation and interviews, data analysis techniques using simple linear regression formulas processed using Excel and SPPS 26. Results of research conducted in Serumbung Batu Mandi Hamlet, South Sheet Village, District. District Sheet West Lombok, there is influence game online mobile legend towards children's discipline in behaving, it can be concluded that there is a variable influence game online mobile legend (X) of the child's discipline variable in behavior (Y) is 56% and the remaining 44% is influenced by other factors.Keywords: Mobile Legend Online Game, Discipline in BehaviorAbstrak: Peneliti menemukan bahwa sebagian besar anak-anak diwilayah Dusun Serumbung Batu, sudah memiliki handphone, sudah tahu bagaimana cara menggunakannya, tentu aplikasi yang akan mereka akses ialah game online yang saat ini sedang trend yaitu mobile legends, banyak dari mereka kecanduan dengan game online mobile legends, akibat dari kecanduan anak-anak menjadi kurang dalam berinteraksi dengan teman Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Game Online Mobile Legends Terhadap Kedisiplinan Anak Dalam Bersikap di Dusun Serumbung Batu Mandi Desa Lembar Selatan Kec. Lembar Kab. Lombok Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriftif, jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 222 orang anak, 25 orang anak sebagai sampel, teknik pengumpulan data menggunakan angket, obeservasi, dan wawancara, teknik analisis data menggunakan rumus regresi linier sederhana diolah menggunakan Excel dan SPPS 26. Hasil penelitian yang dilakukan di Dusun Serumbung Batu Mandi Desa Lembar Selatan Kec. Lembar Kab. Lombok Barat, terdapat pengaruh game online mobile legend terhadap kesisplinan anak dalam bersikap, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh  variabel game online mobile legend (X) terhadap variabel kedisiplinan anak dalam bersikap (Y) sebesar 56% dan selebihnya 44% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Game Online Mobile Legend, Kedisiplinan Dalam Bersikap
Evaluasi Program Diklat Manajemen Usaha Tata Boga Berbasis Pastry dan Bakery di Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi UMKM Mataram Wiryawan, I Nyoman Angga; Rizka, M. Arief
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12989

Abstract

Abstract: This research aims to evaluate the context to find out the purpose of organizing training, evaluate input, to find out the training space provided to support the training process, to find out if the instructor can help the training process in delivering the material well, to find out whether the equipment provided for training is adequate, to evaluate the process, to knowing that the training material can be well received by training participants, product evaluation, to find out that the training program can help participants improve their culinary skills. This research uses a quantitative evaluative method with the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The sample was determined using proportional sampling with a population of 50 people and 25 research subjects. The data collection techniques used were questionnaires, interviews and documentation. The analysis method used is the Likert scale percentage. The results of the Likert percentage analysis show that the context component is in the very effective category, namely 90.40%, the input component is in the very effective category, namely 93.48%, the process component is in the very effective category, namely 92.57, and the product component is in the very effective category, namely 97.37%. The average percentage result of the 4 aspects, namely 93.37, is in the very effective category. So it can be concluded that the evaluation of the pastry and bakery-based culinary business management training program at the UMKM Cooperative Education and Training Center, Mataram, West Nusa Tenggara is in the very effective category.Keywords: Program Evaluation, Management Training, Education and TrainingAbstrak: Tujuan  penelitian ini adalah  evaluasi context untuk mengetaui tujuan penyelenggaraan diklat, evaluasi input, ntuk mengetahui ruang pelatihan yang disediakan mendukung proses diklat, untuk mengetahui instruktur dapat membantu proses diklat dalam menyampaikan materi dengan baik, untuk mengetahui peralatan yang disediakan untuk diklat memadai, evaluasi process, untuk mengetahui materi pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta diklat, evaluasi product, untuk mengetahui program diklat dapat membantu para peserta meningkatkan keterampilan tata boga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penentuan sampelnya menggunakan porposive sampling dengan jumlah populasi 50 orang dan subyek penelitian 25 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu persentase skala likert. Hasil dari analisis persentase likert menunjukan bahwa komponen context masuk dalam kategori sangat efektif yakni 90,40%, komponen input masuk dalam kategori sangat efektif yakni 93,48%, komponen process masuk dalam kategori sangat efektif yakni 92,57, dan komponen product masuk dalam kategori sangat efektif yakni 97,37%, Hasil rata rata persentase dari ke 4 aspek yaitu 93,37 masuk dalam kategori sangat efektif. Jadi dapat disimpulkan bahwa, evaluasi program diklat manajemen usaha tata boga berbasis pastry dan bakery di Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi UMKM,Mataram, Nusa Tenggara Barat masuk dalam kategori sangat efektif.Kata Kunci: Evaluasi Program, Diklat Manajemen, Pendidikan dan Pelatihan
Implementasi Prinsip Bermain Sambil Belajar Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak (Studi Deskriptif di PAUD Kasih Ibu) Hamida, Maesaroh; Hardiansyah, Rila
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12990

Abstract

Abstract: This research aims to describe the application of the principle of play while learning in developing children's fine motor skills through the constructive Lego play method and to describe the level of fine motor skills in PAUD children with mothers' love through the constructive Lego play method. This research uses descriptive quantitative methods. The sample was determined using a saturated sampling technique with a population of 21 people and 21 research subjects. The data collection techniques used were observation tests, interviews and documentation. The analytical method used is descriptive quantitative. So the conclusion from the percentage results for the BB (Not Yet Developed) category is 3.5%, MB (Starting to Develop) at 6.5%, BSH (Developing According to Expectations) at 36% and BSB (Developing Very Well) at 54% and the conclusion that What can be taken from the application of the principle of playing while learning in developing children's fine motor skills is that through playing children can gain various abilities such as communication skills, language skills, social skills, emotional management skills and the ability to think logically.Keywords: Application of the principle of playing while learning, skills children's fine motor skillAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan prinsip bermain sambil belajar dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak melalui metode bermain lego konstruktif dan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan motorik halus pada anak PAUD kasih ibu melalui metode bermain lego konstruktif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penentuan sampelnya menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah populasi 21 orang dan subyek penelitian 21 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Jadi kesimpulan dari hasil persentase kategori BB (Belum Berkembang) yaitu 3,5%, MB (Mulai Berkembang) sebesar 6,5%, BSH (Berkembang Sesuai Harapan) sebesar 36% dan BSB (Berkembang Sangat Baik) sebesar 54% dan kesimpulan yang dapat diambil dari penerapan prinsip bermain sambil belajar dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak adalah melalui bermain anak dapat memperoleh berbagai kemampuan seperti kemampuan berkomunikasi, kemampuan berbahasa, kemampuan bersosialisasi, kemampuan memanajemen emosi dan kemampuan berpikir secara logis.Kata Kunci: Penerapan prinsip bermain sambil belajar, keterampilan motorik halus anak
Implementasi Pelatihan Keterampilan Menjahit Busana Wanita Terhadap Taraf Ekonomi Peserta Pelatihan di LPPK Maherka Kabupaten Lombok Timur Aprianti, Winda; Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.12991

Abstract

Abstract: The problem raised in this research is to determine the implementation of women's clothing sewing skills training on the economic level of training participants at LPPK Mahherka, East Lombok Regency. This research aims to determine the implementation of women's clothing sewing skills training on the economic level of training participants at LPPK Mahherka, East Lombok Regency. This research uses an evaluative method with the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The sample was determined using a saturated sample with a total of 20 participants. The data collection techniques used were questionnaires, observation and documentation. The data analysis method uses statistical analysis methods with a Likert scale percentage formula with answer score formulas, ideal scores and percentages. The results of the percentage analysis using the Likert scale percentage statistical approach show that the components context in the good category, namely 60.86%, component input in the quite good category, namely 62.11%, component process in the quite good category, namely 63.22%, component product is in the good category, namely 60.5%, while the overall results are in the quite good category, namely 61.54%, which means it has run optimally. So it can be concluded that the implementation of women's clothing sewing skills training on the economic level of training participants at LPPK Mahherka, East Lombok Regency has been running effectively in accordance with the objectives achieved.Keywords : Training, Women's Clothing Sewing Skills, Economic LevelAbstrak: Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pelatihan keterampilan menjahit busana wanita terhadap taraf ekonomi peserta pelatihan di LPPK Mahherka Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelatihan keterampilan menjahit busana Wanita terhadap taraf ekonomi peserta pelatihan di LPPK Mahherka Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penentuan sampelnya menggunakan sampel jenuh dengan jumlah subjek 20 peserta. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode analisis statistik dengan rumus persentase skala likert dengan rumus skor jawaban, skor ideal dan presentase. Hasil dari analisis persentase dengan pendekatan statistik persentase skala likert ini menunjukkan bahwa komponen context masuk kategori baik yakni 60,86%, komponen input masuk kategori cukup baik yakni 62,11%, komponen process masuk kategori cukup baik yakni 63,22%, komponen product masuk kategori baik yakni 60,5% sedangkan hasil dari keseluruhan yakni berada dalam kategori cukup baik yakni 61,54% yang berarti sudah berjalan secara optimal. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi pelatihan keterampilan menjahit busana wanita terhadap taraf ekonomi peserta pelatihan di LPPK Mahherka Kabupaten Lombok Timur sudah berjalan secara efektif sesuai dengan tujuan yang dicapai.Kata Kunci: Pelatihan, Keterampilan Menjahit Busana Wanita, Taraf Ekonomi
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mendorong Partisipasi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal di Desa Boyemare Yani, Ahmad; Wahyuni, Tri
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.14203

Abstract

Abstract: The Community Empowerment Strategy in sustainable development participation is an empowerment study that is very important to study. Sustainable development needs to be supported by the participation of local communities in every element of development. Community empowerment according to their local potential requires sustainable development values so that local communities can manage resources in an environmentally friendly way independently and independently. The optimization of development carried out is urgently needed in the development and progress of the community, especially at the village level which aims to improve the ability of the community to achieve independence, sustainable development and social justice. Thus, one of the programs that can support these development goals is the community empowerment program. The data sources used in this study are primary data through interviews with the head of Boyemare Village and other related parties as well as secondary data sourced from documents and field observations. The community empowerment strategy used in encouraging community participation in sustainable development based on local potential must actively involve the community in the sustainable development process that has a positive impact. Active community participation in decision-making and program implementation opens up space for innovation, collaboration, and creativity in optimizing local potential. This community empowerment strategy has also succeeded in strengthening the sense of belonging and shared responsibility in achieving sustainable development goals.Key Words: Community Empowerment, SustainableAbstrak: Strategi Pemberdayaan masyarakat dalam partisipasi pembangunan berkelanjutan merupakan studi pemberdayaan yang sangat penting untuk dikaji. Pembangunan berkelanjutan perlu didukung oleh partisipasi dari masyarakat lokal dalam setiap elemen pembangunan. Pemberdayaan masyarakat sesuai potensi lokal yang dimiliki membutuhkan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan agar masyarakat lokal dapat mengelola sumber daya dengan cara yang ramah lingkungan secara mandiri dan swadaya. Optimalisasi pembangunan yang dilaksanakan sangat dibutuhkan dalam pengembangan dan kemajuan masyarakat terutama di tingkat desa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pencapaian kemandirian, pembangunan berkelanjutan dan keadilan sosial. Dengan demikian, salah satu program yang dapat mendukung tujuan pembangunan tersebut adalah program pemberdayaan masyarakat. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer melalui wawancara kepada kepala Desa Boyemare dan pihak terkait lainnya serta data sekunder yang bersumber dari dokumen dan observasi lapangan. Strategi Pemberdayaan masyarakat yang digunakan dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan berbasis potensi lokal harus melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan berkelanjutan yang memiliki dampak positif. Partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program membuka ruang bagi inovasi, kolaborasi, dan kreativitas dalam mengoptimalkan potensi lokal. Strategi pemberdayaan masyarakat ini juga berhasil memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Berkelanjutan
Landasan Akademik Program Merdeka Belajar Dalam Perspektif Psikologi Pendidikan dan Psikologi Pendidikan Islam Anisa, Zainiya; Kholisussa'di, Kholisussa'di
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.14288

Abstract

Abstract: To improve the quality of Indonesian Education, Mr. Nadiem Makarim as the Minister of Education sparked the independent learning program and an independent campus. Each concept must be known in advance regarding its academic foundation so that misunderstandings do not occur. So this article discusses how the concept of independent learning and the philosophical basis of the independent learning program. the research method used to collect the information is a literature study. So it was found that the independent learning program instilled several concepts from educational psychology from the theory of constructivism, progressivism and humanism. Then it is also adrift with the psychology of Islamic education in the hadith of the Prophet Muhammad and Al Ghazali's philosophy of science.Keywords: Free Learning, Educational Psychology, Islamic Educational Psychology.Abstrak: Untuk meningkat kualitas Pendidikan Indonesi pak Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan Mencetuskan mengenai program merdeka belajar dan kampus merdeka. Setiap konsep harus diketahui terlebih dahulu mengenai landasan akademiknya agar tidak terjadi miskonsepsi. Sehingga artikel ini membahasan mengenai bagaimana konsep merdeka belajar dan landasan filosofis program merdeka belajar. metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan informasinya adalah studi kepustakaan. Sehingga ditemukan hasil bahwa program merdeka belajar menanamkan beberapa konsep dari psikologi Pendidikan dari teori konstruktivisme, progressivismen dan humanisme. Kemudian terpaut juga dengan psikologi pendidikan islam yang ada dalam hadis Rasulullah saw dan filsafat ilmu Al Ghazali.Kata Kunci; Merdeka Belajar, Psikologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan Islam.
Manajemen Kesiswaan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Anam, M Chairul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i2.14516

Abstract

Abstract: Digital transformation has become a key catalyst in improving the efficiency and quality of education management. This article highlights the importance of the application of information and communication technology (ICT) in student management to improve students' digital literacy, based on a multisite study at SMP Negeri 5 Mataram. With a qualitative approach, this study explores the process of ICT-based student management transformation, its impact on students' digital skills, and strategies to overcome implementation challenges. The results show that the integration of ICT in student management produces several significant benefits, including increased administrative efficiency, faster data access, and improved students' digital skills in understanding, using, and evaluating digital information critically. However, this implementation also faces obstacles such as resistance to change among teachers, limited infrastructure, and lack of intensive training. With the adoption of a comprehensive change management strategy, including all-stakeholder engagement and infrastructure strengthening, this transformation can be a relevant model to be implemented in other schools. This study makes practical and theoretical contributions to ICT-based educational literature, as well as supporting education digitalization policies to create a digitally literate generation that is competent to face global challenges.Key Words: Student Management, Information Technology, Digital Literacy, ICT-Based Education.Abstrak: Transformasi digital telah menjadi katalis utama dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas manajemen pendidikan. ArTIKel ini menyoroti pentingnya penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam manajemen kesiswaan untuk meningkatkan literasi digital siswa, berdasarkan studi multisitus di SMP Negeri 5 Mataram. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali proses transformasi manajemen kesiswaan berbasis TIK, dampaknya terhadap keterampilan digital siswa, serta strategi untuk mengatasi tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK dalam manajemen kesiswaan menghasilkan beberapa manfaat signifikan, termasuk peningkatan efisiensi administrasi, akses data yang lebih cepat, serta peningkatan keterampilan digital siswa dalam memahami, menggunakan, dan mengevaluasi informasi digital secara kritis. Namun, implementasi ini juga menghadapi hambatan seperti resistensi perubahan di kalangan guru, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pelatihan intensif. Dengan adopsi strategi manajemen perubahan yang komprehensif, termasuk pelibatan seluruh pemangku kepentingan dan penguatan infrastruktur, transformasi ini dapat menjadi model yang relevan untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain. Studi ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis dalam literatur pendidikan berbasis TIK, sekaligus mendukung kebijakan digitalisasi pendidikan untuk menciptakan generasi melek digital yang kompeten menghadapi tantangan global.Kata Kunci: Manajemen Kesiswaan, Teknologi Informasi, Literasi Digital, Pendidikan Berbasis TIK.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol 9, No 2 (2023): September Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol 8, No 2 (2022): September Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Vol 2, No 2 (2016): September Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 Vol 2, No 1 (2016): Maret More Issue